Senin, 15 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing

by Warteknet
27/12/2025
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Wartakita.id – Ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) masih terperangkap dalam jaringan penipuan online (online scam) di Kamboja. Data terbaru dari Bareskrim Polri menyebutkan, diperkirakan ada sekitar 600 WNI yang diduga dipaksa bekerja untuk sindikat tersebut, mayoritas dikendalikan oleh warga negara asing.

Informasi ini dihimpun dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh, yang terus berupaya memfasilitasi pemulangan para korban. Kepada wartawan, Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni, membenarkan adanya temuan ini.

“Setelah berkoordinasi dengan KBRI Kamboja dan otoritas Imigrasi Kamboja, kesembilan korban berhasil mendapatkan izin keluar. Karena tidak mudah, tentunya di sana masih ada warga negara kita kurang lebih 600 orang, menurut informasi dari kedutaan,” ujar Irhamni usai konferensi pers pemulangan sembilan WNI di Bareskrim Polri, Jumat (26/12).

Jaringan Kompleks, Korban Tersebar

Brigjen Pol. Irhamni menjelaskan bahwa ke-600 WNI yang masih terjebak itu tidak semuanya berada dalam satu jaringan atau perusahaan yang sama. Mereka tersebar di berbagai tim dan lokasi berbeda di Kamboja.

World Cup 2026

“Ada satu dari saudara kita yang hadir di sini itu bergabung dengan 40 orang warga negara kita. Ada satunya lagi 30 orang. Jadi total kurang lebih 600 orang itu ada yang satu tim juga, tetapi tim-tim yang lain juga banyak di sana,” tuturnya.

Lebih lanjut, Irhamni mengungkapkan bahwa sindikat yang mempekerjakan para WNI ini dikendalikan oleh pihak asing, khususnya dari Tiongkok.

“Kebetulan bosnya adalah dari luar negeri juga, dari China. Tidak dari warga lokal Kamboja,” tegas Irhamni.

Upaya Pemulangan dan Pencegahan

Polri bertekad untuk menghimpun data yang lebih lengkap mengenai ratusan WNI tersebut. Data yang dibutuhkan mencakup asal daerah, kondisi terkini, lokasi kerja, serta jenis pekerjaan yang mereka jalani.

“Harapannya ke depan, data 600 orang itu lengkap. Dari mana asalnya, bagaimana kondisinya di sana, kemudian bekerja di mana, lengkap sekali,” harap Irhamni.

Koordinasi lintas instansi, baik di dalam maupun luar negeri, menjadi kunci utama. Polri akan melibatkan berbagai stakeholder di Indonesia seperti Direktorat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Hubungan Internasional (Hubinter), dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

“Oleh sebab itu, mohon dukungan dari semua pihak yang ada, sehingga kami bisa melaksanakan lanjutan dari sembilan orang ini. Kurang lebih 600 orang masih ada di sana,” imbuhnya.

World Cup 2026

Selain upaya pemulangan, Polri juga menekankan pentingnya langkah pencegahan dan penegakan hukum yang tegas di Kamboja. Koordinasi telah dilakukan dengan Kementerian Luar Negeri untuk mendorong aparat penegak hukum Kamboja agar lebih proaktif.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Menlu tadi juga untuk mendorong penegak hukum Kamboja, Kepolisian Kamboja, melakukan penegakan hukum di sana, sehingga nanti kami tinggal melakukan penegakan hukum kepada pihak yang merekrut di Indonesianya,” jelas Irhamni.

Sinergi lintas negara diharapkan dapat memberantas praktik perdagangan orang dan kejahatan online scam, serta mencegah para pelaku merekrut WNI untuk dikirim ke luar negeri.

Peran Anda: Waspada dan Laporkan

Kasus ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang mencurigakan, terutama yang menjanjikan gaji tinggi di luar negeri tanpa proses rekrutmen yang jelas.

Jika Anda atau keluarga/kerabat mengetahui adanya WNI yang terjebak atau menjadi korban, jangan ragu untuk melaporkan kepada pihak berwenang atau KBRI terdekat.

Pertanyaan Umum (FAQ)

  • Berapa banyak WNI yang diduga terjebak jaringan online scam di Kamboja?
    Berdasarkan informasi dari KBRI Phnom Penh, diperkirakan ada sekitar 600 WNI yang masih terjebak.
  • Siapa yang mengendalikan jaringan online scam tersebut?
    Menurut Bareskrim Polri, jaringan ini dikendalikan oleh pihak asing, khususnya dari Tiongkok.
  • Bagaimana proses pemulangan WNI yang menjadi korban?
    Proses pemulangan membutuhkan koordinasi lintas instansi antara KBRI Kamboja, otoritas Imigrasi Kamboja, dan pihak terkait di Indonesia.
  • Apa yang dilakukan Polri untuk mengatasi masalah ini?
    Polri berupaya menghimpun data korban secara lengkap, melakukan koordinasi dengan stakeholder di Indonesia, serta mendorong penegakan hukum di Kamboja.
  • Bagaimana cara masyarakat berkontribusi dalam pencegahan?
    Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tawaran pekerjaan mencurigakan dan melaporkan jika mengetahui adanya korban atau potensi rekrutmen ilegal.

BACA JUGA:

Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Ditetapkan Jadi Tersangka TPPU Narkoba oleh Bareskrim Polri

Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia

Markas Judi Online Ratusan WNA di Hayam Wuruk Dibongkar: Susno Duadji Minta Pengusutan Tuntas Hingga ke ‘Backing’

Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk Plaza Digerebek, Brimob Jaga Ketat Gedung

Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Atas Dugaan Pemotongan Video Jusuf Kalla, PSI Tak Beri Bantuan Hukum

Tags: Bareskrim PolriKambojaKBRI Phnom PenhKejahatan SiberOnline Scampencegahanperdagangan orangWNI terjebak
Share6Tweet4Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Koperasi Merah Putih: Bayang-Bayang Korupsi dari Kasus Makan Bergizi Gratis

14/06/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Modus Canggih Korupsi Program Makan Bergizi Gratis: Kejaksaan Agung Ungkap Jaringan Bos Besar

13/06/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

KPK Akui Selidiki Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, Tunggu Koordinasi dengan Kejaksaan Agung

10/06/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Trump Terjebak Manuver Netanyahu: Eskalasi Iran Menanti Perang atau Kesepakatan Damai

10/06/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

OTT KPK: Bupati Muara Enim dan Keponakan Tersangka Kasus Pengadaan, Rp 2 Miliar Disita

10/06/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Buronan Pelecehan Seksual AS Tertangkap di Depok Setelah 15 Tahun Kabur: Kisah Penyelidikan Imigrasi Indonesia

08/06/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

CFD Rasuna Said Diharapkan Rutin, Gubernur Ajak Cinta Laura Kampanyekan Pilah Sampah di Jakarta

07/06/2026
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Kejaksaan Agung Ungkap Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi: Motor Listrik Rp 42 Juta Jadi Sorotan

07/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo - Arsip

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Pembukaan Piala Dunia 2026: Meksiko Menang di Azteca

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    120 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Piala Dunia 2026: Jeda Minum Berujung Blok Iklan, Penonton Global Marah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemkot Makassar Tawarkan Rp100 Juta: Warga Makassar, Ini Kriteria RT Pengelola Sampah Terbaik Anda!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Semuanya yang Perlu ‘Noob’ Ketahui

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bank Dunia Beri ‘Alarm’ untuk Kelas Menengah Indonesia: Upah Riil Terus Anjlok, Kualitas Pekerjaan Menurun

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
600 WNI Terjebak Scam Kamboja: Polri Ungkap Jaringan Bos Asing - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.