Wartakitaid, MAKASSAR – Makassar menuju Kota Metaverse menjadi tema utama dalam Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pemerintah Kota Makassar Tahun 2022 yang akan dilaksanakan pada 15 Maret lalu.
Istilah Metaverse yang erat keterkaitannya dengan kemajuan teknologi ini sengaja diinisiasi Danny, sebagai jalan untuk beradaptasi di masa depan.
Makassar menuju Kota Metaverse adalah lanjutan Sombere and Smartcity, yang mempermudah mensosialisasikan program termasuk kemajuan perekonomian. Semua program berguna.
Memperkenalkan program dengan pemanfaatan teknologi seperti realitas tambahan disebut memiliki kelebihan untuk membantu interaksi dan memudahkan penyerapan informasi yang ditampilkan di dunia maya. Kata Danny, teknologi ini sangat bermanfaat dan bisa digunakan di segala bidang.
Menidaklanju apa menjadi konsep Danny. Dalam diskusi Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bersama Pengamat Ekonomi Unhas, Prof. Dr. Marzuki, DEA. Live di 10 kota besar di indonesia yang diadakan oleh Smart FM, Sabtu (9/4/22) lalu. Program Danny mendapat pujian dari alademisi berlatar ekonom itu.
Prof. Dr. Marzuki memberikan apresiasi positifnya terhadap Inisiasi Danny. Katanya, Makaverse ini sebuah terobosan yang sangat bagus pertumbuhan ekonomi di masa depan. Meskipun kata dia awalnyakonsep metaverse timbul pro-kontra.
“Saya di warung kopi waktu itu banyak pro kontra tapi Tuhan itu membuka jalan dan menitipkan hal-hal baik,” kata Guru besar FE Unhas itu.
Menurutnya, konsep digitalisasi metaverse sudah sepantas dan selayaknya diterapkan di kota Makassar. Kalau tidak, dipastikan Maassar akan ketinggalan kota besar lainya.
“Seperti pada Makaverse ini. Saya pikir ini suatu hal yang bukan imajinator lagi. Kalau bukan sekarang diterapkan kita sebagai Kota besar akan terlambat,” ucapnya.
Ia pun memberikan slogan “sudah saatnya sekarang atau tidak akan pernah” artinya Marzuki Dea ini melihat adanya peluang serta potensi pertumbuhan ekonomi yang akan membuka pasar-pasar baru bagi anak muda kreatif masa depan.
“Tentu kondlsep metaverse membangkitkan perekonomian di masa depan nantinya,” jelasnya.
Makaverse sendiri kata Danny bukan hal yang sehari difikir langsung terjadi. Makaverse ini dipikirkan matang jauh sebelumnya.
Metaverse adalah bagian internet dari realitas virtual bersama yang dibuat semirip mungkin dengan dunia nyata dalam dunia internet tahap kedua.
“Jadi ini lanjutan dari program sebelumnya yakni Sombere and Smartcity dengan menggabungkan kearifan lokal pada kemajuan teknologi informasi,” ujarnya.
Karenanya, Danny berharap proses makaverse di Makassar ini dapat diterima di kalangan masyarakat dengan baik agar masyarakat kedepannya dapat beradaptasi dengan kecanggihan teknologi yang mumpuni.
“Kita akan hidup di masa depan, semua akan beralih ke teknologi. Bisa kita gunakan di segala bidang sektor,” pungkasnya. (*)























