Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, kini tengah menjadi sorotan publik menyusul pemeriksaan oleh Polda Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan seragam sekolah gratis.
- Polda Sulawesi Selatan sedang menyelidiki dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis jenjang SD dan SMP tahun anggaran 2025.
- Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, telah dipanggil dan diperiksa sebagai saksi bersama pejabat lainnya.
- Kasus ini menjadi salah satu fokus dalam pembahasan Hak Angket DPRD Gowa, mengungkap dugaan penggelembungan anggaran dan keterlibatan pihak yang disebut “orang suruhan” bupati.
- Sitti Husniah Talenrang memiliki rekam jejak panjang di dunia politik dan organisasi, termasuk menjabat sebagai Ketua DPW PAN Sulsel.
Sorotan Hukum: Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Diperiksa Polda Sulsel
Penyelidikan mendalam oleh Polda Sulawesi Selatan terus bergulir terkait dugaan korupsi dalam proyek pengadaan seragam sekolah gratis untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun anggaran 2025. Kasus yang telah memasuki tahap penyidikan ini kini menarik perhatian publik, terutama dengan dipanggilnya Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, sebagai saksi.
Kombes Pol Didik Supranoto, Kabid Humas Polda Sulsel, mengonfirmasi bahwa tim penyidik Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) telah memeriksa sekitar delapan orang saksi. “Saksi yang diperiksa sekitar 8 orang, termasuk kepala dinas, pejabat PPK dan stafnya. Sekarang yang terperiksa Bupati Gowa,” ujar Kombes Pol Didik Supranoto, seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Pemanggilan Bupati Gowa ini tentu saja menempatkan sosoknya kembali di pusaran perhatian, terlebih di tengah tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin daerah di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Profil dan Perjalanan Karier Sitti Husniah Talenrang
Sitti Husniah Talenrang saat ini menjabat sebagai Bupati Gowa untuk periode 2025-2030. Namanya kembali mencuat ke permukaan publik setelah terseret dalam isu hukum terkait dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis. Ini bukan kali pertama Husniah menjadi sorotan. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi perhatian publik ketika meninggalkan ruang sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Gowa pada Selasa, 14 Juli 2026.
Sidang tersebut digelar untuk meminta klarifikasi mengenai berbagai tudingan yang dialamatkan kepadanya, meliputi dugaan pelanggaran etika, persoalan proyek pengadaan seragam sekolah gratis, hingga pencabutan bantuan beasiswa doktoral untuk seorang mahasiswa. Isu-isu ini menunjukkan kompleksitas tantangan yang dihadapi oleh seorang kepala daerah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sitti Husniah Talenrang lahir pada 20 Maret 1977. Riwayat pendidikannya dimulai dari jenjang dasar di SD Negeri 3 Parepare, dilanjutkan ke SMP Negeri 1 Parepare. Ia kemudian menamatkan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 3 Makassar, sebelum melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi di STIEM Bongaya Makassar. Pendidikan tingginya kemudian diteruskan dan diselesaikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Peran Ganda: Kepala Daerah dan Pemimpin Organisasi
Di luar perannya sebagai Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang juga aktif dalam berbagai organisasi dan posisi strategis. Ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan. Dalam bidang sosial dan pendidikan, kiprahnya terlihat melalui peran sebagai Bunda PAUD Kabupaten Gowa, Bunda Literasi Kabupaten Gowa, serta Bunda Forum Anak Kabupaten Gowa untuk periode 2025-2030.
Di lingkungan kepramukaan, ia memegang posisi penting sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Gowa sekaligus Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Gowa untuk masa bakti 2025-2030. Bidang kepartaian juga menjadi perhatiannya, di mana ia menjabat sebagai Ketua DPW Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Sulawesi Selatan dan Ketua DPD PAN Kabupaten Gowa. Selain itu, ia juga dipercaya memimpin Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Gowa.
Pengalaman Legislatif dan Keterlibatan dalam Hak Angket
Sebelum menduduki kursi Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang memiliki pengalaman yang cukup signifikan di dunia legislatif. Ia pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa periode 2019-2024. Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, ia terpilih sebagai anggota DPRD Sulawesi Selatan, menunjukkan ambisi dan kepercayaan publik yang terus meningkat.
Pembahasan Hak Angket DPRD Gowa: Proyek Seragam Sekolah Jadi Agenda Krusial
Kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis menjadi salah satu agenda utama dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa. Berbagai temuan terkait proyek ini mulai terungkap, salah satunya adalah dugaan adanya penggelembungan anggaran. Keterangan dari sejumlah saksi juga mengindikasikan adanya keterlibatan pihak yang disebut sebagai “orang suruhan” Bupati Gowa dalam seluruh proses penawaran hingga pengadaan barang.
Pansus Hak Angket DPRD Gowa secara khusus membahas tiga persoalan krusial: pertama, pencabutan bantuan beasiswa program doktor terhadap seorang mahasiswi; kedua, proyek pengadaan seragam sekolah gratis; dan ketiga, dugaan hubungan pribadi antara bupati dengan salah satu konsultan politiknya. Ketiga isu ini menyoroti berbagai aspek kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan di Gowa.
Dalam rangkaian pemeriksaan, Pansus memanggil berbagai pihak terkait proyek pengadaan 20.000 setel seragam sekolah dengan nilai anggaran mencapai Rp16 miliar yang berada di bawah pengelolaan Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa. Saksi-saksi yang dimintai keterangan meliputi perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa dan perusahaan penyedia barang. Berdasarkan keterangan yang terungkap, muncul dugaan bahwa pelaksanaan proyek ini melibatkan dua individu berinisial SA dan MB, yang disebut sebagai pihak yang menerima perintah langsung dari bupati. SA diduga telah melakukan kesepakatan pembayaran sekitar Rp15 miliar dari total anggaran Rp16 miliar yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa.
Kontributor: H. Gunadi
Penyunting: Budi S.
Add wartakita.id as a preferred source on Google























