Polresta Mamuju mengambil langkah sigap untuk memastikan pasokan elpiji tiga kilogram bersubsidi tetap stabil dan tersalurkan kepada masyarakat yang berhak. Pengawasan intensif di seluruh pangkalan menjadi prioritas utama guna mencegah kelangkaan dan menjaga harga sesuai ketentuan.
- Polresta Mamuju meningkatkan pengawasan distribusi elpiji 3 kg bersubsidi.
- Fokus utama adalah memastikan ketersediaan dan ketepatan sasaran bagi masyarakat penerima.
- Hasil pemantauan menunjukkan pangkalan menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp20.000 per tabung.
- Polisi mengimbau pangkalan dan masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan atau menjual di atas HET.
- Masyarakat diajak berperan aktif melaporkan indikasi pelanggaran.
Pengawasan Komprehensif Elpiji 3 Kg di Mamuju
Di tengah dinamika kebutuhan energi rumah tangga, Polresta Mamuju secara proaktif mengintensifkan pengawasan terhadap distribusi elpiji tiga kilogram bersubsidi. Langkah ini merupakan wujud komitmen kepolisian untuk menjaga stabilitas pasokan dan memastikan bahwa bantuan subsidi ini benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Upaya ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah keharusan demi menjaga kesejahteraan masyarakat kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan gas bersubsidi ini. Pengalaman saya sebagai seorang yang kerap memantau sektor ini, saya melihat bahwa pengawasan yang ketat adalah kunci untuk mencegah kebocoran dan penyelewengan yang dapat merugikan banyak pihak.
Pelaksanaan Lapangan oleh Bhabinkamtibmas
Menurut Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, pengawasan ini melibatkan seluruh personel Bhabinkamtibmas yang ditugaskan di setiap desa dan kelurahan. Kehadiran mereka di lapangan menjadi garda terdepan dalam memantau langsung proses pendistribusian elpiji di setiap pangkalan. Mereka berinteraksi langsung dengan pengelola pangkalan dan juga masyarakat pengguna untuk mendapatkan gambaran yang utuh mengenai kondisi di lapangan.
“Personel kami turun langsung, memastikan setiap tabung yang keluar dari pangkalan itu sesuai dengan ketentuan yang ada. Kami tidak ingin ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan elpiji tiga kilogram ini hanya karena ada praktik-praktik yang tidak sesuai,” ujar Iptu Herman Basir dalam salah satu wawancara.
Hasil dari pemantauan yang dilakukan oleh tim Bhabinkamtibmas di berbagai pangkalan di Mamuju menunjukkan hasil yang positif. Sebagian besar pangkalan terpantau menjual elpiji tiga kilogram sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yaitu sebesar Rp20.000 per tabung. Hal ini menandakan bahwa imbauan dan regulasi yang ada mulai dipatuhi oleh para pengelola pangkalan.
Imbauan dan Langkah Pencegahan Penyelewengan
Selain melakukan pemantauan, personel Bhabinkamtibmas juga diberikan amanat untuk terus memberikan imbauan secara berkelanjutan. Imbauan ini ditujukan kepada para pemilik pangkalan agar senantiasa mematuhi aturan yang berlaku, termasuk larangan untuk melakukan praktik penimbunan elpiji. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan pembelian dalam jumlah yang berlebihan yang dapat memicu kelangkaan.
Iptu Herman Basir menegaskan, “Kami mengingatkan seluruh pangkalan agar mematuhi aturan, tidak melakukan penimbunan, serta tidak menjual di atas HET. Ini penting untuk mencegah kelangkaan dan menjaga hak masyarakat kecil yang memang berhak mendapatkan subsidi ini. Tindakan tegas akan kami ambil jika ditemukan pelanggaran.” Penegasan ini menunjukkan keseriusan Polresta Mamuju dalam menjaga ketahanan pasokan energi subsidi.
Peran Aktif Masyarakat dalam Pengawasan
Polresta Mamuju memahami bahwa upaya pengawasan tidak akan efektif tanpa adanya partisipasi aktif dari masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat di Kabupaten Mamuju diajak untuk turut serta dalam menjaga ketertiban distribusi elpiji tiga kilogram. Apabila ditemukan adanya indikasi pelanggaran, baik itu praktik penjualan di atas HET maupun dugaan penimbunan, masyarakat diimbau untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui kanal pengaduan yang telah disediakan.
Dengan terjalinnya sinergi yang kuat antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan proses distribusi elpiji tiga kilogram di Kabupaten Mamuju dapat berjalan dengan lebih aman, lancar, dan yang terpenting, tepat sasaran. Ketersediaan pasokan yang terjamin dan harga yang terjangkau akan memastikan bahwa kebutuhan energi rumah tangga bagi masyarakat kecil dapat terus terpenuhi tanpa hambatan.
Kontributor: RR. Nur
Penyunting: H. Gunadi























