Kamis, 25 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal

by Pewarta Warga
05/06/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1780630649-4e2500c8b85af155

Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan perubahan strategis untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahun 2026. Fokus utama tidak lagi pada jumlah penerima yang masif, melainkan pada peningkatan kualitas penyajian dan penargetan yang lebih tepat sasaran, terutama bagi kelompok yang paling membutuhkan.

  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 akan bergeser dari kuantitas ke kualitas pelaksanaan.
  • Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan mengenai perubahan prioritas ini dari BGN.
  • Penargetan ulang penerima manfaat akan dilakukan, mengalihkan fokus dari sekolah yang dianggap mampu secara ekonomi ke daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
  • Program akan lebih difokuskan pada tiga kelompok utama: ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (kelompok 3B).
  • Intervensi gizi akan diperkuat sejak dini, mulai dari kandungan hingga jenjang Sekolah Dasar (SD).
  • Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib melayani kelompok 3B, dengan sanksi suspend bagi yang gagal.
  • Kebijakan baru ini diklaim telah menunjukkan hasil positif dengan penambahan jutaan penerima manfaat dari kelompok 3B.

Perubahan Paradigma: Dari Kuantitas Menuju Kualitas Pelaksanaan MBG 2026

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, secara tegas menyatakan bahwa kebijakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahun 2026 akan mengalami pergeseran prioritas yang signifikan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang cenderung mengejar target kuantitas penerima manfaat mencapai 82,9 juta orang, BGN kini akan lebih menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelaksanaan program.

Nanik S Deyang menjelaskan bahwa rencana perubahan ini telah dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. “Kemarin kami bertiga dipanggil Presiden dan kami sudah menyampaikan ke beliau, tahun 2026 ini mohon bapak kami tidak mengejar kuantitas, kami akan perbaiki kualitas,” ujar Nanik dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6). Ia menambahkan, “Sehingga, bisa jadi kami tidak akan mengejar ke 82 juta (penerima), tapi bagaimana dapur-dapur ini sehat, memberikan makan yang bergizi.”

Refocusing Penerima Manfaat dan Penguatan Daerah 3T

Selain fokus pada peningkatan kualitas asupan gizi, BGN juga berencana untuk melakukan refocusing terhadap siapa saja yang berhak menerima manfaat dari program MBG. Tujuannya adalah agar alokasi anggaran program menjadi lebih tepat sasaran dan efektif.

World Cup 2026

Evaluasi akan dilakukan terhadap sekolah-sekolah yang dinilai sudah memiliki kemampuan ekonomi yang memadai. “Kalau ada sekolah-sekolah yang mahal, kita tanya apakah masih perlu MBG?” ujar Nanik. Kebutuhan sekolah-sekolah tersebut akan ditinjau ulang, dan prioritas akan dialihkan ke daerah-daerah dengan kategori 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). “Nah ini yang kita alihkan ke 3T. Jadi bisa saja sebetulnya penerima manfaatnya bertambah, tapi tambahannya ini sebetulnya mengurangi dari yang tidak fokus selama ini,” jelas Nanik lebih lanjut.

Penargetan Kritis pada Kelompok 3B: Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Program MBG 2026 akan memberikan perhatian khusus dan penguatan pada kelompok 3B, yaitu ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita. Keputusan strategis ini diambil setelah BGN melakukan diskusi mendalam dengan berbagai pakar, termasuk dokter anak dan ahli gizi.

Menurut pandangan para pakar, periode kehamilan hingga usia dini anak merupakan fase kritis untuk intervensi gizi. Efektivitas intervensi gizi paling optimal terjadi mulai dari kandungan bulan pertama hingga usia 9 tahun atau setidaknya sampai jenjang Sekolah Dasar (SD). Dengan demikian, BGN mengarahkan program MBG untuk memperkuat upaya intervensi gizi pada kelompok usia rentan ini.

Kewajiban Satuan Pelayanan dan Hasil Awal yang Menjanjikan

Sebagai implementasi dari kebijakan baru yang berfokus pada kelompok 3B, BGN telah mewajibkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memprioritaskan pelayanan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kegagalan dalam melaksanakan kewajiban ini akan berujung pada sanksi suspend terhadap satuan pelayanan tersebut.

World Cup 2026

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa kebijakan baru yang mulai diterapkan ini telah menunjukkan hasil positif dalam beberapa pekan terakhir. Terjadi penambahan sekitar 22 juta penerima manfaat yang secara spesifik masuk dalam kategori kelompok 3B, menandakan bahwa refocusing program berjalan sesuai arah yang diharapkan.


Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - image 3

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Elza Syarief Mundur Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis: Merasa Dibohongi, Pesimistis soal Justice Collaborator

Motor Listrik MBG Menumpuk di Sentul: Kejagung Tolak Sita, Ribuan Unit Masih Terbungkus Plastik

Koperasi Merah Putih: Bayang-Bayang Korupsi dari Kasus Makan Bergizi Gratis

Modus Canggih Korupsi Program Makan Bergizi Gratis: Kejaksaan Agung Ungkap Jaringan Bos Besar

KPK Akui Selidiki Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, Tunggu Koordinasi dengan Kejaksaan Agung

Tags: Badan Gizi Nasionaldaerah 3TGizi BalitaGizi Ibu HamilKebijakan Gizi NasionalKualitas GiziMakan Bergizi GratisPresiden PrabowoProgram Gizi
Share7Tweet4Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama?

25/06/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Laporan PBB: Israel Diduga Sengaja Targetkan Anak-anak Gaza, Menuju Genosida

25/06/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Ringkasan Berita Viral Hari Ini, 23 Juni 2026: Piala Dunia, IHSG, Monsun Australia, dan Tarif Global AS

23/06/2026
img-1781911944-1734495e4c3b8ba9

Sindikat Jual Eceran Motor Curian Dibongkar Polsek Tallo Makassar

20/06/2026
img-1781794617-676d0f26bfa16bbe

BPJS Kesehatan & PWRI: Memperkuat Perlindungan Kesehatan Purnabakti Lewat Program Serasi JKN Nasional

18/06/2026
img-1781659364-8670647b6aa7ca76

Pergantian Kiswah Ka’bah: Simbol Dimulainya Tahun Baru Islam 1448 H, Tradisi Sakral dari Makkah

17/06/2026
img-1781659273-e27f896434a0f8e7

Elza Syarief Mundur Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis: Merasa Dibohongi, Pesimistis soal Justice Collaborator

17/06/2026
img-1781659086-f389a14d55122f43

Rencana Damai Iran-AS Terhambat: Inspeksi Nuklir dan Bayang-Bayang Israel Jadi Titik Krusial

17/06/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • 1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg

    Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

    61 shares
    Share 24 Tweet 15
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    134 shares
    Share 54 Tweet 34
  • SEO Lokal: Kunci Sukses Merek Nasional di Era Google yang Terpersonalisasi

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Prediksi Meksiko vs Korea Selatan 2026: Rebutan Tiket 32 Besar!

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Sulawesi Selatan: Rp258,17 Miliar untuk Jalan Daerah di 2025, Manfaat Langsung Dirasakan Warga Makassar

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Prabowo Soroti Arus Modal Keluar Rp51,8 Triliun, Fokus Bentuk Satgas Atasi Hambatan Investasi

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Tiongkok Sumbang Rp 3,3 Miliar untuk Korban Sekolah Iran, Tuding AS-Israel

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Makan Bergizi Gratis Rp 8.000 di Tengah Anggaran Rp 1 Triliun: Ada Apa di Balik 41 Nama?

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.