Sabtu, 17 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan

by Pewarta Warga
22/05/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
img-1779401513-8e999c2306548b93

BACA JUGA:

KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana

Bupati Klaten & Pejabat BPK Ditangkap dalam OTT KPK, Dugaan Suap Proyek & Audit BPK Terungkap

OTT KPK di BNPB: 14 Orang Diamankan Termasuk Sestama, Dugaan Korupsi Bencana Alami

KPK Tangkap 14 Orang di BNPB, Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai untuk Bencana

KPK Tangkap 5 Tersangka OTT BNPB, Termasuk Adik Kepala BNPB dalam Kasus Korupsi

Nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, disebut menerima aliran uang suap dalam persidangan kasus korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyatakan pihaknya tengah menyusun strategi pengembangan penyidikan terkait hal ini.

  • Nama Djaka Budhi Utama disebut menerima uang terkait kasus suap impor senilai SG$ 213 ribu.
  • Keterangan ini muncul dalam persidangan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo, John Field.
  • KPK sedang menggodok strategi pengembangan penyidikan setelah nama pimpinan Bea Cukai tersebut mencuat.
  • Terdapat kode-kode spesifik yang merujuk pada pejabat Bea Cukai dalam pemberian uang suap.
  • Pihak Bea Cukai menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menjunjung asas praduga tak bersalah.

Respons KPK: Penyusunan Strategi Pengembangan Penyidikan

Ketua KPK Setyo Budiyanto menanggapi munculnya nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, yang disebut menerima aliran uang suap dalam sebuah persidangan. Menurut Setyo, tim penyidik KPK saat ini sedang dalam proses menyusun dan menggodok strategi untuk mengembangkan penyidikan perkara di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai.

“Strategi itulah yang nanti akan dilaporkan. Informasi yang didapatkan dan kesuaian antara pemeriksaan,” ujar Setyo saat ditemui di Anyer, Banten, pada Kamis, 21 Mei 2026. Meskipun demikian, Setyo belum merinci lebih lanjut mengenai strategi yang akan diterapkan KPK, termasuk apakah akan ada pemeriksaan langsung terhadap Djaka Budhi Utama. Hal ini masih menunggu hasil pendalaman dari tim penyidik.

“Itu nanti pasti diolah oleh Kedeputian Penindakan dan di situlah nanti dilaporkan strategi apa yang akan dilakukan penyidik,” jelasnya.

Kemunculan Nama Djaka Budhi Utama di Persidangan

Nama Djaka Budhi Utama pertama kali mencuat dalam persidangan pemilik PT Blueray Cargo, John Field, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026. Djaka diduga menerima uang sebesar SG$ 213 ribu yang berkaitan dengan kasus suap dalam kegiatan impor. Keterangan ini diungkapkan saat pemeriksaan saksi bernama Orlando Hamonangan Sianipar alias Ocoy.

Orlando, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai dan kini berstatus tersangka, menuturkan bahwa John Field bersama seorang bernama Tuti mendatangi kantornya pada Agustus 2025. Cerita ini, menurut Orlando, belum pernah ia sampaikan saat diperiksa oleh penyidik KPK sebelumnya.

Orlando menjelaskan bahwa John Field saat itu datang membawa uang yang ditujukan untuk diberikan kepada sejumlah pejabat Bea Cukai. “Terus saya bilang ‘kalau ini, saya tanya dulu, nih, sama bos saya’,” ungkap Orlando.

Peran Sisprian Subiaksono dan Kode-Kode dalam Transaksi Suap

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), M. Takdir Sugan, meminta Orlando memastikan siapa sosok bos yang dimaksudnya. Orlando kemudian mengidentifikasi bahwa bos tersebut adalah Sisprian Subiaksono, Kepala Subdirektorat Intelijen Direktorat P2 Bea Cukai, yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini.

Dalam pertemuan tersebut, Orlando sempat meminta John Field untuk memberikan uang langsung kepada para atasannya. Namun, pengusaha itu tetap menitipkan uang tersebut kepadanya. “Di situ lah, tadi Pak Orlando menyampaikan bahwa ‘untuk yang jatahnya bos, baik itu untuk Djaka, Rizal, Sisprian langsung saja kepada Pak Bos’. Begitukah maksud saksi?” tanya jaksa.

Djaka merujuk pada Direktur Jenderal Bea Cukai, sementara Rizal adalah Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, yang juga merupakan tersangka dalam perkara ini. “Gini pak, pokoknya semuanya bagikan aja langsung ke orang yang masing-masing,” jawab Orlando. Jaksa kembali mengklarifikasi, “bagikan masing-masing langsung kepada bos-bos yang tadi saya sebutkan itu?” Orlando menjawab, “Saya enggak tahu, pak, kan pakai kode.”

Orlando menjelaskan lebih lanjut bahwa setiap amplop coklat berisi uang yang diberikan oleh pihak Blueray dilengkapi dengan kode-kode spesifik. Jaksa KPK kemudian memperlihatkan foto amplop-amplop coklat tersebut dan merinci kode-kode yang ada:

  • Kode 1 merujuk pada Djaka Budhi Utama selaku Dirjen Bea Cukai.
  • Kode 2 atau BR merujuk pada Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai.
  • Kode SS atau SIS merujuk pada Sisprian.
  • Kode OC merujuk pada Orlando.
  • Kode ITL merupakan kode uang kas seksi intelijen.
  • Kode FLD merujuk pada Valdi selaku Kepala Seksi Dukungan Operasional Intelijen Bagian Data.
  • Kode untuk Hendi selaku Kepala Seksi Fasilitas.
  • Kode BY merujuk pada Budiman Bayu selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai.

Jaksa Takdir menegaskan, “Izin majelis, kami tegaskan yang 1 adalah Dirjen Bea Cukai. Nilainya SG$ 213.600. Kami yang tegaskan, ya, karena kami punya bukti ini.” Jaksa juga merincikan bahwa Orlando menerima SG$ 42.800, Valdi SG$ 7.200, Budiman Bayu SG$ 5.400, dan Hendi SG$ 5.400. Angka-angka tersebut disebutkan jaksa baru merupakan satu kali penerimaan, sementara Orlando mengaku ada enam kali penerimaan amplop serupa.

Munculnya Nama Djaka Budhi di Dakwaan Terdakwa Lain

Sebelumnya, nama Djaka Budhi Utama juga telah muncul dalam surat dakwaan tiga terdakwa swasta dalam perkara suap yang sama pada Rabu, 6 Mei 2026, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Ketiga terdakwa tersebut adalah pemilik Blueray Cargo, John Field; Manajer Operasional Blueray Cargo, Dedy Kurniawan; dan Ketua Tim Dokumen Importasi Blueray Cargo, Andri.

Menanggapi hal ini, Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menyatakan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. “Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah,” ujarnya ketika dikonfirmasi.

Budi menambahkan bahwa perkara ini telah memasuki tahap persidangan. Untuk menghormati dan menjaga independensi proses peradilan, pihaknya tidak akan berkomentar mengenai substansi perkara. Hingga berita ini diturunkan, Djaka Budhi Utama belum memberikan tanggapan atas namanya yang masuk dalam surat dakwaan. Pesan dan panggilan dari wartawan belum mendapatkan respons.


Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: bea cukaiDirjen Bea CukaiDjaka Budhi UtamaJohn Fieldkasus suapkementerian keuanganKPKOrlando Hamonangan SianiparSetyo Budiyantosidang korupsi
Share9Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

MA. Untung, adik dari eks kepala BNPB, berdiri di ruang kerja yang suram, di sekitarnya ada pilek dokumen dan layar komputer menampilkan data keuangan. Dia berbahu miring, ekspresinya serius dan fokus

KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Korupsi Dana Bencana

16/10/2026
Bupati Klaten, MA. Untung, berdiri di ruang kerja formal dengan latar belakang kehadiran personel keamanan. Ruangan hanya didekorasi dengan beberapa foto resmi di dinding. Keduanya berdiri dengan posi

Bupati Klaten & Pejabat BPK Ditangkap dalam OTT KPK, Dugaan Suap Proyek & Audit BPK Terungkap

16/10/2026
14 people are being escorted by law enforcement officers in a formal office setting. The background shows a modern office with desks and a conference room door. The scene conveys tension and importanc

OTT KPK di BNPB: 14 Orang Diamankan Termasuk Sestama, Dugaan Korupsi Bencana Alami

16/10/2026
14 orang terduga korupsi dana siap pakai untuk bencana di BNPB ditempatkan di ruang konferensi, dihiasi dengan peta negara yang menunjukkan area rawan bencana, sementara petugas KPK melakukan operasi.

KPK Tangkap 14 Orang di BNPB, Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai untuk Bencana

16/10/2026
Lima orang, termasuk adik kepala BNPB, ditangkap oleh agen KPK di ruang kerja BNPB. Atmosfer tegang dengan perasaan kecepatan. Agen-agen berpakaian formal membawa para tersangka, yang berpakaian santa

KPK Tangkap 5 Tersangka OTT BNPB, Termasuk Adik Kepala BNPB dalam Kasus Korupsi

16/10/2026
Antrean panjang kendaraan di SPBU di Bali dengan warga bermalam di trotoar, lampu malam menyinari antrian yang mengular, menunjukkan kelangkaan BBM meskipun stok klaim aman

Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

16/10/2026
A group of ride-sharing drivers discussing new regulations, with various vehicles parked in the background, emphasizing the impact of the Perpres Nomor 27 Tahun 2026 on the transport industry.

Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

16/10/2026
Bupati Klaten, MA. Untung, diseret oleh petugas KPK saat operasi tindak lanjut. Dia berdiri di ruangan yang minim cahaya dengan latar belakang dokumen resmi dan emblema KPK. Wajahnya menunjukkan rasa

KPK OTT Bupati Klaten dalam Kasus Dugaan Suap dan Manipulasi Audit BPK

16/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

    Kalla Toyota Palopo Sukses Rebut Hati Komunitas Lewat “Padel with Toyota Hybrid”

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Kualitas Udara Sulsel Masih Tidak Sehat, BMKG Prediksi Perbaikan 15 Oktober

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Siswi SMP di Sidrap Sulsel Korban Perundungan 10 Temannya, Ortu Laporkan Polisi

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemerintah Jaga Harga Solar dan Pertalite Meski Kenaikan Minyak Dunia

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Kabut Asap Maros Terparah, PM 2,5 Tertinggi di Sulsel

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Eddy Soeparno: Kepastian Investasi Kunci Transisi Energi Menuju Energi Bersih

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.