Rabu, 4 November 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia

by Pewarta Warga
17/05/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1778999312-b53a8e94927a4793

BACA JUGA:

Silmy Didakwa Terima Uang Korupsi Dan Memeras WNI

Indonesia vs Malaysia 0-0 di GBK: Drama Kartu Merah Thom Haye, Garuda Bertahan Sengit dengan 10 Pemain

RUU Perampasan Aset: 13 Jenis Kejahatan Diatur, Lampaui Korupsi, Termasuk Perdagangan Orang

RUU Perampasan Aset: 13 Pidana Terancam Sita Aset Tanpa Vonis Pengadilan

Jadwal Terbaru Piala AFF 2026: Vietnam Siap Rebut Puncak Klasemen

Perjalanan bisnis ke Malaysia berujung nestapa bagi Doris Candra asal Prabumulih. Ia yang awalnya tergiur tawaran menggiurkan terkait bisnis timah justru berhadapan dengan penyiksaan dan ancaman pembunuhan dari sindikat kejahatan internasional.

  • Doris Candra, seorang WNI, menjadi korban penyanderaan dan ancaman pembunuhan di Malaysia.
  • Modus kejahatan berawal dari tawaran bisnis timah yang dijanjikan oleh jaringan di Batam.
  • Korban sempat dititipi uang miliaran rupiah namun rencana bisnis gagal akibat razia polisi.
  • Di Malaysia, Doris Candra dipaksa mengembalikan uang dan mengalami penganiayaan berat.
  • Pelaku mengancam akan membuang korban ke laut dan telah menyiapkan kapal untuk eksekusi.
  • Berkat laporan cepat, Doris Candra berhasil diselamatkan oleh pihak kepolisian Malaysia dibantu Atase Polri.

Jejak Kelam Bisnis Timah Berujung Petaka

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Moh. Irhamni, mengungkapkan kronologi mengerikan yang dialami Doris Candra. Segalanya bermula pada 15 Maret 2026, ketika Doris bertemu dengan seorang pria Bugis di Batam. Pria tersebut mengaku sebagai kaki tangan seorang “bos besar” dan menawarkan sebuah pekerjaan yang terdengar menjanjikan: mencari timah di Bangka, dengan pengangkutan menggunakan kapal milik bosnya yang berada di Malaysia.

Tergiur dengan potensi keuntungan, Doris menerima tawaran tersebut. Dua hari berselang, ia kembali ke Bangka. Seminggu kemudian, pria Bugis tersebut kembali muncul, kali ini bersama seorang pria keturunan Tionghoa. Keduanya ingin melihat langsung aktivitas penambangan timah di Bangka. Jaringan ini kemudian menitipkan dana sebesar Rp 650 juta kepada Doris, diduga untuk pembayaran pembelian timah dan kebutuhan logistik lainnya sebelum pengiriman ke Malaysia.

Namun, rencana besar itu mendadak terhenti. Pihak sindikat mengurungkan niatnya untuk membawa timah ke Malaysia lantaran polisi sedang gencar melakukan razia di wilayah Bangka. “Bos itu tidak jadi membawa timah ke Malaysia,” jelas Irhamni.

Doris Candra mengaku dikeroyok dan diancam akan dibunuh. Pelaku bahkan mengancam akan membuangnya ke lautan.

Perjalanan Maut ke Negeri Jiran

Situasi berubah drastis pada 14 Mei 2026. Doris tiba-tiba diminta untuk membuat paspor dan membeli tiket menuju Malaysia. Ia dijanjikan akan diajak jalan-jalan sekaligus bertemu dengan “bos besar” yang selama ini mengendalikannya. Dengan keyakinan awal akan sebuah pertemuan bisnis, Doris pun berangkat.

Sesampainya di Bandara Kuala Lumpur, alih-alih disambut rekan bisnis, Doris justru dijemput oleh dua orang dan dibawa ke sebuah kawasan perkebunan sawit yang tersembunyi di dalam hutan. Di lokasi terpencil inilah, ia dihadapkan pada tuntutan yang mengerikan: mengembalikan uang sebesar Rp 10 miliar. Alasan tuntutan tersebut tidak sepenuhnya jelas, namun jelas bahwa situasi telah berbalik menjadi ancaman serius.

Penyiksaan dan Ancaman Pembunuhan di Homestay

Setelah dari perkebunan sawit, pelaku membawa Doris ke sebuah homestay. Di tempat inilah, Doris mengaku mengalami siksaan fisik yang parah. Puncaknya terjadi pada 15 Mei 2026, ketika para pelaku kembali menuntut uang, kali ini sebesar Rp 250 juta dan Rp 400 juta. Ketika Doris tidak mampu memenuhi permintaan tersebut, ia mengaku dikeroyok hingga mengalami luka-luka serius dan terus-menerus diancam akan dibunuh.

Yang paling mengerikan, para pelaku tidak hanya mengancam nyawa Doris, tetapi juga berencana membuangnya ke laut. “Mereka mengancam korban akan dibuang ke lautan,” ujar Irhamni. Lebih lanjut, terungkap bahwa para pelaku bahkan telah menyiapkan sebuah kapal, yang diduga kuat akan digunakan untuk mengeksekusi Doris dan membuang jasadnya ke dasar samudra.

Upaya Penyelamatan Dramatis

Dalam kondisi terdesak, terluka, dan nyaris kehilangan harapan, Doris Candra berhasil menemukan celah untuk menghubungi pihak luar. Ia berhasil mengontak seseorang yang kemudian meneruskan laporannya kepada Atase Polri di Kuala Lumpur. Berkat laporan yang cepat dan akurat, tim gabungan dari kepolisian Malaysia dan Atase Polri bergerak sigap. Pada Sabtu malam, 16 Mei 2026, Doris Candra akhirnya berhasil diselamatkan.

Akibat penganiayaan brutal tersebut, Doris mengalami patah kaki, serta cedera serius di bagian tangan dan kepala. Saat ini, Doris telah diamankan oleh otoritas Malaysia, bersama dengan satu WNI lainnya yang turut terlibat dalam kasus ini. Kabar penyelamatan ini tentu menjadi sebuah kelegaan besar, namun tetap menyisakan pertanyaan tentang jaringan kejahatan yang lebih luas dan bagaimana agar WNI tidak kembali menjadi korban di negeri orang.


Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Bareskrim PolriDoris CandraMalaysiapenipuan bisnispenyelamatan WNIpenyelundupan timahTindak PidanaWNI
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Palu sidang dan timbangan keadilan di atas meja kayu kosong dengan pencahayaan dramatis biru-merah sebagai simbol investigasi hukum.

KPK Ungkap Dugaan Pengondisian Cukai PT Djarum Sejak 2010

03/11/2026
Tabel konferensi kayu mahoni resmi dengan deretan mikrofon siaran radio-televisei di atasnya, tumpukan dokumen pemerintah bertanda merah segel, serta bendera Merah Putih kecil yang blur sebagai latar

Town Hall Meeting Kemenkumham Maluku Evaluasi Kinerja dan Layanan Publik

03/11/2026
Palu hakim kayu berat bersandar di meja mahoni berkilau dengan timbangan keadilan hiasan di sampingnya, dipotret sudut rendah dekat, dengan cahaya dramatis biru-merah samar memantulkan kilauan pada te

AKBP Netty Mundur dari Polri: Prinsip Hati Nurani dan Integritas Tak Bisa Diperjualbelikan

03/11/2026
"Foto dokumenter suasana pascagempa di jalan raya Jabar dengan langit dramatis dan kendaraan darurat.

129 Gempa Guncangan Jawa Barat Sepanjang Oktober 2026

03/11/2026
Meja rapat kayu dengan dokumen resmi dan mikrofon tanpa menampilkan wajah atau bangunan.

Ketum DPP KEPMI BONE Tekankan Regenerasi Kepemimpinan Sehat di Muskom STIM LPI Makassar

02/11/2026
mahkamah agung (ma) mengungkap persekongkolan tender proyek jalan di sulawesi

Putusan MA Picu Perbedaan Sikap Partai Politik, Gibran Didesak Mundur

01/11/2026
Foto close-up makro segel resmi pemerintah Indonesia yang timbul di atas meja kayu jati tebal, dikelilingi dokumen hukum tercetak dengan cap merah buram, serta deretan mikrofon profesional media penyi

PKB: Putusan MA-MK Soal Ijazah Gibran Perkuat Urgensi Langkah Politik DPR

31/10/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

PDIP Respons Putusan MA Soal Suket SMA Gibran, Singgung Hak Angket DPR

31/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

    Panduan Beasiswa Daerah Pemprov Sulsel dan Pendaftaran Kuliah RPL Makassar 2026

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • KUR UMKM Tanpa Agunan Tambahan hingga Rp100 Juta: Tabel Angsuran, Syarat NIB, dan Cara Pengajuan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Smoothing dan Coloring Bersamaan Bisa Merusak Rambut?

    3579 shares
    Share 1432 Tweet 895
  • Falsafah Siri na Pacce vs Bushido: Krisis Malu Pejabat Publik & Tokoh Figur Kita

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan Sulsel dan Biaya Balik Nama di Makassar 2026

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Indonesia Rancang Teknologi Anti Komputer Kuantum Bersama Peruri Dan Telkom

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    253 shares
    Share 101 Tweet 63
  • FAM Desak FIFA Beri Penjelasan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Tiga Mobil Baru Kia Hadir Di Pameran Otomotif Makassar Tahun Depan

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.