Kamis, 4 Juni 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup

by A. Burhany
13/03/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Sudah dua puluh empat hari saya berpuasa, namun baru sore ini saya benar-benar merasa lapar.

Bukan lapar karena belum menyentuh air. Lapar karena melihat sesuatu yang membuat semua angka di spreadsheet saya tiba-tiba terasa sangat bising.


Saya adalah vendor program Makan Bergizi Gratis. Pekerjaan saya adalah tentang angka—berapa gram karbohidrat, berapa kalori protein, dan tentu saja, berapa margin keuntungan yang bisa diamankan dari setiap paket.

Saya adalah bagian dari mesin besar yang kita kritik di minggu kedua. Saya penumpang di PO Bus Politik yang ikut menikmati jalanan aspal yang dibangun dari pajak kalian. Saya tahu itu. Dan selama ini saya cukup pandai tidak memikirkannya terlalu dalam.

Sampai sore tadi.


Saat mengantar paket ke sebuah sekolah di pinggiran kota, saya melihat seorang guru honorer duduk di depan kelas, menunggu azan dengan wajah tenang yang dibalut kelelahan yang jujur.

Gaji guru itu mungkin tidak sampai sepertiga dari gaji tukang potong bawang di dapur katering saya. Pegawai saya punya BPJS dan THR yang pasti. Sementara sang guru—arsitek yang sedang membangun otak anak-anak ini—harus bertahan hidup dengan keajaiban setiap bulannya.

Saya berdiri di sana cukup lama. Pura-pura mengecek sesuatu di ponsel. Padahal saya hanya tidak tahu harus melakukan apa dengan rasa sesak yang tiba-tiba memenuhi dada.


Itulah gurun yang sesungguhnya. Bukan hamparan pasir di luar sana—tapi sistem yang kita bangun bersama: di mana makanan untuk perut dihargai lebih tinggi daripada makanan untuk pikiran. Di mana vendor seperti saya bisa tidur nyenyak di atas laba, sementara para penjaga peradaban berpuasa sepanjang tahun bukan karena iman, tapi karena keadaan.


Ramadan hari ke-24 ini menawarkan sebuah oase dengan nama yang terasa kuno namun mendesak: Qana’ah. Rasa cukup.

Banyak orang menyalahartikan Qana’ah sebagai pasrah atau malas. Tapi bagi saya—dan saya bicara sebagai seseorang yang rekening bisnisnya tumbuh di atas anggaran negara—Qana’ah adalah perlawanan yang paling radikal. Ia adalah kemampuan untuk berkata “sudah, ini cukup” di tengah godaan untuk terus menambah angka.

Tukang cuci piring saya mungkin lebih Qana’ah dari saya. Ia merasa cukup dengan upahnya karena setiap rupiahnya jelas asal-usulnya.

Sementara saya? Saya terus merasa haus meskipun sudah meminum miliaran rupiah dari anggaran negara. Kehausan saya adalah penyakit—diabetes mental yang membuat saya tidak pernah merasa kenyang.

Lapar saya hari ini adalah otokritik.


Makanan bergizi yang saya kirimkan ke sekolah-sekolah itu tidak akan pernah bisa menyehatkan bangsa jika jiwa kami, para penyedianya, masih busuk oleh ketamakan. Bangsa ini tidak hanya butuh perut yang kenyang. Ia butuh nurani yang tahu kapan harus berhenti mengambil.

Di minggu kedua kita menuntut birokrasi untuk berubah. Di malam-malam terakhir ini, tuntutan itu kembali ke meja makan kita sendiri.

Sudahkah kita merasa cukup? Atau kita masih menjadi Sinterklas palsu—membagikan makanan dengan satu tangan, sementara tangan lainnya merogoh kantong rakyat demi kemewahan pribadi?


Oase itu ada. Tapi ia tidak ditemukan dengan mencarinya di luar—ia ditemukan saat kita akhirnya jujur tentang seberapa banyak yang sudah kita ambil, dan seberapa sedikit yang sudah kita kembalikan.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Rasa cukup adalah kekayaan yang tidak bisa dicuri inflasi. Ia adalah kedamaian seorang guru honorer yang tetap tersenyum meskipun dompetnya tipis—karena ia tahu ia sedang menanam benih yang tidak perlu ia panen sendiri untuk tahu nilainya.

Saya belum sampai ke sana. Tapi sore tadi, untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, saya mulai bisa melihat arahnya.

Selamat menemukan oase di tengah gurun batin Anda.

Tags: berbuka puasadiabetes mentalesai 10 malam terakhir puasaesai Ramadanlapar sebagai otokritikmakna niat puasamencari kejujuran nuraniniat puasa Ramadanoase di tengah gurunqana'ah rasa cukup ramadanRamadanRamadan 2026rasa cukup seorang guruspiritualitas puasavendor korporat puasa
Share17Tweet11Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

    APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Kiai Padepokan Padang Ati Ditangkap: Nasib Ratusan Santriwati Menjadi Sorotan

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Gaji ke-13 2026: 2 Kategori ASN, TNI, Polri Dicoret dari Daftar Penerima

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Jambret Sadis Pelajar di Tamalate Dibekuk, Aksi Kejar-kejaran hingga Terseret Terekam

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Rupiah Tertekan di Level Rp 17.839, Dipicu Ketegangan Timur Tengah dan Data Inflasi Domestik

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Cara Mendapatkan Bantuan Hukum Gratis di Indonesia: Panduan Lengkap untuk Masyarakat Tidak Mampu

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Aturan Baru Devisa Hasil Ekspor Diterapkan: Rupiah Menguat Sementara, Evaluasi Jangka Panjang Ditunggu

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Makassar Half Marathon 2026 Sukses Besar: Gairahkan Ekonomi Lokal Hingga Triliunan Rupiah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Brigadir Anton: Keterangan Lengkap Kronologi Mantan Polisi Todongkan Pistol dan Upaya Kabur dari Lapas Palangka Raya

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Perang Iran, AS-Israel Ciptakan Rezeki Nomplok Energi untuk Brasil

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.