Selasa, 20 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Darah di Menorah dan Keberanian Ahmed: Saat Penjual Buah Muslim Menjadi Perisai Hanukkah di Bondi

by Redaktur
16/12/2025
in Berita Terkini, Internasional
Reading Time: 5 mins read
A A
aksi ahmed di sydney

Wartakita.id, SYDNEY — Di Archer Park, sebuah ruang hijau yang terjepit di antara debur ombak Bondi Beach dan hiruk pikuk kota, lilin-lilin Menorah raksasa baru saja dinyalakan. Itu adalah hari Selasa, 16 Desember 2025. Udara musim panas Sydney terasa hangat, membawa aroma laut yang bercampur dengan manisnya sufganiyot (donat goreng).

Matilda Bee Britvan, gadis kecil berusia 10 tahun dengan tawa yang renyah, sedang berdiri di dekat panggung utama. Matanya berbinar memantulkan cahaya lilin. Di dekatnya, duduk Alex Kleytman (87), seorang pria sepuh dengan tatapan teduh. Alex adalah saksi hidup dari kekejaman tergelap abad ke-20; ia selamat dari Holocaust, lolos dari kamp kematian Nazi di Eropa, dan memilih Australia sebagai tempat untuk menua dengan damai bersama istrinya, Larisa.

Pukul 19.30, kedamaian itu pecah. Bukan oleh sorak-sorai perayaan, melainkan oleh suara “krak-krak-krak” yang tajam dan berirama dari arah jembatan penyeberangan (footbridge) yang menghadap ke taman.

“Kembang api!” seru seorang anak kecil, polos. Namun Matilda tidak sempat menyadari kekeliruan itu. Peluru pertama menembus kerumunan.

Maut dari Jembatan Penyeberangan

Posisi penembak sangat strategis dan mematikan. Dari atas jembatan penyeberangan, dua pria—yang kemudian diidentifikasi sebagai Sajid Akram (50) dan putranya, Naveed Akram (24)—memiliki pandangan bebas ke arah kerumunan di bawah.

Berbekal senapan bolt action dan shotgun, pasangan ayah-anak ini melepaskan setidaknya 50 tembakan ke arah massa yang panik. Jeritan menggantikan tawa. Archer Park berubah menjadi zona perang dalam hitungan detik.

Matilda, gadis kecil itu, tewas di tempat. Alex Kleytman, yang sepanjang hidupnya berlari dari kematian, akhirnya terkejar oleh peluru kebencian saat berusaha melindungi istrinya. Sebuah ironi yang menyayat hati: selamat dari genosida Hitler, hanya untuk gugur di tangan fanatisme baru di pantai paling damai di dunia.

Sang Penjual Buah yang Menolak Lari

Di tengah kekacauan itu, Ahmed al Ahmed (42) sedang berada di dekat lokasi. Pria kelahiran Suriah ini adalah pemilik toko buah lokal yang dikenal ramah. Sebagai seorang Muslim yang taat dan imigran yang pernah merasakan pahitnya konflik di tanah kelahirannya, Ahmed tahu betul suara apa yang sedang ia dengar.

Naluri bertahan hidup memerintahkan siapa pun untuk tiarap atau lari menjauh. Namun, Ahmed melihat sesuatu yang lain.

Ia melihat Sajid Akram, sang ayah sekaligus otak serangan, sedang bergerak di posisi bawah jembatan, mungkin untuk mengisi peluru atau mencari sudut tembak baru. Sajid mengenakan celana khaki dan memegang senapan laras panjang.

Dalam momen yang menentukan sejarah malam itu, Ahmed tidak lari menjauh. Ia berlari menuju arah suara tembakan.

Dengan memanfaatkan kekacauan dan mobil-mobil yang terparkir sebagai pelindung, Ahmed menyelinap di belakang pelaku. Tanpa senjata, hanya bermodalkan nyali, ia menerjang Sajid Akram dari belakang.

“Dia menjatuhkannya ke tanah seperti singa,” ujar seorang saksi mata.

Pergulatan hidup-mati terjadi di atas aspal. Ahmed berhasil mencengkeram laras senapan Sajid, memutarnya, dan melucuti senjata tersebut dari tangan teroris itu. Menurut laporan kepolisian New South Wales, Ahmed bahkan sempat menodongkan senjata rampasan itu kembali ke arah pelaku untuk menguncinya agar tidak bergerak, memberi waktu emas bagi Polisi Taktis untuk merangsek masuk.

Aksi Ahmed memecah konsentrasi serangan. Naveed, sang anak yang berada di posisi lain, kehilangan dukungan tembakan. Dalam baku tembak berikutnya dengan polisi, Sajid tewas, dan Naveed berhasil dilumpuhkan dan ditangkap.

Ayah yang Mewariskan Kebencian, Ayah yang Mewariskan Keberanian

Tragedi Bondi menyingkap dua potret “Ayah” yang kontras secara ekstrem.

Di satu sisi, ada Sajid Akram. Investigasi menunjukkan ia dan putranya baru saja kembali dari Davao, Filipina, bulan lalu—sebuah perjalanan yang diduga kuat untuk “wisata teror” dan pelatihan militer. Di dalam mobil mereka, polisi menemukan bendera ISIS buatan tangan dan bahan peledak rakitan. Sajid adalah ayah yang memilih mewariskan racun ideologi kepada putranya, mengajak darah dagingnya sendiri menuju kehancuran.

Di sisi lain, ada Ahmed al Ahmed. Seorang ayah dan suami yang bekerja keras di toko buahnya. Ia tidak memiliki hubungan darah dengan komunitas Yahudi yang sedang merayakan Hanukkah. Ia berbeda agama, berbeda latar belakang etnis. Namun, ia memilih mewariskan teladan keberanian kemanusiaan.

BACA JUGA:

Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

Prioritas Kesehatan Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan

Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

RUU Perampasan Aset: 13 Pidana Terancam Sita Aset Tanpa Vonis Pengadilan

Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

Ketika Perdana Menteri Anthony Albanese mengunjungi Ahmed yang terbaring dengan perban di Rumah Sakit St. Vincent, ia tidak menahan pujiannya. “Anda adalah pahlawan Australia sejati, Ahmed. Anda melihat kejahatan, dan Anda berdiri melawannya.”

Cahaya di Atas Kegelapan

Malam ini, garis polisi kuning masih melingkari area sekitar Bondi Pavilion. Bunga-bunga mulai menumpuk di trotoar—mawar putih untuk Matilda, lili untuk Alex.

Namun, narasi yang tertinggal di benak warga Sydney bukanlah tentang keberhasilan teror ISIS. Narasi itu adalah tentang seorang pria Muslim Suriah yang menyelamatkan tetangga Yahudinya.

Dalam ajaran Yahudi, ada konsep Tikkun Olam (memperbaiki dunia). Dalam ajaran Islam, ada prinsip bahwa menyelamatkan satu nyawa seperti menyelamatkan seluruh umat manusia.

Di Bondi Beach, pada malam Hanukkah 2025, Ahmed al Ahmed tidak sedang berkhotbah tentang kedua dalil tersebut. Ia sedang mempraktikkannya. Di bawah bayang-bayang jembatan penyeberangan itu, ia membuktikan bahwa darah kita semua berwarna merah yang sama.


[Catatan Redaksi] Artikel ini disusun berdasarkan fakta terverifikasi hingga pukul 20:00 WITA, 16 Desember 2025. Kami menghormati privasi keluarga korban dan menunggu hasil investigasi penuh kepolisian terkait jaringan teror di Filipina.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: #SydneyStrongAhmed Al AhmedBondi BeachHanukkah 2025KemanusiaanPahlawan Kemanusiaanterorismewartakita
Share12Tweet7Send

ARTIKEL TERKAIT

A grand entrance of the PKS Party Headquarters with a vibrant red banner and modern glass facade, symbolizing the party's commitment to transparency and fair treatment.

Presiden PKS: Ada Perlakuan Tak Sama dalam Penanganan Ijazah Gibran

20/10/2026
The grand entrance of the DPR building in Jakarta, with its intricate facade, national flag, and illuminated interior hall, symbolizing the serious discussions about the proposed bill on asset seizure

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Bisa Menjadi Bumerang Jika Tidak Diperhatikan

20/10/2026
A grand entrance of the DPR building in Jakarta, with a sleek glass facade and ornate door, reflecting sunlight. The interior is bright with large windows, and the background shows greenery of the sur

Wakil Ketua Komisi IX DPR Dukung Fatwa Haram Vape

19/10/2026
The image depicts the KPK headquarters with its glass facade and emblem, surrounded by busy KPK staff and investigators, and the Jakarta skyline with the Merdeka Palace in the background, symbolizing

KPK Ungkap Dua OTT dalam Sepekan: Korupsi Dana Bencana dan Suap Bupati Klaten

19/10/2026
A dramatic courtroom scene where six individuals, including the owner of a kindergarten, are being sentenced for a mass lead poisoning incident that affected 247 children in Tianshui, China. The image captures the gravity of the situation with strong lighting and a sharp focus on the faces of the defendants and the judge, set against a backdrop of a modern courtroom.

6 Orang Divonis Penjara Akibat Keracunan Timbal Massal di TK

19/10/2026
The image shows the grand Supreme Court building in Indonesia, symbolizing the authority and solemnity of the legal system. The urgent need for reform in the military judiciary is highlighted through

MK Tetapkan Tenggat Waktu 2 Tahun untuk Reformasi Peradilan Militer

19/10/2026
The image shows the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection with its modern glass facade, surrounded by greenery. Inside, the atrium is bright and open, but the overcast sky and the build

Pemerintah Dituding Abaikan HAM dalam Penanganan KDRT

19/10/2026
Gedung Mahkamah Agung Indonesia dengan dominasi arsitektur megah, dinding marmer, dan domba utama yang megah. Suasana ruang berlapis marmer dengan atap tinggi dan jendela besar yang memungkinkan cahay

Kebijakan Penghentian Perkara Pidana Akibat Cacat Prosedur dalam BAP

19/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Sebuah ponsel pintar modern dengan desain ramping dan ringan. Layar ponsel berwarna cerah dan diletakkan di latar putih minimalis. Di depan, ada kapsul transparan kecil yang berisi partikel partikel s

    Baterai Silicon Carbon: Solusi Inovatif untuk Kapasitas HP Tanpa Bodi Tebal

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    861 shares
    Share 344 Tweet 215
  • OJK Periksa Underwriter dan Direksi Sekuritas Terkait Dugaan Pidana Pasar Modal

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Irjen Pol (Purn) Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gubernur Sulsel: Pers adalah Mitra Strategis dalam Pembangunan Daerah

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.