Rabu, 17 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2020

Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel

by Cantiko
03/06/2020
in Arsip 2020, Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Arsip

Wartakita.id, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Nurdin Abdullah dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sulsel dan Pemerintah Daerah Kabupaten Maros, melakukan kunjungan ke Kebun Raya Pucak Maros, yang terletak di Desa Pucak, Tompo Bulu, Kabupaten Maros, Selasa, 2 Juni 2020.

Gubernur menghadirkan OPD dan Pemda agar dapat melakukan orientasi dan juga mengumpulkan ide untuk pengembangan kebun raya ini. Demikian juga akan melibatkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam pengembangan kawasan konservasi tumbuhan ini.

Taman ini awalnya merupakan Taman Wisata Pendidikan yang kemudian dialihfungsikan menjadi kebun raya. Temanya, konservasi tumbuhan bernilai ekonomi yang diharapkan menjadi pusat penelitian dan pengembangan tumbuh-tumbuhan.

Pengembangan kebun raya ini merupakan salah satu bagian dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RT/RW) Mamminasata yang mengaitkan Kota Makassar, Kabupaten Maros dan Kabupatan Gowa serta Kabupaten Takalar dalam satu wilayah. Diharapkan potensi-potensi wilayah dapat dikembangkan.

World Cup 2026

“Ini dikembangkan, direncanakan sejak Gubernur Profesor Amiruddin. Terus dilanjutkan oleh Pak Gubernur Zainal Basri Palaguna. Saya pikir ini adalah sebuah kawasan wisata yang sangat strategis, dimana perpaduan ada hutan alam, lingkungannya sangat mendukung dan saya kira tinggal dipoles sedikit, ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat,” kata Nurdin Abdullah.

Pembenahan kawasan akan dilakukan secepatnya dan diharapkan rampung akhir tahun 2021. Pihak terkait dilibatkan untuk merumuskan rencana-rencana ke depan termasuk pengerjaan yang akan dilakukan.

“Maka kita bertemu dengan beberapa OPD, tentu kita kalau semua bersinergi dan berkolaborasi untuk melengkapi fasilitas yang ada di kebun raya ini akan semakin maju,” sebutnya.

Termasuk dalam mempersiapkan kebun binatang, beberapa satwa Sulsel akan menjadi koleksi. Pengembangan ini akan membuat masyarakat sekitar ikut berkembang dan semakin kreatif.

World Cup 2026

Pemerintah juga akan mendorong sektor pertanian, penyiapan lahan yang baik, benih yang bagus, pengembangan varietas buah-buahan yang cocok. Sehingga masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penonton orang yang datang, tetapi juga mengambil peran, terutama menyajikan kebutuhan wisatawan yang datang ke tempat ini nantinya.

Tumbuhan lokal di kebun raya seluas 120 hektare ini antara lain kayu lokal, yakni kayu arra (Bahasa Makassar), sugimani (jabon putih), manggis hutan, jambu biji, mangga lokal dan kayu manis.

Sedangkan jenis hewan liar yang sering dijumpai, seperti babi hutan, ular sanca, kucing hutan Sulawesi, monyet khas Sulawesi (macaca maura).

Dari Makassar ke lokasi ini berjarak 30 Km dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 45 menit.

“Saya meyakini, ini dari Makassar tidak lebih 45 menit, maka kita akan mencoba mempercepat penyempurnaan kebun raya ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel, Muhammad Arafah, menjelaskan, petunjuk yang didapatkan dari gubernur dari kunjungan ini, antara lain menyiapkan marka dan rambu jalan menuju kawasan ini.

“Mempersiapkan paling tidak marka dan rambu menuju ke daerah wisata kita ini. Karena ini diharapkan jadi ikon,” jelas Arafah.

Dukungan infrastruktur, untuk jalan lewat BTP (Makassar) dan Kariango (Maros) hingga Pucak.

“Dua-duanya coba kita survei hari ini dan besok. Sebelum kita rapat kembali dengan Pak Gubernur. Kita melakukan survei dulu, kemudian kita berikan informasi apa yang dibutuhkan, paling tidak rambu-rambu juga sudah harus jelas,” jelasnya.

Sedangkan, Kepala UPT Kebun Raya Pucak, Zainal Arifin Abidin, mengharapkan kebun raya ini sebagai aset daerah dapat dibangun lebih baik dan bisa memberikan penghasilan bagi pemerintah dan juga masyarakat sekitar. Dimana selama ini tidak tergarap dengan bagus.

BACA JUGA:

No Content Available

Di kawasan ini juga telah dibangun beberapa fasilitas pendukung dari bantuan yang ada seperti Dinas PUTR membangun embun, ada juga penampungan bak air di atas untuk mengantisipasi kekeringan.

“Karena kendala kita di sini juga masalah air dan masalah jalan. Dan Pak Gubernur mengatakan akan membangun jalan untuk tahap awal,” kata Zainal.

Ia berharap, kebun raya ini bisa sejajar dengan Kebun Raya Bogor. Adapun fungsinya sebagai lahan konservasi, penelitian, pengetahuan, jasa lingkungan dan rekreasi. Juga bisa menjadi penampung tanaman langka di Sulsel maupun dari luar wilayah.

“Semoga dengan kehadiran Pak Gubernur, kebun raya ini bisa lebih berkembang lagi, sama dengan kebun raya yang ada di Indonesia. Karena di Sulsel ini ada tiga kebun raya, yakni di Enrekang (Masserempulu), Parepare (Jompie) dan Maros ini. Kalau kita lihat (Kebun Raya Pucak), kita yang masih terbelakang,” ucapnya.

Sebelumnya, juga dilakukan kunjungan ke UPTD Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak di Pucak, Kecamatan Tompo Bulu. Lokasi ini merupakan tempat pengembangan UPT Pelayanan Inseminasi Buatan dan Produksi Semen (UPT-PIBPS) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Lokasi ini menjadi pusat pengembangan program Sulsel untuk pengembangan ternak. Jumlah sapi yang dikelola sekitar 31 ekor, yang terdiri dari beberapa jenis. Seperti, sapi Bali ada 18 ekor, kerbau belang tiga ekor, sapi simental, sapi belgian blue berotot. Juga ada kambing dari Australia dan sapi-sapi eksotik. Serta sapi yang merupakan titipan Universitas Hasanuddin.

UPT ini menghasilkan semen atau sperma beku dari jenis yang diternakkan. Serta bekerja sama dengan pusat untuk program nasional, termasuk dengan Kementerian Pertanian.

 

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: kebun raya Maros
Share6Tweet4Send
World Cup 2026

ARTIKEL TERKAIT

Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Tragedi Makassar: Motif Asmara dan Ekonomi Latar Belakang Suami Habisi Nyawa Istri

16/06/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Muhammadiyah Makassar: SatuMu Perkuat Basis Data Anggota Lewat Pelatihan Digitalisasi Mendalam

16/06/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Kelurahan Gunung Sari Makassar Siap Gebrak Lomba Desa/Kelurahan Provinsi 2026: Strategi Juara dan Fondasi Kuat

15/06/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

RSUP Wahidin Sudirohusodo Perketat Pengamanan Pasca-Insiden Penikaman Pasien di Makassar

15/06/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Rehabilitasi Irigasi Bengo Rp118 Miliar: Dongkrak Produksi Pertanian Bone dan Kesejahteraan Petani

14/06/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Sulawesi Selatan Diusulkan Jadi Pusat Khazanah Maritim Indonesia Timur, Peluang Emas Sejarah dan Literasi

14/06/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Pemkot Makassar Gelontorkan Rp2,1 Miliar untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Wilayah Kepulauan

13/06/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Pemprov Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin Bersinergi Tangani Banjir Luwu Utara, Perkuat Tanggap Darurat

11/06/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo - Arsip

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Pembukaan Piala Dunia 2026: Meksiko Menang di Azteca

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Piala Dunia 2026: Jeda Minum Berujung Blok Iklan, Penonton Global Marah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pemkot Makassar Tawarkan Rp100 Juta: Warga Makassar, Ini Kriteria RT Pengelola Sampah Terbaik Anda!

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Semuanya yang Perlu ‘Noob’ Ketahui

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Bank Dunia Beri ‘Alarm’ untuk Kelas Menengah Indonesia: Upah Riil Terus Anjlok, Kualitas Pekerjaan Menurun

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Pete-pete Laut: Menjangkau Pulau Makassar dengan Transportasi Laut Terjangkau dan Terjadwal

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.