Selasa, 11 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia

by Pewarta Warga
17/05/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1778999312-b53a8e94927a4793

Perjalanan bisnis ke Malaysia berujung nestapa bagi Doris Candra asal Prabumulih. Ia yang awalnya tergiur tawaran menggiurkan terkait bisnis timah justru berhadapan dengan penyiksaan dan ancaman pembunuhan dari sindikat kejahatan internasional.

  • Doris Candra, seorang WNI, menjadi korban penyanderaan dan ancaman pembunuhan di Malaysia.
  • Modus kejahatan berawal dari tawaran bisnis timah yang dijanjikan oleh jaringan di Batam.
  • Korban sempat dititipi uang miliaran rupiah namun rencana bisnis gagal akibat razia polisi.
  • Di Malaysia, Doris Candra dipaksa mengembalikan uang dan mengalami penganiayaan berat.
  • Pelaku mengancam akan membuang korban ke laut dan telah menyiapkan kapal untuk eksekusi.
  • Berkat laporan cepat, Doris Candra berhasil diselamatkan oleh pihak kepolisian Malaysia dibantu Atase Polri.

Jejak Kelam Bisnis Timah Berujung Petaka

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Moh. Irhamni, mengungkapkan kronologi mengerikan yang dialami Doris Candra. Segalanya bermula pada 15 Maret 2026, ketika Doris bertemu dengan seorang pria Bugis di Batam. Pria tersebut mengaku sebagai kaki tangan seorang “bos besar” dan menawarkan sebuah pekerjaan yang terdengar menjanjikan: mencari timah di Bangka, dengan pengangkutan menggunakan kapal milik bosnya yang berada di Malaysia.

Tergiur dengan potensi keuntungan, Doris menerima tawaran tersebut. Dua hari berselang, ia kembali ke Bangka. Seminggu kemudian, pria Bugis tersebut kembali muncul, kali ini bersama seorang pria keturunan Tionghoa. Keduanya ingin melihat langsung aktivitas penambangan timah di Bangka. Jaringan ini kemudian menitipkan dana sebesar Rp 650 juta kepada Doris, diduga untuk pembayaran pembelian timah dan kebutuhan logistik lainnya sebelum pengiriman ke Malaysia.

Namun, rencana besar itu mendadak terhenti. Pihak sindikat mengurungkan niatnya untuk membawa timah ke Malaysia lantaran polisi sedang gencar melakukan razia di wilayah Bangka. “Bos itu tidak jadi membawa timah ke Malaysia,” jelas Irhamni.

Doris Candra mengaku dikeroyok dan diancam akan dibunuh. Pelaku bahkan mengancam akan membuangnya ke lautan.

Perjalanan Maut ke Negeri Jiran

Situasi berubah drastis pada 14 Mei 2026. Doris tiba-tiba diminta untuk membuat paspor dan membeli tiket menuju Malaysia. Ia dijanjikan akan diajak jalan-jalan sekaligus bertemu dengan “bos besar” yang selama ini mengendalikannya. Dengan keyakinan awal akan sebuah pertemuan bisnis, Doris pun berangkat.

Sesampainya di Bandara Kuala Lumpur, alih-alih disambut rekan bisnis, Doris justru dijemput oleh dua orang dan dibawa ke sebuah kawasan perkebunan sawit yang tersembunyi di dalam hutan. Di lokasi terpencil inilah, ia dihadapkan pada tuntutan yang mengerikan: mengembalikan uang sebesar Rp 10 miliar. Alasan tuntutan tersebut tidak sepenuhnya jelas, namun jelas bahwa situasi telah berbalik menjadi ancaman serius.

Penyiksaan dan Ancaman Pembunuhan di Homestay

Setelah dari perkebunan sawit, pelaku membawa Doris ke sebuah homestay. Di tempat inilah, Doris mengaku mengalami siksaan fisik yang parah. Puncaknya terjadi pada 15 Mei 2026, ketika para pelaku kembali menuntut uang, kali ini sebesar Rp 250 juta dan Rp 400 juta. Ketika Doris tidak mampu memenuhi permintaan tersebut, ia mengaku dikeroyok hingga mengalami luka-luka serius dan terus-menerus diancam akan dibunuh.

Yang paling mengerikan, para pelaku tidak hanya mengancam nyawa Doris, tetapi juga berencana membuangnya ke laut. “Mereka mengancam korban akan dibuang ke lautan,” ujar Irhamni. Lebih lanjut, terungkap bahwa para pelaku bahkan telah menyiapkan sebuah kapal, yang diduga kuat akan digunakan untuk mengeksekusi Doris dan membuang jasadnya ke dasar samudra.

Upaya Penyelamatan Dramatis

Dalam kondisi terdesak, terluka, dan nyaris kehilangan harapan, Doris Candra berhasil menemukan celah untuk menghubungi pihak luar. Ia berhasil mengontak seseorang yang kemudian meneruskan laporannya kepada Atase Polri di Kuala Lumpur. Berkat laporan yang cepat dan akurat, tim gabungan dari kepolisian Malaysia dan Atase Polri bergerak sigap. Pada Sabtu malam, 16 Mei 2026, Doris Candra akhirnya berhasil diselamatkan.

Akibat penganiayaan brutal tersebut, Doris mengalami patah kaki, serta cedera serius di bagian tangan dan kepala. Saat ini, Doris telah diamankan oleh otoritas Malaysia, bersama dengan satu WNI lainnya yang turut terlibat dalam kasus ini. Kabar penyelamatan ini tentu menjadi sebuah kelegaan besar, namun tetap menyisakan pertanyaan tentang jaringan kejahatan yang lebih luas dan bagaimana agar WNI tidak kembali menjadi korban di negeri orang.


Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Jadwal Terbaru Piala AFF 2026: Vietnam Siap Rebut Puncak Klasemen

Penembakan di Bar Canggu: Dua Luka, Pelaku Masih Diburu Polisi

Lion Air Buka Rute Internasional Makassar-Kuala Lumpur, Gerbang Baru Wisata dan Umrah

Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Ditetapkan Jadi Tersangka TPPU Narkoba oleh Bareskrim Polri

Israel Tahan 40 Kapal Bantuan Kemanusiaan ke Gaza, 9 WNI di Antara 332 Orang yang Ditahan

Tags: Bareskrim PolriDoris CandraMalaysiapenipuan bisnispenyelamatan WNIpenyelundupan timahTindak PidanaWNI
Share7Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Polda Metro Jaya Naikkan Status Kasus Kematian Sutrimo Jadi Penyidikan, Dugaan Pembunuhan Berencana Menguat

11/08/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Rugikan Negara Rp 222 Miliar

11/08/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Iran Ajukan 5 Tuntutan Kunci untuk Buka Kembali Selat Hormuz: Syarat Mutlak Bagi AS

10/08/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Kapal Tanker UEA Diserang di Selat Hormuz: UEA & Arab Saudi Kecam Pelanggaran Hukum Internasional

10/08/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Timur Tengah di Ambang Krisis: Houthi Gempur Arab Saudi, AS-Iran di Titik Didih

10/08/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Tragedi Sekolah Debsirin Nonthaburi: Siswa 14 Tahun Tewaskan 8 Orang, Termasuk Guru dan Kakek-Nenek

10/08/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Indonesia dan Afrika Selatan: Mempererat Hubungan Budaya Melalui Warisan Sheikh Yusuf Al-Makassari

09/08/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Gemparkan Festival Budaya Lembah Baliem, Insiden Penembakan Picu Kepanikan Massal

08/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    459 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Perbandingan Ekosistem Teknologi: Kelebihan dan Kekurangan Apple, Google, Microsoft

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Meta AI Mode: Facebook Ubah Pencarian dengan Kecerdasan Buatan dari Konten Publik Anda

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Danny Semangati 1.200 Mahasiswa KPM IAIN Pare – Pare

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Merek Mobil Paling Laris Bulan Februari 2021

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Tidak Terlalu Cepat Untuk Lailatul Qadr

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Harga BBM Nonsubsidi Turun Serentak per 1 Agustus 2026: Simak Rincian Lengkapnya!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Aksi Lingkungan dan Sosial Gerakan Rakyat Sulsel: 100 Bibit Pohon dan Ratusan Takjil Jelang HUT Pertama

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    723 shares
    Share 289 Tweet 181
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.