Minggu, 11 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia

by Pewarta Warga
17/05/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1778999312-b53a8e94927a4793

BACA JUGA:

Indonesia vs Malaysia 0-0 di GBK: Drama Kartu Merah Thom Haye, Garuda Bertahan Sengit dengan 10 Pemain

RUU Perampasan Aset: 13 Jenis Kejahatan Diatur, Lampaui Korupsi, Termasuk Perdagangan Orang

RUU Perampasan Aset: 13 Pidana Terancam Sita Aset Tanpa Vonis Pengadilan

Jadwal Terbaru Piala AFF 2026: Vietnam Siap Rebut Puncak Klasemen

Penembakan di Bar Canggu: Dua Luka, Pelaku Masih Diburu Polisi

Perjalanan bisnis ke Malaysia berujung nestapa bagi Doris Candra asal Prabumulih. Ia yang awalnya tergiur tawaran menggiurkan terkait bisnis timah justru berhadapan dengan penyiksaan dan ancaman pembunuhan dari sindikat kejahatan internasional.

  • Doris Candra, seorang WNI, menjadi korban penyanderaan dan ancaman pembunuhan di Malaysia.
  • Modus kejahatan berawal dari tawaran bisnis timah yang dijanjikan oleh jaringan di Batam.
  • Korban sempat dititipi uang miliaran rupiah namun rencana bisnis gagal akibat razia polisi.
  • Di Malaysia, Doris Candra dipaksa mengembalikan uang dan mengalami penganiayaan berat.
  • Pelaku mengancam akan membuang korban ke laut dan telah menyiapkan kapal untuk eksekusi.
  • Berkat laporan cepat, Doris Candra berhasil diselamatkan oleh pihak kepolisian Malaysia dibantu Atase Polri.

Jejak Kelam Bisnis Timah Berujung Petaka

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Moh. Irhamni, mengungkapkan kronologi mengerikan yang dialami Doris Candra. Segalanya bermula pada 15 Maret 2026, ketika Doris bertemu dengan seorang pria Bugis di Batam. Pria tersebut mengaku sebagai kaki tangan seorang “bos besar” dan menawarkan sebuah pekerjaan yang terdengar menjanjikan: mencari timah di Bangka, dengan pengangkutan menggunakan kapal milik bosnya yang berada di Malaysia.

Tergiur dengan potensi keuntungan, Doris menerima tawaran tersebut. Dua hari berselang, ia kembali ke Bangka. Seminggu kemudian, pria Bugis tersebut kembali muncul, kali ini bersama seorang pria keturunan Tionghoa. Keduanya ingin melihat langsung aktivitas penambangan timah di Bangka. Jaringan ini kemudian menitipkan dana sebesar Rp 650 juta kepada Doris, diduga untuk pembayaran pembelian timah dan kebutuhan logistik lainnya sebelum pengiriman ke Malaysia.

Namun, rencana besar itu mendadak terhenti. Pihak sindikat mengurungkan niatnya untuk membawa timah ke Malaysia lantaran polisi sedang gencar melakukan razia di wilayah Bangka. “Bos itu tidak jadi membawa timah ke Malaysia,” jelas Irhamni.

Doris Candra mengaku dikeroyok dan diancam akan dibunuh. Pelaku bahkan mengancam akan membuangnya ke lautan.

Perjalanan Maut ke Negeri Jiran

Situasi berubah drastis pada 14 Mei 2026. Doris tiba-tiba diminta untuk membuat paspor dan membeli tiket menuju Malaysia. Ia dijanjikan akan diajak jalan-jalan sekaligus bertemu dengan “bos besar” yang selama ini mengendalikannya. Dengan keyakinan awal akan sebuah pertemuan bisnis, Doris pun berangkat.

Sesampainya di Bandara Kuala Lumpur, alih-alih disambut rekan bisnis, Doris justru dijemput oleh dua orang dan dibawa ke sebuah kawasan perkebunan sawit yang tersembunyi di dalam hutan. Di lokasi terpencil inilah, ia dihadapkan pada tuntutan yang mengerikan: mengembalikan uang sebesar Rp 10 miliar. Alasan tuntutan tersebut tidak sepenuhnya jelas, namun jelas bahwa situasi telah berbalik menjadi ancaman serius.

Penyiksaan dan Ancaman Pembunuhan di Homestay

Setelah dari perkebunan sawit, pelaku membawa Doris ke sebuah homestay. Di tempat inilah, Doris mengaku mengalami siksaan fisik yang parah. Puncaknya terjadi pada 15 Mei 2026, ketika para pelaku kembali menuntut uang, kali ini sebesar Rp 250 juta dan Rp 400 juta. Ketika Doris tidak mampu memenuhi permintaan tersebut, ia mengaku dikeroyok hingga mengalami luka-luka serius dan terus-menerus diancam akan dibunuh.

Yang paling mengerikan, para pelaku tidak hanya mengancam nyawa Doris, tetapi juga berencana membuangnya ke laut. “Mereka mengancam korban akan dibuang ke lautan,” ujar Irhamni. Lebih lanjut, terungkap bahwa para pelaku bahkan telah menyiapkan sebuah kapal, yang diduga kuat akan digunakan untuk mengeksekusi Doris dan membuang jasadnya ke dasar samudra.

Upaya Penyelamatan Dramatis

Dalam kondisi terdesak, terluka, dan nyaris kehilangan harapan, Doris Candra berhasil menemukan celah untuk menghubungi pihak luar. Ia berhasil mengontak seseorang yang kemudian meneruskan laporannya kepada Atase Polri di Kuala Lumpur. Berkat laporan yang cepat dan akurat, tim gabungan dari kepolisian Malaysia dan Atase Polri bergerak sigap. Pada Sabtu malam, 16 Mei 2026, Doris Candra akhirnya berhasil diselamatkan.

Akibat penganiayaan brutal tersebut, Doris mengalami patah kaki, serta cedera serius di bagian tangan dan kepala. Saat ini, Doris telah diamankan oleh otoritas Malaysia, bersama dengan satu WNI lainnya yang turut terlibat dalam kasus ini. Kabar penyelamatan ini tentu menjadi sebuah kelegaan besar, namun tetap menyisakan pertanyaan tentang jaringan kejahatan yang lebih luas dan bagaimana agar WNI tidak kembali menjadi korban di negeri orang.


Doris Candra: Kisah Kelam WNI yang Nyaris Dibuang ke Laut Akibat Penipuan Bisnis Timah di Malaysia - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Bareskrim PolriDoris CandraMalaysiapenipuan bisnispenyelamatan WNIpenyelundupan timahTindak PidanaWNI
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Seorang tokoh politik dari partai PKB duduk di kantor formalnya, di sekitar berkas hukum dan meja besar dengan telepon dan komputer. Wajah tokoh tersebut menunjukkan ekspresi serius dan fokus. Latar b

PKB Menunggu Putusan MK Sebelum Menentukan Posisi Terhadap Wacana Pemakzulan Gibran

10/10/2026
AI Visual: Putusan MK: Frasa "Tidak Langsung" dalam Pasal Perintangan Penyidikan Dinyatakan Inkonstitusional, Ruang Tafsir Subjektif Tertutup

Presiden Jokowi: Isu Pemakzulan Gibran Harus Dikaji Berdasarkan Hukum

10/10/2026
Letkol Arman being escorted by military personnel outside his residence in Cijantung, Jakarta Timur, following his detention by Mabes TNI for a suspected gambling operation from his home.

Letkol Arman Ditahan Mabes TNI, Rumah Dinasnya Diduga Jadi Markas Judi Online

10/10/2026
Polisi menangkap tersangka perkelahian di minimarket Kembangan Utara, Jakarta Barat, dengan latar belakang kota malam hari

Adu Jago di Minimarket Kembangan Jakbar: Satu Tewas, Satu Ditangkap

10/10/2026
Sebuah pertemuan serius di ruang komisi DPR dengan MA. Untung duduk di meja besar, memimpin diskusi tentang penyelidikan kasus rumah dinas TNI yang digunakan sebagai markas latihan judo. Di sekitarnya

Komisi I DPR Ingatkan TNI: Usut Tuntas Kasus Rumah Dinas Jadi Markas Judol

10/10/2026
Seorang pejabat pemerintah berdiri di balik meja dengan layar besar menampilkan tarif cek kesehatan haji. Seorang pria bernama MA. Untung dan kelompok orang lain mendengarkan dengan cermat dan mencata

Pemerintah Rilis Tarif Cek Kesehatan Haji, Pengetatan Syarat Kesehatan Jemaah

10/10/2026
Politisi MA. Untung berdiri di depan layar besar yang menampilkan logo Mahkamah Konstitusi. Dia mengepal dokumen dan tampak serius dengan ekspresi yang memikirkan. Latar belakang menunjukkan ruang par

Bambang Pacul: Proses MK Ijazah Gibran Belum Sampai ke MPR

09/10/2026
garis-polisi

Perampokan Sadis di Bekasi: Bos Rongsok Dianiaya, Uang Rp100 Juta Raib

09/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    500 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ole Romeny Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia dengan Jersey Marselino

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Peringatan Dini Cuaca BMKG 9-10 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ribuan Warga Mataram Sambut Meriah Bintang MotoGP dalam Riders Parade

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.