Kejadian menegangkan di Jalan Muhammadiyah, Makassar, pada Selasa (28/4) lalu, kini dalam penyelidikan intensif oleh Polres Pelabuhan Makassar. Sekelompok remaja dilaporkan melakukan penyerangan brutal menggunakan senjata tajam dan busur, melukai seorang warga di depan Panti Asuhan Bahagia.
Kronologi Penyerangan di Jalan Muhammadiyah
Adu Mulut Berujung Kekerasan
Peristiwa ini berawal dari insiden nyaris tabrakan antara rombongan pelaku yang berinisial MF alias Jeger bersama enam rekannya yang melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Muhammadiyah. Adu mulut yang terjadi akibat insiden tersebut memicu aksi kekerasan yang tidak terduga.
Korban Luka Akibat Sabetan Senjata Tajam
Salah satu warga yang menjadi korban nyaris terkena sabetan senjata tajam di bagian leher. Beruntung, korban berhasil menghindar dan menangkis serangan tersebut menggunakan tangan kirinya. Akibatnya, korban mengalami luka pada jempol tangan kirinya. Kasus ini menunjukkan peningkatan modus operandi kejahatan jalanan di kota Makassar.
Peran Polisi dan Identifikasi Pelaku
Proses Penyelidikan yang Berjalan
Personel kepolisian dari Polres Pelabuhan Makassar bergerak cepat untuk mengusut kasus ini sejak Kamis (7/5/2026). Berdasarkan keterangan korban yang telah diambil penyidik, salah satu terduga yang sempat diamankan, berinisial M alias Diego, ternyata bukan pelaku utama yang melakukan penyerangan dengan senjata tajam. Ia hanya berada bersama rombongan pelaku di lokasi kejadian.
Pelaku Utama Masih Buron
Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, Aiptu Adil, menyatakan bahwa pelaku utama yang diduga melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam adalah MF alias Jeger. Hingga kini, petugas masih melakukan pengejaran terhadap MF alias Jeger. Pihak kepolisian terus berupaya mengembangkan penyidikan untuk mengungkap seluruh pelaku dan motif di balik penyerangan sadis ini. Kehadiran senjata busur dalam aksi ini menambah catatan kekhawatiran akan eskalasi kekerasan di kalangan remaja.
Kontributor: H. Gunadi
Penyunting: M. Ridham























