Kamis, 5 November 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Polda Sulsel Ungkap Modus Korupsi di Pemerintahan: Waspadai Titip Proyek hingga Mark-Up

by Pewarta Warga
27/02/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1772119258-b8615abe77f31b7a

BACA JUGA:

Pria Makassar Tipu 13 Wanita Lewat Medsos Berujung Perampokan

KPK Ungkap Dugaan Pengondisian Cukai PT Djarum Sejak 2010

Silmy Didakwa Terima Uang Korupsi Dan Memeras WNI

LAB45: Pemerintahan Prabowo, Sentralisasi Kekuasaan & Penurunan Pelindungan

Aktivis Anti Korupsi Demo di Polda Sulsel, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dinkes Parepare

Praktik korupsi di lingkungan pemerintahan terus menjadi perhatian serius. Ajun Komisaris Besar Polisi Jufri dari Polda Sulawesi Selatan baru-baru ini membeberkan berbagai modus operandi yang sering kali digunakan para pelaku, memberikan gambaran jelas mengenai tantangan dalam pemberantasan korupsi.

  • Titip Proyek: Memasukkan nama pihak tertentu dalam daftar pemenang proyek.
  • Penggeseran Anggaran: Mengarahkan proses tender kepada pihak yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Pengaturan Pagu: Menetapkan jumlah anggaran proyek sebelum proses pengadaan dimulai, membuka celah manipulasi.
  • Mark-up (Penggelembungan Dana): Menaikkan nilai anggaran proyek melebihi nilai sebenarnya.
  • Pengondisian Nomenklatur: Membuat spesifikasi teknis yang sangat spesifik, hanya menguntungkan pihak tertentu.
  • Pengurangan Volume Pekerjaan: Melakukan pengurangan kualitas atau kuantitas pekerjaan dari yang seharusnya sesuai kontrak.

Membedah Pola Korupsi yang Merajalela

Dalam paparannya di Makassar pada hari Kamis, Kombes Jufri merinci berbagai bentuk dan modus korupsi yang umum terjadi. Selain modus-modus yang berkaitan langsung dengan proyek pengadaan barang dan jasa, Jufri juga mengingatkan bahwa korupsi meliputi spektrum yang lebih luas. Ini mencakup praktik-praktik seperti suap, kecurangan dalam berbagai bentuk, penggelapan dalam jabatan yang seharusnya dijalankan dengan integritas, pemerasan, pungutan liar (pungli) yang memberatkan masyarakat, penerimaan gratifikasi yang tidak sah, hingga benturan kepentingan yang merusak prinsip netralitas dan objektivitas.

Perbedaan Krusial: Suap-Menyuap vs. Gratifikasi

Salah satu poin penting yang ditekankan oleh Kombes Jufri adalah perbedaan mendasar antara suap-menyuap dan gratifikasi. Perbedaan ini terletak pada adanya kesepakatan sebelumnya atau ‘deal-dealan’.

Suap-Menyuap terjadi ketika ada janji imbalan yang dibuat sebelum suatu tindakan dilakukan. Contohnya adalah kalimat, “Jika proyek ini berhasil saya dapatkan, saya akan memberikan sejumlah uang kepada Bapak.” Ini menunjukkan adanya transaksi yang telah disepakati sebelumnya untuk mempengaruhi keputusan.

Di sisi lain, Gratifikasi umumnya diberikan setelah seseorang berhasil mendapatkan sesuatu, sering kali dalam bentuk hadiah atau bingkisan. Meskipun tidak selalu ada kesepakatan yang eksplisit di awal, gratifikasi yang tidak dilaporkan atau tidak sesuai ketentuan tetap dapat dikategorikan sebagai tindakan korupsi karena berpotensi mempengaruhi independensi pejabat publik.

Penjelasan mendalam ini disampaikan Jufri saat menjadi narasumber dalam kegiatan Ramadhan Leadership Camp (RLC) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel di Asrama Haji Makassar, periode 22 hingga 28 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai integritas di kalangan aparatur pemerintah.

Langkah Antisipatif Menuju Pemerintahan Bersih

Menghadapi kompleksitas modus korupsi, Kombes Jufri menggarisbawahi pentingnya langkah-langkah antisipatif yang komprehensif. Upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi memerlukan sinergi berbagai elemen, baik dari internal pemerintahan maupun pengawasan eksternal.

  • Penguatan Sistem dan Tata Kelola Pemerintahan: Perbaikan mekanisme, prosedur, dan regulasi dalam setiap lini pemerintahan adalah fondasi utama. Sistem yang kuat meminimalkan celah untuk penyalahgunaan wewenang.
  • Peningkatan Transparansi Anggaran dan Kinerja: Keterbukaan informasi mengenai alokasi anggaran dan hasil kerja pemerintah kepada publik menciptakan akuntabilitas dan memudahkan pengawasan.
  • Digitalisasi Layanan Publik: Pemanfaatan teknologi informasi dalam penyediaan layanan publik dapat mengurangi interaksi tatap muka yang berpotensi memicu praktik korupsi, sekaligus meningkatkan efisiensi.
  • Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM): Investasi dalam peningkatan kualitas dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui pelatihan, pendidikan karakter, dan pengembangan kompetensi menjadi krusial.
  • Optimalisasi Sistem Pengaduan Internal: Membangun dan memperkuat mekanisme pelaporan yang aman dan efektif bagi pegawai untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dari dalam instansi itu sendiri.

Jufri menambahkan bahwa kegiatan seperti RLC sangat efektif dalam memperkuat kapasitas dan integritas SDM. Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa saat ini, seluruh aktivitas pemerintahan berada di bawah pengawasan ketat dari berbagai lembaga, baik internal seperti Inspektorat, maupun eksternal, termasuk Kepolisian, Kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pengawasan berlapis ini diharapkan dapat menjadi deterensi efektif bagi praktik korupsi.


Polda Sulsel Ungkap Modus Korupsi di Pemerintahan: Waspadai Titip Proyek hingga Mark-Up - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: gratifikasiJufrikorupsimark-uppemerintahanpencegahan korupsiPolda SulselSuaptitip proyek
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Peralatan teknologi keselamatan kebakaran modern dari Indonesia ditampilkan dalam close-up pada meja pamer kaca berkilau dengan pencahayaan eksibisi yang cerah dan refleksi metalik.

Teknologi Proteksi Kebakaran Indonesia Unjuk Gigi di SEMA Show 2026 Las Vegas

05/11/2026
Palu sidang dan timbangan keadilan diletakkan di meja kayu hakim yang berkilau dengan cahaya sore masuk dari jendela tinggi.

Roy Suryo Siapkan 500 Pertanyaan untuk Kesaksian Jokowi di PN Jaktim

05/11/2026
Suasana sidang pengadilan yang riuh dengan meja hakim kayu jati berkilau, palu hakim, dan timbangan keadilan di latar depan; baris mikrofon pers dan bendera merah putih buram di belakangnya.

Jokowi Pamerkan Ijazah SD-S1, Sidang PN Jakarta Timur Riuh

05/11/2026
Polda Sulsel Ungkap Modus Korupsi di Pemerintahan: Waspadai Titip Proyek hingga Mark-Up - Featured

Daftar Lengkap Pemenang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards ke-29

05/11/2026
Foto dokumentasi resmi dengan segel merah di atas meja rapat bersama mikrofon.

DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU Perampasan Aset, Target Pengesahan Dipercepat

05/11/2026
Palu sidang hakim yang mengkilap diletakkan di atas meja kayu pengadilan resmi bersama timbangan keadilan berwarna kuningan dan dokumen-dokumen bergambar segel merah dengan cahaya matahari sore menyin

Jokowi dijadwalkan akan Hadiri Sidang Roy Suryo sebagai Saksi

05/11/2026
Polda Sulsel Ungkap Modus Korupsi di Pemerintahan: Waspadai Titip Proyek hingga Mark-Up - Featured

Dugaan Penyadapan Presiden: Siapa di Baliknya Kepentingan Penyadapan?

05/11/2026
Polda Sulsel Ungkap Modus Korupsi di Pemerintahan: Waspadai Titip Proyek hingga Mark-Up - Featured

Dasco Bantah Isu Cawapres, Sebut Ada Pengalihan Isu Penyadapan

05/11/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Polda Sulsel Ungkap Modus Korupsi di Pemerintahan: Waspadai Titip Proyek hingga Mark-Up - Featured

    Panduan Beasiswa Daerah Pemprov Sulsel dan Pendaftaran Kuliah RPL Makassar 2026

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • KUR UMKM Tanpa Agunan Tambahan hingga Rp100 Juta: Tabel Angsuran, Syarat NIB, dan Cara Pengajuan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Smoothing dan Coloring Bersamaan Bisa Merusak Rambut?

    3579 shares
    Share 1432 Tweet 895
  • Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK Terkait Dugaan Setoran Rutin di Kementerian ATR/BPN

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan Sulsel dan Biaya Balik Nama di Makassar 2026

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Batu Bara Transit Singapura: Mengurai Menguapnya SDA Kita

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Presiden Prabowo dan Sejumlah Pejabat Diduga Disadap Sejak 2025

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PSM Makassar Kalah 0-1 dari Madura United Akibat Penalti Gagal di Kandang

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • FAM Desak FIFA Beri Penjelasan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.