Selasa, 22 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Warga Sumatara Diupah Rp125 Ribu Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

by Warteknet
02/01/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
img-1767327501-2c436ae682cb6a96

Wartakita.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meluncurkan Program Padat Karya Tunai (PKT) sebagai solusi cepat pemulihan ekonomi lokal di wilayah terdampak bencana Sumatera. Inisiatif ini tidak hanya memfokuskan pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga memberikan kesempatan kerja langsung kepada masyarakat terdampak, dengan imbalan harian yang signifikan.

Warga Sumatra Jadi Ujung Tombak Pemulihan Infrastruktur

Bencana alam tak hanya merusak fisik, namun juga melumpuhkan sendi-sendi ekonomi masyarakat. Menyadari hal ini, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengambil langkah strategis dengan menerapkan Program Padat Karya Tunai (PKT) di wilayah Sumatera yang baru saja dilanda musibah. Program ini dirancang khusus untuk memberdayakan masyarakat lokal, memberikan mereka pekerjaan sekaligus berkontribusi langsung pada pemulihan infrastruktur dasar yang vital.

Pelaksanaan PKT ini menyasar langsung lokasi-lokasi yang paling parah terkena dampak banjir bandang dan tanah longsor. Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menjadi prioritas utama. Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat. “Pelaksanaan padat karya diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus mempercepat perbaikan infrastruktur dasar,” ujar Kementerian PU dalam keterangan resminya.

Upah Harian Rp125 Ribu: Stimulus Ekonomi Langsung

Salah satu daya tarik utama dari Program Padat Karya Tunai adalah skema upah yang ditawarkan. Dirjen Cipta Karya Kementerian PU, Dewi Chomistriana, menjelaskan bahwa setiap warga yang terlibat dalam program ini akan menerima upah harian sebesar Rp125.000 per orang. Pembayaran saat ini masih dilakukan secara tunai, memberikan stimulus ekonomi yang cepat dan terukur bagi keluarga-keluarga yang terdampak.

Dewi Chomistriana menambahkan bahwa Kementerian PU terus berupaya meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas program. “Ke depan, Kementerian PU bekerja sama dengan perbankan untuk memfasilitasi pembukaan rekening bagi masyarakat agar pembayaran dapat dilakukan secara non-tunai dengan nilai yang sama,” paparnya. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk modernisasi layanan publik sekaligus memastikan transparansi.

Jenis Infrastruktur yang Dipulihkan Melalui PKT

Program Padat Karya Tunai tidak hanya berhenti pada perbaikan jalan atau jembatan. Direktorat Jenderal Cipta Karya menyalurkan program ini secara berkelanjutan melalui dukungan pembangunan dan pemulihan berbagai infrastruktur permukiman yang sangat dibutuhkan masyarakat. Beberapa program unggulan yang dilibatkan antara lain:

  • Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS): Memastikan akses air bersih yang berkelanjutan.
  • Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS): Meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan melalui sanitasi yang layak.
  • Sanitasi Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK): Memfasilitasi sanitasi yang memadai di lingkungan pendidikan keagamaan.
  • Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW): Mendukung pembangunan infrastruktur yang mendorong aktivitas sosial dan ekonomi.
  • Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R): Menerapkan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Skala Kerusakan dan Target Pemulihan

Data identifikasi hingga akhir tahun 2025 menunjukkan skala kerusakan infrastruktur berbasis masyarakat yang cukup signifikan di tiga provinsi tersebut. Di Aceh, tercatat 31 unit PISEW, 2 unit PAMSIMAS, 44 unit SANIMAS, 4 unit Sanitasi LPK, dan 1 unit TPS3R yang terdampak.

Sumatra Utara juga tidak luput dari dampak, dengan 4 unit PISEW yang terhenti, 6 unit SANIMAS, dan 3 unit SPAM IBM perdesaan yang memerlukan perbaikan. Di Sumatra Barat, kerusakan lebih luas meliputi 6 unit PISEW, 150 unit SPAM IBM perdesaan, 90 unit SANIMAS, 2 unit SANIMAS IDB, 10 unit Sanitasi LPK, 3 unit TPA, dan 1 unit TPS3R.

Dalam menghadapi skala kerusakan ini, pelibatan tenaga kerja lokal melalui skema padat karya menjadi kunci. Hal ini tidak hanya mempercepat proses pemulihan layanan dasar, tetapi juga memberikan sumber pendapatan yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak bencana.

Dampak Ekonomi Langsung dan Visi Strategis PU

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa program padat karya ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik. “Tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat,” tegasnya. Hal ini sejalan dengan visi besar Kementerian PU untuk memastikan manfaat pembangunan dirasakan secara merata.

Pelibatan warga dalam skala kecil, terutama pada Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM), menjadi tulang punggung program ini. Melalui pembersihan dan perbaikan infrastruktur permukiman, masyarakat tidak hanya mendapatkan upah, tetapi juga rasa kepemilikan dan kebanggaan atas kontribusi mereka.

Secara strategis, inisiatif ini selaras dengan Visi PU 608. Pelaksanaan padat karya yang melibatkan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Bina Marga, dan Direktorat Jenderal Cipta Karya ini, secara langsung mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang rentan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan yang berorientasi pada manusia adalah kunci pemulihan yang berkelanjutan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa saja jenis infrastruktur yang dipulihkan melalui Program Padat Karya Tunai?

Program ini mencakup pemulihan infrastruktur permukiman seperti Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS), Sanitasi Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK), Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), dan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), serta pembersihan jalan nasional.

Berapa upah yang diterima warga yang direkrut dalam Program Padat Karya Tunai?

Setiap warga yang terlibat dalam program ini akan menerima upah harian sebesar Rp125.000 per orang.

Di provinsi mana saja Program Padat Karya Tunai ini dilaksanakan?

Program ini dilaksanakan di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Bagaimana mekanisme pembayaran upah dalam program ini?

Saat ini pembayaran dilakukan secara tunai. Ke depannya, Kementerian PU bekerja sama dengan perbankan untuk memfasilitasi pembayaran secara non-tunai melalui pembukaan rekening.

Apa tujuan utama dari Program Padat Karya Tunai yang dijalankan Kementerian PU?

Tujuan utamanya adalah memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat terdampak bencana, mempercepat perbaikan infrastruktur dasar, serta mendorong pemulihan ekonomi lokal.

Program Padat Karya Tunai ini adalah contoh nyata bagaimana pembangunan dapat dirancang untuk memberikan manfaat ganda: perbaikan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ini adalah langkah penting menuju pemulihan yang lebih tangguh dan inklusif bagi seluruh warga Sumatra.

BACA JUGA:

Kelangkaan BBM Hantam Makassar: Harga Sembako Meroket Akibat Lonjakan Biaya Angkut

Revitalisasi Jalan Poros Ujung Lamuru-Palattae di Bone: Fondasi Baru Konektivitas dan Kemakmuran Warga

Sekda Bengkulu Tegas: ASN Wajib Jauhi Joget Berseragam Dinas di Medsos

Kloter 6 Haji Bone Pulang Utuh 393 Jamaah, Pesan ‘Jaga Kemabruran’ Menggema

Dari Saling Ancam di Dermaga: Kronologi Mengerikan Pembunuhan di Pelabuhan Benoa

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: Infrastruktur PascabencanaKementerian PUPadat Karya TunaiPemulihan EkonomiPewarta WargaRp125 RibusumatraUpah Warga
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Warga Sumatara Diupah Rp125 Ribu Pulihkan Infrastruktur Pascabencana - Featured

Bangga! Indonesia Raih 5 Medali di Asian Games 2026 Nagoya, Jepang: Perunggu Soft Tennis dan Wushu Mengibarkan Merah Putih

21/09/2026
Warga Sumatara Diupah Rp125 Ribu Pulihkan Infrastruktur Pascabencana - Featured

PLN Pastikan Transparansi Kompensasi Lahan SUTT 150 kV di Morowali Melalui Sosialisasi Mendalam

20/09/2026
Warga Sumatara Diupah Rp125 Ribu Pulihkan Infrastruktur Pascabencana - Featured

TNI AL Serahkan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi ke PT PAL & Fincantieri untuk Retrofit: Detail Kerja Sama dan Potensi Operasional

19/09/2026
Warga Sumatara Diupah Rp125 Ribu Pulihkan Infrastruktur Pascabencana - Featured

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Angkat Bicara Soal Kasus Suap HGB BPN Bogor

19/09/2026
Warga Sumatara Diupah Rp125 Ribu Pulihkan Infrastruktur Pascabencana - Featured

Strategi Multidimensi Melawan Dampak Kebakaran Hutan & Lahan di Kalimantan: Respons Komprehensif Melampaui Krisis Asap

18/09/2026
Warga Sumatara Diupah Rp125 Ribu Pulihkan Infrastruktur Pascabencana - Featured

AS Akui Tempatkan Senjata di Luar Angkasa, China-Rusia Peringatkan Perang Antariksa

16/09/2026
Warga Sumatara Diupah Rp125 Ribu Pulihkan Infrastruktur Pascabencana - Featured

Pemecatan Menteri Lewat Telepon: Sorotan Analis Komunikasi Politik Unpad Terhadap Etika Birokrasi

16/09/2026
Warga Sumatara Diupah Rp125 Ribu Pulihkan Infrastruktur Pascabencana - Featured

Absen di DPR, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Jadi Sorotan Pasca OTT KPK

16/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    195 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • AXA Financial Indonesia Perkuat Perlindungan Berbasis Syariah dengan Peluncuran AXA Sharia Life Insurance

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Grab Akuisisi Atome Financial: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan Indonesia

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Teras Perwira 2026: Grab & OVO Finansial Bekali Ribuan Mitra UMKM di 10 Kota

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Reshuffle Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Analisis Mendalam Politik dan Anggaran

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • BMKG Makassar Ingatkan Warga Sulsel: Waspada Cuaca Ekstrem, Angin Kencang, dan Udara Panas di September 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Sejarah Lunas: Utang Krisis 1998 Berakhir Agustus 2026, Dibayar Pakai Surplus BI Rp 55 Triliun

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Strategi Multidimensi Melawan Dampak Kebakaran Hutan & Lahan di Kalimantan: Respons Komprehensif Melampaui Krisis Asap

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.