Minggu, 11 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Bank Dunia Beri ‘Alarm’ untuk Kelas Menengah Indonesia: Upah Riil Terus Anjlok, Kualitas Pekerjaan Menurun

by Pewarta Warga
11/06/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 5 mins read
A A
img-1781187727-3ad821d1c46a7f30

BACA JUGA:

APBN dan Danantara: Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi

Sulsel Perkuat Pendidikan Vokasi, Jawab Tantangan Industri 4.0 dan Pengangguran

Menkeu Purbaya Akui Kelas Menengah Tertekan, Strategi Genjot Ekonomi Nasional Diungkap

Badan Ekspor Nasional: Potensi Birokrasi dan Distorsi Pasar Menurut Anggota DPR

Strategi Ekonomi Kuartal II 2026: Purbaya Yudhi Sadewa Fokus Penguatan Daya Beli dan Pemberantasan Barang Ilegal

Bank Dunia kembali membunyikan lonceng peringatan serius mengenai kondisi kelas menengah di Indonesia. Meskipun proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional tetap stabil, tantangan fundamental terkait kualitas pekerjaan dan stagnasi pendapatan riil mengancam perluasan dan stabilitas kelompok demografis krusial ini.

  • Bank Dunia menyoroti pelemahan kualitas lapangan kerja dan penurunan upah riil pekerja berkeahlian menengah hingga tinggi sebagai risiko domestik utama.
  • Kondisi ini membatasi kemampuan rumah tangga untuk meningkatkan konsumsi dan menghambat mobilitas ekonomi menuju kelas menengah yang lebih kuat.
  • Tren penurunan upah riil pekerja terampil secara signifikan telah mengurangi proporsi kelas menengah di Indonesia, sementara pekerja berkeahlian rendah mengalami kenaikan.
  • Terbatasnya penciptaan lapangan kerja formal berkualitas mendorong lulusan berpendidikan tinggi beralih ke sektor informal dengan perlindungan dan potensi pendapatan lebih rendah.

Bank Dunia: ‘Alarm’ Ancaman Nyata bagi Kelas Menengah Indonesia

Laporan Indonesia Economic Prospects edisi Juni 2026 dari Bank Dunia menyajikan gambaran yang mengkhawatirkan bagi salah satu pilar ekonomi Indonesia, yaitu kelas menengah. Lembaga global ini menilai bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi bertahan di kisaran 5% dalam beberapa tahun mendatang, kualitas pekerjaan yang tersedia dan perkembangan pendapatan riil masyarakat masih menjadi tantangan serius yang dapat menghambat perluasan serta penguatan kelompok kelas menengah.

Bank Dunia secara tegas menyatakan bahwa risiko domestik, jika tidak ditangani, berpotensi memperparah tekanan eksternal yang tengah dihadapi perekonomian Indonesia. Salah satu risiko paling signifikan yang menjadi perhatian adalah lemahnya kualitas lapangan kerja serta menurunnya upah riil yang dialami oleh pekerja dengan keahlian menengah hingga tinggi. Fenomena ini, menurut Bank Dunia, memiliki dampak langsung pada kemampuan rumah tangga untuk meningkatkan daya beli (konsumsi) dan pada akhirnya menghambat mobilitas ekonomi masyarakat untuk naik kelas menjadi kelompok menengah yang lebih mapan.

Kualitas pekerjaan yang lemah serta penurunan upah riil di kalangan pekerja berkeahlian menengah dan tinggi juga dapat membatasi konsumsi rumah tangga dan menghambat perluasan kelas menengah. Bank Dunia mengidentifikasi tren penurunan upah riil ini sebagai salah satu faktor utama yang mempercepat penyusutan proporsi kelas menengah di Indonesia.

Data Menunjukkan Penurunan Upah Riil Pekerja Terampil

Laporan tersebut menyajikan data yang mencengangkan. Selama periode 2018 hingga 2025, upah riil pekerja berkeahlian menengah tercatat mengalami penurunan sekitar 1% setiap tahunnya. Situasi lebih buruk dialami oleh pekerja berkeahlian tinggi, dengan penurunan upah riil mencapai sekitar 2% per tahun.

Penurunan yang signifikan pada kedua kelompok pekerja terampil ini secara agregat ikut menekan tren upah secara keseluruhan. Berdasarkan pertumbuhan tahunan gabungan (compound annual growth rate/CAGR) dari median upah riil, terjadi penurunan sekitar 0,5% per tahun. Situasi ini kontras dengan pekerja berkeahlian rendah, yang justru menunjukkan tren positif. Kelompok ini mencatat kenaikan upah rata-rata sekitar 1,7% per tahun. Perbedaan tren yang mencolok ini secara bertahap mengurangi proporsi pekerja yang dapat dikategorikan sebagai kelas menengah.

Dampak Nyata: Susutnya Porsi Kelas Menengah

Akibat tekanan dari penurunan upah riil pekerja terampil dan perbedaan pertumbuhan pendapatan yang timpang, porsi pekerja kelas menengah di Indonesia dilaporkan mengalami penyusutan drastis. Dari angka 14,5% pada tahun 2018, proporsi ini anjlok menjadi hanya 7,1% pada tahun 2025.

Lapangan Kerja Formal Berkualitas Terbatas, Lulusan Terserap ke Sektor Informal

Bank Dunia menggarisbawahi bahwa masalah utama di balik fenomena ini adalah terbatasnya penciptaan lapangan kerja formal yang berkualitas. Kondisi ini memaksa semakin banyak pekerja yang memiliki pendidikan tinggi, termasuk lulusan perguruan tinggi, untuk beralih ke sektor informal.

Data Bank Dunia menunjukkan pergeseran yang signifikan. Porsi lulusan perguruan tinggi yang bekerja di sektor formal bergaji mengalami penurunan dari 74,1% pada tahun 2018 menjadi 67,8% pada tahun 2025. Sementara itu, lulusan pendidikan menengah atas juga mengalami penurunan hampir 7 poin persentase dalam pekerjaan formal bergaji selama periode yang sama. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa sebagian lulusan perguruan tinggi masih mampu menyasar kelompok pekerjaan informal tingkat atas, dengan proporsi yang meningkat dari 6,7% pada 2018 menjadi 8,9% pada 2025. Namun, pekerja dengan tingkat pendidikan lebih rendah tidak memiliki alternatif serupa dan sebagian besar terpaksa terserap ke pekerjaan informal tingkat bawah.

Pembalikan Pola Pembangunan Kesejahteraan

Menurut Bank Dunia, fenomena ini menandakan sebuah pembalikan dari pola pembangunan yang selama ini berlaku. Secara umum, pendidikan yang lebih tinggi diharapkan dapat meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan formal yang lebih baik dan pendapatan yang lebih tinggi. Namun, saat ini, lemahnya permintaan tenaga kerja dari dunia usaha menyebabkan banyak pekerja terdidik terpaksa menerima pekerjaan yang tidak sesuai dengan tingkat keterampilan yang mereka miliki.

Lebih jauh, Bank Dunia menilai bahwa meningkatnya penyerapan tenaga kerja terdidik ke sektor informal berpotensi menekan kesejahteraan jangka panjang. Pekerjaan informal umumnya menawarkan tingkat keamanan kerja yang lebih rendah, perlindungan sosial yang terbatas, serta peluang peningkatan pendapatan yang lebih kecil dibandingkan pekerjaan formal.

Pola ini sejalan dengan semakin tergerusnya upah kelas menengah dan stagnasi perekrutan tenaga kerja di sektor jasa bernilai tambah tinggi. Pernyataan ini menegaskan bahwa tren negatif yang terjadi pada kelas menengah dan sektor jasa bernilai tambah tinggi merupakan indikator kesehatan ekonomi yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.


Bank Dunia Beri ‘Alarm’ untuk Kelas Menengah Indonesia: Upah Riil Terus Anjlok, Kualitas Pekerjaan Menurun - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Bank DuniaIndonesia Economic Prospectskelas menengah Indonesiaketenagakerjaankualitas pekerjaanmobilitas ekonomiPertumbuhan Ekonomirisiko domestikupah riil
Share11Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

H. Gunadi, seorang tokoh politik dan ekonomi terpercaya, duduk di meja kerjanya dengan fokus pada dokumen-dokumen penting. Di latar belakang, terlihat berbagai laporan keuangan, layar komputer menampi

DPR Kaji Ulang Defisit APBN: Jika Bukan 3 Persen, Lalu Apa?

11/10/2026
H. Gunadi, dalam pakaian formal, berdiri di depan galeri investasi yang modern dengan berbagai grafik dan alat finansial. Dia menampilkan presentasi di tablet sambil berbicara kepada sekelompok mahasi

Galeri Investasi UYM Perluas Edukasi Pasar Modal di Kalangan Mahasiswa

11/10/2026
Sejumlah investor terpilih berkumpul di sebuah resort mewah di Bali, dengan latar belakang pantai yang indah dan arsitektur tradisional Bali. Mereka sedang berdiskusi serius, dengan laptop dan dokumen

Investor Kakap Reuni di Bali, Target Investasi Rp 536 Triliun – Wartakita.id

10/10/2026
H. Gunadi, seorang tokoh penting dalam industri alat kesehatan Indonesia, berdiri di depan laboratorium modern dengan peralatan teknologi terkini. Dia membawa tablet yang menampilkan diagram teknologi

Henkel Tawarkan Teknologi Perakitan untuk Industri Alat Kesehatan di Indonesia

10/10/2026
Dalam foto jurnalistik ini, terlihat sebuah gedung pemerintahan modern dengan jendela besar yang terang terangkat oleh cahaya alami. Di dalam gedung tersebut, sekelompok anak-anak muda duduk fokus di

2 Tahun Prabowo-Gibran: APBN Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

09/10/2026
Menteri Keuangan H. Gunadi berdiri di depan layar digital yang menampilkan data keuangan dan grafik ekonomi yang berkembang, dengan latar belakang kantor modern dan pemandangan kota yang sibuk. Dia te

APBN dan Danantara: Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi

09/10/2026
wartakita-id_APBN-Prabowo

Suahasil & Dony Oskaria Tegaskan Dividen Danantara Tak Akan Masuk APBN

08/10/2026
Tax officials in a meeting room at Direktorat Jenderal Pajak, intensely discussing strategies to increase tax base, with dramatic lighting and sharp focus on their faces and hands.

DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

07/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    500 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Ole Romeny Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia dengan Jersey Marselino

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Peringatan Dini Cuaca BMKG 9-10 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ribuan Warga Mataram Sambut Meriah Bintang MotoGP dalam Riders Parade

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.