Pemerintah Indonesia melalui TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengambil langkah strategis dalam modernisasi alutsista dengan menyerahkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi kepada PT PAL dan Fincantieri untuk menjalani proses retrofit. Langkah ini menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kapabilitas maritimnya.
Kolaborasi Strategis PT PAL dan Fincantieri untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengonfirmasi bahwa program retrofit Kapal Induk Giuseppe Garibaldi akan menjadi wujud kerja sama antara PT PAL (Persero) dan perusahaan maritim Italia, Fincantieri. Kolaborasi ini juga berpotensi melibatkan perusahaan Italia lainnya, seperti Leonardo, khususnya dalam penyediaan peralatan (equipment) yang spesifik.
Peran Kementerian Pertahanan dalam Pendanaan
Terkait dengan aspek finansial, Laksamana TNI Muhammad Ali menjelaskan bahwa seluruh biaya yang dibutuhkan untuk program retrofit ini sepenuhnya akan ditanggung oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Meskipun detail anggaran spesifik belum diungkapkan kepada publik, KSAL memastikan bahwa seluruh kebutuhan terkait kapal induk tersebut telah dijamin oleh negara.
”Sudah disiapkan oleh Kementerian Pertahanan. Kalau jumlahnya saya kurang tahu, silakan tanyakan ke Kementerian Pertahanan,” ujar Laksamana TNI Muhammad Ali kepada awak media, Jumat (18/9).
PT PAL Siapkan Fasilitas dan Sumber Daya Manusia
Direktur Utama PT PAL, Kaharuddin Djenod, menyatakan bahwa pihaknya kini tengah intensif mempersiapkan berbagai fasilitas yang esensial untuk pelaksanaan retrofit Kapal Induk Giuseppe Garibaldi. Dalam pelaksanaannya, PT PAL akan mengedepankan kerja sama erat dengan Fincantieri, terutama dalam hal transfer pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Kaharuddin menambahkan, berdasarkan tinjauan langsung terhadap kondisi kapal, Giuseppe Garibaldi dinilai memiliki potensi operasional yang sangat baik. Bahkan, kapal ini dianggap memungkinkan untuk dikerahkan dalam berbagai misi, termasuk operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini menjadi perhatian nasional.
Peningkatan Kapabilitas dan Potensi Modernisasi Sistem
Lebih lanjut, Kaharuddin Djenod menjelaskan bahwa program refurbishment yang akan dilakukan di PT PAL bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas persenjataan kapal agar menjadi lebih lengkap dan optimal, menjadikannya lebih tangguh di medan tempur. Dalam waktu dekat, PT PAL bersama Fincantieri akan segera melakukan asesmen menyeluruh terhadap seluruh aspek kapal.
Salah satu fokus penting dalam asesmen tersebut adalah sistem penggerak (powering system) kapal. Saat ini, Giuseppe Garibaldi masih menggunakan turbin gas. PT PAL tengah mengeksplorasi opsi-opsi modernisasi sistem penggerak yang dinilai lebih efektif dan efisien untuk kapal induk tersebut, menandakan keseriusan dalam mengoptimalkan potensi alutsista baru ini.
Kontributor: MA. Untung
Penyunting: M. Ridham























