Rabu, 27 Mei 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita

by A. Burhany
03/03/2026
in Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured

Esai ke-11 kita bicara tentang ampunan yang memiliki syarat mutlak—bahwa tobat yang sejati menuntut pengakuan, perbaikan, dan keberanian menatap cermin. Lalu kemarin, di hari ke-12 yang bersamaan dengan pecahnya konflik terbuka AS-Israel-Iran, kita belajar berpuasa dari nafsu yang paling berbahaya: nafsu merasa paling benar, dan keinginan memaksakan kebenaran versi masing-masing.

Rasa lapar dan haus siang tadi memperpanjang percakapan itu ke sebuah pertanyaan yang tidak mau pergi:

Jika solusi dari lapar dan haus selesai di saat berbuka dengan makan sepiring dan minum segelas—mengapa kita begitu sering memaksakan solusi lain untuk masalah-masalah yang sebenarnya tidak lebih rumit dari itu?


Di era AI yang makin cerdas, dengan pengetahuan yang semakin komprehensif, rasanya tidak ada lagi masalah teknis yang tidak punya solusi teknis.

Kita bisa menghitung distribusi pangan yang optimal. Kita bisa memodelkan kebijakan yang paling adil. Kita bisa merancang sistem yang meminimalkan kebocoran anggaran hingga beberapa desimal.

Tapi satu-satunya masalah yang belum—dan sepertinya tidak mau—dipecahkan bukan masalah teknis. Ia adalah masalah yang jawabannya sudah ada, sudah diketahui, sudah diucapkan berkali-kali dalam doa dan pidato dan kitab suci.

Masalah yang solusinya tidak membutuhkan kecerdasan buatan, tidak membutuhkan konsultan asing, tidak membutuhkan seminar internasional.

Ia hanya membutuhkan satu hal: keberanian untuk tidak memaksakan solusi versi kita sendiri.


Karena jika kita jujur, kita sebenarnya sudah tahu solusi dari hampir semua masalah besar yang kita hadapi.

Kita tahu bahwa korupsi selesai jika orang berhenti mengambil yang bukan haknya. Kita tahu bahwa konflik mereda jika pihak-pihak yang bertikai berhenti menyerang. Kita tahu bahwa ketimpangan berkurang jika mereka yang berlebih berhenti menumpuk. Kita tahu bahwa keadilan tegak jika hakim berhenti menjual pasal.

Solusinya sederhana. Bukan mudah—tapi sederhana.

Dan di sinilah ego kita masuk dan memperumit segalanya.


Ternyata, ego kita tidak suka solusi yang sederhana.

Solusi yang sederhana tidak membutuhkan kita. Ia tidak membutuhkan keahlian kita, jabatan kita, ijazah kita—berhala-berhala yang sudah kita bicarakan beberapa hari lalu—atau klaim langit kita. Dan manusia yang sudah terlanjur merasa penting, yang sudah membangun identitas di atas kompleksitas masalah yang ia kelola, sangat sulit menerima bahwa jawaban yang dicari ternyata tidak memerlukannya sama sekali.

Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - image 1

Maka kita memperumit. Kita menambah lapisan. Kita menciptakan prosedur, membentuk panitia, menggelar rapat koordinasi lintas kementerian. Bukan karena masalahnya memang kompleks—tapi karena kesederhanaan solusinya mengancam eksistensi kita sebagai orang yang dibutuhkan.

Lapar diselesaikan dengan makan. Tapi kita membangun industri diet, suplemen, aplikasi kalori, dan program detoks seharga jutaan rupiah—bukan karena lapar itu kompleks, tapi karena kita tidak tahan dengan jawaban yang terlalu sederhana untuk diberi label harga yang pantas.

Konflik diselesaikan dengan berhenti menyerang. Tapi kita membangun industri senjata, think tank geopolitik, dan teologi perang yang rumit—bukan karena konflik itu tidak bisa diselesaikan, tapi karena perdamaian tidak menghasilkan margin keuntungan yang cukup menarik bagi mereka yang hidup dari kompleksitas masalah orang lain.


Saya bicara ini sebagai seseorang yang pernah bertahun-tahun hidup di dalam mesin yang sama—mesin yang nafkahnya bergantung pada masalah yang tidak kunjung selesai.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Saya tahu persis bagaimana rasanya duduk di rapat musrembang yang membahas kemiskinan, menghasilkan rekomendasi yang tebal dan berwibawa, lalu pulang ke rumah yang nyaman dengan honor konsultasi yang cukup untuk membayar liburan akhir tahun.

Solusinya sudah kita tahu. Tapi kita memilih untuk terus membicarakannya daripada melakukannya—karena melakukannya tidak membutuhkan kita, sementara membicarakannya membuat kita merasa penting.


Dan di sinilah puasa hari ke-13 ini berbicara dengan cara yang paling langsung dan paling tidak bisa saya hindari.

Selama beberapa jam tadi, solusi dari lapar saya adalah menunggu Magrib. Tidak ada yang lebih canggih dari itu. Tidak ada strategi, tidak ada negosiasi, tidak ada konsultan yang perlu dibayar. Hanya menunggu—dan mempercayai bahwa waktunya akan tiba.

Dan ketika azan berkumandang, saya makan sepiring. Minum segelas. Selesai.

Kesederhanaan itu, ternyata, adalah bentuk kerendahan hati yang paling jujur. Menerima bahwa tidak semua solusi membutuhkan kita untuk menjadi pahlawannya. Bahwa kadang tugas kita bukan merancang solusi—tapi cukup berhenti menjadi bagian dari masalahnya.


Besok kita menutup fase Maghfirah. Dan pertanyaan yang akan kita bawa ke sana adalah pertanyaan yang paling dekat, paling personal, paling tidak bisa dihindari dengan teori mana pun:

Jika solusinya sesederhana itu—jika kita sudah tahu jawabannya, jika kita bahkan sudah mengucapkannya dalam doa lima kali sehari—mengapa jarak antara siapa kita di atas sajadah dan siapa kita setelah salam masih selebar itu?

Selamat berbuka. Selamat menerima bahwa terkadang, makan sepiring dan minum segelas sudah cukup.

Tags: berbuka puasaberbuka puasa sederhanaesai Ramadanesai ramadan hari ke 13industri masalahmakna niat puasamakna puasa menekan egomengapa birokrasi rumitniat puasa RamadanoverthinkingRamadanRamadan 2026solusi sederhana masalah egospiritualitas puasa
Share14Tweet9Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured

    Intersepsi Misi Kemanusiaan: Israel Tangkap Sembilan WNI, Kemlu Tuntut Pembebasan Segera

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Pengumuman Hasil TKA SD & SMP 2026: Jadwal, Materi Ujian, dan Cara Cek Nilai

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Mulai Dari Pembukaan Hingga Final, Siaran Langsung di Mana?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • IHSG Anjlok Pasca Pengumuman BUMN Ekspor, Ini Respons Menteri Keuangan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Waspada Idul Adha: Dinas Peternakan Sulsel Perketat Pengawasan Penyakit Hewan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode Keras BI: Arah Kebijakan Moneter Bergeser ke ‘Pro-Stability’ Demi Jaga Rupiah

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.