Sabtu, 3 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2019

Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi

by Redaktur
05/08/2019
in Arsip 2019, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
redaksiana-2

Sekitar sepuluh tahun sejak awal operator seluler GSM beroperasi di Indonesia, antara pertengahan tahun 90an sampai tahun 2010. Kawan-kawan seangkatan di kampus Politeknik Negeri jurusan Listrik dan Elektronika yang memilih berwirausaha, panen proyek dari para operator selular. Mulai dari proyek studi teknis dan sosial pemilihan lokasi menara, pembebasan lahan, pembangunan menara-menara pemancar dan distribusi, menara utama, menara penghubung, modul-modul radio, antena distribusi dan backbone, jaringan listrik, hingga baterai dan generator listrik cadangan. Kami yang terlibat langsung dalam beberapa proyek, terkagum-kagum dengan rumitnya antisipasi rancangan induk maupun rancangan setiap menara milik semua operator selular. Sampai burung yang suka membuat sarang dalam sudut-sudut gelap gardu, dalam kotak panel radio dan panel listrik telah mereka antisipasi. Apalagi sebesar hal-hal tidak diharapkan seperti banjir, gempa, dan pemadaman listrik dalam jangka waktu lama.

Suatu pagi seorang kawan yang baru saja kami kenalkan dengan kepala Divisi Perlengkapan operator GSM si Kuning, yang kebetulan bertetangga dengan kami di Makassar, mendadak berkunjung. Kantung matanya bergelayut tanda semalaman belum tidur. Katanya malam tadi ada kejadian luar biasa, karena teleponnya tidak kami jawab, terpaksa berangkat sendiri.

Pukul satu malam tadi, dia ditelepon tetangga kami yang baru ia kenal tiga hari lalu. Menara induk jaringan telepon seluler milik perusahaannya yang belum lama mulai beroperasi, setiap dua jam kehilangan daya listrik. Baterai sumber tenaga listrik cadangan memang bisa menyuplai daya hingga enam jam untuk seluruh perangkat di menara jika kehilangan daya listrik dari PLN, masalahnya sedang tidak ada pemadaman tapi panel listrik otomatis memutuskan suplai tiap dua jam. Setiap menara dirancang mandiri, mustahil menaruh satu pegawai di sana hanya untuk menaikkan ‘circuit breaker’ setiap dua jam sekali. “Tolong selesaikan masalah ini Pak, atau saya dan seluruh jajaran pimpinan di Makassar besok menerima surat mutasi ke pedalaman Papua. Ini kesempatan Bapak mencatatkan perusahaan Bapak sebagai rekanan terpercaya, yang baru saya daftarkan ke pusat data sebagai perusahaan calon rekanan. Semua biaya, berapapun akan diganti esok pagi.” Kata tetangga kami padanya.

Setahun di atasku, mengambil jurusan Listrik Arus Kuat sedangkan kami di Elektronika Arus Lemah, langsung mengiyakan, kapan lagi mendapat jalan pintas untuk kredibilitas perusahaannya, ketimbang harus pernah menjadi rekanan lima proyek tanpa masalah terlebih dahulu. Di lokasi yang dimaksud sudah berkumpul jajaran direksi yang membawahi jaringan seluler di pulau Sulawesi, Maluku, dan Papua, lengkap dengan teknisi terahli yang mereka punya. Semuanya sudah menyerah mencari sumber permasalahan, memandang kedatangannya penuh harap bak melihat juru selamat. Kawan kami bermodalkan pisau lipat serbaguna dari salah satu koleksinya, dan pengetahuan utuh tentang karakter arus listrik, tidak membutuhkan waktu lama menyimpulkan ada arus bocor yang memicu pengaman memutuskan suplai daya. Kebocoran kecil, yang membutuhkan waktu dua jam memenuhi kuota batas tidak aman pemutus sirkuit. Dibantu teknisi perusahaan dia mulai memeriksa seluruh jaringan suplai dan distribusi. Ketemu, bukan pada jaringan yang menyalurkan tegangan fasa, tapi pada jaringan netral dan pentanahan. Perusahaan yang membangun modul suplai listrik, menanam arde pentanahan terlalu dekat dengan gardu induk, bocor melalui tanah di Sulawesi yang banyak mengandung besi dan induksi melalui udara yang lembab di malam hari. Masalah selesai dengan membuat arde pentanahan baru di tempat yang lebih jauh, selesai sampai subuh.

Awal tahun dua ribu sudah sedemikian taktis perusahaan seluler mengantisipasi kesiapan prosedur standar antisipasi kejadian tidak diharapkan, lengkap dengan sanksi bila gagal.

Kisah kesigapan operator seluler memulihkan jaringannya kembali teringat. Ketika listrik padam serentak sekitar tujuh jam kemarin (Minggu, 4/8) di Jakarta, Banten, Bandung, dan sebagian Jawa Tengah. Ponsel kami lima menit setelah listrik padam mulai menurunkan kualitas sinyalnya, dari 4G, 3G, GPRS, GSM, kemudian hilang sama sekali. Bukan enam jam lagi seperti awal tahun dua ribu. Lima jam kemudian, satu operator pulih, si merah, operator lain masih tepar sampai listrik kembali menyala pukul tujuh malam di Jakarta Pusat. Apa lagi jaringan telepon kabel di rumah-rumah yang kini beralih ke kabel serat kaca, juga menggantungkan operasionalnya pada suplai listrik lebih dulu padam.

Banyak sebab teknis mengapa tak sesigap dulu, bisa saja pengelolaan dan perawatan menara-menara seluler kini telah dipihakketigakan seperti rencana dahulu yang kami ketahui, dan pihak ketiga belum sesigap operator. Tapi yang lebih mengkhawatirkan, jika tidak ada lagi antisipasi terhadap kemungkinan kegagalan prosedur standar antisipasi. Kembali ke habit lama, lena dan santai.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Kopral Azmiadi dan Kisah Pelayanan Tanpa Batas: Ketika Seragam Melebur dalam Pengabdian Tulus

Benteng Aman Para Pencari Selamat: Saat Kritik dan Perbedaan Pendapat Dilindas Atas Nama Stabilitas

Jolly Roger di Bawah Merah Putih: Perlawanan Simbolik atau Salah Paham Kebangsaan?

Qurban dan Keberanian Melepaskan yang Kita Cintai

#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman

Tags: Indonesianaprosedur standar
Share4Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

25/08/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    381 shares
    Share 152 Tweet 95
  • Asian Games 2026: Atlet Sulsel Jadi Tumpuan Indonesia, Bidik Emas di Tengah Ketatnya Persaingan Nagoya

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Guruh Soekarnoputra Berpulang: Seniman Multitalenta Mengembuskan Napas Terakhir Setelah Perjuangan Panjang

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Hilirisasi Nikel Indonesia 2026: Target Ambisius Jadi Pusat Baterai EV Dunia, Mampukah Wujudkan Ekosistem Terintegrasi?

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Sulsel Perkuat Pendidikan Vokasi, Jawab Tantangan Industri 4.0 dan Pengangguran

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • #CekFakta Rumput Paragis untuk Menyembuhkan Kanker

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    820 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Oops! Noda Cat Rambut Nempel di Baju? Salwa Punya Jurus Anti-Gagal Nih!

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Cara Menghilangkan Mata Panda Solusi Alami, Trik Makeup, dan Pilihan Concealer Terbaik

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.