Sebuah insiden kekerasan terekam dalam video viral di Makassar, memperlihatkan seorang pemuda menjadi korban penyerangan brutal oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) yang membekali diri dengan senjata tajam. Peristiwa mencekam ini terjadi pada Selasa (14/4/2026) dini hari di Kecamatan Tallo.
- Korban dikejar sejawat oleh sekelompok OTK bersenjata tajam di Makassar.
- Pelaku nekat menerobos masuk toko kelontongan demi menganiaya korban.
- Aksi penganiayaan berhenti setelah pemilik toko berteriak minta tolong.
- Polisi masih menyelidiki motif dan identitas pelaku penyerangan.
Kronologi Mencekam di Jalan Pontiku
Kejadian bermula ketika korban terlihat berlari kencang, dikejar oleh beberapa pemuda yang membawa senjata tajam, termasuk panah busur dan parang. Dalam upaya putus asa untuk menyelamatkan diri, korban memutuskan untuk berlindung di dalam sebuah toko kelontongan di Jalan Pontiku. Namun, para pelaku tidak berhenti di situ. Mereka dengan brutalnya menerobos masuk ke dalam toko, melanjutkan aksi penganiayaan terhadap pemuda malang tersebut.
Insiden mengerikan ini baru berhenti ketika pemilik toko, Nurul (20), yang dilanda kepanikan, berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut akhirnya menarik perhatian warga sekitar, memaksa para pelaku menghentikan aksinya.
Kesaksian Pemilik Toko: Kepanikan dan Ketakutan
Nurul, pemilik toko kelontongan yang menjadi saksi bisu peristiwa tersebut, menceritakan rasa paniknya. “Saya panik, karena ada langsung lari masuk tidak dikenal. Yang pertama lari masuk itu (sendiri), lalu ada yang kejar karena dia (korban) sembunyi,” ujar Nurul dengan nada cemas.
Ia menambahkan bahwa korban dikejar oleh sekitar empat orang yang membawa senjata tajam. Nurul sempat menyaksikan korban sempat ditarik keluar dari toko, namun ia mengaku tidak mengetahui kelanjutannya karena rasa takut yang melanda. Keberaniannya berteriak justru menjadi titik balik untuk menghentikan kekerasan yang lebih parah.
Penyelidikan Polisi Masih Berjalan
Menyikapi video yang viral dan laporan terkait insiden ini, pihak Polrestabes Makassar melalui Kasi Humas, Kompol Wahiduddin, menyatakan bahwa pihaknya sedang mendalami kasus tersebut. “Sampai saat ini masih kita dalami, apakah pelakunya geng motor atau pelaku tawuran, yang jelas hanya termonitor dari CCTV,” jelas Kompol Wahiduddin.
Personel dari Polsek Tallo telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan lebih lanjut dari saksi-saksi dan mengamankan barang bukti yang mungkin ada. Pihak kepolisian juga terus berupaya memantau kondisi terkini korban dan menggali motif di balik penyerangan brutal ini, dengan harapan dapat segera mengungkap dan menangkap para pelaku.
Kontributor: Budi Saktia
Penyunting: M. Ridham























