Minggu, 15 Februari 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2019

Tim ‘XIV’

by Redaktur
23/10/2019
in Arsip 2019, Opini
Reading Time: 8 mins read
A A
Tim ‘XIV’ - Arsip

Coretan di bawah ini dibuat sekitar akhir tahun 2018. Bagian dari proses kreatif mereka-reka fungsi karakter masing-masing tokoh fiksi di salah satu draf tulisan yang juga fiksi, dengan alur cerita mengikuti “Heroes Journey” milik Joseph Campbell (penulis buku: “Hero with the thousands face”).

Sedemikian muskil tujuan yang harus diraih oleh karakter utama dalam naskah fiksi tersebut, hingga membutuhkan setidaknya empat belas karakter agar berhasil menempuh perjalanan dengan selamat.

Plot yang juga digunakan beberapa film seperti Avenger, X-Team, Star Wars, sampai Joker dan Maleficent. Plot yang juga dialami oleh semua tokoh-tokoh di dunia nyata yang namanya dicatat sejarah maupun tidak. Plot yang akrab dengan kehidupan pribadi tiap-tiap manusia, yang di indonesia menjadi judul lagu dangdut, “Jatuh Bangun”.

Tim ‘XIV’ - image 1

Draf itu sengaja tidak selesai, terlanjur terpesona dengan pemahaman Rumi;

“Kesenyapan adalah bahasa Tuhan, selain dari itu hanyalah terjemahan yang buruk”.

Namun siang tadi, catatan di atas terpikir kembali.

Baginda Nabi Muhammad, hanya membutuhkan empat orang sahabat dengan kompetensi khas masing-masing. Lima, dengan Beliau SAW. sendiri yang merangkum keempat karakter para sahabat, Abu Bakar yang selalu berkata dan bersikap benar. Umar bin Khattab dengan akidah tanpa area abu-abu, tergambar jelas dalam sikap tegas hitam dan putih. Usman bin Affan hartawan yang dermawan, dan Ali bin Abu Thalib yang cerdik cendekia. Sementara Nabi Isa A.S. membutuhkan 12 murid, dan tokoh fiksi dalam naskah kami membutuhkan 13 kompetensi untuk menggerakkan peradaban ke arah yang lebih baik.

Oh iya. Hampir lupa, tulisan itu juga belum akan selesai karena penulisnya sendiri belum memiliki ketiga belas kompetensi dan karakter seperti coretan di atas, atau minimal telah menemui tiga belas manusia lain dengan karakter serupa.

Tiga belas karakter dan kompetensi di atas, yang akan menjadi sebuah tim sebelumnya harus memenuhi 5K (atau 5C dalam bahasa Inggris, menurut John Spence) lima kemampuan yang bisa menjadi indikator bahwa seseorang berbakat untuk tugas spesifik: 1. Kompetensi.; 2. Karakter.; 3. Kolaborasi.; 4. Komunikasi.; 5. Komitmen.

5K, 4 sahabat, 12 murid, atau 13 karakter, sebenarnya sama saja, tergantung tugas yang harus dituntaskan, benar mau selesaikan masalah atau tidak. Suka-suka yang akan menyusun tim, dan ketersediaan sumber daya yang sering kali tidak pernah sinkron dengan tuntutan meraih tujuan. Kalau semuanya sudah siap sedia, namanya upacara, bukan perjuangan.

Ketiga belas karakter di atas penggabungan dari teori kepemimpinan dan pengalaman penulis sebagai anggota tim dan ketua tim, juga bayangan keseruan berusaha meraih sebuah tujuan dengan tim ‘ajaib’.

  1. Orang yang selalu pertama.

    Dalam bidang ilmu pengetahuan dan penelitian disebut inovator dan inventor, dalam ketentaraan disebut infantri, dalam era kolonial disebut pionir.

  2. Maskot dan simbol.

    Bisa berupa benar-benar simbol atau gambar yang mengandung nilai-nilai filosofis, tapi lebih baik bila berupa seseorang yang merupakan simbol hidup. Karakter yang hidup dengan nilai-nilai pegangan orang banyak (anggota tim ke-13), agar sifat pendobrak dan agresif dari kawannya yang selalu ingin menjadi pertama dinetralkan dan jernih dengan kehadiran sosok ini.

  3. Orang yang selalu bertanya-tanya dan keheranan, sebenarnya apa yang sedang terjadi.

    Berbeda dengan si pemikir (anggota tim ke-7), sosok ini tidak kagum atau heran dengan sehebat apa pun perjuangan ‘dia yang selalu pertama’. Juga tidak heran dengan dia yang hidupnya seluruh untuk penegakan nilai penuh integritas. Dia selalu heran dan bertanya-tanya tentang hal-hal di balik permukaan. Berusaha menemukan gambar besar dari setiap keadaan dan kejadian. Konsep, ide cemerlang, visi jauh ke depan lahir darinya.

  4. Si pemberani.

    BACA JUGA:

    Krisis, Ibu Kandung Patriot dan Oportunis

    Hotel Ayam Di Palmerah Selatan

    The Greatest Champ** is The Greatest Love of All

    Pelantikan Kepala Sekolah se-Kota Makassar Di TPA Antang

    HPN 2016: Kecepatan Berita dan Kesabaran Mencerna

    Bukan berani Celeng, seruduk pantang berbelok walau mentok. Sosok ini mengenal betul niat, tujuan, dan cara yang ditempuh kawan-kawannya, sebagai sesuatu yang pantas dibela mati-matian.

  5. Penggigit Zombie.

    Di media sosial dikenal dengan nama buzzer, operasi daratnya disebut infiltrasi. Akan selalu ada orang-orang yang menganggap solusi sebagai masalah, agar kawan-kawannya yang lain fokus selesaikan tugas, dia yang menyingkirkan para zombie pengganggu. Karena tidak semua buzzer, infiltrator dan penetrator buruk. Tugasnya hanya menggigit zombie yang tidak berotak, sisanya lagi dengan dialog.

  6. Dia yang selalu beruntung.

    Tidak ada kebetulan, yang ada keberuntungan. Atau sebut saja seseorang yang entah bagaimana caranya memiliki semacam malaikat pelindung. Dia bukan seseorang yang kepergiannya terasa lebih manfaat ketimbang keberadaannya. Dia orang yang selalu pas-pasan. Pas butuh duit ada duit yang pas. Pas lapar saat ada makanan. Kehadirannya seorang diri bisa menolak kesialan atau sebut saja takdir buruk seluruh anggota tim.

  7. Pemikir.

    Dia yang bergelut dengan hal-hal ril. Jagonya ‘ilmu bukti dan fakta’. Seseorang yang mampu menerjemahkan jawaban hasil pencarian dia yang selalu bertanya keheranan sebenarnya ada apa. Menerjemahkan visi menjadi misi, menjadi road-map, menjadi rencana pendek, jangka menengah, dan panjang. Jika ‘dia yang selalu bertanya sebenarnya ada apa’ adalah seorang empu, gurunya guru, maka sang pemikir adalah guru.

    Tadinya pos ke-7, milik ahli persenjataan. Sengaja dihilangkan, ‘transporter’ sebagai gantinya. Semua alasan dan sebab peperangan di muka bumi tidak pernah masuk akal, kecuali bagi yang mendapat keuntungan yang hanya sebagian kecil. Perang untuk orang banyak hanya menghasilkan kerugian nyata.

  8. Pengrajin dan tukang.

    Tanpanya, apa yang dihasilkan sang pemikir hanya hidup di dalam lembar-lembar kertas. Mereka yang menerjemahkan kata-kata jadi gambar kemudian menjadi benda nyata. Membuat buah pikiran menjadi menjadi kebiasaan. Kebiasaan menjadi karakter dan infrastruktur yang akan mengubah nasib bersama menjadi lebih baik.

  9. Pemasok.

    Kunci kemenangan Rusia atas invasi Nazi, putusnya suplai logistik tentara Nazi. Tanpa pasokan kebutuhan (bukan keinginan) tidak ada yang bisa diselesaikan oleh anggota tim lain.

  10. Transporter.

    Apalah artinya ketersediaan informasi, logistik, alat, dan bahan bila tanpa penghantar yang tepat masa.

  11. Medis.

    Seberuntung-beruntungnya ‘dia yang selalu beruntung’, tetap akan ada kondisi ketika untung tak dapat diraih, dan malang tak dapat ditolak. Selain soal kesehatan fisik, ia juga bertugas menjaga kesehatan jiwa seluruh anggota tim, berikut ekosistem dan lingkungan hidup.

  12. Seniman.

    Keindahan dalam kesenian adalah bentuk tertinggi upaya manusia menerjemahkan harapan-harapan baik ke dalam bentuk nyata yang bisa memberikan cakrawala dan nuansa rasa berikut makna. Tanpa seniman yang berkesenian, seluruh tim terancam kaku dan mekanis tanpa jiwa.

  13. Orang banyak.

    Orang banyak bukan domba gembalaan. Orang banyak di sini tidak terkurung dalam lingkaran tegas seperti dalam gambar di atas. Orang banyaklah yang menyediakan tiga belas orang untuk bergerak bersama dengan cita-cita dan harapan bersama dalam lingkaran siklus dan sirkulasi alami. Semua ini dari, untuk, dan bersama mereka.

  14. Pemimpin.

    Setiap orang adalah pemimpin dan kebanyakan maunya di depan. Dalam tim ini, pemimpin adanya di belakang, di samping, di bawah dan di atas. Dalam pola kerja berupa sirkulasi, bukan hirarkis, setiap anggota tim adalah pemimpin. Silih berganti berada di atas dan di bawah. Pemimpin di sini, lebih mirip konduktor orkestrasi kegembiraan meraih tujuan bersama, ketimbang manajer pengatur organisasi bermodalkan telunjuk.

Implementasi tentu tidak sesederhana menuliskan. Apa lagi jika dikait-kaitkan dengan euforia pembentukan kabinet yang akan bertugas selama lima tahun kemudian.

Konsep ini hanya bisa berjalan pada ekosistem nir-kepentingan lain, kecuali kepentingan orang banyak. Terlalu sederhana untuk menyelesaikan persoalan teknis nan kompleks orang banyak dalam republik ini. Namun, masih cukup rumit agar draf itu bisa kami selesaikan.

Tags: opini
Share6Tweet4Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

sd monginsidi makassar wartakita cr

Patologi Birokrasi: Mengapa Pena di Ngada Lebih Sulit Didapat Daripada KIP-K di Jakarta?

05/02/2026
Tim ‘XIV’ - Featured

Harga Sebuah Pena yang Lebih Mahal dari Nyawa: Surat Cinta Terakhir dari Ngada

05/02/2026
Tim ‘XIV’ - Featured

Epstein Files: Runtuhnya Tembok Kebal Hukum dan Ilusi Keilahian di Atas ‘Bedeng’ Peradaban

03/02/2026
Tim ‘XIV’ - Featured

Manifesto Reformasi Parpol: Membubarkan ‘PO Bus’ dan Mengembalikan Daulat Rakyat

01/02/2026
Tim ‘XIV’ - Featured

Belajar dari Venezuela: Jangan Sampai Jari Kelingking Kita Jadi Pemicu Kebangkrutan Negara

15/01/2026
Tim ‘XIV’ - Featured

Mens Rea, Pandji, dan Kita yang Lebih Memuja Sopan Santun Ketimbang Kebenaran

08/01/2026
Tim ‘XIV’ - Featured

Merawat Indonesia: Bukan dengan Menangkap Pengibar Bendera, Tapi Nyalakan Dapur Rakyat

28/12/2025
Tim ‘XIV’ - Featured

TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata

26/12/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Tim ‘XIV’ - Featured

    Netflix, Mattel, dan Hasbro Bersinergi: Revolusi Mainan K-Pop “Demon Hunters”

    583 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    481 shares
    Share 192 Tweet 120
  • Emas dan Perak Berfluktuasi: Lonjakan Signifikan Meski Data Ekonomi AS Mengejutkan, Apa Kata Analis?

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Tragedi Chinatown: Bocah 6 Tahun WNI Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Singapura

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • 102 Pohon Tumbang di Makassar Akibat Cuaca Ekstrem Januari 2026: DLH Tingkatkan Mitigasi

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • IHSG Diperkirakan Lanjut Koreksi Awal Pekan, Simak Prediksi dan Saham Pilihan MNC Sekuritas 9 Februari 2026

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • RS Kemenkes Makassar Resmi Beroperasi: Pusat Kesehatan Internasional untuk Indonesia (Timur)

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Tragedi Papua: Pilot Smart Air Tewas Ditembak, Isu Tambang Ilegal dan Ancaman TPNPB Mengemuka

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • 10 Kebiasaan Orang Tiongkok Pembawa Sukses Finansial: Bukan Hoki, Tapi Pola Pikir Jitu

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Hotel Sultan Tetap Beroperasi: Pengelolaan Dialihkan Pasca Kemenangan Negara

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
Tim ‘XIV’ - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Tim ‘XIV’ - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Tim ‘XIV’ - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Tim ‘XIV’ - Featured
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Tim ‘XIV’ - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Tim ‘XIV’ - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Tim ‘XIV’ - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Tim ‘XIV’ - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Tim ‘XIV’ - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Tim ‘XIV’ - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Tim ‘XIV’ - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Tim ‘XIV’ - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Tim ‘XIV’ - Featured
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Tim ‘XIV’ - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.