Minggu, 11 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Kerusuhan Pasca-Demo DPR: 322 Diamankan, 1 Tewas, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan

by Pewarta Warga
30/08/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
Kerusuhan Pasca-Demo DPR: 322 Diamankan, 1 Tewas, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan - Featured

BACA JUGA:

Letkol Arman Ditahan Mabes TNI, Rumah Dinasnya Diduga Jadi Markas Judi Online

Ketika Gadget Menyita Perhatian Anak-anak, Apa yang Terjadi dengan Buku?

Bupati Gowa Tersangka Kasus Korupsi & TPPU: Gubernur Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan

Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

RUU Perampasan Aset: 13 Jenis Kejahatan Diatur, Lampaui Korupsi, Termasuk Perdagangan Orang

Pasca demonstrasi yang berujung ricuh di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, pada 27 Agustus, kini muncul gelombang penyelidikan hukum dengan 322 orang diamankan, 48 ditetapkan sebagai tersangka, dan satu nyawa melayang dalam insiden yang masih diselidiki intensif.

Kronologi dan Penindakan Pasca-Demo

Situasi pasca-demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, pada 27 Agustus lalu menyisakan catatan kelam dan proses hukum yang masih bergulir. Pihak kepolisian melaporkan telah mengamankan total 322 individu, dengan 48 di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Fokus utama penyelidikan saat ini adalah kematian Bambang Setiyawan (59), yang diduga kuat menjadi korban pengeroyokan dalam insiden tersebut.

Rincian Penangkapan dan Status Tersangka

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, merinci bahwa dari 322 orang yang diamankan, sebanyak 162 orang dewasa (berusia 18-40 tahun) ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum). Sementara itu, 160 lainnya adalah anak-anak dan remaja berusia 12 hingga 19 tahun. Penangkapan ini didasarkan pada dugaan kuat keterlibatan dalam aksi perusakan fasilitas umum, vandalisme, dan tindak penganiayaan. Polisi juga melaporkan penyitaan sejumlah barang bukti, mulai dari senjata tajam seperti golok dan gunting, hingga alat pendukung seperti ketapel, mata panah, rantai besi, tongkat bambu, dan lembaran PVC.

Dari total yang diamankan, 48 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Sebanyak 45 orang di antaranya diduga kuat melakukan perusakan fasilitas umum dan penganiayaan, sementara tiga orang lainnya terjerat kasus kepemilikan senjata tajam.

Kasus Kematian Bambang Setiyawan: Misteri Pengeroyokan

Dalam insiden yang terpisah namun masih dalam rangkaian kerusuhan, Bambang Setiyawan (59), seorang warga Pejompongan, Jakarta Pusat, dilaporkan meninggal dunia. Ia diduga kuat menjadi korban pengeroyokan brutal di kawasan Pejompongan pada Kamis malam (27/08). Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanudin, menegaskan bahwa pihaknya masih terus berupaya mengumpulkan seluruh fakta hukum yang relevan untuk mengungkap tabir misteri di balik kematiannya.

Menurut keterangan sang istri, Sudarsi (56), Bambang terakhir kali terlihat berjualan cermin di Pejompongan pada Kamis sore. Khawatir melihat massa yang mulai berdatangan, Sudarsi sempat meminta suaminya untuk segera pulang. Bambang sempat mengantarkan seseorang ke rumah sakit sebelum akhirnya berniat kembali ke rumah malam harinya. Namun, ia kembali keluar rumah setelah menganggap situasi telah mereda, dan sejak saat itu, ia tidak pernah kembali.

Keluarga baru mendapatkan kabar duka dan menyaksikan peristiwa mengerikan tersebut pada Jumat (28/08) dini hari, setelah melihat sebuah video yang memperlihatkan Bambang diseret dan dikeroyok secara sadis oleh sejumlah orang.

Korban Kekerasan Lainnya dalam Kericuhan

Selain Bambang Setiyawan, korban lain yang melaporkan pengalaman pahit adalah Faturohman (18). Ia mengaku menjadi korban pemukulan saat kericuhan pecah. Kejadian ini mendapat perhatian serius, bahkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjenguknya. Faturohman kemudian dibawa ke RSUD Tarakan untuk mendapatkan perawatan medis dan visum sebagai bukti lebih lanjut.

Dugaan Keterlibatan Ormas dan Respons Bantahan

Di ranah digital, muncul isu dugaan keterlibatan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya dalam kerusuhan di Pejompongan, bahkan dikaitkan dengan insiden pembakaran truk yang diduga mengangkut anggota mereka. Namun, pihak GRIB Jaya, melalui kuasa hukumnya, secara tegas membantah segala bentuk keterlibatan dalam insiden kerusuhan tersebut.

Jumlah Anak-anak yang Terlibat dan Pemulangan

Data yang dirilis polisi menunjukkan fakta yang mengkhawatirkan: hampir separuh dari total 322 orang yang diamankan adalah anak-anak dan remaja berusia 12 hingga 19 tahun. Direktur Reserse PPA/PPO Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rita Wulandari Wibowo, menyatakan bahwa 141 anak telah dikembalikan kepada orang tua mereka masing-masing, sebuah langkah yang diharapkan dapat mencegah mereka terjerumus lebih jauh.

Analisis Pola Serupa dengan Peristiwa Sebelumnya

Menariknya, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, melihat adanya kesamaan pola antara kerusuhan kali ini dengan temuan Komisi Pencari Fakta (KPF) pada demonstrasi yang terjadi di bulan Agustus tahun 2025. KPF saat itu menyimpulkan bahwa demonstrasi tersebut merupakan akumulasi kemarahan publik yang dipicu oleh ketegangan elite, tarik-menarik kekuasaan, dan tekanan ekonomi yang kian menumpuk. KPF juga mencatat adanya pola eskalasi yang terstruktur dan pergerakan massa yang disengaja.

Menurut KPF, demonstrasi di Agustus 2025 digambarkan sebagai pemburuan yang “terbesar sejak Reformasi 1998” dan menciptakan “ketakutan” yang meluas. Mayoritas yang ditangkap pada periode tersebut juga didominasi oleh kalangan muda Generasi Z dan pekerja sektor informal, sebuah pola yang tampak berulang.

Latar Belakang Demonstrasi 27 Agustus

Demonstrasi yang berujung pada kericuhan pada 27 Agustus ini awalnya dipicu oleh tuntutan ribuan massa di depan Gedung DPR/MPR RI. Tuntutan utama mereka adalah pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Selain itu, massa juga menyuarakan aspirasi terkait evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga desakan perbaikan penanganan bencana alam.

Menjelang malam, situasi mulai memanas akibat aksi saling dorong antara demonstran dan aparat keamanan. Ketegangan ini kemudian meluas dan memicu kericuhan di berbagai titik di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, termasuk insiden pembakaran sepeda motor dan pos polisi di kawasan Pejompongan dan Slipi.


Kontributor: MA. Untung

Penyunting: Budi S.


Kerusuhan Pasca-Demo DPR: 322 Diamankan, 1 Tewas, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: anak-anakdemo DPRGRIB Jayakerusuhankorban tewasKPFpengeroyokanpolda metro jayaRUU Perampasan AsettersangkaYLBHI
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Seorang tokoh politik dari partai PKB duduk di kantor formalnya, di sekitar berkas hukum dan meja besar dengan telepon dan komputer. Wajah tokoh tersebut menunjukkan ekspresi serius dan fokus. Latar b

PKB Menunggu Putusan MK Sebelum Menentukan Posisi Terhadap Wacana Pemakzulan Gibran

10/10/2026
AI Visual: Putusan MK: Frasa "Tidak Langsung" dalam Pasal Perintangan Penyidikan Dinyatakan Inkonstitusional, Ruang Tafsir Subjektif Tertutup

Presiden Jokowi: Isu Pemakzulan Gibran Harus Dikaji Berdasarkan Hukum

10/10/2026
Letkol Arman being escorted by military personnel outside his residence in Cijantung, Jakarta Timur, following his detention by Mabes TNI for a suspected gambling operation from his home.

Letkol Arman Ditahan Mabes TNI, Rumah Dinasnya Diduga Jadi Markas Judi Online

10/10/2026
Polisi menangkap tersangka perkelahian di minimarket Kembangan Utara, Jakarta Barat, dengan latar belakang kota malam hari

Adu Jago di Minimarket Kembangan Jakbar: Satu Tewas, Satu Ditangkap

10/10/2026
Sebuah pertemuan serius di ruang komisi DPR dengan MA. Untung duduk di meja besar, memimpin diskusi tentang penyelidikan kasus rumah dinas TNI yang digunakan sebagai markas latihan judo. Di sekitarnya

Komisi I DPR Ingatkan TNI: Usut Tuntas Kasus Rumah Dinas Jadi Markas Judol

10/10/2026
Seorang pejabat pemerintah berdiri di balik meja dengan layar besar menampilkan tarif cek kesehatan haji. Seorang pria bernama MA. Untung dan kelompok orang lain mendengarkan dengan cermat dan mencata

Pemerintah Rilis Tarif Cek Kesehatan Haji, Pengetatan Syarat Kesehatan Jemaah

10/10/2026
Politisi MA. Untung berdiri di depan layar besar yang menampilkan logo Mahkamah Konstitusi. Dia mengepal dokumen dan tampak serius dengan ekspresi yang memikirkan. Latar belakang menunjukkan ruang par

Bambang Pacul: Proses MK Ijazah Gibran Belum Sampai ke MPR

09/10/2026
garis-polisi

Perampokan Sadis di Bekasi: Bos Rongsok Dianiaya, Uang Rp100 Juta Raib

09/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    500 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Ole Romeny Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia dengan Jersey Marselino

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Ribuan Warga Mataram Sambut Meriah Bintang MotoGP dalam Riders Parade

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Punya Gadget Nganggur? Bisa Tukar Tambah dengan Galaxy Z Fold8 Serie

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.