Inisiatif strategis Muhammadiyah Makassar untuk memperkuat fondasi organisasinya melalui digitalisasi data anggota semakin matang. Melalui program ‘Training of Trainer (ToT) Agen dan Verifikator SatuMu’, Pimpinan Daerah (PDM) Kota Makassar mengambil langkah konkret menuju pengelolaan organisasi yang lebih modern dan efisien.
SatuMu: Fondasi Digitalisasi Data Muhammadiyah Makassar
Pada Sabtu, 13 Juni 2026, Aula Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan menjadi saksi bisu dimulainya sebuah program krusial. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan (PWM Sulsel) menyelenggarakan ToT yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai majelis, lembaga, dan unsur pimpinan Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan. Bagi saya pribadi, melihat antusiasme peserta dalam menguasai platform SatuMu sungguh memotivasi. Ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan investasi jangka panjang untuk kemajuan Muhammadiyah.
Mengapa Digitalisasi Data Sangat Penting di Makassar?
Koordinator Ketua Majelis Pembina Informasi (MPI) PDM Kota Makassar, M. Haris Azis, M.Pd, dengan tegas menyatakan, “Digitalisasi data harus menjadi gerakan bersama di lingkungan Muhammadiyah. Data yang valid akan membantu organisasi bekerja lebih efektif, tepat sasaran, dan responsif terhadap kebutuhan anggota.” Pernyataan ini bukan sekadar retorika, melainkan refleksi dari kebutuhan nyata organisasi modern di era digital ini. Di Makassar, dengan dinamika masyarakatnya yang terus berkembang, memiliki basis data anggota yang akurat dan terkini adalah kunci untuk pelayanan yang optimal.
Platform SatuMu hadir sebagai solusi terintegrasi. Tujuannya adalah untuk mengonsolidasikan data anggota Muhammadiyah secara nasional. Proses pendataan dan pembaruan informasi yang dulunya memakan waktu kini dapat dilakukan dengan lebih cepat, mudah, dan terukur. Peran agen dan verifikator yang dilatih dalam ToT ini sangat vital; merekalah garda terdepan dalam memastikan kualitas dan integritas data.
Implementasi di Lapangan: Agen dan Verifikator PDM Kota Makassar
Sebagai wujud komitmen konkret, PDM Kota Makassar telah menunjuk individu-individu yang memegang amanah ini. Berdasarkan Surat Tugas Nomor 021/TGS/III.0/D/2026, Rudi, S.Pd., Gr. telah ditugaskan sebagai Verifikator SatuMu. Sementara itu, Shabir Rahman menjabat sebagai Agen SatuMu. Keduanya merupakan bagian dari Eksekutif PDM Kota Makassar yang kini memikul tanggung jawab besar untuk mendorong implementasi program digitalisasi data Muhammadiyah di tingkat daerah ini.
Wakil Sekretaris PDM Kota Makassar, Muh. Fahmi, M.Pd, turut menggarisbawahi betapa pentingnya pengelolaan data organisasi yang berkelanjutan. Menurutnya, data yang lengkap dan mutakhir sangat krusial untuk berbagai aspek strategis, termasuk:
- Pemetaan kader yang akurat untuk pengembangan potensi di masa depan.
- Penyusunan program kerja yang lebih tajam dan relevan dengan kebutuhan anggota.
- Evaluasi kebijakan organisasi yang berbasis pada bukti dan data riil.
SatuMu diproyeksikan menjadi single source of truth, sebuah pusat data terintegrasi yang mampu menghubungkan informasi anggota, struktur organisasi, hingga berbagai aktivitas Muhammadiyah. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih strategis dan berbasis data.
Digitalisasi dan Penguatan Ekosistem Keuangan Muhammadiyah
Lebih jauh lagi, inisiatif digitalisasi ini juga merambah pada aspek keuangan organisasi. Bendahara PDM Kota Makassar, Drs. Muh. Arif, secara gamblang memaparkan potensinya. “Ekosistem iuran organisasi akan semakin kuat apabila didukung data anggota yang valid serta sistem administrasi yang tertata dengan baik,” ungkapnya. Pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan iuran organisasi membuka peluang terciptanya tata kelola keuangan yang jauh lebih transparan dan akuntabel.
Dengan integrasi data anggota dan sistem iuran, organisasi dapat memetakan partisipasi anggota secara akurat, mempermudah proses pelaporan, serta meningkatkan efektivitas pengawasan keuangan. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam membangun kemandirian finansial Muhammadiyah.
Komitmen Transformasi Digital yang Berkelanjutan
Kegiatan ToT SatuMu ini lebih dari sekadar sebuah acara; ini adalah manifestasi komitmen Muhammadiyah dalam mempercepat agenda transformasi digitalnya. Peserta yang telah mengikuti pelatihan ini diharapkan tidak hanya menjadi penyerap informasi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang gigih dalam mengawal kualitas data dan pengelolaan informasi di wilayah masing-masing. Penguatan digitalisasi data melalui SatuMu dinilai akan memberikan manfaat jangka panjang yang substansial bagi tata kelola organisasi Muhammadiyah secara keseluruhan, memungkinkan organisasi untuk menjalankan fungsi pelayanan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat dengan lebih efektif dan berkelanjutan.
Kontributor: MA. Untung
Penyunting: RR. Nur






















