Jumat, 23 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Rupiah Tertekan di Level Rp 17.839, Dipicu Ketegangan Timur Tengah dan Data Inflasi Domestik

by Redaktur
02/06/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1779401953-3c257e68c3c7c671

Nilai tukar Rupiah kembali menunjukkan pelemahan signifikan pada penutupan perdagangan Selasa, 2 Juni 2026, terperosok ke level Rp 17.839 per Dolar Amerika Serikat. Pelemahan ini menandai penurunan sebesar 34 poin dibandingkan hari sebelumnya, menambah kekhawatiran pasar terhadap stabilitas mata uang nasional di tengah gejolak ekonomi global dan isu geopolitik yang memanas. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlanjut dengan volatilitas tinggi di hari-hari mendatang, dipengaruhi oleh sentimen negatif dari berbagai sumber.

  • Rupiah Melemah: Penutupan perdagangan Selasa, 2 Juni 2026, Rupiah berada di level Rp 17.839 per USD, terdepresiasi 34 poin.
  • Prediksi Volatilitas: Analis memprediksi Rupiah akan bergerak fluktuatif dengan potensi ditutup melemah di rentang Rp 17.840-Rp 17.900 per USD.
  • Faktor Eksternal: Ketegangan di Timur Tengah, terutama antara Iran dan Amerika Serikat, serta konflik Israel-Hizbullah menjadi pemicu utama pelemahan Dolar AS.
  • Faktor Internal: Data inflasi Mei 2026 sebesar 3,08% (yoy) dan pergerakan Indeks Harga Konsumen (IHK) juga turut memengaruhi sentimen pasar domestik.
  • Sektor Manufaktur: Indikator PMI Manufaktur Indonesia kembali ke zona ekspansi pada Mei 2026, menunjukkan potensi pemulihan industri.

Wartakita.id – Mata uang Rupiah kembali berada di bawah tekanan pada penutupan perdagangan sesi Selasa, 2 Juni 2026, mencatat rekor pelemahan di angka Rp 17.839 per Dolar Amerika Serikat. Angka ini menunjukkan penurunan tajam sebesar 34 poin dibandingkan dengan posisi penutupan pada hari sebelumnya, mengindikasikan tren pelemahan yang terus berlanjut dan mengikis nilai tukar mata uang Garuda. Pergerakan Rupiah yang kian merosot ini menjadi perhatian serius bagi para pelaku pasar, pelaku bisnis, dan pembuat kebijakan ekonomi.

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuabi, dalam analisis rutinnya pada Selasa, 2 Juni 2026, memberikan proyeksi mengenai pergerakan Rupiah untuk sesi perdagangan mendatang. “Saya memprediksi Rupiah bakal bergerak fluktuatif pada perdagangan besok. Namun, secara keseluruhan, mata uang kita diperkirakan akan ditutup melemah di rentang Rp 17.840 hingga Rp 17.900 per dolar AS,” ujar Ibrahim. Prediksi ini menyoroti ketidakpastian yang terus membayangi pergerakan Rupiah, yang sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar global maupun domestik.

Analisis Data Kurs dan Sentimen Pasar

Data resmi dari Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) yang dirilis oleh Bank Indonesia pada Selasa, 2 Juni 2026, mencatat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS berada di level Rp 17.863. Angka ini sedikit berbeda dengan kurs transaksi jual beli Dolar AS yang ditetapkan oleh Bank Indonesia di hari yang sama, yaitu sebesar Rp 17.972. Perbedaan ini mengindikasikan adanya variasi dalam penetapan kurs di pasar antarbank dan pasar ritel, namun secara umum menunjukkan tren pelemahan yang konsisten.

Faktor Geopolitik Global Memicu Pelemahan Rupiah

Pelemahan Rupiah ini tidak terlepas dari penguatan nilai tukar Dolar AS di pasar global. Menurut Ibrahim Assuabi, salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan kurs mata uang secara global saat ini adalah eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah. Situasi ini semakin memanas dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengindikasikan adanya pembicaraan yang masih berlangsung dengan Iran. Namun, di sisi lain, Teheran dilaporkan telah menangguhkan negosiasi tidak langsung dengan Washington, menambah ketidakpastian.

Di samping itu, konflik yang terus berkecamuk antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon berpotensi besar untuk meluas dan menimbulkan ketidakstabilan regional yang lebih parah. Iran sendiri sempat melontarkan ancaman untuk menghentikan negosiasi dengan Amerika Serikat dan mengambil tindakan tegas apabila Israel terus melanjutkan serangan di wilayah Lebanon. Ancaman tersebut menciptakan iklim ketidakpastian yang tinggi, mendorong investor untuk beralih ke aset yang dianggap lebih aman seperti Dolar AS, sehingga memperkuat mata uang Paman Sam terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Rupiah.

Dampak Data Ekonomi Domestik terhadap Stabilitas Rupiah

Sementara gejolak geopolitik internasional menjadi sorotan utama, kondisi domestik juga memberikan sentimen yang perlu dicermati. Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis data inflasi Indonesia untuk periode Mei 2026. Tercatat, inflasi tahunan (year on year/yoy) berada di angka 3,08 persen. Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami sedikit kenaikan menjadi 111,40, dibandingkan dengan bulan sebelumnya (April 2026) yang tercatat sebesar 111,09. Angka inflasi tahun kalender atau year-to-date (ytd) mencapai 1,35 persen, sementara inflasi bulanan tercatat sebesar 0,28 persen.

Sektor Manufaktur Menunjukkan Sinyal Pemulihan

Di tengah kekhawatiran pelemahan Rupiah dan inflasi, terdapat kabar positif dari sektor manufaktur Indonesia. Berdasarkan laporan terbaru dari S&P Global, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia untuk bulan Mei 2026 menunjukkan tren perbaikan yang signifikan. PMI Manufaktur Indonesia berhasil naik ke level 50,0, yang menandakan kembali masuknya sektor manufaktur ke dalam zona ekspansi. Angka ini merupakan perbaikan yang cukup berarti setelah sebelumnya terkontraksi di angka 49,1 pada bulan April 2026.

Kembalinya PMI Manufaktur ke zona ekspansi ini dapat diartikan sebagai sinyal positif bagi perekonomian Indonesia. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan dalam aktivitas produksi, pesanan baru, dan penyerapan tenaga kerja di sektor manufaktur. Pemulihan ini, meskipun belum cukup kuat untuk sepenuhnya menahan pelemahan Rupiah, setidaknya memberikan sedikit optimisme terhadap prospek pertumbuhan ekonomi nasional di masa mendatang. Keberlanjutan tren positif di sektor manufaktur ini akan sangat bergantung pada stabilitas makroekonomi dan efektivitas kebijakan pemerintah dalam menghadapi tantangan global.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

ISPU Muaro Jambi Capai 228, Tebo Catat 185

Daftar Bansos dengan KTP, Mudah dan Cepat!

BEI Turunkan Batas ARB Saham dari 15% Menjadi 7%

Kauai: Hujan Sore Hentikan Aktivitas Warga, Ini Penjelasannya

Menko Airlangga: Ekonomi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan 2027

Tags: Dolar ASEkonomiInflasikursrupiahRupiah melemah
Share10Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Pertamina Foundation's modern headquarters with large windows and a clean, contemporary design. The building is located in a green space with well-maintained gardens, symbolizing the foundation's comm

Pertamina Foundation Perluas Akses Pendidikan bagi Siswa Tunanetra

23/10/2026
Panduan Membaca Laporan Keuangan Perusahaan untuk Investor Pemula

Panduan Membaca Laporan Keuangan Perusahaan untuk Investor Pemula

23/10/2026
A modern office building with sleek glass facades and a signboard displaying 'UMKM Management Strategies' in a bustling business district. The interior is well-lit and decorated with green plants and

Strategi Manajemen Arus Kas UMKM Hadapi Ketidakpastian Pasar

23/10/2026
bursa-saham-forex-grafik-2

Trinugraha Thohir Borong Saham ADRO Senilai Rp 1 Miliar

22/10/2026
Bursa Bergejolak, OJK dan Pengamat Bicara Soal 'Aksi Tutup Mulut'

OJK Klarifikasi Pernyataan Prabowo soal MSCI

22/10/2026
Wartakita Id Ojk

OJK dan Presiden Dorong Pasar Saham Indonesia Tetap Emerging Market

21/10/2026
The image shows the grand entrance of the WIFI headquarters, a modern building with a glass facade and a large sign reading 'WIFI'. The surroundings are well-maintained with neat lawns and organized p

Fadel Muhammad Gantikan Hashim sebagai Komisaris Utama WIFI

21/10/2026
Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta dengan kaca modern yang menorehkan cahaya kota di malam hari. Dalam interior, lantai perdagangan tingkat tinggi ditampilkan dengan stasiun perdagangan tercanggih

Adu Cuan Sektor Saham 2 Tahun Prabowo-Gibran: Teknologi Ungguli Keuangan

21/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • A modern car dealership showroom displaying the latest Toyota Kijang Innova Zenix, with a smartphone being used to activate the vehicle's ignition, highlighting the car's advanced technology and user-

    Toyota Kijang Innova Zenix Dapat Dinyalakan dengan Smartphone, Fitur Baru Ini Meningkatkan Kenyamanan

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Baterai Silicon Carbon: Solusi Inovatif untuk Kapasitas HP Tanpa Bodi Tebal

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • OJK Periksa Underwriter dan Direksi Sekuritas Terkait Dugaan Pidana Pasar Modal

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Ramalan Shio 19-25 Oktober 2026: Siapa yang Beruntung?

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Ratusan Warga Kaltim Tebar Benih di Lahan Sisa Karhutla untuk Cegah Perkebunan Sawit

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Irjen Pol (Purn) Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Siap-Siap Jatuh Cinta: Deretan Film Romantis Paling Dinanti di Tahun 2026

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Stafsus Gubernur Jakarta Bicara Mitigasi Asap Karhutla, PJJ dan Modifikasi Cuaca

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.