Kamis, 10 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026

by Pewarta Warga
31/03/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 6 mins read
A A
img-1774893500-c3d76e880d771fea

BACA JUGA:

Kopdes Merah Putih “Cicil” Sebelum Beroperasi, Menkop Ferry Juliantono Ditekan DPR

Keracunan Massal Santri Sidoarjo: 512 Terjangkit Menu Bergizi Gratis, Investigasi Ketat Dilakukan

Badan Gizi Nasional Copot 137 Kepala Dapur Makan Bergizi Gratis Akibat Pelanggaran

MK Kabulkan Gugatan: Anggaran Program Makan Bergizi (MBG) Dipisah dari Anggaran Pendidikan

Prabowo Lantik Sudaryono Pimpin Badan Gizi Nasional, Fokus Perkuat Tata Kelola MBG

Pemerintah Indonesia menghadapi sorotan tajam atas alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, khususnya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Gugatan hukum dilayangkan oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan guru honorer, mempertanyakan keabsahan dan dampak program ini terhadap anggaran pendidikan nasional.

Penyelidikan Mendalam Gugatan Anggaran Pendidikan dan Program Makan Bergizi Gratis

Inti permasalahan berakar pada klaim bahwa dana untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyedot hampir sepertiga dari anggaran pendidikan. Hal ini dinilai bertentangan dengan amanat konstitusi yang mewajibkan alokasi minimal 20% dari APBN untuk sektor pendidikan.

Duduk Perkara Gugatan Uji Materi di Mahkamah Konstitusi

Sejumlah perwakilan masyarakat, yang terdiri dari mahasiswa, guru honorer, dan yayasan sekolah, telah mengajukan permohonan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tuntutan utama mereka adalah agar pos anggaran pendidikan dikategorikan sebagai anggaran yang “steril”, yang berarti penggunaannya harus terbatas pada fungsi-fungsi inti pendidikan.

Tafsiran “steril” ini merujuk pada amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan. Kedua peraturan tersebut tidak secara eksplisit mencantumkan program makan bergizi gratis sebagai komponen biaya pendidikan.

Apa yang Diperjuangkan Para Pemohon Gugatan?

  • Penegasan Fokus Anggaran Pendidikan: Para pemohon mendesak agar anggaran pendidikan secara tegas dialokasikan untuk peningkatan fasilitas pendidikan, pembayaran gaji pendidik, pembiayaan kegiatan belajar mengajar, dan penyediaan beasiswa.
  • Karakteristik Program Makan Bergizi Gratis: Program MBG dinilai lebih bersifat sebagai kebutuhan pokok masyarakat umum, bukan sebagai elemen spesifik yang harus dibiayai melalui anggaran pendidikan.
  • Desakan Alokasi Dana Terpisah: Ada desakan kuat agar alokasi dana untuk MBG tidak dimasukkan ke dalam pos anggaran pendidikan, melainkan ditempatkan pada pos anggaran yang relevan lainnya.

Kronologi dan Dasar Hukum Gugatan

Menurut Dzakwan Fadhil Putra Kusuma, salah satu perwakilan mahasiswa yang mengajukan gugatan, motivasi di balik aksi ini bukanlah penolakan terhadap program MBG itu sendiri, melainkan adanya ketidaksesuaian dalam mekanisme alokasi anggarannya. Ia merujuk pada Pasal 31 ayat 4 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945), yang mengamanatkan pemerintah untuk mengalokasikan anggaran minimal 20% dari APBN dan APBD untuk pendidikan.

Dengan dimasukkannya program MBG ke dalam pos anggaran pendidikan, hak konstitusional warga negara atas pendidikan diklaim telah dirugikan karena potensi pemangkasan dana untuk elemen pendidikan esensial.

Perhitungan Kerugian dan Dampak Pemotongan Anggaran:

  • Besaran Pemotongan: Dari total anggaran pendidikan 2026 yang direncanakan sebesar Rp769,1 triliun, sekitar Rp223 triliun dialokasikan untuk program MBG.
  • Dominasi Alokasi MBG: Pemerintah dilaporkan mengalokasikan 83,4% dari anggaran pendidikan untuk MBG, dengan sisa 9,2% berasal dari anggaran kesehatan dan 7,4% dari anggaran ekonomi.
  • Anggaran Pendidikan Riil: Kondisi ini menyebabkan anggaran pendidikan yang tersisa hanya sekitar 18%, yang berada di bawah ketentuan minimum konstitusional sebesar 20%.
  • Dampak Negatif pada Kualitas Pendidikan: Pemotongan anggaran ini berpotensi menghambat peningkatan kualitas guru, pemenuhan sarana prasarana sekolah, pemberian bantuan pendidikan, dan upaya pemerataan akses pendidikan.
  • Ancaman bagi Peserta Didik dan Guru Honorer: Potensi calon peserta didik untuk tidak dapat mengakses pendidikan dasar menjadi kekhawatiran, begitu pula dengan kemungkinan pemotongan gaji guru honorer yang telah memiliki upah rendah.

Tanggapan Pemerintah dan Badan Gizi Nasional (BGN)

Dian Fatwa, juru bicara Badan Gizi Nasional (BGN), menjelaskan bahwa penetapan sumber dan klasifikasi anggaran dalam APBN merupakan kewenangan penuh Kementerian Keuangan dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). BGN, menurutnya, berperan sebagai pelaksana kebijakan, bukan sebagai perumus kebijakan anggaran.

Fatwa menegaskan bahwa fokus utama BGN adalah pada pelaksanaan program MBG yang transparan, tepat sasaran, dan tidak mengganggu hak dasar lainnya, termasuk hak atas pendidikan. BGN menyatakan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan di Mahkamah Konstitusi dan siap untuk menjalankan setiap kebijakan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Peningkatan Anggaran BGN untuk Program MBG:

  • Lonjakan Anggaran: Anggaran BGN untuk program MBG pada tahun 2026 diperkirakan melonjak drastis menjadi Rp335 triliun, dari Rp71 triliun pada tahun sebelumnya.
  • Jangkauan Penerima Manfaat: Peningkatan anggaran ini ditujukan untuk menyasar 82,9 juta penerima manfaat dan menargetkan pembangunan 21.000 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
  • Sumber Dana Multi-Pos: Rincian anggaran MBG senilai Rp335 triliun tersebut diklaim berasal dari gabungan berbagai pos anggaran, termasuk anggaran pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Argumen Para Ahli dan Pengamat Independen

Abdul Waidl, Program Manager di Indonesian for Global Justice (INFID), menekankan bahwa pembiayaan fungsi pendidikan harus selalu merujuk pada regulasi yang ada, yaitu Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah tentang Pendanaan Pendidikan. Ia berpendapat bahwa kedua regulasi tersebut tidak secara spesifik memuat program makan bergizi gratis sebagai bagian dari biaya pendidikan.

Waidl mengkritisi dalih pemerintah yang menyebutkan bahwa program MBG dapat meningkatkan konsentrasi belajar siswa sebagai “tafsir yang semena-mena” terhadap definisi anggaran pendidikan.

Diah Saminarsih, seorang pengamat dari Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), menambahkan bahwa dana pendidikan yang utuh dan tidak teralihkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk peningkatan kapasitas profesionalisme guru serta kesejahteraan guru honorer. Hal ini, menurutnya, akan memiliki dampak langsung yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Sementara itu, Ubaid Matraji, Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), menyoroti kondisi menyedihkan bangunan sekolah dasar yang rusak di berbagai daerah. Ia mengkhawatirkan bahwa sekolah-sekolah ini terancam tidak mendapatkan renovasi yang memadai akibat pengalihan anggaran pendidikan untuk program MBG. Matraji juga menyatakan keprihatinan mendalam atas potensi putusan Mahkamah Konstitusi terkait sekolah gratis yang tidak dapat dijalankan sebagaimana mestinya, jika dana pendidikan terus dialihkan untuk program non-pendidikan.

Langkah Hukum Selanjutnya

Permohonan uji materi ini telah resmi didaftarkan ke Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi dengan Nomor 40/PUU-XXIV/2026. Para pemohon gugatan menyampaikan harapan besar agar Mahkamah Konstitusi dapat membatalkan aturan yang menempatkan anggaran program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian integral dari pendanaan pendidikan. Tujuannya adalah agar anggaran pendidikan dapat kembali “steril” dan sepenuhnya memenuhi amanat konstitusi yang telah diamanatkan.


Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026 - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Anggaran PendidikanAPBN 2026Badan Gizi NasionalDPRgugatan MKGuru HonorerkemenkeuKualitas Guruprogram makan bergizi gratisuji materiUUD 1945
Share30Tweet19Send

ARTIKEL TERKAIT

Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026 - Featured

BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

09/09/2026
Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026 - Featured

Mahasiswi Tasikmalaya Hilang Misterius: Polisi Bentuk Tim Khusus Pencarian

09/09/2026
Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026 - Featured

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung: Sorotan Kasus Asabri-Jiwasraya dan TPPU

09/09/2026
Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026 - Featured

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 2026: Panduan Lengkap Desil, Jadwal Cair, dan Cara Ambil

09/09/2026
Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026 - Featured

Fraksi PDIP Jember Tolak Utang Rp786 Miliar, Absen Sidang Paripurna KUA-PPAS

09/09/2026
Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026 - Featured

Kejagung Buka Suara Soal Aliran Dana Rp 40 Miliar ke Pejabat Kejaksaan, Sidang Praperadilan Menjadi Kunci

08/09/2026
Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026 - Featured

Bandara di Sekitar Jakarta Kembali Normal Pasca Abu Vulkanik Anak Krakatau: Cek Jadwal Penerbangan Anda!

08/09/2026
Gugatan Anggaran Pendidikan: Mahasiswa & Guru Pertanyakan Alokasi Program Makan Bergizi Gratis di APBN 2026 - Featured

Asap Pekat dari Gardu Listrik Pasar Baru: Analisis Mendalam Penanganan PLN

07/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • img-1779506486-0d20bef54cbdc98c

    Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    221 shares
    Share 88 Tweet 55
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    190 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Polda Sulsel Bergerak: Selidiki Kelangkaan BBM Subsidi, Tak Ada Ampun untuk Penimbun

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Asap Pekat dari Gardu Listrik Pasar Baru: Analisis Mendalam Penanganan PLN

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    755 shares
    Share 302 Tweet 189
  • ANTARA Kendari Tingkatkan Kualitas Jurnalis Muda Lewat Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.