Jumat, 17 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #23: Ganjil yang Genap dan Arsitektur Keseimbangan

by A. Burhany
12/03/2026
in Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
utama-23

Saya mengakui: tadi malam saya juga melirik kalender.

Malam ke-23. Angka ganjil. Dan ada sesuatu di kepala saya yang langsung mulai menghitung peluang—seolah Lailatulkadar adalah undian berhadiah yang bisa dioptimalkan dengan strategi yang tepat.

Saya tersenyum sendiri menyadarinya. Dua puluh tiga hari berpuasa, dan ternyata naluri untuk mengontrol dan menghitung masih belum pergi jauh.

Mungkin Anda merasakan hal yang sama malam ini.


Di kota-kota kita, saf-saf masjid yang sempat melonggar di pertengahan bulan kembali merapat. Ada energi yang berbeda—lebih tegang, lebih bersemangat, lebih penuh perhitungan. Kita seolah sedang bermain lotre spiritual, bertaruh pada tanggal-tanggal tertentu sembari berharap keberuntungan jatuh di pangkuan kita.

Di tengah keriuhan ini, saya teringat pada satu nama Tuhan: Al-Witr. Yang Maha Ganjil. Yang Maha Tunggal.

Tuhan mencintai yang ganjil karena keganjilan adalah simbol keunikan yang tak terbagi. Tapi ironinya, kita sering memburu Yang Ganjil dengan batin yang masih compang-camping. Kita mengejar malam ganjil, sementara hubungan kita dengan sesama—urusan yang seharusnya sudah tuntas—masih menyisakan lubang-lubang yang kita biarkan seolah akan menutup sendiri jika dilupakan cukup lama. Kita membuat masalah di laut, tapi ingin menyelesaikannya di gunung. Pintu depan terbuka lebar, tapi karena gengsi kita lebih suka menyusup lewat pintu belakang.


Saya masih bekerja dengan sistem biner. Nol dan satu. Dan ada sesuatu yang selalu saya ingat dari dunia itu: untuk mencapai angka ‘1’ yang fungsional dan bermakna, deretan angka ‘0’ di belakangnya harus tersusun dengan presisi. Satu yang berdiri di atas fondasi yang kacau tidak akan menghasilkan apa pun yang bermakna.

Namun yang lebih mengusik saya bukan matematikanya—melainkan filosofinya.

World Cup 2026

Deretan ya dan tidak, diterima dan ditolak, hadir dan abai, adalah pembentuk karakter yang terbaca hari ini. Setiap keputusan kecil yang kita anggap remeh—membalas atau tidak membalas, menepati atau menunda—adalah digit-digit yang terus terakumulasi, membentuk siapa kita sebenarnya jauh di bawah permukaan.


Dan di sinilah saya menyadari bahwa ini bukan hanya bahasa sistem komputer.

Saya sedang berbicara tentang diri saya sendiri—tentang berapa banyak ‘0’ yang saya tinggalkan berantakan karena terlalu sibuk mengejar ‘1’ yang terasa lebih mulia. Berapa banyak urusan kecil yang saya anggap bisa menunggu, sementara saya mendirikan saf di barisan terdepan. Berapa banyak angka nol di pinggiran hidup saya, sementara saya sibuk membangun arsitektur spiritual yang—jika diperiksa lebih jujur—fondasinya masih berlubang di sana-sini.

Spiritualitas, saya kira, bekerja dengan logika yang serupa. Kita tidak akan bisa menyentuh Yang Satu jika urusan kemanusiaan kita—dengan pasangan, keluarga, sesama—masih berantakan dan kita anggap bisa ditunda sampai setelah Lebaran.


Keseimbangan batin adalah arsitektur, bukan ornamen.

Dan saya bicara ini kepada diri saya sendiri juga. Ada janji yang belum saya penuhi. Ada hak orang lain yang masih tersangkut di suatu tempat yang nyaman untuk saya abaikan. Ada penolakan yang tidak mau saya terima. Ada maaf yang seharusnya sudah saya kirim tapi saya tunda karena menunggu momen yang “tepat”—yang ternyata tidak pernah datang sendiri.

Genap berarti menuntaskan yang belum selesai. Genap berarti memberikan porsi yang adil antara bekerja dan berdoa, antara mengejar Lailatulkadar dan memastikan orang-orang di sekitar kita tidak merasa ditinggalkan dalam prosesnya.


Jika niat kita jatuh pada angka, kita hanya akan mendapatkan penatnya begadang. Tapi jika niat kita jatuh pada keseimbangan—pada kegenapan yang jujur—maka setiap malam, baik ganjil maupun genap, bisa terasa seperti perjumpaan. Sebab bagi orang yang batinnya sudah tenang, Tuhan hadir di setiap detak, bukan hanya di tanggal-tanggal tertentu.


Malam ini, sebelum kita sibuk menatap kalender, mungkin ada baiknya kita menatap ke tempat lain sebentar.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Apakah ada urusan yang belum genap? Apakah ada hak orang lain yang masih tersangkut di saku kita? Apakah ada seseorang yang menunggu kabar dari kita sejak lama—dan kita biarkan menunggu karena kita sedang sibuk mencari malam seribu bulan?

Genapkanlah satu hal malam ini. Hanya satu. Dan rasakan bagaimana Yang Maha Ganjil itu terasa lebih dekat dari sebelumnya.

Selamat menjadi ganjil di mata dunia, namun genap di hadapan Pencipta.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: al witr yang maha ganjilberbuka puasaesai Ramadanfilosofi ganjil genap islamjebakan spiritualitaskeseimbangan ibadah dan sosialmakna malam ganjil ramadanmakna niat puasamengejar lailatul qadar hari 23menyelesaikan urusan manusianiat puasa RamadanRamadanRamadan 2026spiritualitas puasa
Share14Tweet9Send

ARTIKEL TERKAIT

ekonom-1a

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

11/06/2026
ekonomi-1-jpg

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

11/06/2026
pesta-babi

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Prof-Dr-H-Umar-Shihab-BW

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
utama-30

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
utama-29

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
sisipan-28

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
utama-27

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • featured 1_tn1

    Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Pendidikan Anti-Korupsi di Sekolah: Membangun Generasi Jujur Sejak Usia Dini

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Prediksi Argentina vs Swiss: Duel Juara Bertahan Melawan Kuda Hitam di Perempat Final Piala Dunia 2026

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Konflik Lahan Basah: Jerat Premanisme dan Ormas, Pakar Hukum Ingatkan Sanksi Pembubaran

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Mandarin Haircut vs Two Block vs French Crop: Pilih Gaya Rambut Pria Terbaik

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Ketika Anak Muda Menulis Ulang Wajah Pertanian Indonesia dengan Drone, Data, dan Determinasi

    478 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    685 shares
    Share 274 Tweet 171
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    482 shares
    Share 193 Tweet 121
  • Agen Subsidi Desa Tetap Aman: Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Utama Barang Subsidi dan Bantuan Pemerintah

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.