Senin, 21 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal

by Pewarta Warga
05/06/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1780630649-4e2500c8b85af155

BACA JUGA:

DPR Mendesak Investigasi Tuntas Kasus Keracunan Ratusan Siswa Akibat Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Tengah

Anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) 2027 Akan Dipangkas di Bawah Rp200 Triliun, BGN Ungkap Strategi Efisiensi

Keracunan Massal Santri Sidoarjo: 512 Terjangkit Menu Bergizi Gratis, Investigasi Ketat Dilakukan

Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Berlayar Menuju Indonesia: Awal Era Baru Pertahanan Laut Nusantara

Karhutla Kalimantan Makin Parah: Desakan Penindakan 72 Tersangka dan Puluhan Perusahaan, Presiden Tinjau Langsung

Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan perubahan strategis untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahun 2026. Fokus utama tidak lagi pada jumlah penerima yang masif, melainkan pada peningkatan kualitas penyajian dan penargetan yang lebih tepat sasaran, terutama bagi kelompok yang paling membutuhkan.

  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 akan bergeser dari kuantitas ke kualitas pelaksanaan.
  • Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan mengenai perubahan prioritas ini dari BGN.
  • Penargetan ulang penerima manfaat akan dilakukan, mengalihkan fokus dari sekolah yang dianggap mampu secara ekonomi ke daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
  • Program akan lebih difokuskan pada tiga kelompok utama: ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (kelompok 3B).
  • Intervensi gizi akan diperkuat sejak dini, mulai dari kandungan hingga jenjang Sekolah Dasar (SD).
  • Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib melayani kelompok 3B, dengan sanksi suspend bagi yang gagal.
  • Kebijakan baru ini diklaim telah menunjukkan hasil positif dengan penambahan jutaan penerima manfaat dari kelompok 3B.

Perubahan Paradigma: Dari Kuantitas Menuju Kualitas Pelaksanaan MBG 2026

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, secara tegas menyatakan bahwa kebijakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahun 2026 akan mengalami pergeseran prioritas yang signifikan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang cenderung mengejar target kuantitas penerima manfaat mencapai 82,9 juta orang, BGN kini akan lebih menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelaksanaan program.

Nanik S Deyang menjelaskan bahwa rencana perubahan ini telah dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. “Kemarin kami bertiga dipanggil Presiden dan kami sudah menyampaikan ke beliau, tahun 2026 ini mohon bapak kami tidak mengejar kuantitas, kami akan perbaiki kualitas,” ujar Nanik dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6). Ia menambahkan, “Sehingga, bisa jadi kami tidak akan mengejar ke 82 juta (penerima), tapi bagaimana dapur-dapur ini sehat, memberikan makan yang bergizi.”

Refocusing Penerima Manfaat dan Penguatan Daerah 3T

Selain fokus pada peningkatan kualitas asupan gizi, BGN juga berencana untuk melakukan refocusing terhadap siapa saja yang berhak menerima manfaat dari program MBG. Tujuannya adalah agar alokasi anggaran program menjadi lebih tepat sasaran dan efektif.

Evaluasi akan dilakukan terhadap sekolah-sekolah yang dinilai sudah memiliki kemampuan ekonomi yang memadai. “Kalau ada sekolah-sekolah yang mahal, kita tanya apakah masih perlu MBG?” ujar Nanik. Kebutuhan sekolah-sekolah tersebut akan ditinjau ulang, dan prioritas akan dialihkan ke daerah-daerah dengan kategori 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). “Nah ini yang kita alihkan ke 3T. Jadi bisa saja sebetulnya penerima manfaatnya bertambah, tapi tambahannya ini sebetulnya mengurangi dari yang tidak fokus selama ini,” jelas Nanik lebih lanjut.

Penargetan Kritis pada Kelompok 3B: Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Program MBG 2026 akan memberikan perhatian khusus dan penguatan pada kelompok 3B, yaitu ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita. Keputusan strategis ini diambil setelah BGN melakukan diskusi mendalam dengan berbagai pakar, termasuk dokter anak dan ahli gizi.

Menurut pandangan para pakar, periode kehamilan hingga usia dini anak merupakan fase kritis untuk intervensi gizi. Efektivitas intervensi gizi paling optimal terjadi mulai dari kandungan bulan pertama hingga usia 9 tahun atau setidaknya sampai jenjang Sekolah Dasar (SD). Dengan demikian, BGN mengarahkan program MBG untuk memperkuat upaya intervensi gizi pada kelompok usia rentan ini.

Kewajiban Satuan Pelayanan dan Hasil Awal yang Menjanjikan

Sebagai implementasi dari kebijakan baru yang berfokus pada kelompok 3B, BGN telah mewajibkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memprioritaskan pelayanan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kegagalan dalam melaksanakan kewajiban ini akan berujung pada sanksi suspend terhadap satuan pelayanan tersebut.

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa kebijakan baru yang mulai diterapkan ini telah menunjukkan hasil positif dalam beberapa pekan terakhir. Terjadi penambahan sekitar 22 juta penerima manfaat yang secara spesifik masuk dalam kategori kelompok 3B, menandakan bahwa refocusing program berjalan sesuai arah yang diharapkan.


Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Badan Gizi Nasionaldaerah 3TGizi BalitaGizi Ibu HamilKebijakan Gizi NasionalKualitas GiziMakan Bergizi GratisPresiden PrabowoProgram Gizi
Share10Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

PLN Pastikan Transparansi Kompensasi Lahan SUTT 150 kV di Morowali Melalui Sosialisasi Mendalam

20/09/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

TNI AL Serahkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke PT PAL & Fincantieri untuk Retrofit: Detail Kerja Sama dan Potensi Operasional

19/09/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Angkat Bicara Soal Kasus Suap HGB BPN Bogor

19/09/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Strategi Multidimensi Melawan Dampak Kebakaran Hutan & Lahan di Kalimantan: Respons Komprehensif Melampaui Krisis Asap

18/09/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

AS Akui Tempatkan Senjata di Luar Angkasa, China-Rusia Peringatkan Perang Antariksa

16/09/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Pemecatan Menteri Lewat Telepon: Sorotan Analis Komunikasi Politik Unpad Terhadap Etika Birokrasi

16/09/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Absen di DPR, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Jadi Sorotan Pasca OTT KPK

16/09/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Reshuffle Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Analisis Mendalam Politik dan Anggaran

15/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • AXA Financial Indonesia Perkuat Perlindungan Berbasis Syariah dengan Peluncuran AXA Sharia Life Insurance

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Grab Akuisisi Atome Financial: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan Indonesia

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Reshuffle Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Analisis Mendalam Politik dan Anggaran

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • BMKG Makassar Ingatkan Warga Sulsel: Waspada Cuaca Ekstrem, Angin Kencang, dan Udara Panas di September 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kelangkaan BBM Hantam Makassar: Harga Sembako Meroket Akibat Lonjakan Biaya Angkut

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipastikan Aman Meski Harga Energi Melonjak: Rincian Lengkap

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Teras Perwira 2026: Grab & OVO Finansial Bekali Ribuan Mitra UMKM di 10 Kota

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.