Rabu, 12 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Bank Indonesia & BOTASUPAL Sulsel-Sulbar: Musnahkan 4.144 Uang Rupiah Palsu, Perkuat Kepercayaan Publik

by Pewarta Warga
12/08/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
Bank Indonesia & BOTASUPAL Sulsel-Sulbar: Musnahkan 4.144 Uang Rupiah Palsu, Perkuat Kepercayaan Publik - Featured

Bank Indonesia (BI) bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (BOTASUPAL) wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulsel-Sulbar) telah menunjukkan komitmen tegas memberantas peredaran uang Rupiah palsu dengan memusnahkan 4.144 lembar uang palsu temuan masyarakat dan perbankan periode Januari-Mei 2026.

  • Sebanyak 4.144 lembar uang Rupiah palsu dimusnahkan oleh BI dan BOTASUPAL Sulsel-Sulbar.
  • Temuan uang palsu berasal dari laporan masyarakat dan perbankan di wilayah Sulsel-Sulbar selama Januari-Mei 2026.
  • Pemusnahan telah mendapatkan penetapan resmi dari Ketua Pengadilan Negeri Makassar.
  • Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi BOTASUPAL Sulsel-Sulbar dalam pencegahan dan pemberantasan uang palsu.
  • Menjaga keaslian Rupiah berarti menjaga kepercayaan masyarakat sebagai fondasi perekonomian nasional.
  • BI Sulsel-Sulbar menerapkan tiga pendekatan: Preemtif (edukasi CBP Rupiah), Preventif (penguatan unsur pengaman uang), dan Represif (sinergi dengan aparat penegak hukum).
  • Masyarakat diajak aktif mengenali keaslian Rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) dan melaporkan temuan uang palsu.

Kronologi dan Penetapan Pemusnahan Uang Rupiah Palsu di Sulsel-Sulbar

Langkah tegas dalam memberantas peredaran uang Rupiah palsu kembali ditunjukkan oleh Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, berkolaborasi dengan Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (BOTASUPAL) wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Dalam sebuah operasi pemberantasan yang terorganisir, sebanyak 4.144 lembar uang Rupiah palsu berhasil dimusnahkan. Uang-uang temuan ini merupakan hasil identifikasi dari laporan masyarakat serta temuan yang dilaporkan oleh institusi perbankan di wilayah Sulsel-Sulbar, yang berhasil dideteksi dan diverifikasi keasliannya selama periode Januari hingga Mei tahun 2026.

Kegiatan pemusnahan ini bukanlah tindakan sporadis, melainkan telah melalui proses dan penetapan resmi. Plh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Bayu Martanto, secara tegas menyampaikan bahwa seluruh proses pemusnahan telah mendapatkan penetapan resmi dari Ketua Pengadilan Negeri Makassar. Hal ini menegaskan aspek legalitas dan keseriusan dalam menindak setiap bentuk pemalsuan uang negara.

Makna Penting Rupiah: Simbol Kedaulatan dan Kepercayaan Bangsa

Lebih dari sekadar pemusnahan fisik terhadap uang ilegal, kegiatan ini sarat dengan makna mendalam. Bayu Martanto menggarisbawahi bahwa menjaga keaslian Rupiah merupakan tindakan krusial dalam memelihara kepercayaan masyarakat. Kepercayaan ini, menurutnya, adalah fondasi yang sangat penting bagi stabilitas dan pertumbuhan perekonomian suatu negara. Rupiah, jauh melampaui fungsinya sebagai alat pembayaran, sejatinya adalah representasi kedaulatan bangsa yang harus dijaga kehormatannya.

Pemusnahan uang palsu ini menjadi pesan yang tegas. Ini bukan hanya tentang menghilangkan uang ilegal dari peredaran, namun juga merupakan sinyal kuat bahwa setiap upaya yang mencoba merusak kepercayaan publik terhadap mata uang Rupiah akan berhadapan langsung dengan sinergi BOTASUPAL dan penegakan hukum yang tegas. Setiap pihak yang bertindak melanggar kewenangan dan hukum akan mendapatkan konsekuensi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Langkah ini sejalan dengan amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Undang-undang ini secara komprehensif memberikan kewenangan penuh kepada Bank Indonesia dalam seluruh siklus pengelolaan uang Rupiah, mulai dari perencanaan, pencetakan, pengeluaran, pengedaran, pencabutan, penarikan, hingga pemusnahan, serta penentuan keasliannya.

Tiga Pilar Pendekatan Bank Indonesia dalam Menanggulangi Uang Palsu

Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan peredaran uang Rupiah palsu di wilayah Sulsel-Sulbar, Bank Indonesia menerapkan tiga pendekatan strategis yang terintegrasi:

  1. Pendekatan Preemtif: Edukasi Melalui Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah
    Pendekatan ini berfokus pada edukasi masyarakat secara masif mengenai ciri-ciri keaslian uang Rupiah. Program Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah menjadi ujung tombak sosialisasi. BI Sulsel-Sulbar memperkuat pemahaman ini melalui berbagai kanal, termasuk institusi pendidikan, pelatihan intensif bagi para guru, pemilihan Duta Muda dan Guru CBP Rupiah 2026, serta pembentukan Forum Kas Perbankan (FKP) Sultan. Melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengenali uang palsu.
  2. Pendekatan Preventif: Penguatan Unsur Pengaman dan Desain Uang
    Secara berkelanjutan, Bank Indonesia terus melakukan inovasi dalam memperkuat unsur pengaman dan desain uang Rupiah. Tujuannya sederhana namun krusial: membuat uang Rupiah semakin sulit dipalsukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Desain yang canggih dan teknologi pengaman mutakhir menjadi benteng pertahanan pertama terhadap pemalsuan.
  3. Pendekatan Represif: Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum
    Pendekatan ini melibatkan kerja sama yang erat dengan seluruh aparat penegak hukum. Bank Indonesia Sulsel-Sulbar aktif mendukung proses penyidikan tindak pidana pemalsuan uang, melakukan pemeriksaan terhadap uang yang diragukan keasliannya, memberikan keterangan ahli secara profesional, serta melakukan pertukaran data dan informasi yang relevan terkait temuan uang palsu. Kolaborasi ini memastikan setiap kasus yang muncul ditangani secara tuntas dan sesuai hukum.

Peran Aktif Masyarakat: Kunci Utama Mencegah Peredaran Uang Palsu

Bank Indonesia, melalui Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, tidak henti-hentinya mengajak seluruh lapisan masyarakat di Sulsel-Sulbar untuk berperan serta aktif dalam upaya pencegahan peredaran uang palsu. Kesadaran dan kewaspadaan setiap individu sangatlah penting.

Masyarakat dihimbau untuk senantiasa membiasakan diri mengenali ciri-ciri keaslian Rupiah. Cara termudah dan paling efektif adalah dengan mempraktikkan metode 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang. Dengan mengenali ciri-ciri unik yang tertanam pada setiap lembar uang Rupiah, masyarakat dapat membedakan uang asli dan palsu dengan lebih mudah. Jika di kemudian hari menemukan atau secara tidak sengaja menerima uang yang dicurigai palsu, masyarakat diminta untuk segera melaporkannya kepada pihak berwenang, seperti kepolisian atau langsung ke Bank Indonesia, agar dapat segera ditindaklanjuti.


Kontributor: RR. Nur

Penyunting: H. Gunadi


Bank Indonesia & BOTASUPAL Sulsel-Sulbar: Musnahkan 4.144 Uang Rupiah Palsu, Perkuat Kepercayaan Publik - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Transaksi QRIS Melonjak 100% di Semester I-2026, Capai Rp600 Triliun: Era Digital Makin Mengakar di Indonesia

Pemprov Sulsel Tingkatkan Daya Saing UMKM Lewat Pendampingan Ekspor: Strategi Jitu Menembus Pasar Global

Rupiah Mendunia: Indonesia & Hong Kong Jalin Kesepakatan Transaksi Mata Uang Lokal

Dolar AS Tembus Rp 18.100: Analisis Mendalam Pelemahan Rupiah di Awal Perdagangan

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Loyo Tembus 17.900/USD: Konflik Timur Tengah Hingga Kebutuhan Dolar Meningkat

Tags: 3D Dilihat Diraba DiterawangBank IndonesiaBOTASUPAL SulbarBOTASUPAL Sulselciri uang rupiahekonomi SulbarEkonomi Sulselkeaslian rupiahpemusnahan uanguang rupiah palsu
Share4Tweet2Send

ARTIKEL TERKAIT

Bank Indonesia & BOTASUPAL Sulsel-Sulbar: Musnahkan 4.144 Uang Rupiah Palsu, Perkuat Kepercayaan Publik - Featured

Bansos Dihentikan di Sulsel untuk Penerima Terindikasi Judi Online: Program Perbaikan Data KPM Mendesak

12/08/2026
Bank Indonesia & BOTASUPAL Sulsel-Sulbar: Musnahkan 4.144 Uang Rupiah Palsu, Perkuat Kepercayaan Publik - Featured

Bea Cukai Berbenah: Djaka Budi Utama Ungkap Upaya Perbaikan Pasca Ancaman Pembekuan

12/08/2026
Bank Indonesia & BOTASUPAL Sulsel-Sulbar: Musnahkan 4.144 Uang Rupiah Palsu, Perkuat Kepercayaan Publik - Featured

Dedi Congor Diduga Terima Gratifikasi Rp 30 Miliar: KPK Tegaskan Kasusnya Berbeda dengan Polri

12/08/2026
Bank Indonesia & BOTASUPAL Sulsel-Sulbar: Musnahkan 4.144 Uang Rupiah Palsu, Perkuat Kepercayaan Publik - Featured

Serangan Houthi Dekat Yaman Tewaskan 1 WNI, 2 Terluka di Kapal Kargo MV Tihamah

12/08/2026
Bank Indonesia & BOTASUPAL Sulsel-Sulbar: Musnahkan 4.144 Uang Rupiah Palsu, Perkuat Kepercayaan Publik - Featured

Sutrimo, Pegawai Kepercayaan Jampidsus Febrie Adriansyah, Tewas di Klinik Kecantikan

12/08/2026
Bank Indonesia & BOTASUPAL Sulsel-Sulbar: Musnahkan 4.144 Uang Rupiah Palsu, Perkuat Kepercayaan Publik - Featured

Terjerat Korupsi Kuota Haji, Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar

12/08/2026
Bank Indonesia & BOTASUPAL Sulsel-Sulbar: Musnahkan 4.144 Uang Rupiah Palsu, Perkuat Kepercayaan Publik - Featured

Polda Metro Jaya Naikkan Status Kasus Kematian Sutrimo Jadi Penyidikan, Dugaan Pembunuhan Berencana Menguat

11/08/2026
Bank Indonesia & BOTASUPAL Sulsel-Sulbar: Musnahkan 4.144 Uang Rupiah Palsu, Perkuat Kepercayaan Publik - Featured

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Rugikan Negara Rp 222 Miliar

11/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    470 shares
    Share 188 Tweet 118
  • Perbandingan Ekosistem Teknologi: Kelebihan dan Kekurangan Apple, Google, Microsoft

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Merek Mobil Paling Laris Bulan Februari 2021

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Malaysia & Indonesia Blokir Grok AI: Respons Cepat atas Ancaman Deepfake Seksual dan Langkah xAI Terkini

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Presiden Prabowo Alokasikan Rp 20,5 T untuk 490 Pemda yang Terlilit Masalah Keuangan

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Meta AI Mode: Facebook Ubah Pencarian dengan Kecerdasan Buatan dari Konten Publik Anda

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Danny Semangati 1.200 Mahasiswa KPM IAIN Pare – Pare

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Tidak Terlalu Cepat Untuk Lailatul Qadr

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia 10 Agustus 2026: Episentrum di Chocó, Kerusakan Parah di Beberapa Kota dan Korban Jiwa

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Harga BBM Nonsubsidi Turun Serentak per 1 Agustus 2026: Simak Rincian Lengkapnya!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.