Kamis, 24 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh?

by Pewarta Warga
24/09/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh? - Featured

BACA JUGA:

Israel Minta Dukungan AS untuk Usir Warga Palestina dari Gaza: Ancaman Kemanusiaan dan Politik

Donald Trump Dipindahkan Diam-diam dari Air Force One di Turki Akibat Ancaman Rudal Kredibel

Iran Ajukan 5 Tuntutan Kunci untuk Buka Kembali Selat Hormuz: Syarat Mutlak Bagi AS

Timur Tengah di Ambang Krisis: Houthi Gempur Arab Saudi, AS-Iran di Titik Didih

AS Kembalikan Rp1.800 Triliun Pendapatan Tarif Impor Pasca Putusan Mahkamah Agung

Ancaman terbuka Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Iran di Sidang Majelis Umum PBB ke-81 telah memicu pertanyaan serius: apakah ini sekadar retorika diplomasi atau sinyal persiapan perang skala penuh? Analisis mendalam dari pakar Hubungan Internasional menyoroti strategi di balik pernyataan keras ini.

Analisis Mendalam: Tekanan Paksaan Trump Terhadap Iran

Menurut Robi Sugara, Dosen Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, pendekatan Donald Trump terhadap Iran berbeda secara fundamental dari kepemimpinan AS sebelumnya. Trump mengadopsi strategi coercive pressure (tekanan paksaan) yang bertujuan untuk melumpuhkan kapabilitas Iran, bukan sekadar diplomasi biasa.

“Perbedaan Trump dengan kepemimpinan AS lainnya adalah Trump menaikan tekanannya menjadi coercive pressure ke Iran yang sebelumnya lebih diplomatis. Selagi pemahaman perundingan antara Trump dan Iran belum sama, saya kira sulit dilakukan,” ujar Robi. Beliau menambahkan bahwa Trump secara konsisten membingkai opsi aksi militer terhadap Iran sebagai langkah yang legitimasi di mata dunia.

Argumen Legitimasi dan Opsi Perang Penuh

Trump membangun narasi bahwa tindakan militer terhadap Iran dibenarkan karena adanya ancaman keamanan internasional, terutama terkait kapabilitas nuklir Iran yang dianggap menimbulkan ketidakstabilan di Timur Tengah. Ancaman keras ini mengindikasikan bahwa AS tidak hanya mendorong Iran untuk bernegosiasi, tetapi juga membuka kemungkinan perang kekuatan penuh dengan tujuan akhir membubarkan Republik Islam Iran.

Kesulitan Mencapai Kesepakatan Damai: Perbedaan Kalkulasi Strategis

Upaya perundingan yang terjadi di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB dipandang sulit menghasilkan kesepakatan damai. Robi Sugara menjelaskan bahwa perbedaan mendasar dalam kalkulasi strategis kedua negara menjadi penghalang utama. Iran masih menawarkan posisi yang belum dapat diterima oleh AS, mengingat tujuan AS adalah melemahkan Iran.

Jika AS menyetujui permintaan Iran, kekhawatiran muncul bahwa hal tersebut akan memberikan ruang bagi Iran untuk meningkatkan kapabilitas ekonominya. Di sisi lain, Iran melalui upaya diplomasinya menegaskan bahwa negaranya bukan ancaman keamanan internasional, melainkan hanya menjalankan upaya pertahanan.

Ancaman Terhadap Stabilitas Ekonomi Global

Ketegangan di Selat Hormuz memiliki implikasi serius terhadap ekonomi global. Robi mengingatkan bahwa stabilitas harga minyak dunia terus terancam selama tidak ada jalur atau sumber energi alternatif yang memadai. Kebutuhan energi listrik yang besar dan potensi penguasaan selat lain oleh kelompok Houthi Yaman dapat memperburuk situasi.

Peran Terbatas PBB dalam Konflik Kekuatan Besar

Dalam menghadapi negara-negara besar, peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) cenderung terbatas. Robi Sugara berpendapat bahwa PBB hanya mampu membuat resolusi, namun eksekusinya sangat sulit dilakukan jika kasus tersebut menyangkut negara dengan kekuatan besar.

Strategi Bertahan Iran Jangka Panjang

Meskipun menghadapi tekanan maksimal dari Amerika Serikat, Iran diprediksi akan mengadopsi strategi bertahan dalam jangka panjang. Strategi ini diperkirakan akan menimbulkan kerugian besar bagi AS akibat besarnya anggaran perang yang dikeluarkan.

Pernyataan Donald Trump di Sidang PBB

Sebelumnya, Donald Trump secara terbuka melontarkan ancaman kepada Iran di hadapan Majelis Umum PBB. Ia mengajukan pertanyaan retoris mengenai apakah akan terjadi kesepakatan yang memungkinkan Iran membangun kembali negaranya atau AS akan memusnahkan Republik Islam Iran dengan cepat. Trump juga menuduh Iran mengembangkan senjata nuklir, mendukung kelompok teror, dan melakukan tindakan agresif di Timur Tengah. Ia menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan akan tercapai setelah pemilihan presiden AS, menganggap tidak masuk akal bagi Iran untuk menolaknya.

Bantahan Tegas Presiden Iran

Menanggapi tuduhan tersebut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian memberikan bantahan tegas. Ia menyatakan bahwa Iran tidak menginginkan perang dan tidak memiliki niat untuk membuat senjata nuklir. Kemampuan pertahanan Iran diklaim murni untuk tujuan pencegahan dan melindungi hak kedaulatan negara.

Pezeshkian menekankan bahwa ancaman nyata bagi perdamaian di kawasan adalah sanksi ilegal, intervensi militer, dan retorika perang yang dilontarkan oleh Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa narasi ancaman dan sanksi sepihak justru menjadi pemicu instabilitas regional.

Keraguan Terhadap Negosiasi

Presiden Pezeshkian juga menyuarakan keraguan Iran terhadap negosiasi lebih lanjut, meskipun ada pertemuan dengan negosiator AS. Ia beralasan bahwa kesepakatan sebelumnya mudah diingkari dan kekerasan tidak dapat digunakan sebagai alat untuk memaksa pihak lain tunduk.


Kontributor: M. Ridham

Penyunting: MA. Untung


Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh? - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Amerika Serikatdonald trumpEkonomi GlobalHubungan InternasionalIranPBBperangStabilitas Timur TengahTekanan Paksaan
Share4Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh? - Featured

Ketua Geng Motor Warser dan Anggota Ditangkap saat Live TikTok di Makassar: Kronologi dan Dugaan Kejahatan

23/09/2026
Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh? - Featured

BNPB Perkuat Pemadaman Darat Karhutla Kalimantan Tengah di Tengah Asap Tebal

22/09/2026
Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh? - Featured

Jasad Kedua Ditemukan Terdampar di Seruyan, Diduga Korban KM Virgo Transport 8

22/09/2026
Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh? - Featured

Bangga! Indonesia Raih 5 Medali di Asian Games 2026 Nagoya, Jepang: Perunggu Soft Tennis dan Wushu Mengibarkan Merah Putih

21/09/2026
Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh? - Featured

PLN Pastikan Transparansi Kompensasi Lahan SUTT 150 kV di Morowali Melalui Sosialisasi Mendalam

20/09/2026
Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh? - Featured

TNI AL Serahkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke PT PAL & Fincantieri untuk Retrofit: Detail Kerja Sama dan Potensi Operasional

19/09/2026
Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh? - Featured

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Angkat Bicara Soal Kasus Suap HGB BPN Bogor

19/09/2026
Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh? - Featured

Strategi Multidimensi Melawan Dampak Kebakaran Hutan & Lahan di Kalimantan: Respons Komprehensif Melampaui Krisis Asap

18/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    288 shares
    Share 115 Tweet 72
  • Makassar 2025: Kota Dunia yang Masih Tenggelam di Kala Hujan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • AXA Financial Indonesia Perkuat Perlindungan Berbasis Syariah dengan Peluncuran AXA Sharia Life Insurance

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Grab Akuisisi Atome Financial: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan Indonesia

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Teras Perwira 2026: Grab & OVO Finansial Bekali Ribuan Mitra UMKM di 10 Kota

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Jejak Bisnis Haji Isam: Mengurai Kepemilikan di BYAN, PACK, JARR, hingga RANS

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Startup Teknologi Pertanian Sulsel Raih Pendanaan Seri A Rp 50 Miliar dari VC Singapura

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Sejarah Lunas: Utang Krisis 1998 Berakhir Agustus 2026, Dibayar Pakai Surplus BI Rp 55 Triliun

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.