Minggu, 18 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

Jadwal Lengkap, Wilayah Pengamatan, Mitos, dan Fakta Ilmiah

by Redaktur
02/03/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 14 mins read
A A
red-moon

Pada Selasa malam, 3 Maret 2026, langit Indonesia akan dihiasi salah satu fenomena astronomi paling dramatis: Gerhana Bulan Total atau yang populer disebut Blood Moon (Bulan Darah).

Bulan purnama akan berubah menjadi warna merah tembaga yang menakjubkan selama sekitar satu jam, dan fenomena ini dapat disaksikan secara langsung di seluruh wilayah Indonesia tanpa memerlukan alat khusus, asalkan cuaca cerah.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gerhana ini termasuk salah satu dari empat gerhana yang terjadi sepanjang tahun 2026, dan menjadi kesempatan langka karena merupakan gerhana bulan total terakhir sebelum jeda hampir tiga tahun.

Apa Itu Gerhana Bulan Total dan Mengapa Disebut Blood Moon?

Gerhana bulan total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus sempurna, dengan Bumi berada di tengah. Bayangan Bumi (umbra) sepenuhnya menutupi Bulan, sehingga cahaya matahari langsung terhalang.

Namun, Bulan tidak benar-benar gelap total karena sinar matahari yang melewati atmosfer Bumi tersebar dan hanya menyisakan cahaya merah-oranye yang terbengkok (refraksi). Inilah yang menyebabkan Bulan tampak berwarna merah darah—fenomena yang disebut Blood Moon.

Fakta ilmiah:

  • Warna merah muncul karena atmosfer Bumi menyaring cahaya biru (lebih pendek gelombangnya) dan membiarkan cahaya merah (lebih panjang) mencapai Bulan.
  • Intensitas warna merah tergantung kondisi atmosfer (misalnya debu vulkanik atau polusi bisa membuatnya lebih gelap atau lebih terang).
  • Tidak seperti gerhana matahari, gerhana bulan bisa dilihat dari seluruh belahan Bumi yang sedang malam hari, tanpa alat pelindung mata.

Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 (Waktu Indonesia)

Durasi keseluruhan gerhana sekitar 5 jam 40 menit. Berikut jadwal berdasarkan data BMKG dan sumber internasional (NASA, TimeandDate):

  • Gerhana Penumbra mulai (P1): Sekitar pukul 15:42 WIB / 16:42 WITA / 17:42 WIT (Bulan mulai masuk bayangan samar Bumi, perubahan masih sulit terlihat).
  • Gerhana Sebagian mulai (U1): Sekitar pukul 16:50 WIB / 17:50 WITA / 18:50 WIT.
  • Gerhana Total mulai (U2): Sekitar pukul 18:03–18:04 WIB / 19:03–19:04 WITA / 20:03–20:04 WIT.
  • Puncak gerhana (Greatest Eclipse): Pukul 18:33 WIB / 19:33 WITA / 20:33 WIT — Bulan sepenuhnya merah dan paling gelap.
  • Gerhana Total berakhir (U3): Sekitar pukul 19:02 WIB / 20:02 WITA / 21:02 WIT (durasi totalitas ≈ 58–65 menit).
  • Gerhana Sebagian berakhir (U4): Sekitar pukul 20:17 WIB / 21:17 WITA / 22:17 WIT.
  • Gerhana Penumbra berakhir (P4): Sekitar pukul 21:23 WIB / 22:23 WITA / 23:23 WIT.

Catatan: Waktu bisa sedikit berbeda ± beberapa menit tergantung lokasi tepat di Indonesia.

Di wilayah timur (seperti Papua), pengamatan lebih optimal karena Bulan sudah tinggi saat fase total dimulai.

Wilayah yang Bisa MengamatiGerhana ini sangat menguntungkan bagi Indonesia karena seluruh wilayah RI berada di sisi malam Bumi saat puncak gerhana. Visibilitas penuh (seluruh fase terlihat) di Asia Timur Laut, Australia, Pasifik Tengah, dan sebagian Amerika Utara Barat Daya. Di Indonesia, pengamatan terbaik ada di wilayah timur karena Bulan muncul lebih tinggi di langit malam.

Tidak perlu teleskop atau kacamata khusus—mata telanjang sudah cukup. Namun, gunakan binokuler atau teleskop untuk melihat detail permukaan Bulan yang tetap terlihat samar.

Mitos dan Takhayul Seputar Blood Moon di Berbagai Budaya

Sepanjang sejarah, warna merah Bulan sering dikaitkan dengan hal-hal mistis:

  • Inka dan Maya: Menganggap jaguar raksasa sedang memakan Bulan. Mereka berteriak, memukul anjing, dan melempar tombak agar jaguar pergi, takut jaguar turun ke Bumi.
  • Tiongkok Kuno: Naga atau binatang buas sedang menggigit Bulan. Orang-orang memukul genderang, menembakkan meriam, atau membunyikan lonceng untuk menakut-nakuti makhluk itu.
  • Mesopotamia: Ancaman bagi raja; mereka menyembunyikan raja asli dan menggantikannya dengan pengganti sementara.
  • Hindu: Rahu (setan) menelan Bulan sebagai balas dendam setelah dipenggal dewa.
  • Beberapa budaya modern: Mengaitkan dengan akhir zaman atau pertanda bencana (seperti prophecy “four blood moons”).

Semua mitos ini muncul karena fenomena langka dan menakjubkan yang tampak “tidak wajar”.

Nikmati Keajaiban Alam Tanpa Takut

Blood Moon 3 Maret 2026 hanyalah peristiwa alam biasa yang indah, bukan pertanda buruk. Ini kesempatan emas untuk mengajak keluarga atau teman mengamati langit malam, berfoto, atau sekadar merenungkan betapa luasnya alam semesta.

BACA JUGA:

Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Eropa Gelap Gulita, Fenomena Langka

Gerhana Matahari Total Terpanjang Abad Ini: Fenomena Langka 2 Agustus 2027 Gelapkan Afrika & Timur Tengah

Heboh Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Cairan Diduga Minyak Mentah, Warga Berbondong-bondong Melihat

Fenomena Cahaya Biru dan Gempa Beruntun di Aceh: Kronologi dan Penjelasan Ilmiah

Pastikan cek prakiraan cuaca lokal—jika cerah, siapkan tempat terbuka bebas halangan. Selamat menyaksikan Gerhana Bulan Total—semoga langit Indonesia cerah malam ini!

(Sumber: BMKG, NASA, TimeandDate.com, Wikipedia, dan literatur astronomi terkait)Jika ingin tambah foto/ilustrasi, bisa cari gambar Blood Moon dari gerhana sebelumnya atau diagram dari NASA/BMKG. 

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: blood moondampak gerhanafenomena alamfenomena astronomigerhanagerhana bulangerhana bulan totalred moon
Share27Tweet17Send

ARTIKEL TERKAIT

Sebidang hutan dengan pohon-pohon tinggi dan hutan hijau yang tebal, sebagian tertutup asap panas. Di latar belakang, kota-kota terlihat jauh dengan aktivitas manusia. Matahari, sebagian tertutup awan

BMKG Prakirakan Suhu 37 Derajat dan Hujan Lokal di Jateng

18/10/2026
Sebuah desa pedesaan terpapar kabut tebal yang ditiupkan oleh asap dari kebakaran hutan yang terjadi di sekitarnya. Matahari, yang terpotong oleh asap tebal, menciptakan cahaya kuning pudar. Sebuah ke

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan di Indonesia

18/10/2026
Sebidang hutan hijau pekat dengan daun-daun berbagai warna hijau bergerak lembut oleh angin. Di latar belakang, pegunungan kabut menandakan awan yang mendekat. Langit berawan tebal dengan warna abu-ab

Prakiraan Hujan di Banjarnegara-Blora, Jawa Tengah Hari Ini

18/10/2026
Sebuah hutan yang padat dengan langit kabut, menunjukkan adanya asap partikulat dari Karhutla. Matahari tampak terpotong oleh kabut, mencairkan cahayanya di atas tanah. Di latar belakang, gunung-gunun

BMKG: Partikulat Asap Karhutla di Sulbar Menurun, Tapi Waspada Tetap Diperlukan

18/10/2026
Sebuah hutan gambut yang padat dengan pohon tua raksasa dan lapisan tanaman hijau yang tebal. Tanah tampak lembab dan gelap, menunjukkan kandungan peat. Di latar belakang, sebuah fasilitas penelitian

Anatomi Ekologi Gambut dan Tantangan Teknologi dalam Karhutla 2026

18/10/2026
Sebuah kabut tebal menutupi tanah Aceh dengan warna kuning lembut, menyelimuti pegunungan jauh yang hanya terlihat kabur. Latar belakang menampilkan area pedesaan dengan pohon-pohon terpapar kabut dan

BMKG Ungkap: Kabut Asap di Aceh Disebabkan Asap Kiriman dari Kalimantan dan Sumatera

17/10/2026
Sebuah kelompok orang yang terlihat khawatir berkumpul di sekitar sebuah peta besar di atas meja konferensi. Mereka membahas strategi untuk mengurangi dampak kabut asap, dengan satu orang menunjuk ke

Stafsus Gubernur Jakarta Bicara Mitigasi Asap Karhutla, PJJ dan Modifikasi Cuaca

17/10/2026
Sebuah kabut tebal menghampiri desa, menciptakan suasana yang suram dan menekan. Anak-anak, berpakaian sederhana, bermain di lapangan main kecil yang berdebu. Wajah mereka tersembunyi oleh kabut, menu

IDAI: Karhutla Menimbulkan Ancaman Kesehatan Anak di Indonesia

17/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Sebuah ponsel pintar modern dengan desain ramping dan ringan. Layar ponsel berwarna cerah dan diletakkan di latar putih minimalis. Di depan, ada kapsul transparan kecil yang berisi partikel partikel s

    Baterai Silicon Carbon: Solusi Inovatif untuk Kapasitas HP Tanpa Bodi Tebal

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gubernur Sulsel: Pers adalah Mitra Strategis dalam Pembangunan Daerah

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.