Senin, 21 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #10: Hubris dan Kebutuhan akan Langit-langit

by A. Burhany
27/02/2026
in Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
utama-10

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Saya pernah duduk berhadapan dengan seorang kawan ateis dalam diskusi yang panjang dan berasap. Dengan nada sarkastis yang cerdas, ia bertanya: “Mengapa manusia modern masih butuh agama? Bukankah surga dan neraka hanyalah dongeng pengantar tidur agar kita tidak saling membunuh saat gelap? Bahkan lebih keji lagi, hanya alat politik semata?”

Banyak orang mungkin menjawab dengan ayat-ayat ancaman atau janji-janji manis. Tapi hari itu saya menyadari sesuatu yang lebih mendasar—tentang anatomi jiwa saya sendiri.

Saya katakan padanya bahwa hubungan saya dengan Tuhan telah berevolusi.

Dulu, mungkin saya seperti budak—menjalankan ritual karena takut cambuk neraka. Lalu saya tumbuh menjadi pedagang—menghitung pahala seperti dividen saham, berharap investasi sujud saya akan ditukar dengan kapling surga yang eksklusif.

Tapi sekarang, di tahap ini, ber-Tuhan bukan lagi soal transaksi akhirat, tapi soal kesehatan mental kita, yang akan berdampak pada orang-orang di sekitar kita.

Saya butuh Tuhan karena saya takut pada satu hal: jika Tuhan tidak ada, maka saya—atau manusia lain di depan saya—berpotensi menuhankan diri. Dan tidak ada yang lebih berbahaya di muka bumi ini daripada manusia yang merasa dirinya pusat semesta tanpa langit-langit.

Kita tidak perlu jauh-jauh mencari contohnya.

Lihatlah apa yang terungkap dalam Epstein Files—skandal yang mengguncang tembok peradaban kita. Di sebuah pulau pribadi yang jauh dari jangkauan hukum publik, orang-orang dengan kekuasaan dan harta melimpah membangun dunia mereka sendiri, lengkap dengan ilusi keilahian. Mereka merasa kebal hukum, merasa bisa membeli nasib manusia lain seolah-olah mereka adalah pencipta takdir.

Atau lihat previlese di kalangan pejabat, petinggi, dan wakil-wakil kita di DPR. Mengeluhkan tunjangan perumahan 50 juta sebulan, sementara masih banyak rakyat yang mereka wakili tinggal di emperan dan di bedeng kardus tepi rel kereta api.

Esai Ramadan #10: Hubris dan Kebutuhan akan Langit-langit - image 1

Digaji dan difasilitasi dengan uang pajak dari rakyat jelata, mulai dari PPN saat membeli telur di warung, hingga potongan PPh gaji ASN dan karyawan swasta, tapi ingin dirajakan saat melintas di jalan publik dan sebagian tega menindas rakyat, hingga kebijakan-kebijakan yang lebih mementingkan kepentingan kelompok dan golongannya.

Inilah yang oleh orang Yunani kuno disebut hubris—kesombongan ekstrem yang membuat manusia merasa setara dengan para dewa.

Ketika manusia tidak lagi mengakui otoritas yang lebih tinggi dari dirinya sendiri—baik itu Tuhan, nurani, atau hukum yang absolut—maka ia akan mulai menuhankan hartanya, menuhankan jabatannya, menuhankan hawa nafsu dan ambisinya sendiri. Dan di situlah peradaban mulai retak dari dalam.

Ramadan, di hari kesepuluh ini, hadir sebagai penawar bagi hubris.

Puasa adalah pengingat biologis yang paling kasar bahwa kita bukan dewa. Seorang dewa tidak akan gemetar hanya karena belum minum air sejak fajar. Seorang dewa tidak akan kehilangan kendali emosinya hanya karena terjebak macet dengan perut kosong. Dalam rasa lapar yang kita rasakan hari ini, ada sesuatu yang sedang diruntuhkan—berhala-berhala yang selama ini kita bangun diam-diam di dalam kepala kita sendiri.

Bagi saya, esensi beragama adalah tentang menetapkan batas. Saya memilih sujud agar saya tidak pernah menundukkan kepala pada materi.

Saya memilih mengakui kebesaran Tuhan agar saya tidak pernah merasa besar di depan orang-orang lain—termasuk mereka yang memilih jalan yang berbeda dari saya.

Bagi kawan-kawan yang tidak meyakini konsep Tuhan secara personal, nilai ini tetap krusial secara universal. Peradaban yang sehat membutuhkan langit-langit—standar moral yang lebih tinggi dari kepentingan pribadi.

Tanpa itu, kita hanya akan terus melahirkan tuhan-tuhan kecil yang haus kuasa di kantor-kantor pemerintahan, di puncak korporasi, di lembaga-lembaga keagamaan, dan di meja-meja birokrasi yang kemarin kita bicarakan.

Di penghujung 10 paruh pertama Ramadan ini, mari kita periksa: siapa yang sedang duduk di singgasana hati kita? Apakah benar Tuhan—ataukah ego kita yang sedang menyamar mengenakan jubah kesalehan?

Jangan sampai kita berpuasa sebulan penuh, namun tetap membawa mentalitas tuhan-tuhan kecil yang merasa berhak menghakimi dan menguasai sesama.

Mari kita nikmati rasa lemah ini—karena justru di dalam kelemahan itulah, kemanusiaan kita yang sejati sedang diselamatkan.

Selamat menghancurkan ilusi keilahian di dalam diri.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: bahaya kekuasaan tanpa batasberbuka puasaesai Ramadanesai refleksi Ramadanfilosofi puasahubris adalahkesombongan pejabatmakna niat puasamakna puasa menahan egoniat puasa RamadanRamadanRamadan 2026spiritualitas puasaTunjangan DPR
Share11Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #10: Hubris dan Kebutuhan akan Langit-langit - Featured

Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

25/08/2026
Esai Ramadan #10: Hubris dan Kebutuhan akan Langit-langit - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Esai Ramadan #10: Hubris dan Kebutuhan akan Langit-langit - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Esai Ramadan #10: Hubris dan Kebutuhan akan Langit-langit - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Esai Ramadan #10: Hubris dan Kebutuhan akan Langit-langit - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Esai Ramadan #10: Hubris dan Kebutuhan akan Langit-langit - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Esai Ramadan #10: Hubris dan Kebutuhan akan Langit-langit - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Esai Ramadan #10: Hubris dan Kebutuhan akan Langit-langit - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • AXA Financial Indonesia Perkuat Perlindungan Berbasis Syariah dengan Peluncuran AXA Sharia Life Insurance

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Reshuffle Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Analisis Mendalam Politik dan Anggaran

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • BMKG Makassar Ingatkan Warga Sulsel: Waspada Cuaca Ekstrem, Angin Kencang, dan Udara Panas di September 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kelangkaan BBM Hantam Makassar: Harga Sembako Meroket Akibat Lonjakan Biaya Angkut

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipastikan Aman Meski Harga Energi Melonjak: Rincian Lengkap

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Pemecatan Menteri Lewat Telepon: Sorotan Analis Komunikasi Politik Unpad Terhadap Etika Birokrasi

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Respon Mengejutkan Purbaya Yudhi Sadewa Usai Dicopot Prabowo dari Jabatan Menteri Keuangan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.