Rabu, 14 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh?

by Pewarta Warga
24/09/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh? - Featured

BACA JUGA:

Wali Kota Makassar Dorong Pendidikan Lalu Lintas di Forum PBB untuk Generasi Tertib Sejak Dini

Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

Israel Minta Dukungan AS untuk Usir Warga Palestina dari Gaza: Ancaman Kemanusiaan dan Politik

Donald Trump Dipindahkan Diam-diam dari Air Force One di Turki Akibat Ancaman Rudal Kredibel

Iran Ajukan 5 Tuntutan Kunci untuk Buka Kembali Selat Hormuz: Syarat Mutlak Bagi AS

Ancaman terbuka Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Iran di Sidang Majelis Umum PBB ke-81 telah memicu pertanyaan serius: apakah ini sekadar retorika diplomasi atau sinyal persiapan perang skala penuh? Analisis mendalam dari pakar Hubungan Internasional menyoroti strategi di balik pernyataan keras ini.

Analisis Mendalam: Tekanan Paksaan Trump Terhadap Iran

Menurut Robi Sugara, Dosen Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, pendekatan Donald Trump terhadap Iran berbeda secara fundamental dari kepemimpinan AS sebelumnya. Trump mengadopsi strategi coercive pressure (tekanan paksaan) yang bertujuan untuk melumpuhkan kapabilitas Iran, bukan sekadar diplomasi biasa.

“Perbedaan Trump dengan kepemimpinan AS lainnya adalah Trump menaikan tekanannya menjadi coercive pressure ke Iran yang sebelumnya lebih diplomatis. Selagi pemahaman perundingan antara Trump dan Iran belum sama, saya kira sulit dilakukan,” ujar Robi. Beliau menambahkan bahwa Trump secara konsisten membingkai opsi aksi militer terhadap Iran sebagai langkah yang legitimasi di mata dunia.

Argumen Legitimasi dan Opsi Perang Penuh

Trump membangun narasi bahwa tindakan militer terhadap Iran dibenarkan karena adanya ancaman keamanan internasional, terutama terkait kapabilitas nuklir Iran yang dianggap menimbulkan ketidakstabilan di Timur Tengah. Ancaman keras ini mengindikasikan bahwa AS tidak hanya mendorong Iran untuk bernegosiasi, tetapi juga membuka kemungkinan perang kekuatan penuh dengan tujuan akhir membubarkan Republik Islam Iran.

Kesulitan Mencapai Kesepakatan Damai: Perbedaan Kalkulasi Strategis

Upaya perundingan yang terjadi di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB dipandang sulit menghasilkan kesepakatan damai. Robi Sugara menjelaskan bahwa perbedaan mendasar dalam kalkulasi strategis kedua negara menjadi penghalang utama. Iran masih menawarkan posisi yang belum dapat diterima oleh AS, mengingat tujuan AS adalah melemahkan Iran.

Jika AS menyetujui permintaan Iran, kekhawatiran muncul bahwa hal tersebut akan memberikan ruang bagi Iran untuk meningkatkan kapabilitas ekonominya. Di sisi lain, Iran melalui upaya diplomasinya menegaskan bahwa negaranya bukan ancaman keamanan internasional, melainkan hanya menjalankan upaya pertahanan.

Ancaman Terhadap Stabilitas Ekonomi Global

Ketegangan di Selat Hormuz memiliki implikasi serius terhadap ekonomi global. Robi mengingatkan bahwa stabilitas harga minyak dunia terus terancam selama tidak ada jalur atau sumber energi alternatif yang memadai. Kebutuhan energi listrik yang besar dan potensi penguasaan selat lain oleh kelompok Houthi Yaman dapat memperburuk situasi.

Peran Terbatas PBB dalam Konflik Kekuatan Besar

Dalam menghadapi negara-negara besar, peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) cenderung terbatas. Robi Sugara berpendapat bahwa PBB hanya mampu membuat resolusi, namun eksekusinya sangat sulit dilakukan jika kasus tersebut menyangkut negara dengan kekuatan besar.

Strategi Bertahan Iran Jangka Panjang

Meskipun menghadapi tekanan maksimal dari Amerika Serikat, Iran diprediksi akan mengadopsi strategi bertahan dalam jangka panjang. Strategi ini diperkirakan akan menimbulkan kerugian besar bagi AS akibat besarnya anggaran perang yang dikeluarkan.

Pernyataan Donald Trump di Sidang PBB

Sebelumnya, Donald Trump secara terbuka melontarkan ancaman kepada Iran di hadapan Majelis Umum PBB. Ia mengajukan pertanyaan retoris mengenai apakah akan terjadi kesepakatan yang memungkinkan Iran membangun kembali negaranya atau AS akan memusnahkan Republik Islam Iran dengan cepat. Trump juga menuduh Iran mengembangkan senjata nuklir, mendukung kelompok teror, dan melakukan tindakan agresif di Timur Tengah. Ia menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan akan tercapai setelah pemilihan presiden AS, menganggap tidak masuk akal bagi Iran untuk menolaknya.

Bantahan Tegas Presiden Iran

Menanggapi tuduhan tersebut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian memberikan bantahan tegas. Ia menyatakan bahwa Iran tidak menginginkan perang dan tidak memiliki niat untuk membuat senjata nuklir. Kemampuan pertahanan Iran diklaim murni untuk tujuan pencegahan dan melindungi hak kedaulatan negara.

Pezeshkian menekankan bahwa ancaman nyata bagi perdamaian di kawasan adalah sanksi ilegal, intervensi militer, dan retorika perang yang dilontarkan oleh Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa narasi ancaman dan sanksi sepihak justru menjadi pemicu instabilitas regional.

Keraguan Terhadap Negosiasi

Presiden Pezeshkian juga menyuarakan keraguan Iran terhadap negosiasi lebih lanjut, meskipun ada pertemuan dengan negosiator AS. Ia beralasan bahwa kesepakatan sebelumnya mudah diingkari dan kekerasan tidak dapat digunakan sebagai alat untuk memaksa pihak lain tunduk.


Kontributor: M. Ridham

Penyunting: MA. Untung


Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh? - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Amerika Serikatdonald trumpEkonomi GlobalHubungan InternasionalIranPBBperangStabilitas Timur TengahTekanan Paksaan
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Roy Suryo duduk di meja konferensi di ruang DPR, mendengarkan presentasi dari anggota Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ruangan dipenuhi dengan orang-orang dalam pakaian formal, menunjukkan suasana ser

Roy Suryo dan AKSI Temui PKB di DPR, Dorong Hak Angket Ijazah Gibran

13/10/2026
Sebuah debat hangat antara eks Ketua KPU, Hasyim Asy'ari, yang duduk dengan berkas-berkas di meja, dan anggota DPR yang berdiri, bergerak-gerak dengan ekspresi serius. Latar belakang menampilkan layar

Eks Ketua KPU dan Anggota DPR Beradu Kata Soal PKPU, Ini Penjelasan Hasyim Asy’ari

13/10/2026
Foto jurnalistik profesional menampilkan pertemuan di ruang komisi X DPR, dengan anggota komisi duduk di sekitar meja rapat, terlihat serius dalam diskusi. Anggota komisi MA. Untung berada di tengah-t

Komisi X DPR: Indonesia Belum Memiliki Regulasi Penyetaraan Ijazah LN, Risiko Hukum Menjelang

12/10/2026
Anggota DPR MA. Untung berdiri di depan hutan yang terbakar dengan api terlihat di latar belakang. Dia mengenakan pakaian seragam dan membawa megafon, sambil berbicara kepada sekelompok warga yang kha

Anggota DPR Ingatkan Prioritas Keselamatan Warga dalam Mengatasi Karhutla Merajalela

12/10/2026
Seorang pria muda berpakaian seragam, kemungkinan MA. Untung, berdiri di depan meja hakim dengan ekspresi cemas dan memikirkan, menahan kepalanya dengan tangan. Ruangan pengadilan yang terang dengan b

Setelah Putusan MK Ijazah Gibran, Arah Politik Ke Mana?

12/10/2026
Suatu pertemuan politik di ruang rapat dengan meja besar dan beberapa politisi duduk di sekitarnya. Ruangan terpapar cahaya alami dari beberapa jendela. Salah satu politisi, MA. Untung, sedang mempela

PAN Kaji Putusan MK terhadap Wacana Pemakzulan Gibran, PKB dan DPR RI Ikut Berdiskusi

12/10/2026
Sebuah adegan ruang sidang dengan seorang hakim berpakaian roba formal duduk di meja hakim, di sekelilingnya berisi dokumen hukum dan guling. Di latar belakang, layar besar menampilkan emblema Mahkama

Putusan MK: Apa Arti Yudisialisasi Politik dan Politisasi Yudisial?

12/10/2026
Seorang tokoh politik dari partai PKB duduk di kantor formalnya, di sekitar berkas hukum dan meja besar dengan telepon dan komputer. Wajah tokoh tersebut menunjukkan ekspresi serius dan fokus. Latar b

PKB Menunggu Putusan MK Sebelum Menentukan Posisi Terhadap Wacana Pemakzulan Gibran

10/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Ancaman Trump ke Iran: Tekanan Paksaan atau Pemicu Perang Skala Penuh? - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    501 shares
    Share 200 Tweet 125
  • BMKG: Peringatan Dini Cuaca Besok 11-12 Oktober 2026, Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kejati Kaltara Ungkap Dugaan Korupsi Kredit Investasi Rp759,4 Miliar di Bank Digital Milik Negara

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Hoaks: Prabowo Beri Hadiah Rp 5 Triliun dan Mobil untuk Timnas

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Punya Gadget Nganggur? Bisa Tukar Tambah dengan Galaxy Z Fold8 Serie

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Peringatan Dini Cuaca BMKG 9-10 Oktober 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ribuan Warga Mataram Sambut Meriah Bintang MotoGP dalam Riders Parade

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Siswi SMP di Sidrap Sulsel Korban Perundungan 10 Temannya, Ortu Laporkan Polisi

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.