Kamis, 5 November 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Baru Jadi Hakim MK, Adies Kadir Dilaporkan ke MKMK oleh 21 Tokoh Hukum: Apa Kata CALS?

by Pewarta Warga
08/02/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
img-1770472859-fd7f77e20302eb5e

BACA JUGA:

PKB: Putusan MA-MK Soal Ijazah Gibran Perkuat Urgensi Langkah Politik DPR

MBG dan KDMP: Uji Konstitusionalitas Kebijakan Anggaran Masuk Babak Baru

DPR Berhadapan dengan Dilema Respons Kasus Ijazah Gibran

Setelah Putusan MK Ijazah Gibran, Arah Politik Ke Mana?

Putusan MK: Apa Arti Yudisialisasi Politik dan Politisasi Yudisial?

Hanya sehari setelah dilantik, Hakim Konstitusi Adies Kadir menghadapi laporan di Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Laporan ini diajukan oleh Constitutional and Administrative Law Society (CALS), yang terdiri dari 21 guru besar, dosen, dan praktisi hukum, menyoroti dugaan pelanggaran etik dan kejanggalan proses pencalonannya.

  • 21 tokoh hukum laporkan Adies Kadir ke MKMK tak lama setelah dilantik.
  • Pelaporan menyoroti dugaan pelanggaran kode etik dan kejanggalan proses seleksi Adies Kadir sebagai hakim konstitusi.
  • CALS mendesak MKMK untuk terlibat dalam pemeriksaan proses pencalonan, bukan hanya pasca-pelantikan.
  • Kejanggalan proses seleksi meliputi pembatalan calon sebelumnya dan penunjukan Adies Kadir tanpa uji kelayakan memadai.
  • Latar belakang politik Adies Kadir dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dalam pengambilan keputusan di MK.
  • CALS menuntut pemberhentian Adies Kadir sebagai hakim konstitusi dan berencana mengajukan gugatan ke PTUN.

Detil Pelaporan Adies Kadir ke MKMK oleh CALS

Pelantikan Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi yang seharusnya menjadi sorotan positif, justru dibayangi oleh laporan ke Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Laporan ini diajukan oleh Constitutional and Administrative Law Society (CALS), sebuah kelompok yang terdiri dari 21 guru besar, dosen, dan praktisi hukum terkemuka. CALS mengajukan laporan ini dengan dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim konstitusi, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam proses pencalonan Adies Kadir yang diusulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Peran MKMK dalam Proses Pencalonan Hakim

Perwakilan CALS, Yance Arizona, menyatakan bahwa pelaporan ini bertujuan untuk menjaga keluhuran dan martabat Mahkamah Konstitusi. Berbeda dengan praktik umumnya yang hanya memeriksa laporan setelah hakim resmi bertugas, CALS ingin MKMK memiliki peran lebih jauh untuk ikut memeriksa proses seseorang sebelum menjadi hakim. Mereka berargumen bahwa keterlibatan MKMK sejak awal dapat mengoreksi kekeliruan yang dianggap tidak etis dalam proses seleksi.

“Kami ingin MKMK juga terlibat lebih jauh untuk ikut memeriksa proses seseorang untuk menjadi hakim,” ujar Yance Arizona. Ia menambahkan, “Kami melaporkan Bapak Adies Kadir karena seleksinya itu tidak saja bertentangan dengan undang-undang, tapi juga kami melihat banyak hal yang tidak pantas terjadi dalam proses itu yang merupakan pelanggaran terhadap beberapa norma etika.”

Kejanggalan dalam Proses Seleksi Adies Kadir

CALS mengidentifikasi beberapa kejanggalan mendasar dalam proses pencalonan dan penunjukan Adies Kadir. Salah satu poin krusial adalah penunjukan Adies dilakukan setelah Komisi III DPR RI sebelumnya telah memilih calon lain, yaitu Inosentius Samsul, yang bahkan telah disetujui pada Agustus 2025. Namun, pada Januari 2026, Komisi III tiba-tiba menganulir hasil seleksi tersebut dan menggantinya dengan Adies Kadir.

Proses penggantian ini dinilai CALS terjadi secara mendadak tanpa melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang semestinya bagi Adies Kadir. Yance Arizona menjelaskan, “Proses penunjukkan Adies Kadir dinilai CALS tidak sejalan dengan prinsip integritas, imparsialitas, dan kesopanan.” Lebih lanjut, CALS menyoroti latar belakang Adies Kadir sebagai mantan Wakil Ketua DPR RI, yang secara tidak langsung terlibat dalam proses seleksi calon sebelumnya. Hal ini menimbulkan kesan adanya privilese yang didapatkan Adies Kadir.

“Seakan-akan Pak Adies Kadir mendapatkan privilese dalam proses seleksi, bahkan dia bisa menganulir putusan komisi yang sebelumnya sudah mengusulkan orang lain, tiba-tiba untuk mengusulkan dirinya, dan dia tidak menolak untuk diusulkan dalam mekanisme yang sebenarnya cacat secara prosedur hukum,” tegas Yance.

Pelanggaran Undang-Undang MK

Selain itu, CALS berpendapat bahwa pencalonan Adies Kadir melanggar Pasal 19 dan Pasal 20 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi. Undang-undang tersebut mengamanatkan bahwa proses pencalonan hakim konstitusi harus dilaksanakan secara transparan, partisipatif, objektif, dan akuntabel.

Potensi Konflik Kepentingan Latar Belakang Politik

Isu lain yang diangkat oleh CALS adalah potensi konflik kepentingan yang besar mengingat latar belakang Adies Kadir sebagai seorang politisi. CALS berpandangan bahwa ketika Adies Kadir duduk sebagai hakim konstitusi, terutama dalam perkara pengujian undang-undang atau sengketa hasil pemilu, latar belakang politiknya dapat memengaruhi independensinya.

“Dalam konteks seperti itu, beliau tidak bisa ikut dalam pengujian undang-undang yang mana Partai Golkar punya kontribusi besar di situ, atau sengketa pilpres, atau sengketa PHPU (perselisihan hasil pemilihan umum), lalu untuk apa beliau menjadi hakim konstitusi?” tanya Yance Arizona, menyiratkan keraguan terhadap independensi dan efektivitas Adies Kadir dalam memegang amanah sebagai hakim konstitusi.

Tuntutan CALS: Pemberhentian dan Gugatan

Menyikapi seluruh kejanggalan dan potensi masalah tersebut, CALS menuntut agar MKMK memberhentikan Adies Kadir dari jabatannya sebagai hakim konstitusi. Permintaan ini diajukan sebagai langkah mitigasi untuk mencegah potensi kerusakan pada integritas dan kepercayaan publik terhadap Mahkamah Konstitusi di masa depan.

Para pelapor Adies Kadir ke MKMK adalah tokoh-tokoh hukum yang dihormati, antara lain: Denny Indrayana, Hesti Armiwulan Sochma Wardiah, Muchamad Ali Safaat, Susi Dwi Harijanti, Iwan Satriawan, Zainal Arifin Mochtar, Mirza Satria Buana, Herdiansyah Hamzah, Herlambang P. Wiratraman, Dhia Al Uyun, Richo Andi Wibowo, Yance Arizona, Idul Rishan, Charles Simabura, Titi Anggraini, Warkhatun Najidah, Allan Fatchan Gani Wardhana, Beni Kurnia Illahi, Bivitri Susanti, Taufik Firmanto, dan Feri Amsari.

Tidak berhenti pada laporan ke MKMK, CALS juga menyatakan rencananya untuk melaporkan pencalonan Adies Kadir ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dalam waktu dekat, menunjukkan keseriusan mereka dalam memperjuangkan proses seleksi yang adil dan sesuai hukum.

Sekilas Latar Belakang Adies Kadir

Adies Kadir baru saja mengucap sumpah sebagai hakim konstitusi di hadapan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (5/2/2026). Ia langsung memulai tugasnya dengan bersidang di Mahkamah Konstitusi pada Jumat (6/2/2026), sehari setelah pelaporannya ke MKMK menjadi sorotan publik.

Baru Jadi Hakim MK, Adies Kadir Dilaporkan ke MKMK oleh 21 Tokoh Hukum: Apa Kata CALS? - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Adies KadirCALSDugaan Konflik KepentinganMahkamah KonstitusiMKMKPelanggaran Kode EtikSeleksi HakimTokoh Hukum
Share12Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

Peralatan teknologi keselamatan kebakaran modern dari Indonesia ditampilkan dalam close-up pada meja pamer kaca berkilau dengan pencahayaan eksibisi yang cerah dan refleksi metalik.

Teknologi Proteksi Kebakaran Indonesia Unjuk Gigi di SEMA Show 2026 Las Vegas

05/11/2026
Palu sidang dan timbangan keadilan diletakkan di meja kayu hakim yang berkilau dengan cahaya sore masuk dari jendela tinggi.

Roy Suryo Siapkan 500 Pertanyaan untuk Kesaksian Jokowi di PN Jaktim

05/11/2026
Suasana sidang pengadilan yang riuh dengan meja hakim kayu jati berkilau, palu hakim, dan timbangan keadilan di latar depan; baris mikrofon pers dan bendera merah putih buram di belakangnya.

Jokowi Pamerkan Ijazah SD-S1, Sidang PN Jakarta Timur Riuh

05/11/2026
Baru Jadi Hakim MK, Adies Kadir Dilaporkan ke MKMK oleh 21 Tokoh Hukum: Apa Kata CALS? - Featured

Daftar Lengkap Pemenang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards ke-29

05/11/2026
Foto dokumentasi resmi dengan segel merah di atas meja rapat bersama mikrofon.

DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU Perampasan Aset, Target Pengesahan Dipercepat

05/11/2026
Palu sidang hakim yang mengkilap diletakkan di atas meja kayu pengadilan resmi bersama timbangan keadilan berwarna kuningan dan dokumen-dokumen bergambar segel merah dengan cahaya matahari sore menyin

Jokowi dijadwalkan akan Hadiri Sidang Roy Suryo sebagai Saksi

05/11/2026
Baru Jadi Hakim MK, Adies Kadir Dilaporkan ke MKMK oleh 21 Tokoh Hukum: Apa Kata CALS? - Featured

Dugaan Penyadapan Presiden: Siapa di Baliknya Kepentingan Penyadapan?

05/11/2026
Baru Jadi Hakim MK, Adies Kadir Dilaporkan ke MKMK oleh 21 Tokoh Hukum: Apa Kata CALS? - Featured

Dasco Bantah Isu Cawapres, Sebut Ada Pengalihan Isu Penyadapan

05/11/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Baru Jadi Hakim MK, Adies Kadir Dilaporkan ke MKMK oleh 21 Tokoh Hukum: Apa Kata CALS? - Featured

    Panduan Beasiswa Daerah Pemprov Sulsel dan Pendaftaran Kuliah RPL Makassar 2026

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • KUR UMKM Tanpa Agunan Tambahan hingga Rp100 Juta: Tabel Angsuran, Syarat NIB, dan Cara Pengajuan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Smoothing dan Coloring Bersamaan Bisa Merusak Rambut?

    3579 shares
    Share 1432 Tweet 895
  • Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK Terkait Dugaan Setoran Rutin di Kementerian ATR/BPN

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan Sulsel dan Biaya Balik Nama di Makassar 2026

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Batu Bara Transit Singapura: Mengurai Menguapnya SDA Kita

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Presiden Prabowo dan Sejumlah Pejabat Diduga Disadap Sejak 2025

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PSM Makassar Kalah 0-1 dari Madura United Akibat Penalti Gagal di Kandang

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • FAM Desak FIFA Beri Penjelasan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.