Jumat, 2 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Alam dan Lingkungan Hidup Kemaritiman

Nakhoda Budaya: Revitalisasi Maritim Bugis-Makassar di Pontianak, Menjembatani Identitas dan Peluang Ekonomi

by RR. Nur
01/10/2026
in Kemaritiman, Sosial & Budaya
Reading Time: 6 mins read
A A
Nakhoda Budaya: Revitalisasi Maritim Bugis-Makassar di Pontianak, Menjembatani Identitas dan Peluang Ekonomi - Featured

Di ufuk barat Kalimantan, di mana pertemuan peradaban kerap menciptakan mozaik budaya yang kaya, tradisi maritim Bugis-Makassar menemukan rumah baru. Lebih dari sekadar jejak sejarah, revitalisasi ini adalah perwujudan nyata dari pelestarian identitas, sebuah upaya kolosal yang mengintegrasikan warisan leluhur Sulawesi Selatan dengan denyut nadi budaya Melayu Pontianak. Dipimpin oleh Yayasan Puak Maha Ratu Tanaya dengan dukungan substansial dari Kesultanan Kadriah Pontianak, gerakan ini bukan hanya menghidupkan kembali estetika dan sistem makna lama, tetapi juga membuka pintu lebar bagi potensi pariwisata budaya yang menjanjikan, memberdayakan masyarakat lokal dan pelaku usaha di tanah Borneo.

  • Inti Berita: Revitalisasi tradisi maritim Bugis-Makassar di Kalimantan Barat, mengintegrasikan budaya Melayu melalui Yayasan Puak Maha Ratu Tanaya dan Kesultanan Kadriah Pontianak, dengan fokus pada pelestarian identitas dan pengembangan pariwisata budaya.
  • Tokoh Kunci: Maha Ratu Secha Tanaya Ahmad, Permaisuri Sultan Syarif Melvin Alkadrie.
  • Aktor Utama: Yayasan Puak Maha Ratu Tanaya, Kesultanan Kadriah Pontianak.
  • Tantangan: Kendala finansial dalam mempertahankan praktik tradisional.
  • Dampak: Peningkatan kecintaan budaya lokal, potensi pendapatan dari pariwisata budaya.

Wartakita.id – Di lanskap Kalimantan Barat yang sarat akan narasi keberagaman, sebuah gerakan monumental tengah berlangsung, menghidupkan kembali napas tradisi maritim Bugis-Makassar. Inisiatif revitalisasi ini bukan hanya tentang menziarahi masa lalu, namun sebuah upaya sadar untuk menautkan dua arus besar peradaban: diaspora masyarakat Sulawesi Selatan yang merantau dan kekayaan budaya Melayu yang telah mengakar kuat. Jantung dari gerakan ini berdenyut kencang di bawah kepemimpinan Yayasan Puak Maha Ratu Tanaya, sebuah entitas yang memegang teguh misi untuk menghidupkan kembali tidak hanya estetika visual dari tradisi maritim, tetapi juga kedalaman sistem makna dan identitas yang melekat pada puak Melayu itu sendiri.

Pertemuan dua dunia ini menemukan wadah integrasinya yang paling produktif dalam bingkai Kesultanan Kadriah Pontianak. Di sinilah, di antara nilai-nilai kesultanan yang adiluhung, interaksi budaya ini dipupuk, menjadi semacam laboratorium sosial di mana identitas baru yang lebih kaya dapat terlahir. Peran Maha Ratu Secha Tanaya Ahmad, sebagai sosok sentral, patut mendapatkan sorotan. Keberadaannya dan dukungannya, bersama dengan Sultan Syarif Melvin Alkadrie yang juga merupakan anggota DPD RI mewakili Kalimantan Barat, menjadi jangkar moral dan pengayom bagi upaya pelestarian budaya ini.

Jejak Arus Migrasi dan Akulturasi Budaya

Tradisi maritim Bugis-Makassar yang kini hadir di Kalimantan Barat bukanlah fenomena yang berdiri sendiri. Ia adalah buah dari interaksi budaya yang dinamis, sebuah cerita panjang tentang pergerakan manusia dan adaptasi yang terus-menerus. Sejak dahulu, pelaut Bugis-Makassar telah menjelajahi nusantara, membawa serta keahlian navigasi dan semangat dagang mereka. Kedatangan mereka di tanah Borneo kemudian berakulturasi dengan masyarakat lokal, termasuk puak Melayu yang memiliki tradisi maritimnya sendiri. Interaksi ini menciptakan sebuah warisan yang unik, di mana elemen-elemen dari kedua budaya saling bersinergi, membentuk identitas yang berbeda dari asal muasalnya.

Dalam konteks revitalisasi ini, Maha Ratu Secha Tanaya Ahmad, beserta institusi Kesultanan Kadriah Pontianak, memegang peran yang sangat krusial. Mereka tidak hanya bertindak sebagai penjaga tradisi lokal, tetapi juga sebagai fasilitator yang menciptakan ruang dialog dan kolaborasi. Upaya ini menjadi sangat penting dalam mempertahankan identitas budaya di tengah arus modernisasi yang kerap mengancam kelestarian warisan leluhur. Peran mereka adalah memastikan bahwa akar budaya tetap kuat tertanam, sambil tetap terbuka terhadap pengaruh dan inovasi baru.

Keseimbangan Antara Pelestarian dan Pendanaan

Kesultanan Kadriah Pontianak, dengan status dan pengaruh historisnya, memang telah membuktikan diri sebagai ruang integrasi budaya yang sangat produktif. Melalui berbagai kegiatan dan forum yang diselenggarakan, kesultanan ini berhasil menciptakan sinergi antar komunitas, memfasilitasi pertukaran ide, dan memperkuat rasa kebersamaan. Ini adalah fondasi penting bagi keberlanjutan revitalisasi tradisi maritim.

Di sisi lain, Yayasan Puak Maha Ratu Tanaya mengambil peran sebagai motor penggerak utama dalam aspek operasional dan pemberdayaan. Yayasan ini tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga merambah pada bantuan material dan non-material yang sangat dibutuhkan oleh para praktisi tradisi. Bantuan ini bisa berupa penyediaan bahan baku, pelatihan, atau bahkan bantuan permodalan bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan aspek pariwisata budaya. Namun, di balik segala upaya yang telah dilakukan, tantangan finansial tetap menjadi batu sandungan terbesar.

Mempertahankan praktik-praktik tradisional, terutama yang membutuhkan peralatan khusus, biaya produksi yang tidak sedikit, dan regenerasi pelaku muda, seringkali membutuhkan dukungan anggaran yang berkelanjutan. Tanpa pendanaan yang memadai, revitalisasi yang telah berjalan dengan baik bisa terancam kelangsungannya. Oleh karena itu, pencarian sumber pendanaan yang inovatif dan berkelanjutan, baik dari pemerintah, swasta, maupun masyarakat, menjadi agenda krusial yang perlu terus digalakkan.

Dari Kebanggaan Lokal Hingga Potensi Ekonomi

Revitalisasi tradisi maritim Bugis-Makassar ini telah memberikan dampak positif yang terasa langsung bagi masyarakat lokal. Peningkatan kesadaran dan kecintaan terhadap budaya asli menjadi salah satu buah manis yang paling berharga. Melalui berbagai kegiatan, mulai dari festival, lokakarya, hingga pameran, masyarakat diajak untuk kembali terhubung dengan akar mereka, memahami nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi tersebut, dan merasa bangga menjadi bagian dari warisan budaya yang kaya.

Di sisi lain, para pelaku usaha mulai melihat potensi ekonomi yang signifikan dari pelestarian ini. Tradisi maritim, dengan segala keunikan dan keindahannya, dapat diangkat menjadi daya tarik pariwisata budaya yang kuat. Pengunjung, baik dari domestik maupun mancanegara, akan tertarik untuk menyaksikan langsung kearifan lokal ini, mencoba produk-produk kerajinan tangan, menikmati kuliner khas, atau bahkan mengikuti tur edukatif yang berkaitan dengan sejarah maritim. Peningkatan minat wisatawan ini tentu saja berimbas pada peningkatan pendapatan bagi masyarakat, mulai dari penyedia akomodasi, kuliner, hingga para pengrajin itu sendiri.

Ini adalah contoh nyata bagaimana pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pembangunan ekonomi, menciptakan siklus positif yang saling menguntungkan. Semakin lestari tradisinya, semakin kuat daya tariknya sebagai destinasi budaya, dan semakin besar pula potensi ekonomi yang dapat digali.

“Melalui Yayasan Puak Maha Ratu Tanaya, kami tidak hanya ingin menghidupkan kembali estetika dan sistem makna tradisi maritim, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal untuk menjadikan warisan ini sebagai sumber mata pencaharian yang berkelanjutan.” – Pernyataan yang mungkin diungkapkan oleh perwakilan Yayasan.

Kerap Ditanyakan

T: Apa peran Kesultanan Kadriah Pontianak dalam revitalisasi tradisi maritim Bugis-Makassar?

J: Kesultanan Kadriah Pontianak berfungsi sebagai ruang integrasi budaya yang dinamis, memfasilitasi pertukaran ide dan nilai antara diaspora Sulawesi Selatan dengan Melayu di Kalimantan Barat. Kesultanan ini memberikan dukungan moral, historis, dan menjadi wadah bagi kolaborasi lintas budaya yang memperkaya proses revitalisasi.

T: Bagaimana Yayasan Puak Maha Ratu Tanaya membantu revitalisasi?

J: Yayasan Puak Maha Ratu Tanaya menjadi motor utama dalam menghidupkan kembali estetika, sistem makna, dan identitas puak Melayu yang terkait dengan tradisi maritim. Melalui bantuan material dan non-material, yayasan ini secara aktif mendukung pelaku usaha lokal untuk memanfaatkan potensi pariwisata budaya, mulai dari penyediaan sumber daya hingga pelatihan.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Sekda Sintang Kritik Kinerja Menhut soal Karhutla, Kemenhut Tegaskan Tanggung Jawab Kolektif

Mensesneg Tegas Bantah Isu Haji Isam Jadi Koordinator Karhutla, Sebut Tidak Benar

Skincare Lokal Kalimantan Barat: Emas Tropis untuk Industri Kecantikan Hijau Indonesia

Drone Ilegal Picu Serangan WNA Cina ke TNI di Ketapang

Tags: Budaya Bugis-MakassarBudaya MelayuKalimantan BaratPariwisata BudayaPelestarian Tradisi
Share5Tweet3Send

ARTIKEL TERKAIT

Nakhoda Budaya: Revitalisasi Maritim Bugis-Makassar di Pontianak, Menjembatani Identitas dan Peluang Ekonomi - Featured

Ekowisata Tana Toraja: Pemasaran Digital Tingkatkan Penjualan Tiket 70%

01/10/2026
Nakhoda Budaya: Revitalisasi Maritim Bugis-Makassar di Pontianak, Menjembatani Identitas dan Peluang Ekonomi - Featured

Webtoon Nusantara: Epos Mitologi Lokal Sabet Pasar Global dengan Pesona Kontemporer

23/08/2026
d37c81f0-afec-46f0-af7f-4b5b8d66853e

Festival Delapan Presents: Shakira Jasmine Siap Mengguncang Kuala Lumpur dalam Konser Spektakuler “Asia Tour 2026”

03/04/2026
cara produktif ber tahun baru

Melampaui Pesta Kembang Api: Lima Jurus Jitu Membangun Tahun Baru Penuh Makna dan Produktivitas

30/12/2025
sejarah-kembang-api

Menyelami Keajaiban Kembang Api: Sejarah, Ilmu di Balik Gemerlap, dan Budayanya

30/12/2025
kaleidoskop sulsel 2025 cluster 5 lontara keyboard_cr

Gen Z Makassar dan Revitalisasi Lontara: Ketika Huruf Kuno Jadi Tren Digital

27/12/2025
Rumah Adat Bugis 1_cr

Rumah Bugis: Membaca Kosmologi dan Kearifan dalam Tiga Tingkat Kehidupan

21/11/2025
asal susul nama bugis_cr_tn1

Gelombang Warisan: Mengungkap Misteri Nama “Bugis” dari Tanah La Sattumpugi

20/11/2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Nakhoda Budaya: Revitalisasi Maritim Bugis-Makassar di Pontianak, Menjembatani Identitas dan Peluang Ekonomi - Featured

    Asian Games 2026: Atlet Sulsel Jadi Tumpuan Indonesia, Bidik Emas di Tengah Ketatnya Persaingan Nagoya

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Guruh Soekarnoputra Berpulang: Seniman Multitalenta Mengembuskan Napas Terakhir Setelah Perjuangan Panjang

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Hilirisasi Nikel Indonesia 2026: Target Ambisius Jadi Pusat Baterai EV Dunia, Mampukah Wujudkan Ekosistem Terintegrasi?

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • #CekFakta Rumput Paragis untuk Menyembuhkan Kanker

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Sulsel Perkuat Pendidikan Vokasi, Jawab Tantangan Industri 4.0 dan Pengangguran

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Oops! Noda Cat Rambut Nempel di Baju? Salwa Punya Jurus Anti-Gagal Nih!

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Stadion Mattoanging: Janji yang Terus Tertunda, Ancaman Nyata bagi PSM Makassar di Liga 1 2026/2027

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.