Rabu, 5 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

ASN Hemat Energi: Perjalanan Dinas Dipangkas 70%, WFH Menjadi Kenormalan Baru

by Pewarta Warga
02/04/2026
in Ekonomi dan Bisnis
Reading Time: 4 mins read
A A
img-1775084941-e013078507d16f97

Pemerintah mengumumkan langkah strategis penghematan energi di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai antisipasi dampak global, termasuk konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Kebijakan ini menyasar pada efisiensi belanja, terutama perjalanan dinas dan penerapan bekerja dari rumah (WFH).

  • Perjalanan dinas luar negeri ASN dipangkas hingga 70%, sementara perjalanan dinas dalam negeri dipangkas hingga 50%.
  • Kebijakan ini berlaku mulai April 2025 dan akan dievaluasi setelah dua bulan penerapan.
  • WFH bagi ASN akan diterapkan setiap hari Jumat, didukung oleh Surat Edaran Menteri PAN-RB dan Menteri Dalam Negeri.
  • Pemerintah juga mengimbau daerah untuk mengevaluasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) guna mengoptimalkan efisiensi energi.
  • Pembatasan 50% penggunaan kendaraan dinas diberlakukan, kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik, serta mendorong penggunaan transportasi publik.
  • Perusahaan swasta akan menyesuaikan kebijakan WFH berdasarkan karakteristik sektor usaha, sesuai Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan.
  • Sektor layanan publik, sektor strategis, serta pendidikan dasar hingga menengah dikecualikan dari beberapa pembatasan WFH.
  • Potensi penghematan langsung ke APBN diperkirakan mencapai Rp 6,2 triliun dari kompensasi BBM, dengan potensi penghematan belanja BBM masyarakat mencapai Rp 59 triliun.

Strategi Penghematan Energi Pemerintah untuk ASN

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa skema penghematan energi ini merupakan respons proaktif terhadap ketidakpastian ekonomi global akibat perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Fokus utama kebijakan ini adalah menekan belanja negara melalui efisiensi yang signifikan pada aktivitas ASN.

Pemangkasan Biaya Perjalanan Dinas

Salah satu pilar utama kebijakan ini adalah pemotongan drastis anggaran perjalanan dinas. Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa perjalanan dinas dalam negeri akan dipangkas hingga 50%, sementara perjalanan dinas luar negeri mengalami pemotongan yang lebih signifikan, yaitu hingga 70%. Kebijakan ini diharapkan dapat menghemat anggaran negara secara substansial tanpa mengorbankan fungsi-fungsi krusial pemerintahan.

“Efisiensi perjalanan dinas di dalam negeri hingga 50% dan luar negeri hingga 70%,” ungkap Airlangga dalam konferensi pers daring pada Selasa (31/3) malam. Kebijakan ini akan mulai berlaku efektif pada bulan April 2025 dan direncanakan akan menjalani evaluasi mendalam setelah dua bulan implementasi untuk menilai efektivitasnya.

Penerapan Bekerja dari Rumah (WFH) dan Imbauan CFD

Selain pemangkasan perjalanan dinas, kebijakan penghematan energi juga mencakup penerapan bekerja dari rumah (WFH) bagi ASN. Mulai April 2025, ASN akan diwajibkan menerapkan WFH setiap hari Jumat. Kebijakan ini akan diatur lebih lanjut melalui Surat Edaran bersama antara Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Pemberlakuan WFH ini tidak hanya bertujuan untuk efisiensi energi, tetapi juga diharapkan dapat mendorong percepatan transformasi tata kelola pemerintahan yang berbasis digital.

Bersamaan dengan itu, pemerintah juga mengeluarkan imbauan kepada pemerintah daerah terkait pelaksanaan Car Free Day (CFD). Imbauan ini mencakup potensi penambahan durasi waktu dan cakupan ruas jalan dalam pelaksanaan CFD, yang akan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah dan diatur melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri.

Pembatasan Kendaraan Dinas dan Dorongan Transportasi Publik

Untuk lebih mengefektifkan penghematan energi, pemerintah juga akan membatasi penggunaan kendaraan dinas sebesar 50%. Pengecualian hanya berlaku untuk kendaraan operasional dan kendaraan listrik. Langkah ini sejalan dengan dorongan pemerintah untuk meningkatkan penggunaan transportasi publik, guna mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan menghemat konsumsi bahan bakar.

Penyesuaian Kebijakan untuk Sektor Swasta dan Sektor Pengecualian

Menanggapi pertanyaan mengenai sektor swasta, Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa penerapan WFH akan bersifat fleksibel dan menyesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan spesifik dari masing-masing sektor usaha. Pengaturannya akan mengacu pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan, yang juga akan mencakup gerakan efisiensi penggunaan energi di tempat kerja.

Beberapa sektor dikecualikan dari skema WFH ini, termasuk sektor layanan publik yang esensial seperti kesehatan, keamanan, dan kebersihan. Sektor strategis lainnya seperti industri atau produksi, energi, air, bahan pokok makanan dan minuman, perdagangan, transportasi, logistik, dan keuangan juga menjadi pengecualian.

Di sisi lain, sektor pendidikan tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar tatap muka secara normal. Untuk jenjang pendidikan dasar hingga menengah, kegiatan pembelajaran luring akan berlangsung lima hari seminggu tanpa pembatasan untuk kegiatan olahraga berprestasi maupun ekstrakurikuler. Sementara itu, untuk pendidikan tinggi, mahasiswa semester 4 ke atas akan menyesuaikan dengan Surat Edaran dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek).

Potensi Penghematan Anggaran yang Signifikan

Airlangga Hartarto memaparkan bahwa penerapan kebijakan WFH ini memiliki potensi penghematan yang signifikan langsung terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Diperkirakan, penghematan kompensasi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari kebijakan ini dapat mencapai Rp 6,2 triliun. Lebih luas lagi, total belanja BBM masyarakat berpotensi untuk dihemat sebesar Rp 59 triliun, memberikan dampak ekonomi yang substansial.


ASN Hemat Energi: Perjalanan Dinas Dipangkas 70%, WFH Menjadi Kenormalan Baru - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas, Badan Gizi Nasional Fokus Perbaiki Tata Kelola dan Kualitas Program

Dispensasi Kerja ASN Sulbar di Hari Pertama Sekolah: Dukungan Keluarga untuk SDM Unggul

Fleksibilitas Kerja ASN: Menteri PANRB Imbau Dukungan Orang Tua di Hari Pertama Sekolah

Anggaran Rp 30 Juta per Orang untuk Latihan Militer Calon Manajer Kopdes, Hasanuddin Usulkan Penghapusan

UMI Makassar Perkuat Transformasi Digital Menuju Smart Campus Melalui Kemitraan Global dengan Ruijie Networks

Tags: Airlangga HartartoAPBNASNefisiensi anggaranhemat energiKebijakan Pemerintahperang Iran-AS-Israelperjalanan dinasTransformasi DigitalWFH
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

ASN Hemat Energi: Perjalanan Dinas Dipangkas 70%, WFH Menjadi Kenormalan Baru - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
ASN Hemat Energi: Perjalanan Dinas Dipangkas 70%, WFH Menjadi Kenormalan Baru - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
ASN Hemat Energi: Perjalanan Dinas Dipangkas 70%, WFH Menjadi Kenormalan Baru - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
ASN Hemat Energi: Perjalanan Dinas Dipangkas 70%, WFH Menjadi Kenormalan Baru - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
ASN Hemat Energi: Perjalanan Dinas Dipangkas 70%, WFH Menjadi Kenormalan Baru - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
ASN Hemat Energi: Perjalanan Dinas Dipangkas 70%, WFH Menjadi Kenormalan Baru - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
ASN Hemat Energi: Perjalanan Dinas Dipangkas 70%, WFH Menjadi Kenormalan Baru - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026
ASN Hemat Energi: Perjalanan Dinas Dipangkas 70%, WFH Menjadi Kenormalan Baru - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Usai Dilantik, Mahyudin Pantau Langsung War Room Kota Makassar

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Makassar Kembali Jadi Pilot Project Program ‘Deklarasi Panti Sosial Bermutu’ oleh Kemensos, Bukti Kolaborasi Sukses

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • AI Gempur Lapangan Kerja, Jurusan Ini Justru Makin Moncer

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

    25 shares
    Share 10 Tweet 6
  • KSSK Siaga Penuh: Konflik Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Mitigasi Terkoordinasi Disiapkan

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Gempa M7,6 Guncang Sulawesi Utara & Halmahera Utara: Kronologi, Dampak, dan Respons Pemerintah

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Psikologi di Balik Game Gacha: Mekanisme Adiktif dan Ekonomi Virtualnya

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • “Pejabat Anti-Kritik” dalam Data: Membedah Garis Batas Antara Masukan, Hinaan, dan Ancaman Pidana

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.