Senin, 14 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Polda Metro Jaya Luruskan Isu: Suparyono alias Botok Tidak Ditangkap, Hanya Urus Izin Unjuk Rasa

by Pewarta Warga
25/08/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
Polda Metro Jaya Luruskan Isu: Suparyono alias Botok Tidak Ditangkap, Hanya Urus Izin Unjuk Rasa - Featured

BACA JUGA:

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergeser, Jakarta Tak Lagi Terdampak: Analisis BMKG dan Dampak bagi Banten

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas ke Lima Provinsi, Penerbangan dan Kesehatan Terdampak – Status Siaga Tetap Berlaku

Google Buka Pendaftaran GSA 2026 Batch 2: Jadi AI Leader Muda dari Kampus di Jakarta

Kerusuhan Pasca-Demo DPR: 322 Diamankan, 1 Tewas, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan

Polda Metro Jaya Tetapkan 4 Tersangka Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an di The Sounds Project

Adanya simpang siur informasi mengenai penangkapan seorang aktivis asal Pati, Suparyono alias Botok, di sekitar gedung DPR/MPR RI telah direspons tegas oleh Polda Metro Jaya.

Klarifikasi Resmi Polda Metro Jaya: Tidak Ada Penangkapan, Hanya Urus Perizinan

Polda Metro Jaya dengan lugas mengklarifikasi bahwa Suparyono alias Botok tidak pernah dilakukan penangkapan maupun pengamanan oleh aparat kepolisian. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa jauh sebelum isu ini beredar, Satuan Intelijen Keamanan (Satintelkam) Polres Metro Jakarta Pusat telah menjalin komunikasi dengan Suparyono dan rekannya, Teguh. Komunikasi ini terkait rencana kegiatan massa dari Pati yang akan dilaksanakan di depan gedung DPR RI.

Detail Komunikasi dan Kesalahpahaman yang Terjadi

Dalam percakapan tersebut, pihak kepolisian telah menyampaikan mengenai pentingnya pemenuhan ketentuan administrasi untuk setiap kegiatan unjuk rasa atau pertemuan publik. Menanggapi hal ini, massa dari Pati memberikan klarifikasi bahwa kegiatan yang mereka rencanakan sejatinya bukanlah aksi penyampaian pendapat, melainkan agenda silaturahmi dan penggalangan bantuan logistik. Kepolisian, berdasarkan penjelasan tersebut, tetap menyarankan agar pihak penyelenggara tetap mengurus izin kegiatan secara resmi ke Polda Metro Jaya untuk kepastian hukum dan kelancaran acara.

Suparyono kemudian menyatakan kesediaannya untuk mengurus perizinan tersebut dan bahkan meminta pendampingan dari personel kepolisian untuk menuju Polda Metro Jaya menggunakan kendaraan dinas. Namun, ironisnya, saat hendak meninggalkan area gedung DPR/MPR RI, keramaian massa yang hadir di lokasi justru menginterpretasikan keberangkatan Suparyono sebagai tindakan pengamanan oleh kepolisian. Hal inilah yang kemudian menimbulkan informasi keliru dan simpang siur mengenai penangkapannya.

Kombes Budi Hermanto menegaskan, “Yang bersangkutan telah menjelaskan bahwa keberangkatannya ke Polda Metro Jaya adalah untuk mengurus izin kegiatan. Namun, karena situasi di lokasi semakin ramai, keberangkatan tersebut akhirnya dibatalkan.” Beliau menekankan kembali bahwa kehadiran dan pendampingan personel kepolisian semata-mata bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai proses administrasi perizinan, bukan dalam konteks penangkapan atau tindakan hukum lainnya. Ini adalah komitmen kami untuk menjaga ketertiban dan memberikan pelayanan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Konfirmasi Independen dari Tim Hukum AMPB

Memperkuat klarifikasi dari Polda Metro Jaya, tim hukum Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Vander, juga memberikan pernyataan yang senada. Vander mengonfirmasi bahwa Suparyono meninggalkan lokasi bukan karena ditangkap oleh polisi, melainkan dalam rangka mengantarkan surat pemberitahuan kegiatan.

“Bukan, bukan, bukan penjemputan. Jadi kita rencana untuk mengantar surat cuma karena antusias masyarakat yang sangat khawatir ya dengan teman-teman AMPB di Jakarta sehingga kita bersikap untuk menunda dulu,” ujar Vander. Ia menambahkan bahwa Suparyono sempat meminta bantuan kepada pihak kepolisian karena terkendala ketiadaan kendaraan untuk mengantarkan surat pemberitahuan tersebut. Vander menegaskan kembali bahwa pihaknya telah berupaya meluruskan informasi yang salah kaprah terkait penangkapan Suparyono.

“Jadi kita tadi kan nggak ada kendaraan, bus kita kan rusak. Jadi kita sebenarnya minta tolong. Nah, karena mereka juga mau bersedia tapi kan masyarakat ini banyak yang antusias, dan kita susah menjelaskan satu-satu. Akhirnya ya kita ambil sikap, kita tunda dulu sementara untuk mengantarkannya,” jelasnya, menggarisbawahi niat baik mereka dan situasi yang terjadi di lapangan.

Pihak-Pihak yang Terlibat dalam Klarifikasi Ini

  • Polda Metro Jaya: Melalui Kabid Humas Kombes Budi Hermanto dan Satintelkam Polres Metro Jakarta Pusat yang menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi akurat.
  • Suparyono alias Botok: Aktivis asal Pati yang menjadi subjek klarifikasi.
  • Teguh: Rekan Suparyono yang turut serta dalam komunikasi awal dengan kepolisian.
  • Vander: Perwakilan Tim Hukum Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang memberikan konfirmasi independen.

Kronologi Waktu dan Lokasi Kejadian

  • Kapan: Informasi simpang siur muncul pada hari Senin (24/8/2026), dan klarifikasi resmi disampaikan pada hari ini (saat berita ini dinaikkan).
  • Di Mana: Kejadian awal berlangsung di sekitar area depan gedung DPR/MPR RI, dan klarifikasi disampaikan oleh pihak kepolisian yang berwenang di Polda Metro Jaya.

Kontributor: MA. Untung

Penyunting: RR. Nur


Polda Metro Jaya Luruskan Isu: Suparyono alias Botok Tidak Ditangkap, Hanya Urus Izin Unjuk Rasa - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: aktivis PatiBotokizin kegiatanjakartaKlarifikasipolda metro jayaSuparyonoUnjuk Rasa
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Polda Metro Jaya Luruskan Isu: Suparyono alias Botok Tidak Ditangkap, Hanya Urus Izin Unjuk Rasa - Featured

DPR Mendesak Investigasi Tuntas Kasus Keracunan Ratusan Siswa Akibat Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Tengah

13/09/2026
Polda Metro Jaya Luruskan Isu: Suparyono alias Botok Tidak Ditangkap, Hanya Urus Izin Unjuk Rasa - Featured

Kebakaran Meluas, Gunung Bromo Ditutup Total untuk Wisata Mulai 12 September 2026

13/09/2026
Polda Metro Jaya Luruskan Isu: Suparyono alias Botok Tidak Ditangkap, Hanya Urus Izin Unjuk Rasa - Featured

Trump Janjikan Bantuan Intelijen ke Saudi Lawan Houthi: AS Tegaskan Fokus Keamanan Nasional, Bukan Serangan Langsung

13/09/2026
Polda Metro Jaya Luruskan Isu: Suparyono alias Botok Tidak Ditangkap, Hanya Urus Izin Unjuk Rasa - Featured

Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal di Selat Sunda Masuki Hari Kelima: Harapan Menipis, Titik Terang Belum Terlihat

13/09/2026
Polda Metro Jaya Luruskan Isu: Suparyono alias Botok Tidak Ditangkap, Hanya Urus Izin Unjuk Rasa - Featured

Operasi SAR Hari Kedua: Perluasan Pencarian 8 Orang, Termasuk 5 Jurnalis, di Perairan Selat Sunda Diperketat

10/09/2026
Polda Metro Jaya Luruskan Isu: Suparyono alias Botok Tidak Ditangkap, Hanya Urus Izin Unjuk Rasa - Featured

Doa Bersama Jurnalis Banten: Solidaritas dan Harapan untuk Rekan yang Hilang di Selat Sunda

10/09/2026
Polda Metro Jaya Luruskan Isu: Suparyono alias Botok Tidak Ditangkap, Hanya Urus Izin Unjuk Rasa - Featured

BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

09/09/2026
Polda Metro Jaya Luruskan Isu: Suparyono alias Botok Tidak Ditangkap, Hanya Urus Izin Unjuk Rasa - Featured

Mahasiswi Tasikmalaya Hilang Misterius: Polisi Bentuk Tim Khusus Pencarian

09/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Antrean BBM Makassar Tak Mereda: Long Lines, Pemicu Kemacetan, dan Respons Setengah Hati

    976 shares
    Share 388 Tweet 243
  • DPRD Sulsel Mendesak Pertamina Stabilisasi Pasokan BBM & Elpiji di Tengah Antrean Panjang Makassar

    935 shares
    Share 377 Tweet 236
  • BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Ganjil-Genap BBM Subsidi di Sulsel: Aturan Lengkap Pemprov Atasi Antrean Panjang

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Cara Cek Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 2026: Panduan Lengkap Desil, Jadwal Cair, dan Cara Ambil

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.