Senin, 1 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2019

Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi

by Redaktur
05/08/2019
in Arsip 2019, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Arsip

Sekitar sepuluh tahun sejak awal operator seluler GSM beroperasi di Indonesia, antara pertengahan tahun 90an sampai tahun 2010. Kawan-kawan seangkatan di kampus Politeknik Negeri jurusan Listrik dan Elektronika yang memilih berwirausaha, panen proyek dari para operator selular. Mulai dari proyek studi teknis dan sosial pemilihan lokasi menara, pembebasan lahan, pembangunan menara-menara pemancar dan distribusi, menara utama, menara penghubung, modul-modul radio, antena distribusi dan backbone, jaringan listrik, hingga baterai dan generator listrik cadangan. Kami yang terlibat langsung dalam beberapa proyek, terkagum-kagum dengan rumitnya antisipasi rancangan induk maupun rancangan setiap menara milik semua operator selular. Sampai burung yang suka membuat sarang dalam sudut-sudut gelap gardu, dalam kotak panel radio dan panel listrik telah mereka antisipasi. Apalagi sebesar hal-hal tidak diharapkan seperti banjir, gempa, dan pemadaman listrik dalam jangka waktu lama.

Suatu pagi seorang kawan yang baru saja kami kenalkan dengan kepala Divisi Perlengkapan operator GSM si Kuning, yang kebetulan bertetangga dengan kami di Makassar, mendadak berkunjung. Kantung matanya bergelayut tanda semalaman belum tidur. Katanya malam tadi ada kejadian luar biasa, karena teleponnya tidak kami jawab, terpaksa berangkat sendiri.

Pukul satu malam tadi, dia ditelepon tetangga kami yang baru ia kenal tiga hari lalu. Menara induk jaringan telepon seluler milik perusahaannya yang belum lama mulai beroperasi, setiap dua jam kehilangan daya listrik. Baterai sumber tenaga listrik cadangan memang bisa menyuplai daya hingga enam jam untuk seluruh perangkat di menara jika kehilangan daya listrik dari PLN, masalahnya sedang tidak ada pemadaman tapi panel listrik otomatis memutuskan suplai tiap dua jam. Setiap menara dirancang mandiri, mustahil menaruh satu pegawai di sana hanya untuk menaikkan ‘circuit breaker’ setiap dua jam sekali. “Tolong selesaikan masalah ini Pak, atau saya dan seluruh jajaran pimpinan di Makassar besok menerima surat mutasi ke pedalaman Papua. Ini kesempatan Bapak mencatatkan perusahaan Bapak sebagai rekanan terpercaya, yang baru saya daftarkan ke pusat data sebagai perusahaan calon rekanan. Semua biaya, berapapun akan diganti esok pagi.” Kata tetangga kami padanya.

Setahun di atasku, mengambil jurusan Listrik Arus Kuat sedangkan kami di Elektronika Arus Lemah, langsung mengiyakan, kapan lagi mendapat jalan pintas untuk kredibilitas perusahaannya, ketimbang harus pernah menjadi rekanan lima proyek tanpa masalah terlebih dahulu. Di lokasi yang dimaksud sudah berkumpul jajaran direksi yang membawahi jaringan seluler di pulau Sulawesi, Maluku, dan Papua, lengkap dengan teknisi terahli yang mereka punya. Semuanya sudah menyerah mencari sumber permasalahan, memandang kedatangannya penuh harap bak melihat juru selamat. Kawan kami bermodalkan pisau lipat serbaguna dari salah satu koleksinya, dan pengetahuan utuh tentang karakter arus listrik, tidak membutuhkan waktu lama menyimpulkan ada arus bocor yang memicu pengaman memutuskan suplai daya. Kebocoran kecil, yang membutuhkan waktu dua jam memenuhi kuota batas tidak aman pemutus sirkuit. Dibantu teknisi perusahaan dia mulai memeriksa seluruh jaringan suplai dan distribusi. Ketemu, bukan pada jaringan yang menyalurkan tegangan fasa, tapi pada jaringan netral dan pentanahan. Perusahaan yang membangun modul suplai listrik, menanam arde pentanahan terlalu dekat dengan gardu induk, bocor melalui tanah di Sulawesi yang banyak mengandung besi dan induksi melalui udara yang lembab di malam hari. Masalah selesai dengan membuat arde pentanahan baru di tempat yang lebih jauh, selesai sampai subuh.

Awal tahun dua ribu sudah sedemikian taktis perusahaan seluler mengantisipasi kesiapan prosedur standar antisipasi kejadian tidak diharapkan, lengkap dengan sanksi bila gagal.

Kisah kesigapan operator seluler memulihkan jaringannya kembali teringat. Ketika listrik padam serentak sekitar tujuh jam kemarin (Minggu, 4/8) di Jakarta, Banten, Bandung, dan sebagian Jawa Tengah. Ponsel kami lima menit setelah listrik padam mulai menurunkan kualitas sinyalnya, dari 4G, 3G, GPRS, GSM, kemudian hilang sama sekali. Bukan enam jam lagi seperti awal tahun dua ribu. Lima jam kemudian, satu operator pulih, si merah, operator lain masih tepar sampai listrik kembali menyala pukul tujuh malam di Jakarta Pusat. Apa lagi jaringan telepon kabel di rumah-rumah yang kini beralih ke kabel serat kaca, juga menggantungkan operasionalnya pada suplai listrik lebih dulu padam.

Banyak sebab teknis mengapa tak sesigap dulu, bisa saja pengelolaan dan perawatan menara-menara seluler kini telah dipihakketigakan seperti rencana dahulu yang kami ketahui, dan pihak ketiga belum sesigap operator. Tapi yang lebih mengkhawatirkan, jika tidak ada lagi antisipasi terhadap kemungkinan kegagalan prosedur standar antisipasi. Kembali ke habit lama, lena dan santai.

BACA JUGA:

Kopral Azmiadi dan Kisah Pelayanan Tanpa Batas: Ketika Seragam Melebur dalam Pengabdian Tulus

Benteng Aman Para Pencari Selamat: Saat Kritik dan Perbedaan Pendapat Dilindas Atas Nama Stabilitas

Jolly Roger di Bawah Merah Putih: Perlawanan Simbolik atau Salah Paham Kebangsaan?

Qurban dan Keberanian Melepaskan yang Kita Cintai

#MayDay Bagaimana Digitalisasi Mengubah Nasib Buruh Indonesia: Antara Peluang dan Ancaman

Tags: Indonesianaprosedur standar
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

    APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • PLN UID Sulselrabar Berbagi Berkah Idul Adha 1447 H: 28 Sapi & 6 Kambing Dirangkai Jadi 800 Paket Daging untuk Masyarakat Makassar

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    646 shares
    Share 258 Tweet 162
  • Perang Iran, AS-Israel Ciptakan Rezeki Nomplok Energi untuk Brasil

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Umuh Muchtar Ungkap Target Persib Bandung: Empat Kali Juara dan Harapan untuk Bojan Hodak

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Teror Api Misterius di Sleman: 56 Titik Muncul, Keluarga Agus Berjaga Siang Malam di Tengah Investigasi

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Tim Film ‘Pesta Babi’ Hormati Sikap Mama Yasinta, Upayakan Dialog di Tengah Laporan Pelanggaran UU PDP

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kapolda Sulsel Perintahkan Pengawasan Ketat Kelompok Politik & Tindak Tegas Kejahatan Jalanan, Makassar Jadi Fokus

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Semangat Idul Adha Lintas Iman: Gereja Katedral Jakarta Sumbangkan Sapi Kurban ke Masjid Istiqlal

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Mengantisipasi Prosedur Standar Antisipasi - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.