Sabtu, 17 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Stadion Mattoanging: Janji yang Terus Tertunda, Ancaman Nyata bagi PSM Makassar di Liga 1 2026/2027

by Budi S.
27/09/2026
in Makassar & Sulsel, Sepak Bola
Reading Time: 6 mins read
A A
Stadion Mattoanging: Janji yang Terus Tertunda, Ancaman Nyata bagi PSM Makassar di Liga 1 2026/2027 - Featured

MAKASSAR, Wartakita.id – Penundaan pembangunan kembali Stadion Mattoanging di Makassar, Sulawesi Selatan, hingga September 2026, telah memicu kekecewaan publik yang mendalam dan secara kritis membahayakan daya saing serta keberlanjutan PSM Makassar di Liga 1 musim 2026/2027. Situasi ini menuntut intervensi segera dan transparansi dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, manajemen PSM, hingga PSSI, demi menjaga marwah sepak bola kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan. Gap yang persisten antara janji pemerintah dan kebutuhan praktis PSM akan markas modern telah menyoroti isu akuntabilitas dan pengembangan olahraga regional.

Sejarah Panjang dan Janji Manis yang Menguap

Stadion Mattoanging, yang dulunya bernama Stadion Andi Mattalatta, bukan sekadar arena olahraga; ia adalah monumen sejarah dan kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya para pendukung PSM Makassar. Sejak dirobohkan pada tahun 2020 dengan janji pembangunan kembali yang megah dan modern, proyek ini telah menjadi saga penantian yang tak berujung. Gubernur Sulawesi Selatan saat itu, Nurdin Abdullah, menjanjikan stadion berstandar internasional yang akan menjadi markas permanen PSM. Namun, janji tersebut kini terasa semakin jauh dari kenyataan.

Berbagai kendala, mulai dari masalah anggaran, proses lelang yang berlarut-larut, hingga perubahan kebijakan, telah menghantui proyek ini. Pada awal tahun 2023, harapan sempat membumbung tinggi ketika Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengumumkan rencana untuk melanjutkan pembangunan. Namun, hingga September 2026, progres signifikan yang diharapkan masih belum terlihat. “Setiap tahun ada janji, setiap tahun pula kami kecewa. Mattoanging bukan hanya stadion, tapi rumah bagi kami, para suporter PSM,” ujar Daeng Beta, salah satu pentolan kelompok suporter PSM Makassar, yang ditemui Wartakita.id pada pertengahan September 2026.

Kronologi Penundaan dan Dampak Ekonomi-Sosial

Rentetan penundaan pembangunan Stadion Mattoanging dapat ditelusuri dari beberapa fase. Setelah pembongkaran total pada tahun 2020, proses perencanaan dan penganggaran menghadapi berbagai rintangan birokrasi. Anggaran yang dialokasikan seringkali tidak mencukupi atau terhambat oleh revisi. Pada tahun 2022, muncul wacana untuk melibatkan pihak ketiga atau skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), namun inisiatif ini pun belum membuahkan hasil konkret.

Pada awal 2024, Pemprov Sulsel kembali menegaskan komitmennya untuk melanjutkan proyek, bahkan sempat menargetkan peletakan batu pertama pada akhir tahun tersebut. Namun, hingga memasuki kuartal terakhir 2026, target tersebut masih jauh panggang dari api. Situs proyek yang seharusnya ramai dengan aktivitas konstruksi, kini masih terlihat sepi, menyisakan puing-puing dan ilalang yang tumbuh subur.

Dampak dari penundaan ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga merambat ke sektor ekonomi dan sosial. Pedagang kecil di sekitar lokasi yang dulunya menggantungkan hidup dari keramaian stadion kini kehilangan mata pencarian. Komunitas olahraga lokal juga kehilangan fasilitas vital untuk pembinaan atlet. Yang paling terasa adalah erosi kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. “Kami butuh bukti, bukan hanya janji manis. Setiap kali ada pergantian pimpinan, janji Mattoanging selalu muncul, tapi hasilnya nihil,” keluh seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

PSM Makassar: Terjepit di Antara Harapan dan Realita Pahit

Bagi PSM Makassar, kondisi Stadion Mattoanging yang tak kunjung rampung adalah duri dalam daging. Sejak Mattoanging dirobohkan, tim berjuluk Juku Eja ini terpaksa mengungsi ke Stadion Gelora BJ Habibie di Parepare, sebuah kota yang berjarak sekitar 150 kilometer dari Makassar. Meskipun Stadion BJ Habibie telah menjadi “rumah kedua” yang penuh kenangan manis, termasuk saat PSM meraih gelar juara Liga 1, namun secara logistik dan finansial, ini adalah beban berat.

Perjalanan jauh untuk setiap pertandingan kandang, biaya operasional yang membengkak, serta potensi kehilangan pendapatan dari tiket dan merchandise akibat jarak, menjadi tantangan serius bagi manajemen klub. “Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Parepare, namun memiliki stadion sendiri di Makassar adalah impian dan kebutuhan mendesak. Ini mempengaruhi banyak aspek, mulai dari rekrutmen pemain, kenyamanan tim, hingga pendapatan klub,” jelas seorang sumber internal manajemen PSM Makassar yang meminta anonimitas.

Ancaman Daya Saing di Liga 1 2026/2027

Musim Liga 1 2026/2027 akan menjadi periode krusial bagi PSM Makassar. Dengan standar lisensi klub AFC yang semakin ketat, memiliki stadion yang memenuhi kriteria modern bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Stadion yang layak tidak hanya mencakup fasilitas lapangan, tetapi juga ruang ganti, area media, fasilitas medis, hingga aksesibilitas dan keamanan bagi penonton. Tanpa stadion yang memadai, PSM berisiko menghadapi sanksi, mulai dari denda, larangan bermain di kandang sendiri, hingga bahkan kesulitan dalam mendapatkan lisensi klub untuk berkompetisi di level Asia.

Daya saing PSM di Liga 1 juga terancam. Klub-klub lain di Indonesia terus berbenah, membangun atau merenovasi stadion mereka menjadi lebih modern dan representatif. Stadion yang megah dan fasilitas latihan yang lengkap adalah daya tarik utama bagi pemain bintang. Tanpa itu, PSM akan kesulitan bersaing dalam merekrut talenta terbaik, yang pada akhirnya akan berdampak pada performa tim di lapangan.

“Stadion adalah jantung sebuah klub sepak bola modern. Ia bukan hanya tempat bertanding, tapi juga pusat pengembangan ekonomi, komunitas, dan identitas. Jika PSM terus bermain di luar kota, mereka akan kehilangan ‘roh’ kandang yang sangat penting untuk membangun mental juara dan basis penggemar yang kuat,” kata Dr. Ir. Andi Baso, seorang pengamat olahraga dan tata kota dari Universitas Hasanuddin.

Mendesak Intervensi dan Transparansi: Jalan ke Depan

Melihat urgensi situasi ini, diperlukan intervensi segera dan transparansi total dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Masyarakat dan PSM Makassar membutuhkan kejelasan mengenai status proyek, anggaran yang tersedia, dan jadwal pembangunan yang realistis dan dapat dipertanggungjawabkan.

Beberapa langkah konkret yang dapat diambil antara lain:

  • Pembentukan Tim Khusus: Membentuk tim kerja lintas sektor yang melibatkan Pemprov, manajemen PSM, PSSI, Kemenpora, dan perwakilan suporter untuk mengawal proyek ini secara transparan.
  • Audit Menyeluruh: Melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh proses perencanaan dan penganggaran yang telah berjalan untuk mengidentifikasi hambatan dan mencari solusi.
  • Skema Pembiayaan Inovatif: Menjajaki skema pembiayaan alternatif seperti KPBU atau melibatkan investor swasta yang memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan olahraga.
  • Komunikasi Publik yang Jelas: Pemerintah harus secara rutin dan transparan menginformasikan progres pembangunan kepada publik, bukan hanya janji-janji tanpa dasar.
  • Prioritas Anggaran: Memprioritaskan alokasi anggaran yang memadai untuk proyek ini dalam APBD tahun-tahun mendatang, mengingat pentingnya stadion bagi daerah dan klub.

Stadion Mattoanging adalah simbol kebangkitan olahraga Sulawesi Selatan. Penundaannya yang berkepanjangan tidak hanya merugikan PSM Makassar, tetapi juga mencoreng citra pemerintah daerah dan menghambat potensi pengembangan ekonomi kreatif berbasis olahraga. Musim Liga 1 2026/2027 sudah di depan mata, dan PSM Makassar membutuhkan kepastian. Sudah saatnya janji-janji manis diubah menjadi tindakan nyata demi masa depan Juku Eja dan kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan.

Kontributor: Budi S.

Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Prajurit Kodam Hasanuddin Berbagi 55.000 Masker untuk Warga Makassar

Gubernur Sulsel Buka 1.230 Loker di Job Fair, Kolaborasi 30 Perusahaan

Sriwijaya Air Meluncurkan Penerbangan PP Makassar-Kolaka, Tarif Mulai Rp 800.000-an

Pemprov Sulsel Hadirkan 1230 Lowongan Kerja di Job Fair 2026 di Makassar

Tawuran Berdarah di Ablam Makassar: 3 Hari Konflik Berujung Kematian Warga

Tags: Liga 1MakassarPembangunan StadionPSM MakassarSepak BolaStadion MattoangingSulawesi Selatan
Share9Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Seorang prajurit Kodam Hasanuddin berdiri di jalan sibuk di Makassar, memberikan masker kepada sekelompok warga yang berterima kasih. Latar belakang menampilkan pasar tradisional dengan rumah-rumah tr

Prajurit Kodam Hasanuddin Berbagi 55.000 Masker untuk Warga Makassar

17/10/2026
Wartakita Wartakita Debat Cagub Sulsel 2024 D Cr

Gubernur Sulsel Buka 1.230 Loker di Job Fair, Kolaborasi 30 Perusahaan

17/10/2026
Sebuah terminal bandara yang ramai di sore hari, dengan pesawat Sriwijaya Air menjadi pusat perhatian di runways. Penumpang tampak memasuki pesawat dengan kantong-kantong mereka. Pesawat memiliki logo

Sriwijaya Air Meluncurkan Penerbangan PP Makassar-Kolaka, Tarif Mulai Rp 800.000-an

17/10/2026
A depiction of a busy job fair in Makassar with Budi S., dressed in professional attire, among many other applicants. The scene is set in a modern convention center with natural light, and the atmosph

Pemprov Sulsel Hadirkan 1230 Lowongan Kerja di Job Fair 2026 di Makassar

17/10/2026
Sebuah adegan yang menunjukkan jalan raya di Ablam, Makassar yang tampak tegang dan kacau. Latar belakang menampilkan lorong yang terang-tenang dengan lampu jalan yang rusak dan sampah yang tersebar.

Tawuran Berdarah di Ablam Makassar: 3 Hari Konflik Berujung Kematian Warga

17/10/2026
Sebuah jalanan Makassar yang ramai pada sore hari, dengan lampu jalan yang berkedip menciptakan bayangan panjang. Di tengah-tengahnya, seorang pemuda terbaring di tanah, tubuhnya diam, di sekitarnya a

Tawuran di Jalan Ablam Makassar Berujung Kematian, Korban Terbaru Mansyur

17/10/2026
Van Gastel, yang tampak berpikir, berdiri di sisi lapangan stadion, memperhatikan hasil pertandingan. Latar belakang menunjukkan papan skor dengan skor PSIM di posisi lebih rendah dibandingkan PSM Mak

Van Gastel: PSIM Kurang Beruntung Setelah Kalah dari PSM Makassar

17/10/2026
jalan santai unm berlangsung meriah

Profesor Ismunandar Maju sebagai Calon Rektor UNM, Kantongi Restu Menteri dan Alumni

17/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Stadion Mattoanging: Janji yang Terus Tertunda, Ancaman Nyata bagi PSM Makassar di Liga 1 2026/2027 - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Siswi SMP di Sidrap Sulsel Korban Perundungan 10 Temannya, Ortu Laporkan Polisi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kelemahan Motor Listrik dan Penurunan Penjualan Merek Mobil, Wartakita.id

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.