Minggu, 23 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

HPN 2016: Kecepatan Berita dan Kesabaran Mencerna

by Redaktur
09/02/2016
in Arsip 2015-2018, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
hpn 2016: kecepatan berita dan kesabaran mencerna

hpn 2016: kecepatan berita dan kesabaran mencerna

BACA JUGA:

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

“Sebelum manusia mengenal pers dalam berbagai format dan media, baik buruk peradaban suatu bangsa ditentukan oleh senimannya. Bila buruk, salahkan senimannya, bila baik itu karena jasa para pendidik.”

Kata mendiang Ali Walangadi beberapa tahun silam dalam sebuah obrolan lepas. Pers diposisikan mendiang yang seniman sebagai pengganti perannya dalam membangun peradaban.

Pers masa kini dengan jejaring sumber informasi, cakupan wilayah penyebaran berita, bank data dan lain-lain, memang bisa mengarahkan arah perkembangan peradaban suatu bangsa.

Kekuatan pers dalam membentuk opini dan membangun kesadaran sebuah masyarakat disadari betul oleh para diktator dan pemilik modal. Sesekali pers, kekuasaan dan kapitalisme saling memanfaatkan bila kebetulan sedang menuju arah yang sama.

Simbiosis mutualisme ketiganya pada rentang masa tertentu, mungkin sekali pernah (atau sering?) menempatkan masyarakat sebagai ‘korban’.

Tibalah era internet, disusul sosial media yang memungkinkan warga masyarakat non jurnalis menjadi pewarta. Gunung Etna meletus di Italia, sekian menit gambar dan cuitan warga yang berada di lokasi muncul di media sosial. Dulu dengan komputer desktop, kini lewat ponsel di tangan. Makin cepat, bisa dimana saja dan makin praktis. Signal, baterai portabel dan colokan PLN adalah koentji.

Anak Sekolah_GUN_1Informasi berupa foto jembatan gantung yang putus di Bone yang disebarkan netizen bulan Maret tahun 2015 lalu, kini telah diperbaiki. Anak-anak SD tidak perlu lagi menembus deras arus sungai saat menuju sekolah (link berita).

Foto jasad bocah Alan Kurdi pengungsi Suriah terbujur kaku di pantai Turki menggugah kemanusiaan masyarakat dunia.

Alan_Kurdi_1Internet mengokohkan dua kosa kata baru: netizen dan citizen journalism. Bila dulu hanya pers formal yang bisa ‘memanipulasi’ opini, kini setiap orang bisa saling memanipulasi. Bagian dari manipulasi untuk kebaikan atau keburukan, pilihannya ada pada ujung jari.

Kecepatan aliran data, informasi, opini dan berita tidak terbendung. Sayangnya, perangkat cerdas tidak seketika mencerdaskan pemiliknya. Belum diikuti dengan peningkatan kesabaran mencerna dan kejernihan pikir. Alih-alih melatih kesabaran, beberapa media malah memanfaatkan era serba cepat dengan judul berita yang bombastis dan tendensius.

Nampaknya yang meningkat pesat baru kemampuan menelan mentah-mentah, tanpa mencerna apakah yang ditelannya termasuk data, informasi, opini atau informasi bohong (hoax), keburu diaminkan kemudian disebarkan. Mencerna sesuatu tidak butuh kecepatan tapi kesabaran, kejernihan dan ketepatan dalam memverifikasi data dan informasi.

Masyarakat yang kini juga bisa menjadi pewarta baik dengan mewartakan sendiri atau dengan ikut menyebarkan berita, harus cerdas dengan tidak menganggap ‘delay’ atau penundaan sebagai bentuk kebodohan karena dianggap telat mikir atau tidak kekinian, tapi sebagai kearifan.

Selamat hari pers nasional, 9 Februari 2016.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: HPN 2016IndonesianaOpiniopiniwartakita
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

HPN 2016: Kecepatan Berita dan Kesabaran Mencerna - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
HPN 2016: Kecepatan Berita dan Kesabaran Mencerna - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
HPN 2016: Kecepatan Berita dan Kesabaran Mencerna - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
HPN 2016: Kecepatan Berita dan Kesabaran Mencerna - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
HPN 2016: Kecepatan Berita dan Kesabaran Mencerna - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
HPN 2016: Kecepatan Berita dan Kesabaran Mencerna - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
HPN 2016: Kecepatan Berita dan Kesabaran Mencerna - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026
HPN 2016: Kecepatan Berita dan Kesabaran Mencerna - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 11 Gaya Rambut Pria Korea Terkini yang Bikin Wanita Jatuh Hati: Dijamin Keren Maksimal!

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Urat Nadi Baja di Bawah Nusantara: Mampukah Super Grid Rp 388 Triliun PLN Menjawab Paradoks Energi Indonesia?

    883 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Gotong Royong Makassar: Warga Panakkukang Bersihkan Rumah Ibadah Sambut HUT RI ke-81

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Gempa 7,7 M Guncang NTT: 5 Bandara dan 3 Pelabuhan Terdampak, Operasional Tetap Berjalan

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Makassar Buka Festival Hari UMKM Nasional 2026: Kolaborasi Grab & CCEP Dorong Ekonomi Digital Lokal

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.