Senin, 12 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Tragedi Sekolah Debsirin Nonthaburi: Siswa 14 Tahun Tewaskan 8 Orang, Termasuk Guru dan Kakek-Nenek

by Pewarta Warga
10/08/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
Tragedi Sekolah Debsirin Nonthaburi: Siswa 14 Tahun Tewaskan 8 Orang, Termasuk Guru dan Kakek-Nenek - Featured

BACA JUGA:

Pramono Prediksi Indonesia Raih Kemenangan 2-1 atas Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Terbongkar: Buron Judi Online Internasional FP Ditangkap di Thailand, Polri Ungkap Perputaran Uang Rp1 Triliun

Beasiswa S2 Pemprov Sulsel 2027 Dibuka Lebih Awal: 500 Kuota untuk Guru dan Tenaga Kesehatan

DPR Mendesak Investigasi Tuntas Kasus Keracunan Ratusan Siswa Akibat Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Tengah

Keracunan Massal Santri Sidoarjo: 512 Terjangkit Menu Bergizi Gratis, Investigasi Ketat Dilakukan

Sebuah tragedi berdarah mengguncang Thailand pada Jumat, 7 Agustus 2026, ketika seorang siswa berusia 14 tahun melancarkan aksi penembakan di Sekolah Debsirin Nonthaburi, merenggut nyawa delapan orang, termasuk lima guru, kakek-nenek pelaku, dan seorang pelajar yang terluka.

Kronologi Mengerikan di Sekolah Debsirin Nonthaburi

Insiden yang terjadi pada Jumat pagi itu dimulai dengan serangan pelaku terhadap kakek dan neneknya di kediaman mereka. Tak lama kemudian, remaja tersebut dilaporkan memasuki Sekolah Debsirin Nonthaburi dengan membawa senjata api dan puluhan butir peluru, melakukan aksi brutal di lingkungan pendidikan.

Peristiwa Awal dan Tindakan Evakuasi Darurat

Rekaman video yang beredar memperlihatkan kepanikan massal saat staf sekolah berupaya mengevakuasi para siswa. Petugas kepolisian segera dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan situasi dan mencari pelaku. Para korban luka segera menerima pertolongan pertama di tempat kejadian sebelum dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Analisis Mendalam: Latar Belakang dan Investigasi

Penyelidikan mendalam dilakukan oleh Kepolisian Kerajaan Thailand untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa. Berdasarkan temuan di rumah pelaku, Wakil Menteri Dalam Negeri Thailand, Polapee Suwanchawee, mengindikasikan adanya keterlibatan pelaku dengan gim daring. Kehidupan pelaku yang tinggal bersama kakek dan neneknya pasca-perceraian orang tuanya juga menjadi sorotan.

Pernyataan Mengejutkan dari Pihak Sekolah

Yang menambah misteri tragedi ini adalah kesaksian seorang guru yang menggambarkan pelaku sebagai “anak yang baik dengan prestasi akademik yang baik” dan tidak memiliki riwayat perilaku agresif. Gambaran ini berbanding terbalik dengan aksi kekerasan yang dilakukannya.

Senjata Api: Akses dan Dugaan Kepemilikan

Senjata api jenis pistol kaliber 9 mm yang digunakan diduga kuat milik kakek pelaku yang berprofesi sebagai guru. Kolonel Polisi Thadsakorn Konthong menyatakan bahwa senjata tersebut diambil dari kamar tidur sang kakek. Laporan media mengonfirmasi bahwa senjata tersebut terdaftar secara legal dan memiliki izin resmi, sebuah fakta yang kembali memunculkan pertanyaan tentang akses senjata api di Thailand.

Detail Mengerikan Tindakan Pelaku

Serangan Brutal di Rumah Pelaku

Remaja pelaku dilaporkan menembak kakeknya yang berusia 73 tahun dan neneknya yang berusia 74 tahun di rumah susun mereka pada Jumat (7/8) sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Masing-masing korban tewas akibat satu tembakan di kepala.

Perjalanan ke Sekolah dan Aksi di Kampus

Setelah melakukan pembunuhan di rumahnya, pelaku naik bus sekolah membawa senjata api dan puluhan butir peluru. Ia mengikuti pelajaran hingga akhirnya mengeluarkan senjata dan mulai menembak. Pelaku diduga pertama kali menargetkan guru di lantai enam sekolah, menewaskan tiga orang guru. Aksi berlanjut menuruni tangga, di mana ia membunuh wakil kepala sekolah dan sekretaris kepala sekolah.

Penemuan Pelaku dan Jumlah Korban

Sekitar pukul 10.40, polisi menemukan pelaku yang dilaporkan telah menembak dirinya sendiri. Lima orang meninggal seketika di tempat kejadian, dan sedikitnya 23 orang mengalami cedera. Laporan media pemerintah mengonfirmasi kematian seorang pelajar lainnya, menambah jumlah korban tewas menjadi delapan orang.

Kesaksian dan Dampak Psikologis Mendalam

Keterkejutan dan Kepanikan Siswa

Banyak siswa mengaku awalnya mengira suara tembakan adalah suara petasan. Kepanikan melanda saat mereka menyadari bahaya yang mengancam. Sejumlah siswa terlihat berlarian meninggalkan sekolah, sementara staf sekolah tampak syok dan cemas.

Saya sedang berdiri di depan guru ketika beliau ditembak. Saat itu beliau sedang berbicara dengan saya ketika pelaku datang dan menembaknya. Saya tidak bisa melihat apa-apa selain kepulan debu. Dia berjalan dari satu ruangan ke ruangan lain. Meja saya sangat dekat dengan posisi guru. Saya terpaksa memanjat pagar sekolah untuk melarikan diri bersama teman-teman lain.

Seorang siswi kelas 8 menceritakan pengalamannya yang mengerikan, menggambarkan momen mencekam saat guru di depannya ditembak. Ia merasa lega bisa melarikan diri dari sekolah.

Fokus pada Guru dan Reaksi Keluarga Korban

Laporan mengindikasikan bahwa pelaku tampaknya menargetkan para guru. Pacar salah satu guru yang tewas mengungkapkan duka mendalamnya, menyatakan bahwa tragedi semacam ini seharusnya tidak terjadi.

Dampak Sosial dan Isu Kebijakan Senjata di Thailand

Lokasi dan Pengaruh Kejadian di Kawasan Perkotaan

Sekolah Debsirin Nonthaburi yang terletak di kawasan pemukiman dan komersial perkotaan di utara Bangkok, membuat insiden ini memiliki dampak yang sangat mendalam bagi masyarakat setempat.

Rangkaian Tragedi Penembakan di Thailand

Peristiwa ini merupakan penembakan di sekolah kedua di Thailand pada tahun 2026, menyusul insiden di Thailand selatan pada Februari 2026. Tragedi ini juga mengingatkan pada insiden mengerikan pada Oktober 2022 di Nong Bua Lamphu yang menewaskan 37 orang.

Tingginya Akses Senjata Api di Thailand

Meskipun ada pembatasan, Thailand masih menghadapi tantangan serius terkait akses senjata api. Tingkat kepemilikan senjata api oleh warga sipil di negara ini termasuk yang tertinggi di Asia Tenggara, dengan jutaan senjata diduga dimiliki secara ilegal. Penegakan hukum terhadap undang-undang senjata yang ketat menjadi isu krusial.

Janji Perketat Undang-Undang Senjata

Menyusul tragedi ini, Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, berjanji untuk memperketat Undang-Undang Pengendalian Senjata. Rancangan undang-undang baru akan diajukan untuk membatasi kepemilikan dan pembawaan senjata api di tempat umum. Perdana Menteri menyatakan kesedihan mendalam dan menekankan pentingnya mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.


Tragedi Sekolah Debsirin Nonthaburi: Siswa 14 Tahun Tewaskan 8 Orang, Termasuk Guru dan Kakek-Nenek - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: guruInvestigasiKakek-nenekkebijakan senjatakorban tewasNonthaburipenembakan sekolahsenjata apisiswaThailandtragedi
Share9Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Seorang tokoh politik dari partai PKB duduk di kantor formalnya, di sekitar berkas hukum dan meja besar dengan telepon dan komputer. Wajah tokoh tersebut menunjukkan ekspresi serius dan fokus. Latar b

PKB Menunggu Putusan MK Sebelum Menentukan Posisi Terhadap Wacana Pemakzulan Gibran

10/10/2026
AI Visual: Putusan MK: Frasa "Tidak Langsung" dalam Pasal Perintangan Penyidikan Dinyatakan Inkonstitusional, Ruang Tafsir Subjektif Tertutup

Presiden Jokowi: Isu Pemakzulan Gibran Harus Dikaji Berdasarkan Hukum

10/10/2026
Letkol Arman being escorted by military personnel outside his residence in Cijantung, Jakarta Timur, following his detention by Mabes TNI for a suspected gambling operation from his home.

Letkol Arman Ditahan Mabes TNI, Rumah Dinasnya Diduga Jadi Markas Judi Online

10/10/2026
Polisi menangkap tersangka perkelahian di minimarket Kembangan Utara, Jakarta Barat, dengan latar belakang kota malam hari

Adu Jago di Minimarket Kembangan Jakbar: Satu Tewas, Satu Ditangkap

10/10/2026
Sebuah pertemuan serius di ruang komisi DPR dengan MA. Untung duduk di meja besar, memimpin diskusi tentang penyelidikan kasus rumah dinas TNI yang digunakan sebagai markas latihan judo. Di sekitarnya

Komisi I DPR Ingatkan TNI: Usut Tuntas Kasus Rumah Dinas Jadi Markas Judol

10/10/2026
Seorang pejabat pemerintah berdiri di balik meja dengan layar besar menampilkan tarif cek kesehatan haji. Seorang pria bernama MA. Untung dan kelompok orang lain mendengarkan dengan cermat dan mencata

Pemerintah Rilis Tarif Cek Kesehatan Haji, Pengetatan Syarat Kesehatan Jemaah

10/10/2026
Politisi MA. Untung berdiri di depan layar besar yang menampilkan logo Mahkamah Konstitusi. Dia mengepal dokumen dan tampak serius dengan ekspresi yang memikirkan. Latar belakang menunjukkan ruang par

Bambang Pacul: Proses MK Ijazah Gibran Belum Sampai ke MPR

09/10/2026
garis-polisi

Perampokan Sadis di Bekasi: Bos Rongsok Dianiaya, Uang Rp100 Juta Raib

09/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    500 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Ole Romeny Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia dengan Jersey Marselino

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Punya Gadget Nganggur? Bisa Tukar Tambah dengan Galaxy Z Fold8 Serie

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Peringatan Dini Cuaca BMKG 9-10 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.