Kamis, 8 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir

by Pewarta Warga
24/08/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 4 mins read
A A
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

BACA JUGA:

Gempa M4,6 Guncang Laut Selatan Malang, Getaran Meluas hingga Lumajang dan Jember

DPR Mendesak KemenPUPR & BMKG: Perlu Mitigasi El Nino untuk Cegah Krisis Air Bersih

Sulawesi Selatan Siap Hadapi Udara Panas Ekstrem: Ini Prediksi BMKG 24-26 September 2026

Gempa Magnitudo di Atas 3,0 di Indonesia: Laporan 24 Jam Terakhir (Hingga 19 September 2026)

Strategi Multidimensi Melawan Dampak Kebakaran Hutan & Lahan di Kalimantan: Respons Komprehensif Melampaui Krisis Asap

Rentetan gempa susulan yang melanda Nusa Tenggara Timur pasca gempa utama M7,7 di Flores memicu kekhawatiran dan pertanyaan. Hingga Sabtu (22/8), BMKG mencatat lebih dari 5.000 gempa susulan, dengan pertanyaan besar: mengapa ini terjadi dan kapan akan berakhir?

Analisis Mendalam Gempa Susulan di NTT

Peristiwa gempa bumi susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca gempa utama berkekuatan M7,7 di Flores telah menjadi perhatian utama. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan angka yang mengejutkan, mencatat total 5.012 gempa susulan per pukul 05.00 WIB pada Sabtu (22/8). Dari jumlah tersebut, gempa terbesar mencapai magnitudo 6,2. BMKG juga merinci bahwa 31 gempa memiliki magnitudo di atas 5, sementara 124 di antaranya dirasakan oleh masyarakat, dengan magnitudo terkecil tercatat 1,1.

Penyebab Ilmiah di Balik Gempa Susulan

Menurut Daryono, seorang pakar dari Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), fenomena gempa susulan adalah bagian alami dari proses bumi untuk mencapai keseimbangan kembali setelah gempa utama. Secara teknis, gempa utama terjadi ketika energi pada retakan batuan atau patahan melebihi batas elastisitasnya, menyebabkan batuan patah dan bergeser mendadak. Namun, patahan yang mengalami robekan besar tidak serta-merta stabil.

Titik-titik tegangan yang tersisa kemudian memicu pergeseran pada batuan di sekitarnya. Daryono menjelaskan, “Gempa susulan pada hakikatnya adalah penyesuaian mekanis mikro saat batuan di sekitar bidang patahan tersebut bergeser perlahan untuk mencari posisi kestabilan baru.” Proses ini sesuai dengan Hukum Omori-Utsu, yang memprediksi bahwa frekuensi gempa susulan akan menurun seiring waktu, dengan jumlah terbanyak terjadi di hari-hari awal pasca gempa utama.

Potensi Dampak dan Redistribusi Tegangan

Meskipun frekuensi gempa susulan cenderung menurun, Daryono mengingatkan bahwa satu atau dua gempa susulan masih bisa memiliki magnitudo yang cukup besar untuk menimbulkan kerusakan pada bangunan yang strukturnya telah melemah akibat gempa utama. Di Flores dan sekitarnya, bangunan yang telah terdampak gempa utama tentu memerlukan kewaspadaan ekstra.

Selain itu, gempa utama menyebabkan redistribusi tegangan di kerak bumi. Tekanan yang terkumpul di satu titik berpindah ke area batuan di sekitarnya. “Pelepasan tekanan masif tersebut justru memindahkan sebagian tegangan sisa (Coulomb stress) ke area batuan di sekitarnya,” ujarnya. Oleh karena itu, rangkaian gempa susulan ini bukanlah tanda tekanan yang terus membesar, melainkan mekanisme kerak bumi dalam mengurai sisa tegangan dan menyesuaikan diri menuju kondisi yang lebih stabil.

Membedakan Gempa Foreshock, Mainshock, dan Aftershock

Daryono juga memberikan pemahaman penting mengenai perbedaan antara gempa pembuka (foreshock), gempa utama (mainshock), dan gempa susulan (aftershock). Penentuan status ini didasarkan pada urutan waktu, lokasi, dan magnitudo relatif dalam satu kluster patahan. Penting dicatat, status sebuah gempa bisa berubah; gempa yang awalnya dianggap utama bisa menjadi foreshock jika kemudian terjadi gempa yang lebih besar di patahan yang sama. Penentuan status ini bersifat retrospektif.

Untuk mengidentifikasi gempa susulan, para seismolog menganalisis parameter seperti lokasi yang masih berada dalam zona patahan gempa utama dan pola kemunculannya yang mengikuti proses peluruhan energi. Hukum Båth menambahkan wawasan, menyatakan bahwa magnitudo gempa susulan terbesar umumnya sekitar 1,2 tingkat lebih kecil dari magnitudo gempa utama.

Durasi Gempa Susulan dan Imbauan Kewaspadaan di NTT

Daryono menegaskan bahwa gempa susulan adalah konsekuensi mekanis yang lazim dan dapat berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan seiring batuan mencapai keseimbangan baru. “Rangkaian gempa susulan adalah bagian alami dari proses pemulihan bumi.” Namun, masyarakat di wilayah terdampak seperti Flores dan daerah lain di NTT tetap diimbau untuk selalu waspada terhadap gempa susulan bermagnitudo cukup besar yang berpotensi merusak bangunan yang sudah rusak.

Sebagai perkiraan, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, memperkirakan rentetan gempa susulan ini akan berakhir dalam 3 hingga 4 minggu ke depan. Gempa utama M7,7 terjadi di Flores pada Sabtu (15/8) pukul 04.58 WIB, yang disebabkan oleh aktivitas tektonik di Flores Back-Arc dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Gempa ini sempat memicu peringatan dini tsunami dengan status Siaga dan Waspada, mengingatkan akan kekuatan alam yang patut dihormati.


Kontributor: RR. Nur

Penyunting: Budi S.


Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: bmkgDaryonogempa bumigempa Floresgempa susulan NTTgempa tektonikIABIMitigasi BencanaNusa Tenggara Timur
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

Leonardo DiCaprio Angkat Bicara: Karhutla Indonesia Ancaman Nyata bagi Satwa Liar dan Iklim

05/10/2026
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

Gempa M4,6 Guncang Laut Selatan Malang, Getaran Meluas hingga Lumajang dan Jember

05/10/2026
Children from a local community in Makassar planting trees, symbolizing the integration of eco-parenting with local culture and traditions.

Eco-Parenting Berbasis Lokal: Solusi Berkelanjutan Hadapi Perubahan Iklim

04/10/2026
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

Mikroplastik Ancam Perairan Sulawesi Selatan: Dampak Lingkungan dan Solusi Terpadu

02/10/2026
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

Kemarau Panjang Picu Krisis Air Bersih di Maros, Sulsel

02/10/2026
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

Nakhoda Budaya: Revitalisasi Maritim Bugis-Makassar di Pontianak, Menjembatani Identitas dan Peluang Ekonomi

01/10/2026
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

Sulawesi Selatan Siap Hadapi Udara Panas Ekstrem: Ini Prediksi BMKG 24-26 September 2026

26/09/2026
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

1.200 Ton Sampah Menggunung di Gowa: Krisis BBM dan Akses TPA Lumpuhkan Pengelolaan Limbah

23/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Ole Romeny Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia dengan Jersey Marselino

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • DJP Siapkan Strategi Cari Basis Pajak Baru Antisipasi Kenaikan PTKP

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Hakim MK Bertanya soal Ijazah Gibran, Fokus Transparansi Data Pendidikan

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • CEO Nvidia Ditangkap di China dalam Kasus Penyelundupan Chip Canggih

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Gibran Rakabuming Raka Terganjal Syarat Pendidikan untuk Pilpres 2029

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Menkeu Suahasil Lantik 17 Pejabat, 13 dari Ditjen Pajak

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Redmi Note 15 Pro 5G vs Infinix Note 60: Adu Fitur Unggulan Segmen Menengah

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • 3 Bulan DLH Makassar Terapkan Kebijakan Pilah Sampah, Edukasi Tanpa Sanksi

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.