Rabu, 21 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Ekonomi dan Bisnis

Makassar Perkuat Ketahanan Pangan dengan Urban Farming Modern

by Redaktur
22/10/2025
in Ekonomi dan Bisnis, Makassar & Sulsel
Reading Time: 5 mins read
A A
urban farming cr

MAKASSAR, WartaKita.id – Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah strategis yang signifikan untuk memperkuat kemandirian pangan warganya. Proyek percontohan (pilot project) pengembangan urban farming modern di dua kawasan vital, Sudiang dan Barombong, resmi diluncurkan. Inisiatif ambisius ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal, tetapi juga membawa semangat pemberdayaan komunitas dan pemanfaatan lahan urban secara optimal, sebuah etos yang mengingatkan semangat yang sama dalam program “Lorong Wisata” yang digagas oleh Wali Kota Makassar sebelumnya, Danny Pomanto.

Wali Kota Munafri Arifuddin (Appi) mengatakan, Pemkot Makassar mengimplementasikan teknologi pertanian terkini, termasuk hidroponik dan vertikultur yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT), untuk mengubah lahan kosong menjadi sumber pangan produktif. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret terhadap tantangan inflasi pangan, urbanisasi masif, serta isu keberlanjutan lingkungan yang dihadapi kota metropolitan seperti Makassar.

Transformasi Lahan Urban Menjadi Sentra Pangan Berkelanjutan

Proyek urban farming modern ini merupakan jawaban atas urgensi ketahanan pangan yang semakin terasa di tengah laju urbanisasi Makassar. Dengan pertumbuhan populasi yang pesat, ketersediaan lahan pertanian tradisional semakin menipis, mendorong ketergantungan pada pasokan pangan dari luar kota yang rentan terhadap fluktuasi harga dan gangguan distribusi. Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian, menargetkan Kecamatan Sudiang di utara dan Barombong di selatan sebagai episentrum awal revolusi pangan urban ini.

Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Sudiang dan Barombong memiliki potensi lahan kosong yang dapat dioptimalkan, serta aksesibilitas yang baik untuk distribusi hasil panen ke pusat-pusat konsumsi. Di Sudiang, yang merupakan gerbang udara Makassar dengan kepadatan penduduk yang terus meningkat, proyek ini akan memberikan akses mudah bagi warga sekitar, termasuk karyawan bandara dan masyarakat pemukiman baru, terhadap sayuran segar dan sehat. Sementara di Barombong, area pesisir yang juga berkembang pesat, inisiatif ini dapat mengintegrasikan pertanian urban dengan potensi ekonomi lokal lainnya.

Integrasi teknologi canggih seperti sistem hidroponik (pertanian tanpa tanah), vertikultur (pertanian vertikal), dan pemantauan berbasis IoT menjadi tulang punggung proyek ini. Teknologi tersebut memungkinkan pertanian yang lebih efisien dalam penggunaan air dan lahan, serta menghasilkan produk berkualitas tinggi secara konsisten. Hasil panen berupa sayur-sayuran dan buah-buahan segar ini akan dialokasikan untuk dapur umum, kebutuhan sekolah, serta disalurkan ke pasar-pasar lokal dengan harga terjangkau, memberikan dampak langsung pada stabilitas harga pangan di Makassar.

Semangat Pemberdayaan Komunitas

Salah satu aspek terpenting dari proyek urban farming modern ini adalah keterlibatannya dalam memberdayakan masyarakat. Lebih dari sekadar membangun lahan pertanian, Pemkot Makassar bertekad untuk menciptakan ekosistem yang melibatkan partisipasi aktif warga. Kelompok tani lokal, petani urban, dan masyarakat umum di Sudiang dan Barombong akan menjadi penerima manfaat utama melalui program pelatihan dan pendampingan intensif. Mereka akan dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola pertanian modern, mulai dari persiapan bibit, pemeliharaan tanaman, hingga proses panen.

Spirit pemberdayaan dan pemanfaatan ruang kota secara kreatif ini sangat senada dengan filosofi “Lorong Wisata” yang sukses diimplementasikan di Makassar beberapa tahun lalu. Program “Lorong Wisata” mengubah lorong-lorong sempit kota yang tadinya kumuh menjadi kawasan yang bersih, hijau, dan memiliki daya tarik wisata, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui UMKM dan kebun sayur rumah tangga. Meskipun fokusnya berbeda – “Lorong Wisata” ke pariwisata dan kebersihan, sementara urban farming ke ketahanan pangan – keduanya memiliki benang merah yang kuat: optimasi aset lokal, pelibatan warga secara langsung, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Makassar.

Wali Kota Munafri Arifuddin (Appi) menekankan bahwa kolaborasi adalah kunci. “Kami tidak hanya membangun lahan, tetapi juga membangun kapasitas warga. Proyek ini adalah investasi jangka panjang untuk kemandirian pangan Makassar dan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat, seperti halnya ‘Lorong Wisata’ yang memberdayakan ekonomi lorong,” ujarnya dalam rapat koordinasi yang digelar di Balai Kota Makassar, Rabu, 22 Oktober 2025. Rapat tersebut dihadiri oleh kepala dinas terkait, wakil wali kota, serta perwakilan komunitas lingkungan, menunjukkan komitmen multisektoral terhadap inisiatif ini.

Target dan Manfaat Konkret bagi Warga Makassar

Proyek percontohan ini telah dimulai sejak awal tahun 2025, dengan target penyelesaian tahap pertama pada akhir tahun. Namun, operasional pertanian dan kegiatan pemberdayaan warga akan berlangsung sepanjang tahun, didukung oleh evaluasi bulanan yang ketat. Pemerintah Kota menargetkan produksi hingga 10 ton sayuran per bulan per kawasan, sebuah angka yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal dan menekan laju inflasi.

Manfaatnya bagi warga Makassar sangat multi-dimensional:

  • Akses Pangan Murah dan Sehat: Warga, terutama dari kelompok ekonomi menengah ke bawah, akan mendapatkan akses lebih mudah ke produk segar yang ditanam secara organik atau semi-organik, dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau dibandingkan produk impor. Ini secara langsung mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi isu gizi dan kesehatan masyarakat.
  • Peningkatan Ekonomi Lokal: Pelatihan dan pendampingan memungkinkan warga menjadi petani urban mandiri, bahkan berpotensi menjual hasil panen mereka sendiri. Ini menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi di tingkat komunitas.
  • Lingkungan yang Lebih Baik: Mengurangi kebutuhan transportasi pangan jarak jauh berarti pengurangan emisi karbon. Proyek ini juga terintegrasi dengan program lingkungan hijau kota, dengan pemanfaatan sampah organik sebagai kompos, berkontribusi pada pengelolaan limbah yang lebih baik di Makassar.
  • Pendidikan dan Kesadaran: Sekolah-sekolah dan komunitas akan mendapatkan edukasi mengenai pentingnya ketahanan pangan, pertanian berkelanjutan, dan manfaat mengonsumsi produk lokal.

Proyek ini bukan sekadar respons sesaat terhadap inflasi atau krisis pangan, melainkan bagian dari visi jangka panjang Makassar untuk menjadi kota yang mandiri, berketahanan, dan berkelanjutan. Dengan rencana ekspansi ke kawasan lain pada tahun 2026, model urban farming modern Makassar diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi kota-kota lain di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa.

Kesimpulan: Menuju Makassar yang Lebih Mandiri dan Hijau

Inisiatif urban farming modern di Sudiang dan Barombong adalah bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun ketahanan pangan dari dalam. Dengan memadukan teknologi canggih, prinsip keberlanjutan, dan semangat pemberdayaan komunitas yang mengingatkan pada keberhasilan “Lorong Wisata”, proyek ini bukan hanya tentang menanam sayuran, tetapi juga menanam masa depan yang lebih cerah bagi seluruh warga Makassar. Ini adalah langkah maju menuju kota yang lebih hijau, lebih mandiri secara pangan, dan lebih resilien terhadap berbagai tantangan di masa depan.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Warga Binaan Lapas Makassar Mendekatkan Diri dengan Al-Quran

Kanwil Ditjenpas Sulsel Gelar Penguatan PNS Angkatan 2024

Sulsel Merayakan HUT ke-357 dengan Kirab Pangan dan Aksi Daerah

Produksi Pertanian Sidrap Naik 48% Berkat Program Electrifying Agriculture PLN

Kualitas Udara Makassar 19 Oktober 2026: Peringatan PM2.5

Tags: BarombongHidroponikketahanan panganLorong WisataMakassarMunafri ArifuddinPemkot MakassarPertanian ModernSudiangUrban Farming Makassar
Share25Tweet16Send

ARTIKEL TERKAIT

A serene entrance to the Makassar Prison, featuring iron gates and a pathway leading to a modern and traditional blend of architecture, including a central dome and minarets. The surroundings are lush

Warga Binaan Lapas Makassar Mendekatkan Diri dengan Al-Quran

20/10/2026
The image shows the main building of the Regional Office of the Directorate General of Civil Aviation (Ditjenpas) in Makassar, Sulsel, with a modern white facade and official logo. Inside, the office

Kanwil Ditjenpas Sulsel Gelar Penguatan PNS Angkatan 2024

20/10/2026
A festive scene in Makassar celebrating the 357th anniversary of South Sulawesi with a food procession passing by the grand Makassar City Hall, surrounded by traditional and modern buildings, and peop

Sulsel Merayakan HUT ke-357 dengan Kirab Pangan dan Aksi Daerah

20/10/2026
A depiction of an industrial complex with multiple smokestacks emitting dark smoke, symbolizing high levels of air pollution in Muaro Jambi. The sky is overcast, and the ground is covered with dust, w

ISPU Muaro Jambi Capai 228, Tebo Catat 185

20/10/2026
A modern agricultural facility with greenhouses and solar panels in Makassar, Sulsel, symbolizing the advancement in farming technology and the positive impact of the Electrifying Agriculture program

Produksi Pertanian Sidrap Naik 48% Berkat Program Electrifying Agriculture PLN

20/10/2026
A modern government building with a large sign reading 'Kementerian Sosial'. The building features glass facades and sleek white exterior, with two imposing pillars at the entrance. Inside, the buildi

Daftar Bansos dengan KTP, Mudah dan Cepat!

19/10/2026
A modern glass and steel facade of the Jakarta Stock Exchange building reflecting sunlight, surrounded by a well-manicured garden, with natural light flooding the interior trading floor, symbolizing r

BEI Turunkan Batas ARB Saham dari 15% Menjadi 7%

19/10/2026
Deskripsi alternatif: The image shows the exterior of White Hart Lane stadium, Tottenham Hotspur's home ground, with its white and red color scheme and prominent club emblem. The modern architecture i

De Zerbi Targetkan Endrick untuk Perkuat Lini Depan Tottenham

19/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Sebuah ponsel pintar modern dengan desain ramping dan ringan. Layar ponsel berwarna cerah dan diletakkan di latar putih minimalis. Di depan, ada kapsul transparan kecil yang berisi partikel partikel s

    Baterai Silicon Carbon: Solusi Inovatif untuk Kapasitas HP Tanpa Bodi Tebal

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
  • OJK Periksa Underwriter dan Direksi Sekuritas Terkait Dugaan Pidana Pasar Modal

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Siap-Siap Jatuh Cinta: Deretan Film Romantis Paling Dinanti di Tahun 2026

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Irjen Pol (Purn) Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Menlu Sambut Sekjen PBB di Bandara, Momen Diplomatik Indonesia

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Fakta Menarik Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Transportasi Berbasis Platform Digital

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Stafsus Gubernur Jakarta Bicara Mitigasi Asap Karhutla, PJJ dan Modifikasi Cuaca

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

featured 1_tn1
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.