Selasa, 11 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal

by Pewarta Warga
05/06/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1780630649-4e2500c8b85af155

Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan perubahan strategis untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahun 2026. Fokus utama tidak lagi pada jumlah penerima yang masif, melainkan pada peningkatan kualitas penyajian dan penargetan yang lebih tepat sasaran, terutama bagi kelompok yang paling membutuhkan.

  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 akan bergeser dari kuantitas ke kualitas pelaksanaan.
  • Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan mengenai perubahan prioritas ini dari BGN.
  • Penargetan ulang penerima manfaat akan dilakukan, mengalihkan fokus dari sekolah yang dianggap mampu secara ekonomi ke daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
  • Program akan lebih difokuskan pada tiga kelompok utama: ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (kelompok 3B).
  • Intervensi gizi akan diperkuat sejak dini, mulai dari kandungan hingga jenjang Sekolah Dasar (SD).
  • Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib melayani kelompok 3B, dengan sanksi suspend bagi yang gagal.
  • Kebijakan baru ini diklaim telah menunjukkan hasil positif dengan penambahan jutaan penerima manfaat dari kelompok 3B.

Perubahan Paradigma: Dari Kuantitas Menuju Kualitas Pelaksanaan MBG 2026

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, secara tegas menyatakan bahwa kebijakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahun 2026 akan mengalami pergeseran prioritas yang signifikan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang cenderung mengejar target kuantitas penerima manfaat mencapai 82,9 juta orang, BGN kini akan lebih menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelaksanaan program.

Nanik S Deyang menjelaskan bahwa rencana perubahan ini telah dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. “Kemarin kami bertiga dipanggil Presiden dan kami sudah menyampaikan ke beliau, tahun 2026 ini mohon bapak kami tidak mengejar kuantitas, kami akan perbaiki kualitas,” ujar Nanik dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6). Ia menambahkan, “Sehingga, bisa jadi kami tidak akan mengejar ke 82 juta (penerima), tapi bagaimana dapur-dapur ini sehat, memberikan makan yang bergizi.”

Refocusing Penerima Manfaat dan Penguatan Daerah 3T

Selain fokus pada peningkatan kualitas asupan gizi, BGN juga berencana untuk melakukan refocusing terhadap siapa saja yang berhak menerima manfaat dari program MBG. Tujuannya adalah agar alokasi anggaran program menjadi lebih tepat sasaran dan efektif.

Evaluasi akan dilakukan terhadap sekolah-sekolah yang dinilai sudah memiliki kemampuan ekonomi yang memadai. “Kalau ada sekolah-sekolah yang mahal, kita tanya apakah masih perlu MBG?” ujar Nanik. Kebutuhan sekolah-sekolah tersebut akan ditinjau ulang, dan prioritas akan dialihkan ke daerah-daerah dengan kategori 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). “Nah ini yang kita alihkan ke 3T. Jadi bisa saja sebetulnya penerima manfaatnya bertambah, tapi tambahannya ini sebetulnya mengurangi dari yang tidak fokus selama ini,” jelas Nanik lebih lanjut.

Penargetan Kritis pada Kelompok 3B: Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Program MBG 2026 akan memberikan perhatian khusus dan penguatan pada kelompok 3B, yaitu ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita. Keputusan strategis ini diambil setelah BGN melakukan diskusi mendalam dengan berbagai pakar, termasuk dokter anak dan ahli gizi.

Menurut pandangan para pakar, periode kehamilan hingga usia dini anak merupakan fase kritis untuk intervensi gizi. Efektivitas intervensi gizi paling optimal terjadi mulai dari kandungan bulan pertama hingga usia 9 tahun atau setidaknya sampai jenjang Sekolah Dasar (SD). Dengan demikian, BGN mengarahkan program MBG untuk memperkuat upaya intervensi gizi pada kelompok usia rentan ini.

Kewajiban Satuan Pelayanan dan Hasil Awal yang Menjanjikan

Sebagai implementasi dari kebijakan baru yang berfokus pada kelompok 3B, BGN telah mewajibkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memprioritaskan pelayanan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kegagalan dalam melaksanakan kewajiban ini akan berujung pada sanksi suspend terhadap satuan pelayanan tersebut.

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa kebijakan baru yang mulai diterapkan ini telah menunjukkan hasil positif dalam beberapa pekan terakhir. Terjadi penambahan sekitar 22 juta penerima manfaat yang secara spesifik masuk dalam kategori kelompok 3B, menandakan bahwa refocusing program berjalan sesuai arah yang diharapkan.


Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Kolaborasi Perguruan Tinggi Makassar dan Sekitarnya: Unhas, Unsri, Undip Berantas HIV pada Remaja Lewat KITA SEBAYA

Presiden Prabowo Alokasikan Rp 20,5 T untuk 490 Pemda yang Terlilit Masalah Keuangan

Badan Gizi Nasional Copot 137 Kepala Dapur Makan Bergizi Gratis Akibat Pelanggaran

Tukin TNI-Kemhan Naik: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes? Istana Beri Penjelasan, Ini Poin Pentingnya

Prabowo Lantik Sudaryono Pimpin Badan Gizi Nasional, Fokus Perkuat Tata Kelola MBG

Tags: Badan Gizi Nasionaldaerah 3TGizi BalitaGizi Ibu HamilKebijakan Gizi NasionalKualitas GiziMakan Bergizi GratisPresiden PrabowoProgram Gizi
Share10Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Polda Metro Jaya Naikkan Status Kasus Kematian Sutrimo Jadi Penyidikan, Dugaan Pembunuhan Berencana Menguat

11/08/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Rugikan Negara Rp 222 Miliar

11/08/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Iran Ajukan 5 Tuntutan Kunci untuk Buka Kembali Selat Hormuz: Syarat Mutlak Bagi AS

10/08/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Kapal Tanker UEA Diserang di Selat Hormuz: UEA & Arab Saudi Kecam Pelanggaran Hukum Internasional

10/08/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Timur Tengah di Ambang Krisis: Houthi Gempur Arab Saudi, AS-Iran di Titik Didih

10/08/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Tragedi Sekolah Debsirin Nonthaburi: Siswa 14 Tahun Tewaskan 8 Orang, Termasuk Guru dan Kakek-Nenek

10/08/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Indonesia dan Afrika Selatan: Mempererat Hubungan Budaya Melalui Warisan Sheikh Yusuf Al-Makassari

09/08/2026
Program Makan Bergizi Gratis 2026: Prioritas Kualitas dan Kelompok Rentan, Bukan Lagi Kuantitas Massal - Featured

Gemparkan Festival Budaya Lembah Baliem, Insiden Penembakan Picu Kepanikan Massal

08/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    454 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Perbandingan Ekosistem Teknologi: Kelebihan dan Kekurangan Apple, Google, Microsoft

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Meta AI Mode: Facebook Ubah Pencarian dengan Kecerdasan Buatan dari Konten Publik Anda

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Danny Semangati 1.200 Mahasiswa KPM IAIN Pare – Pare

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Merek Mobil Paling Laris Bulan Februari 2021

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Tidak Terlalu Cepat Untuk Lailatul Qadr

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Harga BBM Nonsubsidi Turun Serentak per 1 Agustus 2026: Simak Rincian Lengkapnya!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Aksi Lingkungan dan Sosial Gerakan Rakyat Sulsel: 100 Bibit Pohon dan Ratusan Takjil Jelang HUT Pertama

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    723 shares
    Share 289 Tweet 181
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.