Rabu, 17 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Tazkiyatun Nafs

by A. Burhany
26/03/2016
in Arsip 2015-2018, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Tazkiyatun Nafs - Arsip

rekaman raqib dan atid

Di teras sebuah rumah klasik bergaya victoria duduk seorang bapak sepuh, sepertinya sedang menunggu.

Tidak nampak kegundahan di wajahnya, apakah yang ditunggunya akan datang atau tidak. Bapak sepuh duduk tenang di kursi teras dari anyaman rotan. Teras, kursi, dan rumah yang sebentar lagi akan ditinggalkannya, setelah semua anggota keluarga mendahului. Suka rela pekan lalu daftarkan dirinya di sebuah panti jompo hingga waktunya tiba.

Di usia menjelang 90 tahun, hampir semua kenyataan hidup telah ditemuinya.

Sebuah mobil van masuk ke halaman rumahnya, seorang pemuda turun dan menyalaminya. “Kita berangkat sekarang pak?” Kata pemuda tadi. Dia petugas panti yang akan menjemputnya.

World Cup 2026

“Duduklah dulu, banyak hal tanpa dikejar tetap akan ditemui.” Jawabnya sembari tersenyum.

“Termasuk tinggalkan rumah ini. Maaf sudah mengucapkan kalimat barusan, tapi kita harus cepat-cepat ke panti jompo. Selain bapak ada seorang lagi yang akan masuk panti hari ini. Hanya ada 3 kamar kosong. Karena bapak lebih dulu mendaftar, bapak berhak duluan memilih kamar yang bapak rasa paling nyaman.”

“Memangnya kamar di sana berkelas-kelas?”

“Semua fasilitas kamar berstandar sama. Saya hanya ingin memastikan bapak mendapatkan kamar yang bapak nyaman di dalamnya. Seperti di hotel meski setiap kamar isinya sama, namun ada kamar yang membuat kita lebih nyaman dibanding kamar lain.”

“Di kamar manapun aku akan nyaman dan bahagia.”

“Saya sudah mengantar puluhan sepuh untuk memilih kamar mereka sendiri, dan tetap protes setelah mendiami kamar pilihannya sendiri.”

World Cup 2026

“Padahal kebahagiaan bisa diputuskan dari sekarang, tanpa melihat-lihat kamar.”

“Bisa begitu?”

“Bila kebahagiaanmu ditentukan oleh apa yang harus kau tinggalkan dan apa yang harus kau terima, kebahagiaan tidak pernah kau jangkau ‘Nak.”

“Apapun itu?”

“Apapun itu. Menjadi petani garam yang menyesali hujan turun sebelum menutupi jemuran garamnya atau menjadi kodok yang bernyanyi bahagia oleh hujan, bisa kau putuskan jauh sebelum turun hujan.”

***

Kisah di atas salah satu dari beberapa kisah penuh hikmah dari buku berjudul “Tazkiyatun Nafs”. Mungkin berbeda dengan teks aslinya, semoga masih berkonteks sama.

Barusan gugling “Tazkiyatun Nafs” artinya menyucikan jiwa, menyucikan nafsu.

BACA JUGA:

Tidak Terlalu Cepat Untuk Lailatul Qadr

Vaatu dan Raava

Kecerdasan Buatan Tanpa Muatan Kepentingan Bisa Lebih Cerdas Dari Yang Membuatnya

Selamat Jalan Buya Kamba

Punggung Baginda Nabi Muhammad SAW.

Berbeda dengan kitab “Tazkiyatun Nafs” formal yang kukenal sebelumnya, tentang tata cara dan ritual pembersihan diri. Buku foto kopian yang kubaca sambil menunggu hujan reda setelah ashar di masjid yang dibangun seorang jenderal purnawirawan, berisi kumpulan kisah hikmah dan pengalaman tentang menyucikan jiwa. Hanya sempat kubaca sampai halaman 48, hujan reda dan harus kembali berjalan.

Satu dari banyak hikmah di hari Jum’at penuh berkah kemarin, selain ceramah khatib jum’at yang mencerahkan tentang kesalehan ritual (formal) yang mestinya tidak berjarak dengan kesalehan sosial. Persis seperti dua versi buku tentang ‘Tazkiyatun Nafs’ yang saling melengkapi. Tentang kesalehan ritual yang –salah satu tolok ukurnya– harus diikuti dengan kesalehan sosial.

Tentang kesalehan ritual dan kesalehan sosial yang tidak boleh terpisah dan berjarak sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Seorang sufi pernah menyatakan ‘kecemburuannya’ pada Rasulullah SAW. “Andai aku diberikan kesempatan oleh Allah untuk menemui-Nya langsung seperti saat mi’rajnya Rasulullah. Sungguh, tak mau aku kembali, Ingin tetap bersama-Nya di sana, toh Muhammad SAW. tetap kembali menemui umatnya.” Setelah menemui-Nya melalui kesalehan ritual, Rasulullah SAW. kembali menemui-Nya yang meliputi segalanya.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: Tazkiyatun NafsTepekur
Share5Tweet3Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Tazkiyatun Nafs - Featured

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

11/06/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

11/06/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo - Arsip

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Pembukaan Piala Dunia 2026: Meksiko Menang di Azteca

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Piala Dunia 2026: Jeda Minum Berujung Blok Iklan, Penonton Global Marah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemkot Makassar Tawarkan Rp100 Juta: Warga Makassar, Ini Kriteria RT Pengelola Sampah Terbaik Anda!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Semuanya yang Perlu ‘Noob’ Ketahui

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bank Dunia Beri ‘Alarm’ untuk Kelas Menengah Indonesia: Upah Riil Terus Anjlok, Kualitas Pekerjaan Menurun

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pete-pete Laut: Menjangkau Pulau Makassar dengan Transportasi Laut Terjangkau dan Terjadwal

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Tazkiyatun Nafs - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Tazkiyatun Nafs - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Tazkiyatun Nafs - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.