Senin, 7 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya

by Pewarta Warga
17/08/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

BACA JUGA:

Status Siaga Gunung Sinabung: BNPB Imbau Warga Karo Segera Mengungsi

Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir

Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk NTT, NTB, Sulsel & Sultra

Perluas Pencarian 18 Korban KM Nurul Salsa: Basarnas dan TNI Kerahkan Alutsista Laut dan Udara di Perairan Selayar

Peristiwa gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, tak hanya meninggalkan jejak fisik, tetapi juga trauma mendalam bagi sebagian warga di wilayah lain yang turut merasakannya. Di Kabupaten Kepulauan Selayar, sejumlah 50 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan masih memilih untuk tinggal di pengungsian, sebuah pilihan yang didorong oleh ingatan pahit akan dampak gempa dahsyat di masa lalu.

  • Sebanyak 50 KK di Selayar masih mengungsi akibat trauma gempa Flores.
  • Trauma berakar dari gempa M 7,4 tahun 2021 yang merusak rumah warga di Pasilambena dan Pasimarannu.
  • Gempa M 7,0 Flores terbaru memicu pengungsian mandiri warga ke perbukitan.
  • Meskipun sebagian warga telah kembali, 50 KK di Pasimarannu memilih bertahan di pengungsian karena kekhawatiran gempa susulan.
  • Kondisi geografis Selayar menyulitkan akses logistik bantuan, dengan warga memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri.
  • Selain trauma, gempa Flores juga menyebabkan kerusakan fisik pada 13 rumah dan perahu nelayan di Selayar.

Kronologi Trauma Mendalam Akibat Gempa Flores di Selayar

Peristiwa gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, tak hanya meninggalkan jejak fisik, tetapi juga trauma mendalam bagi sebagian warga di wilayah lain yang turut merasakannya. Di Kabupaten Kepulauan Selayar, sejumlah 50 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan masih memilih untuk tinggal di pengungsian, sebuah pilihan yang didorong oleh ingatan pahit akan dampak gempa dahsyat di masa lalu.

Muhammad Ikbal, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar, menjelaskan bahwa trauma yang masih membekas ini sangat terasa di Kecamatan Pasimarannu. Keputusan untuk tetap berada di perbukitan sebagai lokasi pengungsian merupakan respons langsung terhadap ingatan kejadian serupa pada gempa besar tahun 2021.

Pada 14 Desember 2021, gempa magnitudo 7,4 yang berpusat di Flores memang terasa sangat kuat hingga ke Selayar, khususnya di Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu. Dampaknya tak main-main; banyak rumah warga mengalami kerusakan parah, bahkan rata dengan tanah. Pengalaman mengerikan inilah yang kembali terbayang ketika gempa Magnitudo 7,0 kembali mengguncang Flores baru-baru ini.

Respons Mandiri dan Kekhawatiran Gempa Susulan

Menghadapi getaran gempa M 7,0 yang kembali terasa, warga di dua kecamatan tersebut, Pasimarannu dan Pasilambena, bertindak sigap. Mereka secara mandiri menyelamatkan diri dan berlindung di kawasan perbukitan yang dianggap lebih aman.

Data yang dihimpun BPBD menunjukkan skala pengungsian awal yang signifikan. Di Pasimarannu, tercatat sekitar 278 KK mengungsi, sementara di Pasilambena sebanyak 130 KK. Meskipun situasi berangsur membaik dan warga Pasilambena kini telah kembali ke rumah mereka, fenomena yang menarik perhatian terjadi di Pasimarannu.

Hingga kini, sekitar 20 persen dari total pengungsi di Pasimarannu, atau diperkirakan kurang lebih 50 KK, masih memilih untuk bertahan di perbukitan. Hal ini mengindikasikan betapa kuatnya kekhawatiran mereka terhadap potensi gempa susulan. Bahkan, beberapa warga dilaporkan kembali ke rumah pada siang hari untuk melakukan aktivitas, namun kembali ke lokasi pengungsian yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari permukiman saat sore menjelang. Tradisi mengungsi di Selayar, menurut penjelasan Ikbal, biasanya berlangsung selama tiga hingga empat hari pascagempa.

Tantangan Geografis dan Penanganan Logistik di Kepulauan

Selain faktor psikologis berupa trauma yang mendalam, penanganan pengungsi di Selayar juga dihadapkan pada tantangan geografis yang tidak ringan. Sebagai wilayah kepulauan, akses menuju lokasi terdampak menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi BPBD Selayar.

Untuk dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan bantuan dan menyalurkan logistik, petugas BPBD harus menempuh perjalanan laut yang memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar 12 jam. Dalam situasi seperti ini, pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi untuk sementara waktu masih ditopang secara mandiri oleh warga melalui kekeluargaan dan gotong royong.

Dampak Fisik Gempa Flores di Selayar

Meskipun gelombang pengungsian terbesar di Selayar dipicu oleh trauma, gempa M 7,0 Flores yang lalu juga tercatat memberikan dampak kerusakan fisik pada sejumlah bangunan di wilayah tersebut.

BPBD melaporkan adanya 13 rumah yang mengalami kerusakan. Rinciannya, sembilan rumah rusak ringan dan empat rumah lainnya mengalami kerusakan sedang. Di Kecamatan Pasilambena, beberapa rumah bahkan terdampak oleh fenomena tak terduga: hempasan air laut yang masuk ke permukiman pascagempa.

Selain merusak rumah, beberapa perahu milik nelayan juga dilaporkan mengalami kerusakan atau bahkan terseret hingga ke daratan. Namun, patut disyukuri bahwa gempa kali ini tidak menyebabkan rumah warga ambruk di Selayar, dan yang terpenting, tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa di wilayah kepulauan tersebut.


Kontributor: RR. Nur

Penyunting: H. Gunadi


Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: BPBDgempa Floreskepulauan selayarNTTpasilambenapasimarannupengungsianSelayartrauma
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

Kebakaran Asrama TNI Mattoanging Makassar: 19 KK Terdampak, Api Diduga Berasal dari Dapur

03/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

PLN Ungkap Akar Masalah Pemadaman Listrik Bergilir di Sulselrabar: Bukan Akibat El Nino, Melainkan Pemeliharaan Kritis

03/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

Kebakaran Hebat Landa Barak TNI di Makassar: 35 Rumah Hangus, Diduga Akibat Korsleting Listrik Pascamacetron Bergilir

02/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

PLN Maros Jadwalkan Pemadaman Listrik 4 Jam: Ini Wilayah Terdampak dan Alasannya

02/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

Starlink BBPOM Makassar: Dongkrak Daya Saing UMKM Lewat Akses Perizinan Digital

01/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

Makassar Perkuat Keamanan Kota dengan 8.000 CCTV dan Sinergi Empat Pilar

01/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

Jalan Paleteang-Malimpung-Kabere: Kualitas Membaik, Manfaat Nyata Dirasakan Warga Sulawesi Selatan

01/09/2026
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

PLN Maros Lakukan Pemeliharaan Sistem: Jadwal dan Wilayah Terdampak Pengaturan Beban Listrik

01/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

    Samsung Galaxy S26 FE Resmi Dirilis: Performa Chipset Exynos 2500 Jadi Sorotan Utama

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    215 shares
    Share 86 Tweet 54
  • PLN Maros Jadwalkan Pemadaman Listrik 4 Jam: Ini Wilayah Terdampak dan Alasannya

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    190 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Panduan Lengkap: Jenis Rambut dan Faktor Penentunya

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • PLN Maros Lakukan Pemeliharaan Sistem: Jadwal dan Wilayah Terdampak Pengaturan Beban Listrik

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Hair Tonic dan Kesuburan Rambut, Manfaat dan Cara Pakai yang Tepat

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Prediksi Kemacetan Mudik 2026 Jalur Non-Tol Jabar: Rute Rawan dan Alternatif Lengkap

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Akun Media Sosial CEO Google Dibobol Hacker OurMine

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.