Senin, 20 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia

by Pewarta Warga
17/05/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1778999312-b53a8e94927a4793

Perjalanan bisnis ke Malaysia berujung nestapa bagi Doris Candra asal Prabumulih. Ia yang awalnya tergiur tawaran menggiurkan terkait bisnis timah justru berhadapan dengan penyiksaan dan ancaman pembunuhan dari sindikat kejahatan internasional.

  • Doris Candra, seorang WNI, menjadi korban penyanderaan dan ancaman pembunuhan di Malaysia.
  • Modus kejahatan berawal dari tawaran bisnis timah yang dijanjikan oleh jaringan di Batam.
  • Korban sempat dititipi uang miliaran rupiah namun rencana bisnis gagal akibat razia polisi.
  • Di Malaysia, Doris Candra dipaksa mengembalikan uang dan mengalami penganiayaan berat.
  • Pelaku mengancam akan membuang korban ke laut dan telah menyiapkan kapal untuk eksekusi.
  • Berkat laporan cepat, Doris Candra berhasil diselamatkan oleh pihak kepolisian Malaysia dibantu Atase Polri.

Jejak Kelam Bisnis Timah Berujung Petaka

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Moh. Irhamni, mengungkapkan kronologi mengerikan yang dialami Doris Candra. Segalanya bermula pada 15 Maret 2026, ketika Doris bertemu dengan seorang pria Bugis di Batam. Pria tersebut mengaku sebagai kaki tangan seorang “bos besar” dan menawarkan sebuah pekerjaan yang terdengar menjanjikan: mencari timah di Bangka, dengan pengangkutan menggunakan kapal milik bosnya yang berada di Malaysia.

Tergiur dengan potensi keuntungan, Doris menerima tawaran tersebut. Dua hari berselang, ia kembali ke Bangka. Seminggu kemudian, pria Bugis tersebut kembali muncul, kali ini bersama seorang pria keturunan Tionghoa. Keduanya ingin melihat langsung aktivitas penambangan timah di Bangka. Jaringan ini kemudian menitipkan dana sebesar Rp 650 juta kepada Doris, diduga untuk pembayaran pembelian timah dan kebutuhan logistik lainnya sebelum pengiriman ke Malaysia.

Namun, rencana besar itu mendadak terhenti. Pihak sindikat mengurungkan niatnya untuk membawa timah ke Malaysia lantaran polisi sedang gencar melakukan razia di wilayah Bangka. “Bos itu tidak jadi membawa timah ke Malaysia,” jelas Irhamni.

Doris Candra mengaku dikeroyok dan diancam akan dibunuh. Pelaku bahkan mengancam akan membuangnya ke lautan.

Perjalanan Maut ke Negeri Jiran

Situasi berubah drastis pada 14 Mei 2026. Doris tiba-tiba diminta untuk membuat paspor dan membeli tiket menuju Malaysia. Ia dijanjikan akan diajak jalan-jalan sekaligus bertemu dengan “bos besar” yang selama ini mengendalikannya. Dengan keyakinan awal akan sebuah pertemuan bisnis, Doris pun berangkat.

Sesampainya di Bandara Kuala Lumpur, alih-alih disambut rekan bisnis, Doris justru dijemput oleh dua orang dan dibawa ke sebuah kawasan perkebunan sawit yang tersembunyi di dalam hutan. Di lokasi terpencil inilah, ia dihadapkan pada tuntutan yang mengerikan: mengembalikan uang sebesar Rp 10 miliar. Alasan tuntutan tersebut tidak sepenuhnya jelas, namun jelas bahwa situasi telah berbalik menjadi ancaman serius.

World Cup 2026

Penyiksaan dan Ancaman Pembunuhan di Homestay

Setelah dari perkebunan sawit, pelaku membawa Doris ke sebuah homestay. Di tempat inilah, Doris mengaku mengalami siksaan fisik yang parah. Puncaknya terjadi pada 15 Mei 2026, ketika para pelaku kembali menuntut uang, kali ini sebesar Rp 250 juta dan Rp 400 juta. Ketika Doris tidak mampu memenuhi permintaan tersebut, ia mengaku dikeroyok hingga mengalami luka-luka serius dan terus-menerus diancam akan dibunuh.

Yang paling mengerikan, para pelaku tidak hanya mengancam nyawa Doris, tetapi juga berencana membuangnya ke laut. “Mereka mengancam korban akan dibuang ke lautan,” ujar Irhamni. Lebih lanjut, terungkap bahwa para pelaku bahkan telah menyiapkan sebuah kapal, yang diduga kuat akan digunakan untuk mengeksekusi Doris dan membuang jasadnya ke dasar samudra.

Upaya Penyelamatan Dramatis

Dalam kondisi terdesak, terluka, dan nyaris kehilangan harapan, Doris Candra berhasil menemukan celah untuk menghubungi pihak luar. Ia berhasil mengontak seseorang yang kemudian meneruskan laporannya kepada Atase Polri di Kuala Lumpur. Berkat laporan yang cepat dan akurat, tim gabungan dari kepolisian Malaysia dan Atase Polri bergerak sigap. Pada Sabtu malam, 16 Mei 2026, Doris Candra akhirnya berhasil diselamatkan.

Akibat penganiayaan brutal tersebut, Doris mengalami patah kaki, serta cedera serius di bagian tangan dan kepala. Saat ini, Doris telah diamankan oleh otoritas Malaysia, bersama dengan satu WNI lainnya yang turut terlibat dalam kasus ini. Kabar penyelamatan ini tentu menjadi sebuah kelegaan besar, namun tetap menyisakan pertanyaan tentang jaringan kejahatan yang lebih luas dan bagaimana agar WNI tidak kembali menjadi korban di negeri orang.


Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - image 2

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Penembakan di Bar Canggu: Dua Luka, Pelaku Masih Diburu Polisi

Lion Air Buka Rute Internasional Makassar-Kuala Lumpur, Gerbang Baru Wisata dan Umrah

Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Ditetapkan Jadi Tersangka TPPU Narkoba oleh Bareskrim Polri

Israel Tahan 40 Kapal Bantuan Kemanusiaan ke Gaza, 9 WNI di Antara 332 Orang yang Ditahan

Intersepsi Misi Kemanusiaan: Israel Tangkap Sembilan WNI, Kemlu Tuntut Pembebasan Segera

Tags: Bareskrim PolriDoris CandraMalaysiapenipuan bisnispenyelamatan WNIpenyelundupan timahTindak PidanaWNI
Share7Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Penembakan di Bar Canggu: Dua Luka, Pelaku Masih Diburu Polisi

19/07/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Konflik Iran-AS Membara: Serangan Balasan dan Ancaman, Puluhan Tewas di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

18/07/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Xi Jinping Serukan Kolaborasi Global AI: ‘Bukan Panggung Solo, Tapi Simfoni Kerjasama’

18/07/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Perusahaan Pelayaran Hindari Pengawalan AS di Selat Hormuz Akibat Serangan Iran, Apa Dampaknya?

18/07/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Proyek Migas Abadi Masela Mulai Dibangun: Prabowo Resmikan Groundbreaking Setelah 3 Dekade Penantian

17/07/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Iran Gempur Pangkalan AS di Bahrain dengan Drone Kamikaze, Eskalasi Ketegangan Regional Meningkat Tajam

17/07/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

16/07/2026
Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - Featured

Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka, Tiga Sprindik Baru Terbitkan

16/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • featured 1_tn1

    Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    253 shares
    Share 101 Tweet 63
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pendidikan Anti-Korupsi di Sekolah: Membangun Generasi Jujur Sejak Usia Dini

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Agen Subsidi Desa Tetap Aman: Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Utama Barang Subsidi dan Bantuan Pemerintah

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Toyota New Hilux Hadir Lebih Gahar: Mesin 1GD 2.8L Ungguli Generasi Sebelumnya, Siap Taklukkan Medan Sulsel

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    486 shares
    Share 194 Tweet 122
  • Toyota Luncurkan New Hilux di Palopo

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    174 shares
    Share 70 Tweet 44
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.