Perumda Pasar Makassar Raya dan Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar menunjukkan komitmen nyata dalam memberdayakan keluarga pedagang melalui peluncuran program beasiswa inovatif.
Perumda Pasar Makassar Raya & IBK Nitro Kolaborasi Luncurkan Beasiswa Anak Pedagang
- Program ini adalah bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap masa depan anak-anak pedagang di pasar tradisional Makassar.
- Memperluas akses pendidikan tinggi dengan biaya terjangkau bagi keluarga pelaku usaha kecil.
- Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibebankan hanya sekitar Rp350 ribu per bulan.
- Tahap awal fokus pada tujuh pasar tradisional di Makassar, menargetkan 35 penerima perdana.
- Program ini merupakan bagian integral dari upaya pemberdayaan keluarga pedagang secara holistik.
Wujud Apresiasi dan Dukungan untuk Keluarga Pedagang
Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, dengan bangga mengumumkan peluncuran Program Beasiswa Jalur Kerja Sama yang merupakan hasil kemitraan strategis dengan IBK Nitro Makassar. Ia menekankan bahwa inisiatif ini bukan sekadar program bantuan, melainkan sebuah bentuk apresiasi mendalam terhadap dedikasi dan loyalitas para pedagang di pasar tradisional. Komitmen mereka dalam memenuhi kebutuhan keluarga dan anak-anak menjadi motivasi utama di balik program ini.
“Ini adalah bentuk penghargaan kami bagi keluarga pedagang pasar, karena loyalitas mereka mencari kebutuhan bagi keluarga dan anak,” ujar Ali Gauli Arief dalam sebuah kesempatan, menyoroti nilai sentimental dan strategis dari program ini.
Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau untuk Generasi Penerus
Melalui kerja sama ini, Perumda Pasar Makassar Raya bertujuan untuk membuka pintu pendidikan tinggi bagi anak-anak para pelaku usaha kecil di pasar tradisional. Skema beasiswa yang ditawarkan menjadikan biaya perkuliahan menjadi jauh lebih terjangkau. Khususnya, Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibebankan kepada para penerima beasiswa hanya berkisar Rp350 ribu per bulan, sebuah angka yang signifikan meringankan beban finansial keluarga pedagang.
Tahap Awal dan Sebaran Pasar Sasaran
Pada fase perdananya, program beasiswa ini akan menyentuh tujuh pasar tradisional vital di Makassar. Pasar-pasar yang menjadi fokus awal meliputi Pasar Sentral, Pasar Butung, Pasar Pa’baeng-baeng, Pasar Terong, Pasar Daya, Pasar Toddopoli, dan Pasar Pannampu. Dari setiap pasar tersebut, akan dipilih lima orang anak pedagang berprestasi. Dengan demikian, sebanyak 35 calon mahasiswa berkesempatan untuk menjadi penerima beasiswa perdana, menandai langkah awal yang solid dalam revitalisasi kesempatan pendidikan di kalangan komunitas pedagang.
Pemberdayaan Holistik: Lebih dari Sekadar Keringanan Biaya
Ali Gauli Arief menegaskan bahwa program beasiswa ini dirancang dengan visi yang lebih luas daripada sekadar memberikan keringanan biaya kuliah semata. Ini adalah sebuah komponen integral dari strategi pemberdayaan menyeluruh bagi keluarga pedagang pasar. Sosialisasi program telah dilaksanakan secara langsung oleh tim dari IBK Nitro Makassar, memastikan informasi tersampaikan dengan baik kepada calon penerima.
Kemitraan antara Perumda Pasar Makassar Raya dan IBK Nitro Makassar ini menjadi penanda dimulainya sinergi strategis yang tidak hanya menyasar sektor pendidikan, tetapi juga merambah pada pemberdayaan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sebuah langkah progresif yang diharapkan membawa dampak positif jangka panjang bagi ekosistem pasar tradisional di Makassar.
Kontributor: H. Gunadi
Penyunting: M. Ridham
Add wartakita.id as a preferred source on Google























