Selasa, 20 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026

by Pewarta Warga
31/03/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 6 mins read
A A
img-1774893500-c3d76e880d771fea

BACA JUGA:

DPR Berhadapan dengan Dilema Respons Kasus Ijazah Gibran

Roy Suryo dan AKSI Temui PKB di DPR, Dorong Hak Angket Ijazah Gibran

Anggota DPR Ingatkan Prioritas Keselamatan Warga dalam Mengatasi Karhutla Merajalela

DPR Kaji Ulang Defisit APBN: Jika Bukan 3 Persen, Lalu Apa?

PKB Menunggu Putusan MK Sebelum Menentukan Posisi Terhadap Wacana Pemakzulan Gibran

Pemerintah Indonesia menghadapi sorotan tajam atas alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, khususnya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Gugatan hukum dilayangkan oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan guru honorer, mempertanyakan keabsahan dan dampak program ini terhadap anggaran pendidikan nasional.

Penyelidikan Mendalam Gugatan Anggaran Pendidikan dan Program Makan Bergizi Gratis

Inti permasalahan berakar pada klaim bahwa dana untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyedot hampir sepertiga dari anggaran pendidikan. Hal ini dinilai bertentangan dengan amanat konstitusi yang mewajibkan alokasi minimal 20% dari APBN untuk sektor pendidikan.

Duduk Perkara Gugatan Uji Materi di Mahkamah Konstitusi

Sejumlah perwakilan masyarakat, yang terdiri dari mahasiswa, guru honorer, dan yayasan sekolah, telah mengajukan permohonan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tuntutan utama mereka adalah agar pos anggaran pendidikan dikategorikan sebagai anggaran yang “steril”, yang berarti penggunaannya harus terbatas pada fungsi-fungsi inti pendidikan.

Tafsiran “steril” ini merujuk pada amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan. Kedua peraturan tersebut tidak secara eksplisit mencantumkan program makan bergizi gratis sebagai komponen biaya pendidikan.

Apa yang Diperjuangkan Para Pemohon Gugatan?

  • Penegasan Fokus Anggaran Pendidikan: Para pemohon mendesak agar anggaran pendidikan secara tegas dialokasikan untuk peningkatan fasilitas pendidikan, pembayaran gaji pendidik, pembiayaan kegiatan belajar mengajar, dan penyediaan beasiswa.
  • Karakteristik Program Makan Bergizi Gratis: Program MBG dinilai lebih bersifat sebagai kebutuhan pokok masyarakat umum, bukan sebagai elemen spesifik yang harus dibiayai melalui anggaran pendidikan.
  • Desakan Alokasi Dana Terpisah: Ada desakan kuat agar alokasi dana untuk MBG tidak dimasukkan ke dalam pos anggaran pendidikan, melainkan ditempatkan pada pos anggaran yang relevan lainnya.

Kronologi dan Dasar Hukum Gugatan

Menurut Dzakwan Fadhil Putra Kusuma, salah satu perwakilan mahasiswa yang mengajukan gugatan, motivasi di balik aksi ini bukanlah penolakan terhadap program MBG itu sendiri, melainkan adanya ketidaksesuaian dalam mekanisme alokasi anggarannya. Ia merujuk pada Pasal 31 ayat 4 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945), yang mengamanatkan pemerintah untuk mengalokasikan anggaran minimal 20% dari APBN dan APBD untuk pendidikan.

Dengan dimasukkannya program MBG ke dalam pos anggaran pendidikan, hak konstitusional warga negara atas pendidikan diklaim telah dirugikan karena potensi pemangkasan dana untuk elemen pendidikan esensial.

Perhitungan Kerugian dan Dampak Pemotongan Anggaran:

  • Besaran Pemotongan: Dari total anggaran pendidikan 2026 yang direncanakan sebesar Rp769,1 triliun, sekitar Rp223 triliun dialokasikan untuk program MBG.
  • Dominasi Alokasi MBG: Pemerintah dilaporkan mengalokasikan 83,4% dari anggaran pendidikan untuk MBG, dengan sisa 9,2% berasal dari anggaran kesehatan dan 7,4% dari anggaran ekonomi.
  • Anggaran Pendidikan Riil: Kondisi ini menyebabkan anggaran pendidikan yang tersisa hanya sekitar 18%, yang berada di bawah ketentuan minimum konstitusional sebesar 20%.
  • Dampak Negatif pada Kualitas Pendidikan: Pemotongan anggaran ini berpotensi menghambat peningkatan kualitas guru, pemenuhan sarana prasarana sekolah, pemberian bantuan pendidikan, dan upaya pemerataan akses pendidikan.
  • Ancaman bagi Peserta Didik dan Guru Honorer: Potensi calon peserta didik untuk tidak dapat mengakses pendidikan dasar menjadi kekhawatiran, begitu pula dengan kemungkinan pemotongan gaji guru honorer yang telah memiliki upah rendah.

Tanggapan Pemerintah dan Badan Gizi Nasional (BGN)

Dian Fatwa, juru bicara Badan Gizi Nasional (BGN), menjelaskan bahwa penetapan sumber dan klasifikasi anggaran dalam APBN merupakan kewenangan penuh Kementerian Keuangan dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). BGN, menurutnya, berperan sebagai pelaksana kebijakan, bukan sebagai perumus kebijakan anggaran.

Fatwa menegaskan bahwa fokus utama BGN adalah pada pelaksanaan program MBG yang transparan, tepat sasaran, dan tidak mengganggu hak dasar lainnya, termasuk hak atas pendidikan. BGN menyatakan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan di Mahkamah Konstitusi dan siap untuk menjalankan setiap kebijakan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Peningkatan Anggaran BGN untuk Program MBG:

  • Lonjakan Anggaran: Anggaran BGN untuk program MBG pada tahun 2026 diperkirakan melonjak drastis menjadi Rp335 triliun, dari Rp71 triliun pada tahun sebelumnya.
  • Jangkauan Penerima Manfaat: Peningkatan anggaran ini ditujukan untuk menyasar 82,9 juta penerima manfaat dan menargetkan pembangunan 21.000 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
  • Sumber Dana Multi-Pos: Rincian anggaran MBG senilai Rp335 triliun tersebut diklaim berasal dari gabungan berbagai pos anggaran, termasuk anggaran pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Argumen Para Ahli dan Pengamat Independen

Abdul Waidl, Program Manager di Indonesian for Global Justice (INFID), menekankan bahwa pembiayaan fungsi pendidikan harus selalu merujuk pada regulasi yang ada, yaitu Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah tentang Pendanaan Pendidikan. Ia berpendapat bahwa kedua regulasi tersebut tidak secara spesifik memuat program makan bergizi gratis sebagai bagian dari biaya pendidikan.

Waidl mengkritisi dalih pemerintah yang menyebutkan bahwa program MBG dapat meningkatkan konsentrasi belajar siswa sebagai “tafsir yang semena-mena” terhadap definisi anggaran pendidikan.

Diah Saminarsih, seorang pengamat dari Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), menambahkan bahwa dana pendidikan yang utuh dan tidak teralihkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk peningkatan kapasitas profesionalisme guru serta kesejahteraan guru honorer. Hal ini, menurutnya, akan memiliki dampak langsung yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Sementara itu, Ubaid Matraji, Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), menyoroti kondisi menyedihkan bangunan sekolah dasar yang rusak di berbagai daerah. Ia mengkhawatirkan bahwa sekolah-sekolah ini terancam tidak mendapatkan renovasi yang memadai akibat pengalihan anggaran pendidikan untuk program MBG. Matraji juga menyatakan keprihatinan mendalam atas potensi putusan Mahkamah Konstitusi terkait sekolah gratis yang tidak dapat dijalankan sebagaimana mestinya, jika dana pendidikan terus dialihkan untuk program non-pendidikan.

Langkah Hukum Selanjutnya

Permohonan uji materi ini telah resmi didaftarkan ke Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi dengan Nomor 40/PUU-XXIV/2026. Para pemohon gugatan menyampaikan harapan besar agar Mahkamah Konstitusi dapat membatalkan aturan yang menempatkan anggaran program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian integral dari pendanaan pendidikan. Tujuannya adalah agar anggaran pendidikan dapat kembali “steril” dan sepenuhnya memenuhi amanat konstitusi yang telah diamanatkan.


Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026 - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Anggaran PendidikanAPBN 2026Badan Gizi NasionalDPRgugatan MKGuru HonorerkemenkeuKualitas Guruprogram makan bergizi gratisuji materiUUD 1945
Share32Tweet20Send

ARTIKEL TERKAIT

A grand entrance to the Istana Negara, the official residence of the President of Indonesia, surrounded by greenery and bathed in natural sunlight, symbolizing the transition and uncertainty of the ne

Kabinet Prabowo: Sah Hukum Tapi Masih di Uji Efektivitas Pemerintahan

20/10/2026
The image shows the grand entrance of the KPK headquarters, symbolizing the institution's role in combating corruption. The modern architecture and natural lighting highlight the transparency and prof

Wamendagri: Kepala Daerah Kena OTT KPK adalah Kesalahan Individu

20/10/2026
A grand entrance of the PKS Party Headquarters with a vibrant red banner and modern glass facade, symbolizing the party's commitment to transparency and fair treatment.

Presiden PKS: Ada Perlakuan Tak Sama dalam Penanganan Ijazah Gibran

20/10/2026
The grand entrance of the DPR building in Jakarta, with its intricate facade, national flag, and illuminated interior hall, symbolizing the serious discussions about the proposed bill on asset seizure

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Bisa Menjadi Bumerang Jika Tidak Diperhatikan

20/10/2026
A grand entrance of the DPR building in Jakarta, with a sleek glass facade and ornate door, reflecting sunlight. The interior is bright with large windows, and the background shows greenery of the sur

Wakil Ketua Komisi IX DPR Dukung Fatwa Haram Vape

19/10/2026
The image depicts the KPK headquarters with its glass facade and emblem, surrounded by busy KPK staff and investigators, and the Jakarta skyline with the Merdeka Palace in the background, symbolizing

KPK Ungkap Dua OTT dalam Sepekan: Korupsi Dana Bencana dan Suap Bupati Klaten

19/10/2026
A dramatic courtroom scene where six individuals, including the owner of a kindergarten, are being sentenced for a mass lead poisoning incident that affected 247 children in Tianshui, China. The image captures the gravity of the situation with strong lighting and a sharp focus on the faces of the defendants and the judge, set against a backdrop of a modern courtroom.

6 Orang Divonis Penjara Akibat Keracunan Timbal Massal di TK

19/10/2026
The image shows the grand Supreme Court building in Indonesia, symbolizing the authority and solemnity of the legal system. The urgent need for reform in the military judiciary is highlighted through

MK Tetapkan Tenggat Waktu 2 Tahun untuk Reformasi Peradilan Militer

19/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Sebuah ponsel pintar modern dengan desain ramping dan ringan. Layar ponsel berwarna cerah dan diletakkan di latar putih minimalis. Di depan, ada kapsul transparan kecil yang berisi partikel partikel s

    Baterai Silicon Carbon: Solusi Inovatif untuk Kapasitas HP Tanpa Bodi Tebal

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
  • OJK Periksa Underwriter dan Direksi Sekuritas Terkait Dugaan Pidana Pasar Modal

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Irjen Pol (Purn) Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Stafsus Gubernur Jakarta Bicara Mitigasi Asap Karhutla, PJJ dan Modifikasi Cuaca

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.