Sabtu, 7 Maret 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Arsip 2015-2018

Tazkiyatun Nafs

by A. Burhany
26/03/2016
in Arsip 2015-2018, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Tazkiyatun Nafs - Arsip

rekaman raqib dan atid

Di teras sebuah rumah klasik bergaya victoria duduk seorang bapak sepuh, sepertinya sedang menunggu.

Tidak nampak kegundahan di wajahnya, apakah yang ditunggunya akan datang atau tidak. Bapak sepuh duduk tenang di kursi teras dari anyaman rotan. Teras, kursi, dan rumah yang sebentar lagi akan ditinggalkannya, setelah semua anggota keluarga mendahului. Suka rela pekan lalu daftarkan dirinya di sebuah panti jompo hingga waktunya tiba.

Di usia menjelang 90 tahun, hampir semua kenyataan hidup telah ditemuinya.

Sebuah mobil van masuk ke halaman rumahnya, seorang pemuda turun dan menyalaminya. “Kita berangkat sekarang pak?” Kata pemuda tadi. Dia petugas panti yang akan menjemputnya.

“Duduklah dulu, banyak hal tanpa dikejar tetap akan ditemui.” Jawabnya sembari tersenyum.

“Termasuk tinggalkan rumah ini. Maaf sudah mengucapkan kalimat barusan, tapi kita harus cepat-cepat ke panti jompo. Selain bapak ada seorang lagi yang akan masuk panti hari ini. Hanya ada 3 kamar kosong. Karena bapak lebih dulu mendaftar, bapak berhak duluan memilih kamar yang bapak rasa paling nyaman.”

“Memangnya kamar di sana berkelas-kelas?”

“Semua fasilitas kamar berstandar sama. Saya hanya ingin memastikan bapak mendapatkan kamar yang bapak nyaman di dalamnya. Seperti di hotel meski setiap kamar isinya sama, namun ada kamar yang membuat kita lebih nyaman dibanding kamar lain.”

“Di kamar manapun aku akan nyaman dan bahagia.”

“Saya sudah mengantar puluhan sepuh untuk memilih kamar mereka sendiri, dan tetap protes setelah mendiami kamar pilihannya sendiri.”

“Padahal kebahagiaan bisa diputuskan dari sekarang, tanpa melihat-lihat kamar.”

“Bisa begitu?”

“Bila kebahagiaanmu ditentukan oleh apa yang harus kau tinggalkan dan apa yang harus kau terima, kebahagiaan tidak pernah kau jangkau ‘Nak.”

“Apapun itu?”

“Apapun itu. Menjadi petani garam yang menyesali hujan turun sebelum menutupi jemuran garamnya atau menjadi kodok yang bernyanyi bahagia oleh hujan, bisa kau putuskan jauh sebelum turun hujan.”

***

Kisah di atas salah satu dari beberapa kisah penuh hikmah dari buku berjudul “Tazkiyatun Nafs”. Mungkin berbeda dengan teks aslinya, semoga masih berkonteks sama.

Barusan gugling “Tazkiyatun Nafs” artinya menyucikan jiwa, menyucikan nafsu.

BACA JUGA:

Tidak Terlalu Cepat Untuk Lailatul Qadr

Vaatu dan Raava

Kecerdasan Buatan Tanpa Muatan Kepentingan Bisa Lebih Cerdas Dari Yang Membuatnya

Selamat Jalan Buya Kamba

Punggung Baginda Nabi Muhammad SAW.

Berbeda dengan kitab “Tazkiyatun Nafs” formal yang kukenal sebelumnya, tentang tata cara dan ritual pembersihan diri. Buku foto kopian yang kubaca sambil menunggu hujan reda setelah ashar di masjid yang dibangun seorang jenderal purnawirawan, berisi kumpulan kisah hikmah dan pengalaman tentang menyucikan jiwa. Hanya sempat kubaca sampai halaman 48, hujan reda dan harus kembali berjalan.

Satu dari banyak hikmah di hari Jum’at penuh berkah kemarin, selain ceramah khatib jum’at yang mencerahkan tentang kesalehan ritual (formal) yang mestinya tidak berjarak dengan kesalehan sosial. Persis seperti dua versi buku tentang ‘Tazkiyatun Nafs’ yang saling melengkapi. Tentang kesalehan ritual yang –salah satu tolok ukurnya– harus diikuti dengan kesalehan sosial.

Tentang kesalehan ritual dan kesalehan sosial yang tidak boleh terpisah dan berjarak sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Seorang sufi pernah menyatakan ‘kecemburuannya’ pada Rasulullah SAW. “Andai aku diberikan kesempatan oleh Allah untuk menemui-Nya langsung seperti saat mi’rajnya Rasulullah. Sungguh, tak mau aku kembali, Ingin tetap bersama-Nya di sana, toh Muhammad SAW. tetap kembali menemui umatnya.” Setelah menemui-Nya melalui kesalehan ritual, Rasulullah SAW. kembali menemui-Nya yang meliputi segalanya.

Tags: Tazkiyatun NafsTepekur
Share4Tweet3Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Tazkiyatun Nafs - Featured

Esai Ramadan #15: Mencari Wajah Tuhan dalam Wajah Asing

04/03/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Esai Ramadan #14: Mengapa Jurang Antara Sajadah dan Integritas Kita Masih Lebar?

04/03/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Esai Ramadan #13: Solusi yang Terlalu Sederhana untuk Ego Kita

03/03/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Esai Ramadan #12: Bagaimana Memperbaiki Dunia Tanpa Menghancurkannya?

01/03/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Esai Ramadan #11: Maghfirah dan Sunyinya Nurani Sang Sopir

28/02/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Esai Ramadan #10: Hubris dan Kebutuhan akan Langit-langit

27/02/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Esai Ramadan #9: Pasar Hukum dan Cermin yang Dibawa Rakyat

26/02/2026
Tazkiyatun Nafs - Featured

Esai Ramadan #8: Berhala Etiket dan Sopan Santun

25/02/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Tazkiyatun Nafs - Featured

    Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    525 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Perampokan Sadis di Bekasi: Aktivis JICT Tewas, Motif Tersembunyi Mengemuka di Momen Sahur

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Negara Teraman Dunia di Tengah Eskalasi Geopolitik Global, Adakah Indonesia Termasuk?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Cadangan BBM RI 20 Hari: Ancaman Krisis Energi Jika Konflik Timur Tengah Meluas, Analisis Dampak dan Solusi Transisi Energi

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Esai Ramadan #12: Bagaimana Memperbaiki Dunia Tanpa Menghancurkannya?

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Viral Uang Palsu Pecahan Rp 50.000 Bersinar di UV, BI Jelaskan Perbedaan dengan Rupiah Asli

    245 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Pemkot Makassar Target SDN 1 Bawakaraeng Masuk 45 Besar Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan-RB

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut Sabu-sabu 1 Ton di Kepulauan Riau

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Esai Ramadan #15: Mencari Wajah Tuhan dalam Wajah Asing

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Fenomena Blood Moon: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
Tazkiyatun Nafs - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Tazkiyatun Nafs - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
Tazkiyatun Nafs - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.