Rabu, 30 September 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Makassar Perkuat Ketahanan Pangan dengan Urban Farming Modern

by Redaktur
22/10/2025
in Ekonomi dan Bisnis, Makassar & Sulsel
Reading Time: 5 mins read
A A
urban farming cr

MAKASSAR, WartaKita.id – Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah strategis yang signifikan untuk memperkuat kemandirian pangan warganya. Proyek percontohan (pilot project) pengembangan urban farming modern di dua kawasan vital, Sudiang dan Barombong, resmi diluncurkan. Inisiatif ambisius ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal, tetapi juga membawa semangat pemberdayaan komunitas dan pemanfaatan lahan urban secara optimal, sebuah etos yang mengingatkan semangat yang sama dalam program “Lorong Wisata” yang digagas oleh Wali Kota Makassar sebelumnya, Danny Pomanto.

Wali Kota Munafri Arifuddin (Appi) mengatakan, Pemkot Makassar mengimplementasikan teknologi pertanian terkini, termasuk hidroponik dan vertikultur yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT), untuk mengubah lahan kosong menjadi sumber pangan produktif. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret terhadap tantangan inflasi pangan, urbanisasi masif, serta isu keberlanjutan lingkungan yang dihadapi kota metropolitan seperti Makassar.

Transformasi Lahan Urban Menjadi Sentra Pangan Berkelanjutan

Proyek urban farming modern ini merupakan jawaban atas urgensi ketahanan pangan yang semakin terasa di tengah laju urbanisasi Makassar. Dengan pertumbuhan populasi yang pesat, ketersediaan lahan pertanian tradisional semakin menipis, mendorong ketergantungan pada pasokan pangan dari luar kota yang rentan terhadap fluktuasi harga dan gangguan distribusi. Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian, menargetkan Kecamatan Sudiang di utara dan Barombong di selatan sebagai episentrum awal revolusi pangan urban ini.

Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Sudiang dan Barombong memiliki potensi lahan kosong yang dapat dioptimalkan, serta aksesibilitas yang baik untuk distribusi hasil panen ke pusat-pusat konsumsi. Di Sudiang, yang merupakan gerbang udara Makassar dengan kepadatan penduduk yang terus meningkat, proyek ini akan memberikan akses mudah bagi warga sekitar, termasuk karyawan bandara dan masyarakat pemukiman baru, terhadap sayuran segar dan sehat. Sementara di Barombong, area pesisir yang juga berkembang pesat, inisiatif ini dapat mengintegrasikan pertanian urban dengan potensi ekonomi lokal lainnya.

Integrasi teknologi canggih seperti sistem hidroponik (pertanian tanpa tanah), vertikultur (pertanian vertikal), dan pemantauan berbasis IoT menjadi tulang punggung proyek ini. Teknologi tersebut memungkinkan pertanian yang lebih efisien dalam penggunaan air dan lahan, serta menghasilkan produk berkualitas tinggi secara konsisten. Hasil panen berupa sayur-sayuran dan buah-buahan segar ini akan dialokasikan untuk dapur umum, kebutuhan sekolah, serta disalurkan ke pasar-pasar lokal dengan harga terjangkau, memberikan dampak langsung pada stabilitas harga pangan di Makassar.

Semangat Pemberdayaan Komunitas

Salah satu aspek terpenting dari proyek urban farming modern ini adalah keterlibatannya dalam memberdayakan masyarakat. Lebih dari sekadar membangun lahan pertanian, Pemkot Makassar bertekad untuk menciptakan ekosistem yang melibatkan partisipasi aktif warga. Kelompok tani lokal, petani urban, dan masyarakat umum di Sudiang dan Barombong akan menjadi penerima manfaat utama melalui program pelatihan dan pendampingan intensif. Mereka akan dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola pertanian modern, mulai dari persiapan bibit, pemeliharaan tanaman, hingga proses panen.

Spirit pemberdayaan dan pemanfaatan ruang kota secara kreatif ini sangat senada dengan filosofi “Lorong Wisata” yang sukses diimplementasikan di Makassar beberapa tahun lalu. Program “Lorong Wisata” mengubah lorong-lorong sempit kota yang tadinya kumuh menjadi kawasan yang bersih, hijau, dan memiliki daya tarik wisata, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui UMKM dan kebun sayur rumah tangga. Meskipun fokusnya berbeda – “Lorong Wisata” ke pariwisata dan kebersihan, sementara urban farming ke ketahanan pangan – keduanya memiliki benang merah yang kuat: optimasi aset lokal, pelibatan warga secara langsung, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Makassar.

Wali Kota Munafri Arifuddin (Appi) menekankan bahwa kolaborasi adalah kunci. “Kami tidak hanya membangun lahan, tetapi juga membangun kapasitas warga. Proyek ini adalah investasi jangka panjang untuk kemandirian pangan Makassar dan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat, seperti halnya ‘Lorong Wisata’ yang memberdayakan ekonomi lorong,” ujarnya dalam rapat koordinasi yang digelar di Balai Kota Makassar, Rabu, 22 Oktober 2025. Rapat tersebut dihadiri oleh kepala dinas terkait, wakil wali kota, serta perwakilan komunitas lingkungan, menunjukkan komitmen multisektoral terhadap inisiatif ini.

Target dan Manfaat Konkret bagi Warga Makassar

Proyek percontohan ini telah dimulai sejak awal tahun 2025, dengan target penyelesaian tahap pertama pada akhir tahun. Namun, operasional pertanian dan kegiatan pemberdayaan warga akan berlangsung sepanjang tahun, didukung oleh evaluasi bulanan yang ketat. Pemerintah Kota menargetkan produksi hingga 10 ton sayuran per bulan per kawasan, sebuah angka yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal dan menekan laju inflasi.

Manfaatnya bagi warga Makassar sangat multi-dimensional:

  • Akses Pangan Murah dan Sehat: Warga, terutama dari kelompok ekonomi menengah ke bawah, akan mendapatkan akses lebih mudah ke produk segar yang ditanam secara organik atau semi-organik, dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau dibandingkan produk impor. Ini secara langsung mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi isu gizi dan kesehatan masyarakat.
  • Peningkatan Ekonomi Lokal: Pelatihan dan pendampingan memungkinkan warga menjadi petani urban mandiri, bahkan berpotensi menjual hasil panen mereka sendiri. Ini menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi di tingkat komunitas.
  • Lingkungan yang Lebih Baik: Mengurangi kebutuhan transportasi pangan jarak jauh berarti pengurangan emisi karbon. Proyek ini juga terintegrasi dengan program lingkungan hijau kota, dengan pemanfaatan sampah organik sebagai kompos, berkontribusi pada pengelolaan limbah yang lebih baik di Makassar.
  • Pendidikan dan Kesadaran: Sekolah-sekolah dan komunitas akan mendapatkan edukasi mengenai pentingnya ketahanan pangan, pertanian berkelanjutan, dan manfaat mengonsumsi produk lokal.

Proyek ini bukan sekadar respons sesaat terhadap inflasi atau krisis pangan, melainkan bagian dari visi jangka panjang Makassar untuk menjadi kota yang mandiri, berketahanan, dan berkelanjutan. Dengan rencana ekspansi ke kawasan lain pada tahun 2026, model urban farming modern Makassar diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi kota-kota lain di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa.

Kesimpulan: Menuju Makassar yang Lebih Mandiri dan Hijau

Inisiatif urban farming modern di Sudiang dan Barombong adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun ketahanan pangan dari dalam. Dengan memadukan teknologi canggih, prinsip keberlanjutan, dan semangat pemberdayaan komunitas yang mengingatkan pada keberhasilan “Lorong Wisata”, proyek ini bukan hanya tentang menanam sayuran, tetapi juga menanam masa depan yang lebih cerah bagi seluruh warga Makassar. Ini adalah langkah maju menuju kota yang lebih hijau, lebih mandiri secara pangan, dan lebih resilien terhadap berbagai tantangan di masa depan.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Gubernur Sulsel Desak Percepatan Mattoanging: Mampukah PSM Makassar Pulang Kandang 2027?

Stadion Mattoanging: Janji yang Terus Tertunda, Ancaman Nyata bagi PSM Makassar di Liga 1 2026/2027

UMKM Makassar Terbantu BPJS Kesehatan: Desy Novianti Bebas Biaya Obati Komplikasi Penyakit Berkat JKN

Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

PSM Makassar Siap Tempur: Juku Eja Genjot Fisik, Taktik, dan Mentalitas Juara Hadapi Lanjutan Liga 1

Tags: BarombongHidroponikketahanan panganLorong WisataMakassarMunafri ArifuddinPemkot MakassarPertanian ModernSudiangUrban Farming Makassar
Share23Tweet14Send

ARTIKEL TERKAIT

the-rinra2-_wartakita

Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus PKWT, Menko Pangan: Memberikan Kepastian Kerja

30/09/2026
Makassar Perkuat Ketahanan Pangan dengan Urban Farming Modern - Featured

KONI Makassar Tunda Peluncuran Kontingen Porprov Sulsel: Verifikasi Data Atlet Jadi Kendala Utama

30/09/2026
Makassar Perkuat Ketahanan Pangan dengan Urban Farming Modern - Featured

Pelindo Group Wilayah Makassar Sambut Hari Pelindo Lewat Turnamen Padel

28/09/2026
Makassar Perkuat Ketahanan Pangan dengan Urban Farming Modern - Featured

Lima Pejabat Lapas Cibinong Dinonaktifkan Terkait Fasilitas Mewah

28/09/2026
Makassar Perkuat Ketahanan Pangan dengan Urban Farming Modern - Featured

Asian Games 2026: Atlet Sulsel Jadi Tumpuan Indonesia, Bidik Emas di Tengah Ketatnya Persaingan Nagoya

27/09/2026
Makassar Perkuat Ketahanan Pangan dengan Urban Farming Modern - Featured

Gubernur Sulsel Desak Percepatan Mattoanging: Mampukah PSM Makassar Pulang Kandang 2027?

27/09/2026
Makassar Perkuat Ketahanan Pangan dengan Urban Farming Modern - Featured

Stadion Mattoanging: Janji yang Terus Tertunda, Ancaman Nyata bagi PSM Makassar di Liga 1 2026/2027

27/09/2026
Makassar Perkuat Ketahanan Pangan dengan Urban Farming Modern - Featured

Makassar Percantik Kota: Revitalisasi Pedestrian Jalan Kajaolalido dan MH Thamrin Jadi Percontohan

27/09/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Makassar Perkuat Ketahanan Pangan dengan Urban Farming Modern - Featured

    Asian Games 2026: Atlet Sulsel Jadi Tumpuan Indonesia, Bidik Emas di Tengah Ketatnya Persaingan Nagoya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Guruh Soekarnoputra Berpulang: Seniman Multitalenta Mengembuskan Napas Terakhir Setelah Perjuangan Panjang

    45 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Hilirisasi Nikel Indonesia 2026: Target Ambisius Jadi Pusat Baterai EV Dunia, Mampukah Wujudkan Ekosistem Terintegrasi?

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • 10 Hak Dasar Warga Negara Indonesia yang Harus Kamu Tahu dan Contoh Nyata di Kehidupan Sehari-hari

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Bupati Gowa Ditetapkan Tersangka, Polda Sulsel Tegaskan Tidak Ada Penahanan

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • 16 Model Rambut Pria yang Terbukti Disukai Wanita, Keren dan Stylish! (Update 2026)

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Delegasi Indonesia Trending di X.com: Menimbang Ketegasan Politik dan Prospek Diplomasi Ekonomi di Kancah Global

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Harga Kopra Sulawesi Bergerak Liar: Petani Kelapa Terjepit, Hilirisasi Jadi Harapan

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
5 Kebiasaan Buruk WFH_cr_tn1
Gaya Hidup

Ancaman Senyap di Meja Kerja: Hindari 5 Kebiasaan Buruk WFH Ini Demi Kesehatan Anda

21/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.