Selasa, 6 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Korupsi Jual Beli Gas PGN: Kerugian Negara Rp246 Miliar Terbongkar, Dua Terdakwa Divonis

by Pewarta Warga
13/01/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
img-1768242636-ec6e48cebc22f0d0

Wartakita.id – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat telah memutus kerugian negara sebesar Rp246 miliar dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Inti Alasindo Energy (IAE) periode 2017-2021. Vonis ini membuka tabir dugaan penyimpangan yang merugikan keuangan negara secara masif.

Poin Penting

  • Kerugian negara Rp246 miliar ditetapkan dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas PGN-IAE.
  • Kerugian bersumber dari pembayaran di muka (advance payment) yang dinilai melawan hukum.
  • Berbagai penyimpangan, termasuk pelanggaran regulasi dan ketiadaan jaminan memicu kerugian.
  • Dua terdakwa, Danny Praditya (mantan Direktur Komersial PGN) dan Iswan Ibrahim (Komisaris IAE), divonis bersalah.
  • Danny Praditya dihukum 6 tahun penjara, Iswan Ibrahim 5 tahun penjara plus uang pengganti jutaan dolar AS.

Pengadilan Menetapkan Kerugian Negara Rp246 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat akhirnya menetapkan angka kerugian negara dalam kasus yang melibatkan PT PGN (Persero) Tbk. dan PT Inti Alasindo Energy (IAE) pada periode 2017-2021. Hakim anggota Alfis Setiawan memaparkan bahwa kerugian tersebut mencapai 15 juta Dolar Amerika Serikat, atau setara dengan Rp246 miliar. Angka ini tidak muncul begitu saja, melainkan melalui metodologi pemeriksaan investigatif yang ketat sesuai standar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Pengalaman bertahun-tahun dalam mengaudit aliran dana negara memberikan bobot pada perhitungan ini, mengidentifikasi praktik yang menyimpang dari prinsip tata kelola yang baik.

Sumber Kerugian Negara: Pembayaran di Muka yang Melawan Hukum

Inti dari kerugian negara ini, menurut putusan pengadilan, terletak pada pembayaran di muka atau advance payment yang telah diserahkan oleh PT PGN kepada PT IAE pada 9 November 2017. Hakim menilai pembayaran ini dilakukan secara melawan hukum karena seharusnya tidak dibayarkan berdasarkan perjanjian jual beli gas yang mendasarinya. Keahlian para hakim dalam mengurai kompleksitas transaksi bisnis dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi kunci dalam mengungkap akar masalah ini. Mereka mengkaji setiap klausul perjanjian dan aliran dana untuk memastikan tidak ada celah yang dimanfaatkan untuk merugikan publik.

Analisis Mendalam Penyimpangan yang Merugikan

Putusan pengadilan merinci sejumlah penyimpangan krusial yang menjadi penyebab langsung kerugian negara. Analisis mendalam ini mencerminkan pengalaman dan keahlian tim investigasi yang menguraikan rangkaian kejadian yang kompleks.

Pelanggaran Regulasi dan Kondisi Keuangan yang Diabaikan

Salah satu penyimpangan signifikan adalah kelanjutan Perjanjian Jual Beli Gas Bumi (PJBG) antara PGN dan PT IAE, meskipun para pihak menyadari adanya Peraturan Menteri ESDM Nomor 6 Tahun 2016. Regulasi ini jelas melarang kegiatan usaha niaga gas bumi selain kepada pengguna akhir. Kepatuhan terhadap regulasi adalah pilar penting dalam operasional bisnis energi, dan pengabaiannya menunjukkan potensi kesengajaan atau kelalaian serius. Lebih jauh, kondisi keuangan PT Isargas (bagian dari Insargas Group) yang tidak bankable dan seluruh asetnya telah dijaminkan ke bank (escrow) seharusnya menjadi alarm bagi PGN untuk tidak memberikan uang muka. Keahlian finansial dalam menilai kelayakan kredit menjadi elemen krusial yang terabaikan di sini.

Uang Muka Tanpa Jaminan dan Skema yang Tidak Lazim

Pemberian uang muka yang besar itu direalisasikan tanpa didukung jaminan yang memadai. Akta jaminan fidusia atas jaringan pipa PT Banten Inti Gasindo senilai Rp16,79 miliar baru diteken sebulan lebih setelah uang muka dibayarkan, menunjukkan adanya kelalaian dalam prosedur pengamanan aset. Skema pemberian uang muka dalam PJBG yang tidak diatur dalam perjanjian utama, melainkan dalam kesepakatan tersendiri, juga dinilai tidak lazim. Praktik seperti ini seringkali menjadi celah untuk manipulasi, mengingat minimnya transparansi dan akuntabilitas yang melekat padanya.

Gagalnya Akuisisi dan Penghentian Penyaluran Gas

Uang muka yang telah dibayarkan ternyata tidak dapat diperhitungkan sebagai bagian dari nilai transaksi akuisisi saham PT Isargas. Hal ini terjadi karena PT PGN tidak dapat merealisasikan rencana akuisisi tersebut, yang berdasarkan laporan proyek uji tuntas PT Bahana Sekuritas memiliki nilai negatif. Pengalaman dalam melakukan due diligence yang komprehensif seharusnya mencegah PGN dari langkah akuisisi yang berisiko. Akhirnya, penyaluran gas pun dihentikan akibat teguran dari Kementerian ESDM pada 15 Januari 2021. Rangkaian kejadian ini mengkonfirmasi bahwa uang muka yang diserahkan tidak dapat kembali sepenuhnya karena akuisisi gagal, transaksi jual beli terhenti, dan jaminan yang ada pun tidak dapat dieksekusi. Semua unsur yang merugikan keuangan negara terpenuhi dengan jelas.

Vonis Pengadilan untuk Dua Terdakwa

Menyikapi rangkaian penyimpangan tersebut, Majelis Hakim menyatakan dua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Mereka adalah Danny Praditya, yang menjabat sebagai Direktur Komersial PT PGN periode 2016-2019, dan Iswan Ibrahim, Komisaris PT IAE periode 2006-2024. Pengalaman mereka dalam posisi strategis di perusahaan membuat tuntutan hukum menjadi lebih berat, karena dianggap memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menjaga keuangan negara.

Hukuman Penjara dan Denda

Danny Praditya dijatuhi hukuman penjara selama 6 tahun dan denda Rp250 juta, yang jika tidak dibayar akan diganti dengan kurungan 6 bulan. Sementara itu, Iswan Ibrahim divonis hukuman penjara selama 5 tahun, denda Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan. Selain itu, Iswan Ibrahim juga dikenai pidana tambahan berupa uang pengganti sebesar 3,33 juta Dolar AS, yang jika tidak dibayar akan diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun. Hukuman ini diberikan sebagai penerima manfaat utama aliran dana korupsi. Kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, sebuah landasan hukum yang kuat untuk menindak kejahatan korupsi.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Muhadjir Effendy Ungkap Izin Jokowi untuk 10 Ribu Kuota Haji Dialihkan Jadi Visa Mujamalah

Terjerat Korupsi Kuota Haji, Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Rugikan Negara Rp 222 Miliar

KPK Akui Selidiki Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, Tunggu Koordinasi dengan Kejaksaan Agung

Pemkab Wajo Cetak Sejarah: Opini WTP ke-15 Berturut-turut Bukti Keuangan Prima

Tags: BPK RIDanny PradityaIswan Ibrahimjual beli gasKerugian Negarakorupsi PGNPT Inti Alasindo EnergyTipikor
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Korupsi Jual Beli Gas PGN: Kerugian Negara Rp246 Miliar Terbongkar, Dua Terdakwa Divonis - Featured

Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat, 13 dari Ditjen Pajak

06/10/2026
Korupsi Jual Beli Gas PGN: Kerugian Negara Rp246 Miliar Terbongkar, Dua Terdakwa Divonis - Featured

Kolonel Anggit Pimpin Peninjauan Porprov Dirgantara Sumbar 2026: Fokus Pembinaan Atlet dan Keselamatan

05/10/2026
Wisnu Putranto, a former prison officer, is shown leaving the Kalapas Cibinong facility with a somber expression, having been non-activated from his position and later dismissed from his status as a Public Servant (PNS/ASN). He is walking alone in a busy street with a heavy bag, under dramatic lighting that highlights his face.

Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong: Mantan Kalapas Wisnu Hani Putranto Dipecat dari Status ASN, Belasan Pejabat Lain Kena Sanksi

05/10/2026
Korupsi Jual Beli Gas PGN: Kerugian Negara Rp246 Miliar Terbongkar, Dua Terdakwa Divonis - Featured

HUT Ke-81 TNI: 8 Dekade Mengabdi, Fondasi Kedaulatan Bangsa dalam Sinergi dengan Rakyat

05/10/2026
Korupsi Jual Beli Gas PGN: Kerugian Negara Rp246 Miliar Terbongkar, Dua Terdakwa Divonis - Featured

Misteri Kematian Gajah Sumatra di Tebo: BKSDA Tunggu Hasil Laboratorium untuk Kesimpulan Akurat

04/10/2026
Korupsi Jual Beli Gas PGN: Kerugian Negara Rp246 Miliar Terbongkar, Dua Terdakwa Divonis - Featured

Evaluasi Ulang Jutaan Penerima BPJS JKN: Data Diperbarui Lewat Sensus Ekonomi Nasional 2026

04/10/2026
Wartakita Pagar Laut

Kapten Ashari Samadikun dan Tiga WNI Lainnya Selamat dari Penyekapan Brutal Perompak Somalia, Kisah Perjuangan dan Keberanian di Lautan Gelap

04/10/2026
Kecerdasan Buatan: Mengupas Tuntas Cara Kerja dan Dampak Globalnya

Kecerdasan Buatan: Mengupas Tuntas Cara Kerja dan Dampak Globalnya

03/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Sulsel Perkuat Pendidikan Vokasi, Jawab Tantangan Industri 4.0 dan Pengangguran

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • DKI Jakarta Perluas Transportasi Gratis untuk 21 Golongan Mulai 2027

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Ekowisata Tana Toraja: Pemasaran Digital Tingkatkan Penjualan Tiket 70%

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 3 Bulan DLH Makassar Terapkan Kebijakan Pilah Sampah, Edukasi Tanpa Sanksi

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Disnaker Makassar Bekali Calon Pekerja Migran untuk Persaingan Global: Panduan Lengkap

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    230 shares
    Share 92 Tweet 58
  • CEO Nvidia Ditangkap di China dalam Kasus Penyelundupan Chip Canggih

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Redmi Note 15 Pro 5G vs Infinix Note 60: Adu Fitur Unggulan Segmen Menengah

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.