Minggu, 18 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya

by Pewarta Warga
17/08/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - Featured

BACA JUGA:

BNPB Perkuat Pemadaman Darat Karhutla Kalimantan Tengah di Tengah Asap Tebal

Rute Kapal Cepat Makassar-Selayar Kini Beroperasi 3 Kali Sehari, Waktu Tempuh Hanya 2,5 Jam

Kekeringan Ekstrem Landa 8 Kabupaten di Sulsel, BPBD Tetapkan Status Siaga

Status Siaga Gunung Sinabung: BNPB Imbau Warga Karo Segera Mengungsi

Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir

Peristiwa gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, tak hanya meninggalkan jejak fisik, tetapi juga trauma mendalam bagi sebagian warga di wilayah lain yang turut merasakannya. Di Kabupaten Kepulauan Selayar, sejumlah 50 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan masih memilih untuk tinggal di pengungsian, sebuah pilihan yang didorong oleh ingatan pahit akan dampak gempa dahsyat di masa lalu.

  • Sebanyak 50 KK di Selayar masih mengungsi akibat trauma gempa Flores.
  • Trauma berakar dari gempa M 7,4 tahun 2021 yang merusak rumah warga di Pasilambena dan Pasimarannu.
  • Gempa M 7,0 Flores terbaru memicu pengungsian mandiri warga ke perbukitan.
  • Meskipun sebagian warga telah kembali, 50 KK di Pasimarannu memilih bertahan di pengungsian karena kekhawatiran gempa susulan.
  • Kondisi geografis Selayar menyulitkan akses logistik bantuan, dengan warga memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri.
  • Selain trauma, gempa Flores juga menyebabkan kerusakan fisik pada 13 rumah dan perahu nelayan di Selayar.

Kronologi Trauma Mendalam Akibat Gempa Flores di Selayar

Peristiwa gempa bumi yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, tak hanya meninggalkan jejak fisik, tetapi juga trauma mendalam bagi sebagian warga di wilayah lain yang turut merasakannya. Di Kabupaten Kepulauan Selayar, sejumlah 50 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan masih memilih untuk tinggal di pengungsian, sebuah pilihan yang didorong oleh ingatan pahit akan dampak gempa dahsyat di masa lalu.

Muhammad Ikbal, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar, menjelaskan bahwa trauma yang masih membekas ini sangat terasa di Kecamatan Pasimarannu. Keputusan untuk tetap berada di perbukitan sebagai lokasi pengungsian merupakan respons langsung terhadap ingatan kejadian serupa pada gempa besar tahun 2021.

Pada 14 Desember 2021, gempa magnitudo 7,4 yang berpusat di Flores memang terasa sangat kuat hingga ke Selayar, khususnya di Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu. Dampaknya tak main-main; banyak rumah warga mengalami kerusakan parah, bahkan rata dengan tanah. Pengalaman mengerikan inilah yang kembali terbayang ketika gempa Magnitudo 7,0 kembali mengguncang Flores baru-baru ini.

Respons Mandiri dan Kekhawatiran Gempa Susulan

Menghadapi getaran gempa M 7,0 yang kembali terasa, warga di dua kecamatan tersebut, Pasimarannu dan Pasilambena, bertindak sigap. Mereka secara mandiri menyelamatkan diri dan berlindung di kawasan perbukitan yang dianggap lebih aman.

Data yang dihimpun BPBD menunjukkan skala pengungsian awal yang signifikan. Di Pasimarannu, tercatat sekitar 278 KK mengungsi, sementara di Pasilambena sebanyak 130 KK. Meskipun situasi berangsur membaik dan warga Pasilambena kini telah kembali ke rumah mereka, fenomena yang menarik perhatian terjadi di Pasimarannu.

Hingga kini, sekitar 20 persen dari total pengungsi di Pasimarannu, atau diperkirakan kurang lebih 50 KK, masih memilih untuk bertahan di perbukitan. Hal ini mengindikasikan betapa kuatnya kekhawatiran mereka terhadap potensi gempa susulan. Bahkan, beberapa warga dilaporkan kembali ke rumah pada siang hari untuk melakukan aktivitas, namun kembali ke lokasi pengungsian yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari permukiman saat sore menjelang. Tradisi mengungsi di Selayar, menurut penjelasan Ikbal, biasanya berlangsung selama tiga hingga empat hari pascagempa.

Tantangan Geografis dan Penanganan Logistik di Kepulauan

Selain faktor psikologis berupa trauma yang mendalam, penanganan pengungsi di Selayar juga dihadapkan pada tantangan geografis yang tidak ringan. Sebagai wilayah kepulauan, akses menuju lokasi terdampak menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi BPBD Selayar.

Untuk dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan bantuan dan menyalurkan logistik, petugas BPBD harus menempuh perjalanan laut yang memakan waktu cukup lama, yaitu sekitar 12 jam. Dalam situasi seperti ini, pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi untuk sementara waktu masih ditopang secara mandiri oleh warga melalui kekeluargaan dan gotong royong.

Dampak Fisik Gempa Flores di Selayar

Meskipun gelombang pengungsian terbesar di Selayar dipicu oleh trauma, gempa M 7,0 Flores yang lalu juga tercatat memberikan dampak kerusakan fisik pada sejumlah bangunan di wilayah tersebut.

BPBD melaporkan adanya 13 rumah yang mengalami kerusakan. Rinciannya, sembilan rumah rusak ringan dan empat rumah lainnya mengalami kerusakan sedang. Di Kecamatan Pasilambena, beberapa rumah bahkan terdampak oleh fenomena tak terduga: hempasan air laut yang masuk ke permukiman pascagempa.

Selain merusak rumah, beberapa perahu milik nelayan juga dilaporkan mengalami kerusakan atau bahkan terseret hingga ke daratan. Namun, patut disyukuri bahwa gempa kali ini tidak menyebabkan rumah warga ambruk di Selayar, dan yang terpenting, tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa di wilayah kepulauan tersebut.


Kontributor: RR. Nur

Penyunting: H. Gunadi


Trauma Gempa Flores: 50 KK di Selayar Masih Bertahan di Pengungsian, Begini Kronologinya - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: BPBDgempa Floreskepulauan selayarNTTpasilambenapasimarannupengungsianSelayartrauma
Share7Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Sebuah pemandangan pasar yang ramai di Sulsel Expo, Makassar, dengan berbagai umur dan latar belakang masyarakat yang sibuk membeli dan membawa barang belanjaan. Sayuran dan buah-buahan segar diletakk

Pangan Murah Sidrap Ludes di Sulsel Expo, Pemkab Siapkan Tambahan Stok

18/10/2026
Gubernur Andi Sudirman berbincang dengan pedagang di Sulsel Expo 2026, menunjukkan komitmennya dalam mendukung UMKM lokal. Latar belakang penuh dengan stall-stall menarik yang menampilkan berbagai pro

Gubernur Sulsel Dorong UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah di Sulsel Expo 2026

18/10/2026
A dense fog covers the city of Makassar-Sinjai, with buildings barely visible. A cyclist wearing a mask rides along a busy street, with the city's iconic mosque minarets in the background. The sky is

Kualitas Udara Makassar-Sinjai 18 Oktober: Status Tidak Sehat Akibat PM2.5

18/10/2026
Gubernur Budi S. berdiri di sebuah ruang konferensi modern, di sekitar meja besar berisi peta dan grafik. Ruangan terang dengan cahaya alami yang masuk dari jendela besar, menciptakan suasana yang han

Gubernur Sulsel Rencanakan Pusat Ekosistem Haji dan Umrah

18/10/2026
kantor gubernur sulsel

Gubernur Sulsel: Pers adalah Mitra Strategis dalam Pembangunan Daerah

18/10/2026
Seorang prajurit Kodam Hasanuddin berdiri di jalan sibuk di Makassar, memberikan masker kepada sekelompok warga yang berterima kasih. Latar belakang menampilkan pasar tradisional dengan rumah-rumah tr

Prajurit Kodam Hasanuddin Berbagi 55.000 Masker untuk Warga Makassar

17/10/2026
Wartakita Wartakita Debat Cagub Sulsel 2024 D Cr

Gubernur Sulsel Buka 1.230 Loker di Job Fair, Kolaborasi 30 Perusahaan

17/10/2026
Sebuah terminal bandara yang ramai di sore hari, dengan pesawat Sriwijaya Air menjadi pusat perhatian di runways. Penumpang tampak memasuki pesawat dengan kantong-kantong mereka. Pesawat memiliki logo

Sriwijaya Air Meluncurkan Penerbangan PP Makassar-Kolaka, Tarif Mulai Rp 800.000-an

17/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • black-framed-eyeglasses-on-computer-screen-scaled.jpg

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    857 shares
    Share 343 Tweet 214
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gubernur Sulsel: Pers adalah Mitra Strategis dalam Pembangunan Daerah

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Karhutla di Tebing Karst Pangkep Meluas, Capai 93,43 Hektare

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.