Selasa, 22 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2020

Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel

by Cantiko
03/06/2020
in Arsip 2020, Makassar & Sulsel
Reading Time: 4 mins read
A A
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel

Wartakita.id, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Nurdin Abdullah dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sulsel dan Pemerintah Daerah Kabupaten Maros, melakukan kunjungan ke Kebun Raya Pucak Maros, yang terletak di Desa Pucak, Tompo Bulu, Kabupaten Maros, Selasa, 2 Juni 2020.

Gubernur menghadirkan OPD dan Pemda agar dapat melakukan orientasi dan juga mengumpulkan ide untuk pengembangan kebun raya ini. Demikian juga akan melibatkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam pengembangan kawasan konservasi tumbuhan ini.

Taman ini awalnya merupakan Taman Wisata Pendidikan yang kemudian dialihfungsikan menjadi kebun raya. Temanya, konservasi tumbuhan bernilai ekonomi yang diharapkan menjadi pusat penelitian dan pengembangan tumbuh-tumbuhan.

Pengembangan kebun raya ini merupakan salah satu bagian dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RT/RW) Mamminasata yang mengaitkan Kota Makassar, Kabupaten Maros dan Kabupatan Gowa serta Kabupaten Takalar dalam satu wilayah. Diharapkan potensi-potensi wilayah dapat dikembangkan.

“Ini dikembangkan, direncanakan sejak Gubernur Profesor Amiruddin. Terus dilanjutkan oleh Pak Gubernur Zainal Basri Palaguna. Saya pikir ini adalah sebuah kawasan wisata yang sangat strategis, dimana perpaduan ada hutan alam, lingkungannya sangat mendukung dan saya kira tinggal dipoles sedikit, ini sudah bisa dinikmati oleh masyarakat,” kata Nurdin Abdullah.

Pembenahan kawasan akan dilakukan secepatnya dan diharapkan rampung akhir tahun 2021. Pihak terkait dilibatkan untuk merumuskan rencana-rencana ke depan termasuk pengerjaan yang akan dilakukan.

“Maka kita bertemu dengan beberapa OPD, tentu kita kalau semua bersinergi dan berkolaborasi untuk melengkapi fasilitas yang ada di kebun raya ini akan semakin maju,” sebutnya.

Termasuk dalam mempersiapkan kebun binatang, beberapa satwa Sulsel akan menjadi koleksi. Pengembangan ini akan membuat masyarakat sekitar ikut berkembang dan semakin kreatif.

Pemerintah juga akan mendorong sektor pertanian, penyiapan lahan yang baik, benih yang bagus, pengembangan varietas buah-buahan yang cocok. Sehingga masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penonton orang yang datang, tetapi juga mengambil peran, terutama menyajikan kebutuhan wisatawan yang datang ke tempat ini nantinya.

Tumbuhan lokal di kebun raya seluas 120 hektare ini antara lain kayu lokal, yakni kayu arra (Bahasa Makassar), sugimani (jabon putih), manggis hutan, jambu biji, mangga lokal dan kayu manis.

Sedangkan jenis hewan liar yang sering dijumpai, seperti babi hutan, ular sanca, kucing hutan Sulawesi, monyet khas Sulawesi (macaca maura).

Dari Makassar ke lokasi ini berjarak 30 Km dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 45 menit.

“Saya meyakini, ini dari Makassar tidak lebih 45 menit, maka kita akan mencoba mempercepat penyempurnaan kebun raya ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel, Muhammad Arafah, menjelaskan, petunjuk yang didapatkan dari gubernur dari kunjungan ini, antara lain menyiapkan marka dan rambu jalan menuju kawasan ini.

“Mempersiapkan paling tidak marka dan rambu menuju ke daerah wisata kita ini. Karena ini diharapkan jadi ikon,” jelas Arafah.

Dukungan infrastruktur, untuk jalan lewat BTP (Makassar) dan Kariango (Maros) hingga Pucak.

“Dua-duanya coba kita survei hari ini dan besok. Sebelum kita rapat kembali dengan Pak Gubernur. Kita melakukan survei dulu, kemudian kita berikan informasi apa yang dibutuhkan, paling tidak rambu-rambu juga sudah harus jelas,” jelasnya.

Sedangkan, Kepala UPT Kebun Raya Pucak, Zainal Arifin Abidin, mengharapkan kebun raya ini sebagai aset daerah dapat dibangun lebih baik dan bisa memberikan penghasilan bagi pemerintah dan juga masyarakat sekitar. Dimana selama ini tidak tergarap dengan bagus.

BACA JUGA:

No Content Available

Di kawasan ini juga telah dibangun beberapa fasilitas pendukung dari bantuan yang ada seperti Dinas PUTR membangun embun, ada juga penampungan bak air di atas untuk mengantisipasi kekeringan.

“Karena kendala kita di sini juga masalah air dan masalah jalan. Dan Pak Gubernur mengatakan akan membangun jalan untuk tahap awal,” kata Zainal.

Ia berharap, kebun raya ini bisa sejajar dengan Kebun Raya Bogor. Adapun fungsinya sebagai lahan konservasi, penelitian, pengetahuan, jasa lingkungan dan rekreasi. Juga bisa menjadi penampung tanaman langka di Sulsel maupun dari luar wilayah.

“Semoga dengan kehadiran Pak Gubernur, kebun raya ini bisa lebih berkembang lagi, sama dengan kebun raya yang ada di Indonesia. Karena di Sulsel ini ada tiga kebun raya, yakni di Enrekang (Masserempulu), Parepare (Jompie) dan Maros ini. Kalau kita lihat (Kebun Raya Pucak), kita yang masih terbelakang,” ucapnya.

Sebelumnya, juga dilakukan kunjungan ke UPTD Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak di Pucak, Kecamatan Tompo Bulu. Lokasi ini merupakan tempat pengembangan UPT Pelayanan Inseminasi Buatan dan Produksi Semen (UPT-PIBPS) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Lokasi ini menjadi pusat pengembangan program Sulsel untuk pengembangan ternak. Jumlah sapi yang dikelola sekitar 31 ekor, yang terdiri dari beberapa jenis. Seperti, sapi Bali ada 18 ekor, kerbau belang tiga ekor, sapi simental, sapi belgian blue berotot. Juga ada kambing dari Australia dan sapi-sapi eksotik. Serta sapi yang merupakan titipan Universitas Hasanuddin.

UPT ini menghasilkan semen atau sperma beku dari jenis yang diternakkan. Serta bekerja sama dengan pusat untuk program nasional, termasuk dengan Kementerian Pertanian.

 

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: kebun raya Maros
Share6Tweet4Send

ARTIKEL TERKAIT

Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Polsek Tallo Salurkan Ratusan Liter Air Bersih untuk Warga Sengka Batu di Tengah Krisis Air Akut

20/09/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Makassar Borong Dua Penghargaan Kemendagri: Sukses Bedah Rumah 300 Unit & Dana Pendidikan Rp1,5 Miliar

20/09/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Kabar Gembira Sulsel: Menteri PKP Naikkan Kuota Rumah Subsidi Jadi 25.000 Unit

19/09/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

El Nino Ancam Pasokan Listrik Sulselrabar: PLN Berjuang Keras Pulihkan Daya Hidro yang Anjlok Drastis

18/09/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Makassar Unggul: Teknologi EcoTru Optimalkan Pengelolaan Air Lindi TPA Tamangapa untuk Lingkungan Bersih

18/09/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Uji Keamanan Pangan Polres Soppeng: Jaminan Makanan Sehat dan Layak Konsumsi di Sulawesi Selatan

18/09/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Imigrasi Bone Perluas Kuota Paspor Haji 2027: Panduan Lengkap untuk Calon Jemaah

17/09/2026
Kebun Raya Maros Bakal Jadi Destinasi Andalan Sulsel - Featured

Makassar Perkuat Ketahanan Air: 40 Titik SPAM Dibangun Antisipasi Kekeringan 2025-2027

17/09/2026

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    203 shares
    Share 81 Tweet 51
  • Misteri Telur Mata Sapi di Gunung Anak Krakatau: Penjelasan Ilmiah Fenomena Unik

    30 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Makassar 2025: Kota Dunia yang Masih Tenggelam di Kala Hujan

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • AXA Financial Indonesia Perkuat Perlindungan Berbasis Syariah dengan Peluncuran AXA Sharia Life Insurance

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Grab Akuisisi Atome Financial: Langkah Strategis Perkuat Ekosistem Layanan Keuangan Indonesia

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Teras Perwira 2026: Grab & OVO Finansial Bekali Ribuan Mitra UMKM di 10 Kota

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Reshuffle Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Analisis Mendalam Politik dan Anggaran

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • BMKG Makassar Ingatkan Warga Sulsel: Waspada Cuaca Ekstrem, Angin Kencang, dan Udara Panas di September 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Sejarah Lunas: Utang Krisis 1998 Berakhir Agustus 2026, Dibayar Pakai Surplus BI Rp 55 Triliun

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.