Sabtu, 13 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

by A. Burhany
18/03/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Tadi malam saya berdiri cukup lama di tepi jalan depan sebuah warung kopi.

Bukan karena ada sesuatu yang menarik di luar sana. Justru karena tidak ada apa-apa yang istimewa—jalanan biasa, orang-orang bergerak seperti biasa, langit yang biasa.

Dan saya menyadari bahwa besok, saya akan kembali menjadi bagian dari semua yang “biasa” itu. Makan di siang hari. Minum kapan saja mau. Tidak ada lagi lapar yang mengetuk dari dalam.

Saya tidak sepenuhnya siap. Dan saya rasa itu pertanda baik.

World Cup 2026

Bayangkan hujan lebat yang turun selama tiga puluh hari. Tanah yang retak mulai menutup. Benih yang tertidur mulai pecah.

Debu di dedaunan tersapu bersih. Tapi keindahan sejati dari hujan bukan saat ia sedang turun dengan riuhnya—keindahannya ada pada kelembapan yang tertinggal setelah ia berhenti. Pada cadangan air di dalam tanah. Pada tunas yang mulai berani menatap langit.

Hari ini kita sedang menuai hujan. Bukan mengalaminya lagi—menuainya.

Pertanyaannya bukan lagi seberapa banyak rakaat yang kita tegakkan. Pertanyaannya adalah: residu apa yang tersisa di dasar hati kita setelah sebulan penyaringan ini?

Saya duduk dengan pertanyaan itu tadi pagi. Dan saya tidak selalu menyukai apa yang saya temukan.

Ada residu yang saya harap ada tapi belum yakin: kepekaan yang tajam. Apakah besok, saat saya sudah boleh makan dan minum di siang hari, saya akan tetap peduli pada guru honorer yang saya lihat di pinggiran kota itu?

Atau kepedulian itu akan menguap bersama berakhirnya suasana Ramadan—seperti parfum yang hanya tercium selama musim tertentu?

Ada residu yang ingin saya percaya sudah tertanam: integritas sunyi. Bahwa di ruang-ruang tanpa saksi, saat tidak ada lagi aturan puasa yang menjaga, pilihan-pilihan saya tetap sama.

Tetapi saya juga tahu—dari pengakuan-pengakuan yang sudah saya bagi sepanjang dua puluh sembilan hari ini—bahwa saya pernah gagal menjaga itu. Lebih dari sekali.

Dan ada residu yang saya takutkan: kelelahan yang sia-sia. Bahwa yang tersisa hanyalah memori tentang perut yang perih, dan bukan perubahan yang nyata pada cara saya memperlakukan orang lain.

Ramadan bukan dirancang untuk menjadikan kita orang suci selama satu bulan, lalu manusia mekanis di sebelas bulan berikutnya. Ia adalah laboratorium.

Dan seperti semua laboratorium yang baik, hasilnya tidak terasa di dalam lab—hasilnya terasa saat kita membawa temuan itu keluar ke dunia nyata.

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - image 2

World Cup 2026

Besok kita kembali ke pasar, ke kantor, ke jalanan. Di sana integritas kita akan diuji tanpa bantuan lapar. Di sana kesabaran kita akan ditantang tanpa suasana masjid yang teduh. Di sana gema takbir akan perlahan digantikan oleh notifikasi dan rapat dan tagihan dan semua kebisingan yang sudah lama menunggu.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

Pertanyaannya bukan apakah kita akan menghadapi itu semua. Kita pasti akan.

Pertanyaannya adalah: endapan apa dari dua puluh sembilan hari ini yang akan kita bawa masuk ke sana?

Satu hari lagi.

Saya tidak tahu bagaimana Anda merasakannya. Tapi bagi saya, malam ini adalah malam untuk duduk diam sebentar—bukan dengan daftar amalan yang belum sempat dikerjakan, tapi dengan pertanyaan yang paling sederhana dan paling berat sekaligus:

Jika ya—sekecil apa pun—maka hujan ini sudah menuai sesuatu yang nyata.

Satu hari lagi. Saya rasa itu cukup untuk satu malam yang jujur.

Tags: Akhir Ramadanberbuka puasaesai penutup puasa 2026esai RamadanEsai Ramadan 2026integritas sunyikembali ke rutinitas setelah lebaranmakna akhir ramadan residu puasamakna niat puasamenuai hujan ramadanMuhasabah 29 Ramadanniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026ramadan sebagai laboratoriumrefleksi hari ke 29 puasaResidu Puasaspiritualitas puasa
Share24Tweet15Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

11/06/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

11/06/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo - Arsip

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    149 shares
    Share 60 Tweet 37
  • Pembukaan Piala Dunia 2026: Meksiko Menang di Azteca

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Piala Dunia 2026: Jeda Minum Berujung Blok Iklan, Penonton Global Marah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemkot Makassar Tawarkan Rp100 Juta: Warga Makassar, Ini Kriteria RT Pengelola Sampah Terbaik Anda!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gempa M 7,7 Filipina Selatan Picu Potensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia: Analisis BMKG dan Imbauan Kewaspadaan

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Semuanya yang Perlu ‘Noob’ Ketahui

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bank Dunia Beri ‘Alarm’ untuk Kelas Menengah Indonesia: Upah Riil Terus Anjlok, Kualitas Pekerjaan Menurun

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.