Minggu, 26 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan

by Pewarta Warga
22/05/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
img-1779401513-8e999c2306548b93

Nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, disebut menerima aliran uang suap dalam persidangan kasus korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyatakan pihaknya tengah menyusun strategi pengembangan penyidikan terkait hal ini.

  • Nama Djaka Budhi Utama disebut menerima uang terkait kasus suap impor senilai SG$ 213 ribu.
  • Keterangan ini muncul dalam persidangan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo, John Field.
  • KPK sedang menggodok strategi pengembangan penyidikan setelah nama pimpinan Bea Cukai tersebut mencuat.
  • Terdapat kode-kode spesifik yang merujuk pada pejabat Bea Cukai dalam pemberian uang suap.
  • Pihak Bea Cukai menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menjunjung asas praduga tak bersalah.

Respons KPK: Penyusunan Strategi Pengembangan Penyidikan

Ketua KPK Setyo Budiyanto menanggapi munculnya nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, yang disebut menerima aliran uang suap dalam sebuah persidangan. Menurut Setyo, tim penyidik KPK saat ini sedang dalam proses menyusun dan menggodok strategi untuk mengembangkan penyidikan perkara di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai.

“Strategi itulah yang nanti akan dilaporkan. Informasi yang didapatkan dan kesuaian antara pemeriksaan,” ujar Setyo saat ditemui di Anyer, Banten, pada Kamis, 21 Mei 2026. Meskipun demikian, Setyo belum merinci lebih lanjut mengenai strategi yang akan diterapkan KPK, termasuk apakah akan ada pemeriksaan langsung terhadap Djaka Budhi Utama. Hal ini masih menunggu hasil pendalaman dari tim penyidik.

“Itu nanti pasti diolah oleh Kedeputian Penindakan dan di situlah nanti dilaporkan strategi apa yang akan dilakukan penyidik,” jelasnya.

Kemunculan Nama Djaka Budhi Utama di Persidangan

Nama Djaka Budhi Utama pertama kali mencuat dalam persidangan pemilik PT Blueray Cargo, John Field, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026. Djaka diduga menerima uang sebesar SG$ 213 ribu yang berkaitan dengan kasus suap dalam kegiatan impor. Keterangan ini diungkapkan saat pemeriksaan saksi bernama Orlando Hamonangan Sianipar alias Ocoy.

Orlando, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai dan kini berstatus tersangka, menuturkan bahwa John Field bersama seorang bernama Tuti mendatangi kantornya pada Agustus 2025. Cerita ini, menurut Orlando, belum pernah ia sampaikan saat diperiksa oleh penyidik KPK sebelumnya.

Orlando menjelaskan bahwa John Field saat itu datang membawa uang yang ditujukan untuk diberikan kepada sejumlah pejabat Bea Cukai. “Terus saya bilang ‘kalau ini, saya tanya dulu, nih, sama bos saya’,” ungkap Orlando.

Peran Sisprian Subiaksono dan Kode-Kode dalam Transaksi Suap

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), M. Takdir Sugan, meminta Orlando memastikan siapa sosok bos yang dimaksudnya. Orlando kemudian mengidentifikasi bahwa bos tersebut adalah Sisprian Subiaksono, Kepala Subdirektorat Intelijen Direktorat P2 Bea Cukai, yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini.

Dalam pertemuan tersebut, Orlando sempat meminta John Field untuk memberikan uang langsung kepada para atasannya. Namun, pengusaha itu tetap menitipkan uang tersebut kepadanya. “Di situ lah, tadi Pak Orlando menyampaikan bahwa ‘untuk yang jatahnya bos, baik itu untuk Djaka, Rizal, Sisprian langsung saja kepada Pak Bos’. Begitukah maksud saksi?” tanya jaksa.

Djaka merujuk pada Direktur Jenderal Bea Cukai, sementara Rizal adalah Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, yang juga merupakan tersangka dalam perkara ini. “Gini pak, pokoknya semuanya bagikan aja langsung ke orang yang masing-masing,” jawab Orlando. Jaksa kembali mengklarifikasi, “bagikan masing-masing langsung kepada bos-bos yang tadi saya sebutkan itu?” Orlando menjawab, “Saya enggak tahu, pak, kan pakai kode.”

Orlando menjelaskan lebih lanjut bahwa setiap amplop coklat berisi uang yang diberikan oleh pihak Blueray dilengkapi dengan kode-kode spesifik. Jaksa KPK kemudian memperlihatkan foto amplop-amplop coklat tersebut dan merinci kode-kode yang ada:

  • Kode 1 merujuk pada Djaka Budhi Utama selaku Dirjen Bea Cukai.
  • Kode 2 atau BR merujuk pada Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai.
  • Kode SS atau SIS merujuk pada Sisprian.
  • Kode OC merujuk pada Orlando.
  • Kode ITL merupakan kode uang kas seksi intelijen.
  • Kode FLD merujuk pada Valdi selaku Kepala Seksi Dukungan Operasional Intelijen Bagian Data.
  • Kode untuk Hendi selaku Kepala Seksi Fasilitas.
  • Kode BY merujuk pada Budiman Bayu selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai.

Jaksa Takdir menegaskan, “Izin majelis, kami tegaskan yang 1 adalah Dirjen Bea Cukai. Nilainya SG$ 213.600. Kami yang tegaskan, ya, karena kami punya bukti ini.” Jaksa juga merincikan bahwa Orlando menerima SG$ 42.800, Valdi SG$ 7.200, Budiman Bayu SG$ 5.400, dan Hendi SG$ 5.400. Angka-angka tersebut disebutkan jaksa baru merupakan satu kali penerimaan, sementara Orlando mengaku ada enam kali penerimaan amplop serupa.

Munculnya Nama Djaka Budhi di Dakwaan Terdakwa Lain

Sebelumnya, nama Djaka Budhi Utama juga telah muncul dalam surat dakwaan tiga terdakwa swasta dalam perkara suap yang sama pada Rabu, 6 Mei 2026, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Ketiga terdakwa tersebut adalah pemilik Blueray Cargo, John Field; Manajer Operasional Blueray Cargo, Dedy Kurniawan; dan Ketua Tim Dokumen Importasi Blueray Cargo, Andri.

Menanggapi hal ini, Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menyatakan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. “Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah,” ujarnya ketika dikonfirmasi.

Budi menambahkan bahwa perkara ini telah memasuki tahap persidangan. Untuk menghormati dan menjaga independensi proses peradilan, pihaknya tidak akan berkomentar mengenai substansi perkara. Hingga berita ini diturunkan, Djaka Budhi Utama belum memberikan tanggapan atas namanya yang masuk dalam surat dakwaan. Pesan dan panggilan dari wartawan belum mendapatkan respons.


Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Bupati Kuansing Suhardiman Amby ‘Hilang’ Saat OTT KPK, Diduga Terkait Jual Beli Jabatan Sekda

KPK Akui Selidiki Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, Tunggu Koordinasi dengan Kejaksaan Agung

OTT KPK: Bupati Muara Enim dan Keponakan Tersangka Kasus Pengadaan, Rp 2 Miliar Disita

Kecewa Tuntutan 5 Tahun Penjara, Eks Wamenaker Noel Sesalkan Tidak Korupsi Lebih Banyak

Strategi Ekonomi Kuartal II 2026: Purbaya Yudhi Sadewa Fokus Penguatan Daya Beli dan Pemberantasan Barang Ilegal

Tags: bea cukaiDirjen Bea CukaiDjaka Budhi UtamaJohn Fieldkasus suapkementerian keuanganKPKOrlando Hamonangan SianiparSetyo Budiyantosidang korupsi
Share8Tweet5Send

ARTIKEL TERKAIT

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Penyaluran Bansos Melalui Kopdes Dikaji Ulang: Pemerintah Didesak Tak Persulit Masyarakat

26/07/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Alphard Terobos Lampu Merah Bundaran HI, Pengemudi Anggota Polri Terancam Denda Rp 1 Juta

26/07/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Juru Bicara Otoritas IKN, Troy Pantouw, Meninggal Dunia Secara Alami

26/07/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Kejagung Ungkap Modus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Penjelasan Mendalam

26/07/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

MK Kabulkan Gugatan Kuota Internet Hangus: Hak Konsumen Dilindungi Penuh!

24/07/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Prabowo Lantik Sudaryono Pimpin Badan Gizi Nasional, Fokus Perkuat Tata Kelola MBG

24/07/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Presiden Prabowo Lantik Pejabat Tinggi Kejaksaan Agung: Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jampidsus

22/07/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Sudaryono Resmi Pimpin Badan Gizi Nasional, Gantikan Nanik S Deyang

22/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

    Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    175 shares
    Share 70 Tweet 44
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    267 shares
    Share 107 Tweet 67
  • 7 Ide Potongan Rambut Pria dengan Aksen Garis (Line Up) Keren

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    496 shares
    Share 198 Tweet 124
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Hore! Markas PSM Makassar Stadion BJ Habibie Parepare Akan Direnovasi

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Panggung K-Pop dengan Estetika Imut Idol Jepang yang Bikin Gemas!

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.