Jumat, 11 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya

by Pewarta Warga
17/08/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

BACA JUGA:

Status Siaga Gunung Sinabung: BNPB Imbau Warga Karo Segera Mengungsi

Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir

Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

Perluas Pencarian 18 Korban KM Nurul Salsa: Basarnas dan TNI Kerahkan Alutsista Laut dan Udara di Perairan Selayar

Peristiwa gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, tak hanya meninggalkan jejak fisik, tetapi juga trauma mendalam bagi sebagian warga di wilayah lain yang turut merasakannya. Di Kabupaten Kepulauan Selayar, sejumlah 50 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan masih memilih untuk tinggal di pengungsian, sebuah pilihan yang didorong oleh ingatan pahit akan dampak gempa dahsyat di masa lalu.

  • Sebanyak 50 KK di Selayar masih mengungsi akibat trauma gempa Flores.
  • Trauma berakar dari gempa M 7,4 tahun 2021 yang merusak rumah warga di Pasilambena dan Pasimarannu.
  • Gempa M 7,0 Flores terbaru memicu pengungsian mandiri warga ke perbukitan.
  • Meskipun sebagian warga telah kembali, 50 KK di Pasimarannu memilih bertahan di pengungsian karena kekhawatiran gempa susulan.
  • Kondisi geografis Selayar menyulitkan akses logistik bantuan, dengan warga memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri.
  • Selain trauma, gempa Flores juga menyebabkan kerusakan fisik pada 13 rumah dan perahu nelayan di Selayar.

Kronologi Trauma Mendalam Akibat Gempa Flores di Selayar

Peristiwa gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, tak hanya meninggalkan jejak fisik, tetapi juga trauma mendalam bagi sebagian warga di wilayah lain yang turut merasakannya. Di Kabupaten Kepulauan Selayar, sejumlah 50 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan masih memilih untuk tinggal di pengungsian, sebuah pilihan yang didorong oleh ingatan pahit akan dampak gempa dahsyat di masa lalu.

Muhammad Ikbal, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar, menjelaskan bahwa trauma yang masih membekas ini sangat terasa di Kecamatan Pasimarannu. Keputusan untuk tetap berada di perbukitan sebagai lokasi pengungsian merupakan respons langsung terhadap ingatan kejadian serupa pada gempa besar tahun 2021.

Pada 14 Desember 2021, gempa magnitudo 7,4 yang berpusat di Flores memang terasa sangat kuat hingga ke Selayar, khususnya di Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu. Dampaknya tak main-main; banyak rumah warga mengalami kerusakan parah, bahkan rata dengan tanah. Pengalaman mengerikan inilah yang kembali terbayang ketika gempa Magnitudo 7,0 kembali mengguncang Flores baru-baru ini.

Respons Mandiri dan Kekhawatiran Gempa Susulan

Menghadapi getaran gempa M 7,0 yang kembali terasa, warga di dua kecamatan tersebut, Pasimarannu dan Pasilambena, bertindak sigap. Mereka secara mandiri menyelamatkan diri dan berlindung di kawasan perbukitan yang dianggap lebih aman.

Data yang dihimpun BPBD menunjukkan skala pengungsian awal yang signifikan. Di Pasimarannu, tercatat sekitar 278 KK mengungsi, sementara di Pasilambena sebanyak 130 KK. Meskipun situasi berangsur membaik dan warga Pasilambena kini telah kembali ke rumah mereka, fenomena yang menarik perhatian terjadi di Pasimarannu.

Hingga kini, sekitar 20 persen dari total pengungsi di Pasimarannu, atau diperkirakan kurang lebih 50 KK, masih memilih untuk bertahan di perbukitan. Hal ini mengindikasikan betapa kuatnya kekhawatiran mereka terhadap potensi gempa susulan. Bahkan, beberapa warga dilaporkan kembali ke rumah pada siang hari untuk melakukan aktivitas, namun kembali ke lokasi pengungsian yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari permukiman saat sore menjelang. Tradisi mengungsi di Selayar, menurut penjelasan Ikbal, biasanya berlangsung selama tiga hingga empat hari pascagempa.

Tantangan Geografis dan Penanganan Logistik di Kepulauan

Selain faktor psikologis berupa trauma yang mendalam, penanganan pengungsi di Selayar juga dihadapkan pada tantangan geografis yang tidak ringan. Sebagai wilayah kepulauan, akses menuju lokasi terdampak menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi BPBD Selayar.

Untuk dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan bantuan dan menyalurkan logistik, petugas BPBD harus menempuh perjalanan laut yang memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar 12 jam. Dalam situasi seperti ini, pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi untuk sementara waktu masih ditopang secara mandiri oleh warga melalui kekeluargaan dan gotong royong.

Dampak Fisik Gempa Flores di Selayar

Meskipun gelombang pengungsian terbesar di Selayar dipicu oleh trauma, gempa M 7,0 Flores yang lalu juga tercatat memberikan dampak kerusakan fisik pada sejumlah bangunan di wilayah tersebut.

BPBD melaporkan adanya 13 rumah yang mengalami kerusakan. Rinciannya, sembilan rumah rusak ringan dan empat rumah lainnya mengalami kerusakan sedang. Di Kecamatan Pasilambena, beberapa rumah bahkan terdampak oleh fenomena tak terduga: hempasan air laut yang masuk ke permukiman pascagempa.

Selain merusak rumah, beberapa perahu milik nelayan juga dilaporkan mengalami kerusakan atau bahkan terseret hingga ke daratan. Namun, patut disyukuri bahwa gempa kali ini tidak menyebabkan rumah warga ambruk di Selayar, dan yang terpenting, tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa di wilayah kepulauan tersebut.


Kontributor: RR. Nur

Penyunting: H. Gunadi


Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: BPBDgempa Floreskepulauan selayarNTTpasilambenapasimarannupengungsianSelayartrauma
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

Antrean BBM Makassar Tak Mereda: Long Lines, Pemicu Kemacetan, dan Respons Setengah Hati

11/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

DPRD Sulsel Mendesak Pertamina Stabilisasi Pasokan BBM & Elpiji di Tengah Antrean Panjang Makassar

10/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

09/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

Polda Sulsel Bergerak: Selidiki Kelangkaan BBM Subsidi, Tak Ada Ampun untuk Penimbun

09/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

Revitalisasi Jalan Poros Ujung Lamuru-Palattae di Bone: Fondasi Baru Konektivitas dan Kemakmuran Warga

08/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

RSUD La Palaloi Maros Segera Lengkapi Layanan Jantung dengan Laboratorium Kateterisasi Senilai Rp30 Miliar

08/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

Pemkab Gowa Perkuat Kesejahteraan ASN Melalui Kemitraan Strategis dengan PT Taspen

08/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

PLN Sulbagsel: Optimalkan Pembangkit Pascacrisis, Pasokan Listrik Tetap Butuh Pengelolaan Hati-hati

07/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    -41 shares
    Share -16 Tweet -10
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

    28 shares
    Share 11 Tweet 7
  • BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Polda Sulsel Bergerak: Selidiki Kelangkaan BBM Subsidi, Tak Ada Ampun untuk Penimbun

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • DPRD Sulsel Mendesak Pertamina Stabilisasi Pasokan BBM & Elpiji di Tengah Antrean Panjang Makassar

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Asap Pekat dari Gardu Listrik Pasar Baru: Analisis Mendalam Penanganan PLN

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Sorotan Antrean Truk Berdrum Kosong di SPBU Makassar: Indikasi Korupsi Solar Subsidi?

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.