Selasa, 15 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup

Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir

by Pewarta Warga
24/08/2026
in Alam dan Lingkungan Hidup
Reading Time: 4 mins read
A A
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

BACA JUGA:

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Capai 1.000 Meter, Warga Jawa Timur Diimbau Waspada

Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergeser, Jakarta Tak Lagi Terdampak: Analisis BMKG dan Dampak bagi Banten

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas ke Lima Provinsi, Penerbangan dan Kesehatan Terdampak – Status Siaga Tetap Berlaku

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Barat Daya: Dampak Udara dan Penerbangan di Banten

Rentetan gempa susulan yang melanda Nusa Tenggara Timur pasca gempa utama M7,7 di Flores memicu kekhawatiran dan pertanyaan. Hingga Sabtu (22/8), BMKG mencatat lebih dari 5.000 gempa susulan, dengan pertanyaan besar: mengapa ini terjadi dan kapan akan berakhir?

Analisis Mendalam Gempa Susulan di NTT

Peristiwa gempa bumi susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca gempa utama berkekuatan M7,7 di Flores telah menjadi perhatian utama. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan angka yang mengejutkan, mencatat total 5.012 gempa susulan per pukul 05.00 WIB pada Sabtu (22/8). Dari jumlah tersebut, gempa terbesar mencapai magnitudo 6,2. BMKG juga merinci bahwa 31 gempa memiliki magnitudo di atas 5, sementara 124 di antaranya dirasakan oleh masyarakat, dengan magnitudo terkecil tercatat 1,1.

Penyebab Ilmiah di Balik Gempa Susulan

Menurut Daryono, seorang pakar dari Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), fenomena gempa susulan adalah bagian alami dari proses bumi untuk mencapai keseimbangan kembali setelah gempa utama. Secara teknis, gempa utama terjadi ketika energi pada retakan batuan atau patahan melebihi batas elastisitasnya, menyebabkan batuan patah dan bergeser mendadak. Namun, patahan yang mengalami robekan besar tidak serta-merta stabil.

Titik-titik tegangan yang tersisa kemudian memicu pergeseran pada batuan di sekitarnya. Daryono menjelaskan, “Gempa susulan pada hakikatnya adalah penyesuaian mekanis mikro saat batuan di sekitar bidang patahan tersebut bergeser perlahan untuk mencari posisi kestabilan baru.” Proses ini sesuai dengan Hukum Omori-Utsu, yang memprediksi bahwa frekuensi gempa susulan akan menurun seiring waktu, dengan jumlah terbanyak terjadi di hari-hari awal pasca gempa utama.

Potensi Dampak dan Redistribusi Tegangan

Meskipun frekuensi gempa susulan cenderung menurun, Daryono mengingatkan bahwa satu atau dua gempa susulan masih bisa memiliki magnitudo yang cukup besar untuk menimbulkan kerusakan pada bangunan yang strukturnya telah melemah akibat gempa utama. Di Flores dan sekitarnya, bangunan yang telah terdampak gempa utama tentu memerlukan kewaspadaan ekstra.

Selain itu, gempa utama menyebabkan redistribusi tegangan di kerak bumi. Tekanan yang terkumpul di satu titik berpindah ke area batuan di sekitarnya. “Pelepasan tekanan masif tersebut justru memindahkan sebagian tegangan sisa (Coulomb stress) ke area batuan di sekitarnya,” ujarnya. Oleh karena itu, rangkaian gempa susulan ini bukanlah tanda tekanan yang terus membesar, melainkan mekanisme kerak bumi dalam mengurai sisa tegangan dan menyesuaikan diri menuju kondisi yang lebih stabil.

Membedakan Gempa Foreshock, Mainshock, dan Aftershock

Daryono juga memberikan pemahaman penting mengenai perbedaan antara gempa pembuka (foreshock), gempa utama (mainshock), dan gempa susulan (aftershock). Penentuan status ini didasarkan pada urutan waktu, lokasi, dan magnitudo relatif dalam satu kluster patahan. Penting dicatat, status sebuah gempa bisa berubah; gempa yang awalnya dianggap utama bisa menjadi foreshock jika kemudian terjadi gempa yang lebih besar di patahan yang sama. Penentuan status ini bersifat retrospektif.

Untuk mengidentifikasi gempa susulan, para seismolog menganalisis parameter seperti lokasi yang masih berada dalam zona patahan gempa utama dan pola kemunculannya yang mengikuti proses peluruhan energi. Hukum Båth menambahkan wawasan, menyatakan bahwa magnitudo gempa susulan terbesar umumnya sekitar 1,2 tingkat lebih kecil dari magnitudo gempa utama.

Durasi Gempa Susulan dan Imbauan Kewaspadaan di NTT

Daryono menegaskan bahwa gempa susulan adalah konsekuensi mekanis yang lazim dan dapat berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan seiring batuan mencapai keseimbangan baru. “Rangkaian gempa susulan adalah bagian alami dari proses pemulihan bumi.” Namun, masyarakat di wilayah terdampak seperti Flores dan daerah lain di NTT tetap diimbau untuk selalu waspada terhadap gempa susulan bermagnitudo cukup besar yang berpotensi merusak bangunan yang sudah rusak.

Sebagai perkiraan, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, memperkirakan rentetan gempa susulan ini akan berakhir dalam 3 hingga 4 minggu ke depan. Gempa utama M7,7 terjadi di Flores pada Sabtu (15/8) pukul 04.58 WIB, yang disebabkan oleh aktivitas tektonik di Flores Back-Arc dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Gempa ini sempat memicu peringatan dini tsunami dengan status Siaga dan Waspada, mengingatkan akan kekuatan alam yang patut dihormati.


Kontributor: RR. Nur

Penyunting: Budi S.


Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: bmkgDaryonogempa bumigempa Floresgempa susulan NTTgempa tektonikIABIMitigasi BencanaNusa Tenggara Timur
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

BMKG Makassar Ingatkan Warga Sulsel: Waspada Cuaca Ekstrem, Angin Kencang, dan Udara Panas di September 2026

15/09/2026
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

12/09/2026
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

Makassar Melawan Krisis Air Bersih: Mobil Tangki & 18 SPAM Baru Jadi Ujung Tombak

11/09/2026
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bergeser, Jakarta Tak Lagi Terdampak: Analisis BMKG dan Dampak bagi Banten

08/09/2026
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas ke Lima Provinsi, Penerbangan dan Kesehatan Terdampak – Status Siaga Tetap Berlaku

07/09/2026
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Barat Daya: Dampak Udara dan Penerbangan di Banten

07/09/2026
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

Erupsi Semeru Kembali Terjadi: Kolom Abu 1.000 Meter, Warga Diminta Jauhi Sektor Tenggara

06/09/2026
Ribuan Gempa Susulan di NTT: Memahami Fenomena Ilmiah, Potensi Dampak, dan Prediksi Akhir - Featured

Indonesia Bergemuruh: Empat Gunung Api Erupsi Serentak, Begini Dampaknya

06/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    46 shares
    Share 18 Tweet 12
  • Antrean BBM Makassar: Benarkah Lonjakan Permintaan, Bukan Kelangkaan?

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Blackout Sumatera 22 Mei 2026: Akar Masalah Teknis Transmisi dan Misteri Suara Helikopter Sebelum Gelap

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
  • Antrean BBM Makassar Tak Mereda: Long Lines, Pemicu Kemacetan, dan Respons Setengah Hati

    976 shares
    Share 388 Tweet 243
  • DPRD Sulsel Mendesak Pertamina Stabilisasi Pasokan BBM & Elpiji di Tengah Antrean Panjang Makassar

    935 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Ganjil-Genap BBM Subsidi di Sulsel: Aturan Lengkap Pemprov Atasi Antrean Panjang

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Gempa Dalam M6.5 Utara Jakarta: Mengungkap Misteri Guncangan Meluas di Jawa dan Sumatera

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Cara Cek Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 2026: Panduan Lengkap Desil, Jadwal Cair, dan Cara Ambil

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.