Senin, 3 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Keadilan Lokal

by Redaktur
24/11/2016
in Arsip 2015-2018, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
rekaman raqib dan atid

rekaman raqib dan atid

Sering baca dan dengar kearifan lokal, tapi keadilan lokal baru tadi kepikiran.

Kata-kata sifat sederhana sarat makna seperti cinta, arif, adil, kasih, tulus, jujur, dan lain-lain maknanya terdegradasi serendah-rendahnya ketika dianggap lokal, atau global.

Sifat yang terkandung dalam kata-kata tersebut universal, mungkin multiversal, apalagi bila bagian dari sifat-sifat wajib Tuhan walau tanpa ‘maha’. Mana ada sifat Tuhan lokal atau global, yang ada interpretasi terhadap sifat Tuhan secara lokal atau global.

Penting membedakan antara menginterpretasikan yang dibatasi sudut pandang keruangan, dengan memahaminya sebagai bagian dari sifat Pencipta. Risikonya ndak kecil bagi umat Islam, bisa kena tegur ayat yang menyebut: “Bila tidak suka dengan ketentuan-Ku, silakan cari Tuhan lain selain Aku.”

Menyadari bahwa Tuhan adalah Tuhan semesta alam, berarti menyadari bahwa kearifan yang dikenal pada ‘lokalan’ tertentu bukan hak ekslusif, hanya sedang lewat sana. Kearifan yang berdasarkan kata dasarnya ‘arif’ (bukan kearifan yang dikaitkan dengan kebudayaan ritual tradisional) pasti berlaku di mana saja di seluruh dimensi ciptaan.

Meyakini bahwa Tuhan Maha Adil juga begitu. Hanya dengan membuang batasan ruang skala pada kata sifat ‘adil’ baru terasa betul bahwa Tuhan Maha Adil, dan keyakinan tentang keadilan Tuhan menjadi berdasarkan kesadaran.

Mulai dari skala diri sendiri, lingkungan keluarga, lingkungan kantor, lingkungan bangsa, lingkungan golongan dan ras, lingkungan agama. Tidak jarang saat mencari keadilan dalam skala diri sendiri, malah menemukannya bukan dalam ruang skala yang sama tapi pada ruang skala lebih besar Tuhan menunjukkan keadilan.

Mereka yang sudah berkeluarga mesti tahu bagaimana Tuhan mengatur keseimbangan rejeki berupa uang dan materi sebuah keluarga. Pekerja kantoran yang telah melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik namun belum menerima gaji yang sepadan juga sering mengalami keadilan Tuhan dalam hidupnya. Kekurangan gaji datang dari penghasilan di tempat lain.

Tanpa keadilan dan keteraturan yang maha detail, alam semesta ciptaan pasti berakhir. Katakanlah pergeseran kutub magnet bumi yang terjadi lokal di sistem tata surya kita, apakah hanya akan membuat masalah di tata surya? Tidak akan melebar ke seluruh galaksi Bima Sakti, kemudian antar galaksi? Pasti berpengaruh pada seluruh semesta.

Hari kemudian yang biasa juga disebut sebagai pengadilan paling adil adalah skala terbesar dari seluruh skala ruang yang akan memenuhi sifat Maha Adil Tuhan. Pasti datang bila melihat keteraturan dan keadilan adalah dasar yang menyebabkan alam semesta masih tetap bertahan. Kepastiannya bisa dibuktikan bila mau, ganti setiap keadilan yang masih berada dalam jangkauan manusia menjadi kecurangan, kesombongan, sewenang-wenang, penindasan, keserakahan, dan lain-lain. Alam pasti akan bereaksi dengan memaksakan kesimbangan juga keadilan, karena manusia dan kemanusiaan adalah bagian integral dari semesta ciptaan yang diciptakan dengan kesimbangan, keteraturan, dan keadilan.

Penyebab manusia tidak berlaku adil, bagi umat Islam sudah jelas panduannya, “Janganlah kebencianmu pada suatu kaum membuatmu tidak berlaku adil.” Jangan benci. Benci hanya sifat turunan, induknya kesombongan.

Jangan karena selama ini belum menemukan keadilan dalam berbagai ruang-ruang skala, menjadikan kita sombong kemudian benci, jangan berputus asa pada sifat Maha Adil Tuhan. Begitu pula bagi kita yang masih belajar berlaku dan memutuskan dengan adil. Masih banyak ruang-ruang lain di mana Tuhan akan menegakkan keadilan seadil-adilnya.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Keadilan Terinjak di Blora: Siswi SMA Dituduh Buang Bayi, Pemeriksaan Intim Paksa Tanpa Prosedur Berujung ke Propam Polda Jateng

Belajar dari Venezuela: Jangan Sampai Jari Kelingking Kita Jadi Pemicu Kebangkrutan Negara

Presiden Prabowo Subianto Merehabilitasi Mantan Direktur Utama PT ASDP, Ira Puspadewi, dan Dua Pejabat Lainnya

Kopral Azmiadi dan Kisah Pelayanan Tanpa Batas: Ketika Seragam Melebur dalam Pengabdian Tulus

Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

Tags: IndonesianaKeadilanOpini
Share14Tweet9Send

ARTIKEL TERKAIT

Keadilan Lokal - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Keadilan Lokal - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Keadilan Lokal - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Keadilan Lokal - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Keadilan Lokal - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Keadilan Lokal - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Keadilan Lokal - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026
Keadilan Lokal - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
  • Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • “Pejabat Anti-Kritik” dalam Data: Membedah Garis Batas Antara Masukan, Hinaan, dan Ancaman Pidana

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Parfum Lokal Wangi Mewah, Harga Terjangkau!

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Jebakan Bunga Utang Rp599 Triliun: Mengapa SBN Mematikan Akses Kredit Swasta dan UMKM?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • KSSK Siaga Penuh: Konflik Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Mitigasi Terkoordinasi Disiapkan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Gempa M7,6 Guncang Sulawesi Utara & Halmahera Utara: Kronologi, Dampak, dan Respons Pemerintah

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Banjir 50 cm Kembali Lumpuhkan BTN Mutiara Permai Gowa, Akses Jalan Terputus

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Pacitan Hingga Bali, 4,5 di Bantul

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.