Minggu, 17 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

by A. Burhany
18/03/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Tadi malam saya berdiri cukup lama di tepi jalan depan sebuah warung kopi.

Bukan karena ada sesuatu yang menarik di luar sana. Justru karena tidak ada apa-apa yang istimewa—jalanan biasa, orang-orang bergerak seperti biasa, langit yang biasa.

Dan saya menyadari bahwa besok, saya akan kembali menjadi bagian dari semua yang “biasa” itu. Makan di siang hari. Minum kapan saja mau. Tidak ada lagi lapar yang mengetuk dari dalam.

Saya tidak sepenuhnya siap. Dan saya rasa itu pertanda baik.

Bayangkan hujan lebat yang turun selama tiga puluh hari. Tanah yang retak mulai menutup. Benih yang tertidur mulai pecah.

Debu di dedaunan tersapu bersih. Tapi keindahan sejati dari hujan bukan saat ia sedang turun dengan riuhnya—keindahannya ada pada kelembapan yang tertinggal setelah ia berhenti. Pada cadangan air di dalam tanah. Pada tunas yang mulai berani menatap langit.

Hari ini kita sedang menuai hujan. Bukan mengalaminya lagi—menuainya.

Pertanyaannya bukan lagi seberapa banyak rakaat yang kita tegakkan. Pertanyaannya adalah: residu apa yang tersisa di dasar hati kita setelah sebulan penyaringan ini?

Saya duduk dengan pertanyaan itu tadi pagi. Dan saya tidak selalu menyukai apa yang saya temukan.

Ada residu yang saya harap ada tapi belum yakin: kepekaan yang tajam. Apakah besok, saat saya sudah boleh makan dan minum di siang hari, saya akan tetap peduli pada guru honorer yang saya lihat di pinggiran kota itu?

Atau kepedulian itu akan menguap bersama berakhirnya suasana Ramadan—seperti parfum yang hanya tercium selama musim tertentu?

Ada residu yang ingin saya percaya sudah tertanam: integritas sunyi. Bahwa di ruang-ruang tanpa saksi, saat tidak ada lagi aturan puasa yang menjaga, pilihan-pilihan saya tetap sama.

Tetapi saya juga tahu—dari pengakuan-pengakuan yang sudah saya bagi sepanjang dua puluh sembilan hari ini—bahwa saya pernah gagal menjaga itu. Lebih dari sekali.

Dan ada residu yang saya takutkan: kelelahan yang sia-sia. Bahwa yang tersisa hanyalah memori tentang perut yang perih, dan bukan perubahan yang nyata pada cara saya memperlakukan orang lain.

Ramadan bukan dirancang untuk menjadikan kita orang suci selama satu bulan, lalu manusia mekanis di sebelas bulan berikutnya. Ia adalah laboratorium.

Dan seperti semua laboratorium yang baik, hasilnya tidak terasa di dalam lab—hasilnya terasa saat kita membawa temuan itu keluar ke dunia nyata.

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - image 1

Besok kita kembali ke pasar, ke kantor, ke jalanan. Di sana integritas kita akan diuji tanpa bantuan lapar. Di sana kesabaran kita akan ditantang tanpa suasana masjid yang teduh. Di sana gema takbir akan perlahan digantikan oleh notifikasi dan rapat dan tagihan dan semua kebisingan yang sudah lama menunggu.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

Pertanyaannya bukan apakah kita akan menghadapi itu semua. Kita pasti akan.

Pertanyaannya adalah: endapan apa dari dua puluh sembilan hari ini yang akan kita bawa masuk ke sana?

Satu hari lagi.

Saya tidak tahu bagaimana Anda merasakannya. Tapi bagi saya, malam ini adalah malam untuk duduk diam sebentar—bukan dengan daftar amalan yang belum sempat dikerjakan, tapi dengan pertanyaan yang paling sederhana dan paling berat sekaligus:

Jika ya—sekecil apa pun—maka hujan ini sudah menuai sesuatu yang nyata.

Satu hari lagi. Saya rasa itu cukup untuk satu malam yang jujur.

Tags: Akhir Ramadanberbuka puasaesai penutup puasa 2026esai RamadanEsai Ramadan 2026integritas sunyikembali ke rutinitas setelah lebaranmakna akhir ramadan residu puasamakna niat puasamenuai hujan ramadanMuhasabah 29 Ramadanniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026ramadan sebagai laboratoriumrefleksi hari ke 29 puasaResidu Puasaspiritualitas puasa
Share20Tweet13Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup

13/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

    Simak Petunjuk BNPB Saat Puting Beliung

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Dekranasda Kota Makassar Meriahkan Parade Budaya di Solo dengan Pesona Kuliner

    134 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Daftar Rumah Sakit dan Bidan Penerima Vaksin Palsu

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Pelindo IV Gelar Jalan Sehat Dan Nonton Bareng

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Pocari Sweat Run Edisi 10 Tahun Ukir Sejarah Baru

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Review Samsung Galaxy S20 FE, Lebih Murah dari Galaxy S20

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Tantangan dalam Membangun Smart City: Antara Teknologi dan Realita

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • NIKKOR Z 35mm f/1.4: Cahaya Berlimpah dengan Harga Terjangkau

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Update Tarif Listrik Mei 2026: Harga Token dan Pascabayar Tetap

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Tren Model Rambut Wanita 2026: Gaya “Hybrid” & Low Maintenance, Terobosan Salwa Salon

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.