Kasus tewasnya Sutrimo di sebuah klinik kecantikan mengungkap fakta mengejutkan mengenai latar belakang pekerjaannya. Almarhum diketahui memiliki hubungan kerja yang erat dan panjang dengan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
- Sutrimo, korban tewas, adalah pegawai lama Jampidsus Febrie Adriansyah.
- Keluarga mengonfirmasi hubungan kerja Sutrimo dengan Febrie Adriansyah yang telah berlangsung lama.
- Awalnya dikenal sebagai tukang bangunan, Sutrimo pernah terlibat dalam pembangunan rumah Febrie Adriansyah.
- Tanggung jawab Sutrimo meliputi pengerjaan proyek, pengurusan rumah, hingga pembayaran kebutuhan rumah tangga Febrie.
- Keluarga telah melaporkan kasus kematian ini ke pihak kepolisian.
Profil Sutrimo: Pegawai Kepercayaan Jampidsus Febrie Adriansyah
Penemuan jenazah Sutrimo di depan sebuah klinik kecantikan baru-baru ini telah menarik perhatian publik. Terungkapnya identitas almarhum sebagai pegawai yang memiliki kedekatan profesional dengan Jampidsus Febrie Adriansyah memberikan dimensi baru pada kasus ini. Pihak keluarga melalui kuasa hukumnya, Aan Rohaeni, membenarkan adanya hubungan kerja yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Latar Belakang Pekerjaan Sutrimo
Menurut keterangan pengacara keluarga, Aan Rohaeni, Sutrimo telah mengabdi pada Febrie Adriansyah dalam jangka waktu yang signifikan. Meski sempat ada jeda sekitar dua tahun di mana almarhum sempat bekerja di tempat lain, ikatan profesional tersebut kembali terjalin. Awal mula keterlibatan Sutrimo dalam lingkungan kerja Febrie Adriansyah bermula dari keahliannya sebagai seorang tukang bangunan. Keluarga mengetahui bahwa almarhum pernah terlibat dalam proyek pembangunan rumah pribadi milik Febrie Adriansyah.
Setelah proyek pembangunan rumah tersebut rampung, Sutrimo kemudian mendapatkan kepercayaan lebih dan diajak untuk bergabung bekerja secara langsung dengan Febrie Adriansyah. Hal ini menunjukkan adanya apresiasi terhadap kinerja dan integritas yang ditunjukkan oleh almarhum.
Tanggung Jawab Luas Sutrimo
Dalam keseharian, Sutrimo memegang berbagai amanah dan tugas yang mencerminkan tingkat kepercayaan tinggi yang diberikan oleh Febrie Adriansyah. Lingkup pekerjaannya tidak hanya terbatas pada proyek-proyek fisik di luar kediaman, tetapi juga mencakup pengurusan berbagai keperluan di rumah tangga pribadi Febrie.
Tugas-tugas tersebut meliputi pelaksanaan proyek-proyek yang diberikan, dan apabila tidak ada proyek di luar, Sutrimo bertanggung jawab penuh untuk mengurus rumah-rumah milik Febrie Adriansyah. Hal ini mencakup perbaikan berbagai bagian rumah yang membutuhkan perhatian. Lebih lanjut, Sutrimo dipercaya untuk mengelola dan melakukan pembayaran berbagai kebutuhan rumah tangga, seperti tagihan listrik dan berbagai keperluan lainnya. Hal ini secara jelas menunjukkan status Sutrimo sebagai orang yang sangat dipercaya dalam urusan internal.
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai posisi pasti Sutrimo, apakah ia menjabat sebagai kepala rumah tangga (karumga) di kediaman Febrie Adriansyah, Aan Rohaeni menegaskan bahwa pihak keluarga tidak memiliki informasi yang pasti mengenai jabatan formal tersebut. Namun, lingkup tugas dan tanggung jawab yang diemban Sutrimo sudah memberikan gambaran jelas mengenai perannya.
Peristiwa duka ini telah dilaporkan secara resmi oleh keluarga korban kepada pihak kepolisian untuk dilakukan investigasi lebih lanjut.
Add wartakita.id as a preferred source on Google























