Festival Kuliner Makassar 2026 yang berlangsung selama tiga hari (17-19 September 2026) di halaman Trans Studio Mall Makassar resmi ditutup dengan catatan luar biasa: lebih dari 80.000 pengunjung dan total omzet UMKM kuliner mencapai Rp 4,2 miliar.
Highlight Festival
Festival yang mengusung tema “Cita Rasa Nusantara dari Sulawesi” ini menampilkan 156 stan kuliner dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, dengan beragam sajian khas mulai dari Coto Makassar, Kapurung Palopo, Kaledo Palu, Sop Konro, hingga Es Pisang Ijo yang ikonik.
Antrian terpanjang tercatat di stan Konro Karebosi dan Mie Titi, dua kuliner legendaris Makassar yang selalu menjadi incaran pengunjung dari luar kota.
Kesuksesan UMKM Lokal
“Ini penghasilan terbesar kami dalam satu event. Dalam tiga hari, kami berhasil menjual lebih dari 1.200 porsi Pallubasa dengan omzet Rp 36 juta,” ungkap Hj. Nurhayati (58), pemilik stan Pallubasa Serigala.
Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar mencatat rata-rata setiap stan menghasilkan Rp 26,9 juta selama festival berlangsung, jauh melampaui target awal Rp 15 juta per stan.
Agenda Kuliner Tahun Depan
Wali Kota Makassar mengumumkan festival serupa akan digelar dua kali setahun mulai 2027, yakni pada bulan April dan September, seiring meningkatnya antusias masyarakat dan dampak ekonomi yang signifikan bagi UMKM.
Poin-poin Penting
- 80.000+ pengunjung hadir dalam Festival Kuliner Makassar 2026
- Total omzet UMKM Rp 4,2 miliar selama 3 hari
- 156 stan kuliner dari seluruh Sulawesi Selatan berpartisipasi
- Festival akan diadakan 2 kali per tahun mulai 2027
Kerap Ditanyakan
Di mana bisa mendaftar sebagai peserta Festival Kuliner Makassar 2027?
Pendaftaran akan dibuka melalui website resmi Dinas Koperasi Kota Makassar dan media sosial @kuliner.makassar mulai Januari 2027.
Apakah ada tiket masuk untuk festival ini?
Festival ini terbuka untuk umum dan gratis. Pengunjung hanya membayar untuk makanan yang mereka beli.
Kontributor: H. Gunadi
Editor: Tim Editor Wartakita dibantu AI.















