Rabu, 8 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

Jadwal Lengkap, Wilayah Pengamatan, Mitos, dan Fakta Ilmiah

by Redaktur
02/03/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 14 mins read
A A
red-moon

Pada Selasa malam, 3 Maret 2026, langit Indonesia akan dihiasi salah satu fenomena astronomi paling dramatis: Gerhana Bulan Total atau yang populer disebut Blood Moon (Bulan Darah).

Bulan purnama akan berubah menjadi warna merah tembaga yang menakjubkan selama sekitar satu jam, dan fenomena ini dapat disaksikan secara langsung di seluruh wilayah Indonesia tanpa memerlukan alat khusus, asalkan cuaca cerah.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gerhana ini termasuk salah satu dari empat gerhana yang terjadi sepanjang tahun 2026, dan menjadi kesempatan langka karena merupakan gerhana bulan total terakhir sebelum jeda hampir tiga tahun.

Apa Itu Gerhana Bulan Total dan Mengapa Disebut Blood Moon?

World Cup 2026
World Cup 2026

Gerhana bulan total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus sempurna, dengan Bumi berada di tengah. Bayangan Bumi (umbra) sepenuhnya menutupi Bulan, sehingga cahaya matahari langsung terhalang.

Namun, Bulan tidak benar-benar gelap total karena sinar matahari yang melewati atmosfer Bumi tersebar dan hanya menyisakan cahaya merah-oranye yang terbengkok (refraksi). Inilah yang menyebabkan Bulan tampak berwarna merah darah—fenomena yang disebut Blood Moon.

Fakta ilmiah:

  • Warna merah muncul karena atmosfer Bumi menyaring cahaya biru (lebih pendek gelombangnya) dan membiarkan cahaya merah (lebih panjang) mencapai Bulan.
  • Intensitas warna merah tergantung kondisi atmosfer (misalnya debu vulkanik atau polusi bisa membuatnya lebih gelap atau lebih terang).
  • Tidak seperti gerhana matahari, gerhana bulan bisa dilihat dari seluruh belahan Bumi yang sedang malam hari, tanpa alat pelindung mata.

Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 (Waktu Indonesia)

Durasi keseluruhan gerhana sekitar 5 jam 40 menit. Berikut jadwal berdasarkan data BMKG dan sumber internasional (NASA, TimeandDate):

  • Gerhana Penumbra mulai (P1): Sekitar pukul 15:42 WIB / 16:42 WITA / 17:42 WIT (Bulan mulai masuk bayangan samar Bumi, perubahan masih sulit terlihat).
  • Gerhana Sebagian mulai (U1): Sekitar pukul 16:50 WIB / 17:50 WITA / 18:50 WIT.
  • Gerhana Total mulai (U2): Sekitar pukul 18:03–18:04 WIB / 19:03–19:04 WITA / 20:03–20:04 WIT.
  • Puncak gerhana (Greatest Eclipse): Pukul 18:33 WIB / 19:33 WITA / 20:33 WIT — Bulan sepenuhnya merah dan paling gelap.
  • Gerhana Total berakhir (U3): Sekitar pukul 19:02 WIB / 20:02 WITA / 21:02 WIT (durasi totalitas ≈ 58–65 menit).
  • Gerhana Sebagian berakhir (U4): Sekitar pukul 20:17 WIB / 21:17 WITA / 22:17 WIT.
  • Gerhana Penumbra berakhir (P4): Sekitar pukul 21:23 WIB / 22:23 WITA / 23:23 WIT.

Catatan: Waktu bisa sedikit berbeda ± beberapa menit tergantung lokasi tepat di Indonesia.

Di wilayah timur (seperti Papua), pengamatan lebih optimal karena Bulan sudah tinggi saat fase total dimulai.

Wilayah yang Bisa MengamatiGerhana ini sangat menguntungkan bagi Indonesia karena seluruh wilayah RI berada di sisi malam Bumi saat puncak gerhana. Visibilitas penuh (seluruh fase terlihat) di Asia Timur Laut, Australia, Pasifik Tengah, dan sebagian Amerika Utara Barat Daya. Di Indonesia, pengamatan terbaik ada di wilayah timur karena Bulan muncul lebih tinggi di langit malam.

Tidak perlu teleskop atau kacamata khusus—mata telanjang sudah cukup. Namun, gunakan binokuler atau teleskop untuk melihat detail permukaan Bulan yang tetap terlihat samar.

Mitos dan Takhayul Seputar Blood Moon di Berbagai Budaya

Sepanjang sejarah, warna merah Bulan sering dikaitkan dengan hal-hal mistis:

  • Inka dan Maya: Menganggap jaguar raksasa sedang memakan Bulan. Mereka berteriak, memukul anjing, dan melempar tombak agar jaguar pergi, takut jaguar turun ke Bumi.
  • Tiongkok Kuno: Naga atau binatang buas sedang menggigit Bulan. Orang-orang memukul genderang, menembakkan meriam, atau membunyikan lonceng untuk menakut-nakuti makhluk itu.
  • Mesopotamia: Ancaman bagi raja; mereka menyembunyikan raja asli dan menggantikannya dengan pengganti sementara.
  • Hindu: Rahu (setan) menelan Bulan sebagai balas dendam setelah dipenggal dewa.
  • Beberapa budaya modern: Mengaitkan dengan akhir zaman atau pertanda bencana (seperti prophecy “four blood moons”).

Semua mitos ini muncul karena fenomena langka dan menakjubkan yang tampak “tidak wajar”.

Nikmati Keajaiban Alam Tanpa Takut

Blood Moon 3 Maret 2026 hanyalah peristiwa alam biasa yang indah, bukan pertanda buruk. Ini kesempatan emas untuk mengajak keluarga atau teman mengamati langit malam, berfoto, atau sekadar merenungkan betapa luasnya alam semesta.

BACA JUGA:

Gerhana Matahari Total Terpanjang Abad Ini: Fenomena Langka 2 Agustus 2027 Gelapkan Afrika & Timur Tengah

Heboh Sumur Bor di Bangkalan Keluarkan Cairan Diduga Minyak Mentah, Warga Berbondong-bondong Melihat

Fenomena Cahaya Biru dan Gempa Beruntun di Aceh: Kronologi dan Penjelasan Ilmiah

Arab Saudi Memutih: Antara Anomali Iklim dan Nubuat ‘Tanah Arab Kembali Hijau’

Komet Antarbintang Dekati Bumi: Momen Langka 19 Desember 2025

Pastikan cek prakiraan cuaca lokal—jika cerah, siapkan tempat terbuka bebas halangan. Selamat menyaksikan Gerhana Bulan Total—semoga langit Indonesia cerah malam ini!

(Sumber: BMKG, NASA, TimeandDate.com, Wikipedia, dan literatur astronomi terkait)Jika ingin tambah foto/ilustrasi, bisa cari gambar Blood Moon dari gerhana sebelumnya atau diagram dari NASA/BMKG. 

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: blood moondampak gerhanafenomena alamfenomena astronomigerhanagerhana bulangerhana bulan totalred moon
Share22Tweet14Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Climate-Change-Informational-Poster_cr

Gelombang Panas Brutal di Prancis: 2.025 Jiwa Melayang dalam Sepekan, Krisis Iklim Semakin Nyata

06/07/2026
Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 - Featured

Gempa Kembar Venezuela: 3.342 Tewas, Ribuan Masih Hilang, Krisis Kemanusiaan Meluas

06/07/2026
Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 - Featured

Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan Ribuan Jiwa: Pelajaran Kesiapsiagaan Global dan Tantangan Bantuan

29/06/2026
Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 - Featured

Gempa Dahsyat Guncang Dunia: Venezuela Porak-Poranda, Jepang & California Utara Rasakan Getaran Kuat

26/06/2026
palu-2026

Breaking News: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu Sulawesi Tengah, Warga Berhamburan Keluar Bangunan

16/06/2026
img-1780903855-dff0f1274153ee93

Gempa M 7,7 Filipina Selatan Picu Potensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia: Analisis BMKG dan Imbauan Kewaspadaan

08/06/2026
img-1780819308-bb5714bba56c37ce

Pulau Sampah Muncul Lagi di Muara Angke: Pemprov DKI Bergerak Cepat Atasi 8,8 Ton Timbunan

07/06/2026
img-1780199595-12c953bfc18e5bd5

Teror Api Misterius di Sleman: 56 Titik Muncul, Keluarga Agus Berjaga Siang Malam di Tengah Investigasi

31/05/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Pajak E-Commerce Mulai 1 Juli 2026: Skema Baru dan Ketentuan Penting untuk Pedagang Online Indonesia

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Windows 12 Lite: Sang Penyelamat Perangkat Keras Jadul? Mengupas Tuntas Potensi OS Ringan Microsoft

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kiper Paraguay Kritik Kylian Mbappé: Tuduhan Perilaku Tidak Sportif Usai Laga Prancis

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Pajak JHT: Aturan, Polemik Aturan, dan Rekomendasi Solusi Keadilan

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • RS Kemenkes Makassar Resmi Beroperasi: Pusat Kesehatan Internasional untuk Indonesia (Timur)

    153 shares
    Share 61 Tweet 38
  • Piala Dunia 2026 Berlanjut ke 16 Besar, Siapa Saja yang Lolos?

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gelombang Panas Brutal di Prancis: 2.025 Jiwa Melayang dalam Sepekan, Krisis Iklim Semakin Nyata

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Bupati Kuansing Suhardiman Amby ‘Hilang’ Saat OTT KPK, Diduga Terkait Jual Beli Jabatan Sekda

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.