Rabu, 9 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan

by Pewarta Warga
22/05/2026
in Berita Terkini
Reading Time: 5 mins read
A A
img-1779401513-8e999c2306548b93

BACA JUGA:

Muhadjir Effendy Ungkap Izin Jokowi untuk 10 Ribu Kuota Haji Dialihkan Jadi Visa Mujamalah

KPK Tahan Eks Pejabat Pajak Muhamad Haniv: Diduga Terima Gratifikasi Rp 20,7 Miliar

Bea Cukai Berbenah: Djaka Budi Utama Ungkap Upaya Perbaikan Pasca Ancaman Pembekuan

Dedi Congor Diduga Terima Gratifikasi Rp 30 Miliar: KPK Tegaskan Kasusnya Berbeda dengan Polri

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB, Rugikan Negara Rp 222 Miliar

Nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, disebut menerima aliran uang suap dalam persidangan kasus korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyatakan pihaknya tengah menyusun strategi pengembangan penyidikan terkait hal ini.

  • Nama Djaka Budhi Utama disebut menerima uang terkait kasus suap impor senilai SG$ 213 ribu.
  • Keterangan ini muncul dalam persidangan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo, John Field.
  • KPK sedang menggodok strategi pengembangan penyidikan setelah nama pimpinan Bea Cukai tersebut mencuat.
  • Terdapat kode-kode spesifik yang merujuk pada pejabat Bea Cukai dalam pemberian uang suap.
  • Pihak Bea Cukai menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menjunjung asas praduga tak bersalah.

Respons KPK: Penyusunan Strategi Pengembangan Penyidikan

Ketua KPK Setyo Budiyanto menanggapi munculnya nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, yang disebut menerima aliran uang suap dalam sebuah persidangan. Menurut Setyo, tim penyidik KPK saat ini sedang dalam proses menyusun dan menggodok strategi untuk mengembangkan penyidikan perkara di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai.

“Strategi itulah yang nanti akan dilaporkan. Informasi yang didapatkan dan kesuaian antara pemeriksaan,” ujar Setyo saat ditemui di Anyer, Banten, pada Kamis, 21 Mei 2026. Meskipun demikian, Setyo belum merinci lebih lanjut mengenai strategi yang akan diterapkan KPK, termasuk apakah akan ada pemeriksaan langsung terhadap Djaka Budhi Utama. Hal ini masih menunggu hasil pendalaman dari tim penyidik.

“Itu nanti pasti diolah oleh Kedeputian Penindakan dan di situlah nanti dilaporkan strategi apa yang akan dilakukan penyidik,” jelasnya.

Kemunculan Nama Djaka Budhi Utama di Persidangan

Nama Djaka Budhi Utama pertama kali mencuat dalam persidangan pemilik PT Blueray Cargo, John Field, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026. Djaka diduga menerima uang sebesar SG$ 213 ribu yang berkaitan dengan kasus suap dalam kegiatan impor. Keterangan ini diungkapkan saat pemeriksaan saksi bernama Orlando Hamonangan Sianipar alias Ocoy.

Orlando, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai dan kini berstatus tersangka, menuturkan bahwa John Field bersama seorang bernama Tuti mendatangi kantornya pada Agustus 2025. Cerita ini, menurut Orlando, belum pernah ia sampaikan saat diperiksa oleh penyidik KPK sebelumnya.

Orlando menjelaskan bahwa John Field saat itu datang membawa uang yang ditujukan untuk diberikan kepada sejumlah pejabat Bea Cukai. “Terus saya bilang ‘kalau ini, saya tanya dulu, nih, sama bos saya’,” ungkap Orlando.

Peran Sisprian Subiaksono dan Kode-Kode dalam Transaksi Suap

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), M. Takdir Sugan, meminta Orlando memastikan siapa sosok bos yang dimaksudnya. Orlando kemudian mengidentifikasi bahwa bos tersebut adalah Sisprian Subiaksono, Kepala Subdirektorat Intelijen Direktorat P2 Bea Cukai, yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini.

Dalam pertemuan tersebut, Orlando sempat meminta John Field untuk memberikan uang langsung kepada para atasannya. Namun, pengusaha itu tetap menitipkan uang tersebut kepadanya. “Di situ lah, tadi Pak Orlando menyampaikan bahwa ‘untuk yang jatahnya bos, baik itu untuk Djaka, Rizal, Sisprian langsung saja kepada Pak Bos’. Begitukah maksud saksi?” tanya jaksa.

Djaka merujuk pada Direktur Jenderal Bea Cukai, sementara Rizal adalah Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, yang juga merupakan tersangka dalam perkara ini. “Gini pak, pokoknya semuanya bagikan aja langsung ke orang yang masing-masing,” jawab Orlando. Jaksa kembali mengklarifikasi, “bagikan masing-masing langsung kepada bos-bos yang tadi saya sebutkan itu?” Orlando menjawab, “Saya enggak tahu, pak, kan pakai kode.”

Orlando menjelaskan lebih lanjut bahwa setiap amplop coklat berisi uang yang diberikan oleh pihak Blueray dilengkapi dengan kode-kode spesifik. Jaksa KPK kemudian memperlihatkan foto amplop-amplop coklat tersebut dan merinci kode-kode yang ada:

  • Kode 1 merujuk pada Djaka Budhi Utama selaku Dirjen Bea Cukai.
  • Kode 2 atau BR merujuk pada Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai.
  • Kode SS atau SIS merujuk pada Sisprian.
  • Kode OC merujuk pada Orlando.
  • Kode ITL merupakan kode uang kas seksi intelijen.
  • Kode FLD merujuk pada Valdi selaku Kepala Seksi Dukungan Operasional Intelijen Bagian Data.
  • Kode untuk Hendi selaku Kepala Seksi Fasilitas.
  • Kode BY merujuk pada Budiman Bayu selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai.

Jaksa Takdir menegaskan, “Izin majelis, kami tegaskan yang 1 adalah Dirjen Bea Cukai. Nilainya SG$ 213.600. Kami yang tegaskan, ya, karena kami punya bukti ini.” Jaksa juga merincikan bahwa Orlando menerima SG$ 42.800, Valdi SG$ 7.200, Budiman Bayu SG$ 5.400, dan Hendi SG$ 5.400. Angka-angka tersebut disebutkan jaksa baru merupakan satu kali penerimaan, sementara Orlando mengaku ada enam kali penerimaan amplop serupa.

Munculnya Nama Djaka Budhi di Dakwaan Terdakwa Lain

Sebelumnya, nama Djaka Budhi Utama juga telah muncul dalam surat dakwaan tiga terdakwa swasta dalam perkara suap yang sama pada Rabu, 6 Mei 2026, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Ketiga terdakwa tersebut adalah pemilik Blueray Cargo, John Field; Manajer Operasional Blueray Cargo, Dedy Kurniawan; dan Ketua Tim Dokumen Importasi Blueray Cargo, Andri.

Menanggapi hal ini, Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menyatakan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. “Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah,” ujarnya ketika dikonfirmasi.

Budi menambahkan bahwa perkara ini telah memasuki tahap persidangan. Untuk menghormati dan menjaga independensi proses peradilan, pihaknya tidak akan berkomentar mengenai substansi perkara. Hingga berita ini diturunkan, Djaka Budhi Utama belum memberikan tanggapan atas namanya yang masuk dalam surat dakwaan. Pesan dan panggilan dari wartawan belum mendapatkan respons.


Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - image 1

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: bea cukaiDirjen Bea CukaiDjaka Budhi UtamaJohn Fieldkasus suapkementerian keuanganKPKOrlando Hamonangan SianiparSetyo Budiyantosidang korupsi
Share9Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

BREAKING NEWS: 8 Jurnalis dan Awak Kapal Hilang Kontak Pasca Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

09/09/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Mahasiswi Tasikmalaya Hilang Misterius: Polisi Bentuk Tim Khusus Pencarian

09/09/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung: Sorotan Kasus Asabri-Jiwasraya dan TPPU

09/09/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg Tahap 2 2026: Panduan Lengkap Desil, Jadwal Cair, dan Cara Ambil

09/09/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Fraksi PDIP Jember Tolak Utang Rp786 Miliar, Absen Sidang Paripurna KUA-PPAS

09/09/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Kejagung Buka Suara Soal Aliran Dana Rp 40 Miliar ke Pejabat Kejaksaan, Sidang Praperadilan Menjadi Kunci

08/09/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Bandara di Sekitar Jakarta Kembali Normal Pasca Abu Vulkanik Anak Krakatau: Cek Jadwal Penerbangan Anda!

08/09/2026
Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

Asap Pekat dari Gardu Listrik Pasar Baru: Analisis Mendalam Penanganan PLN

07/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Kasus Suap, KPK Susun Strategi Pengembangan Penyidikan - Featured

    Samsung Galaxy S26 FE Resmi Dirilis: Performa Chipset Exynos 2500 Jadi Sorotan Utama

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    215 shares
    Share 86 Tweet 54
  • Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    190 shares
    Share 76 Tweet 48
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • PLN Maros Jadwalkan Pemadaman Listrik 4 Jam: Ini Wilayah Terdampak dan Alasannya

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    755 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Asap Pekat dari Gardu Listrik Pasar Baru: Analisis Mendalam Penanganan PLN

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • ANTARA Kendari Tingkatkan Kualitas Jurnalis Muda Lewat Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Sorotan Antrean Truk Berdrum Kosong di SPBU Makassar: Indikasi Korupsi Solar Subsidi?

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.