Sabtu, 29 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup

by A. Burhany
13/03/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
utama-24

Sudah dua puluh empat hari saya berpuasa, namun baru sore ini saya benar-benar merasa lapar.

Bukan lapar karena belum menyentuh air. Lapar karena melihat sesuatu yang membuat semua angka di spreadsheet saya tiba-tiba terasa sangat bising.


Saya adalah vendor program Makan Bergizi Gratis. Pekerjaan saya adalah tentang angka—berapa gram karbohidrat, berapa kalori protein, dan tentu saja, berapa margin keuntungan yang bisa diamankan dari setiap paket.

Saya adalah bagian dari mesin besar yang kita kritik di minggu kedua. Saya penumpang di PO Bus Politik yang ikut menikmati jalanan aspal yang dibangun dari pajak kalian. Saya tahu itu. Dan selama ini saya cukup pandai tidak memikirkannya terlalu dalam.

Sampai sore tadi.


Saat mengantar paket ke sebuah sekolah di pinggiran kota, saya melihat seorang guru honorer duduk di depan kelas, menunggu azan dengan wajah tenang yang dibalut kelelahan yang jujur.

Gaji guru itu mungkin tidak sampai sepertiga dari gaji tukang potong bawang di dapur katering saya. Pegawai saya punya BPJS dan THR yang pasti. Sementara sang guru—arsitek yang sedang membangun otak anak-anak ini—harus bertahan hidup dengan keajaiban setiap bulannya.

Saya berdiri di sana cukup lama. Pura-pura mengecek sesuatu di ponsel. Padahal saya hanya tidak tahu harus melakukan apa dengan rasa sesak yang tiba-tiba memenuhi dada.


Itulah gurun yang sesungguhnya. Bukan hamparan pasir di luar sana—tapi sistem yang kita bangun bersama: di mana makanan untuk perut dihargai lebih tinggi daripada makanan untuk pikiran. Di mana vendor seperti saya bisa tidur nyenyak di atas laba, sementara para penjaga peradaban berpuasa sepanjang tahun bukan karena iman, tapi karena keadaan.


Ramadan hari ke-24 ini menawarkan sebuah oase dengan nama yang terasa kuno namun mendesak: Qana’ah. Rasa cukup.

Banyak orang menyalahartikan Qana’ah sebagai pasrah atau malas. Tapi bagi saya—dan saya bicara sebagai seseorang yang rekening bisnisnya tumbuh di atas anggaran negara—Qana’ah adalah perlawanan yang paling radikal. Ia adalah kemampuan untuk berkata “sudah, ini cukup” di tengah godaan untuk terus menambah angka.

Tukang cuci piring saya mungkin lebih Qana’ah dari saya. Ia merasa cukup dengan upahnya karena setiap rupiahnya jelas asal-usulnya.

Sementara saya? Saya terus merasa haus meskipun sudah meminum miliaran rupiah dari anggaran negara. Kehausan saya adalah penyakit—diabetes mental yang membuat saya tidak pernah merasa kenyang.

Lapar saya hari ini adalah otokritik.


Makanan bergizi yang saya kirimkan ke sekolah-sekolah itu tidak akan pernah bisa menyehatkan bangsa jika jiwa kami, para penyedianya, masih busuk oleh ketamakan. Bangsa ini tidak hanya butuh perut yang kenyang. Ia butuh nurani yang tahu kapan harus berhenti mengambil.

Di minggu kedua kita menuntut birokrasi untuk berubah. Di malam-malam terakhir ini, tuntutan itu kembali ke meja makan kita sendiri.

Sudahkah kita merasa cukup? Atau kita masih menjadi Sinterklas palsu—membagikan makanan dengan satu tangan, sementara tangan lainnya merogoh kantong rakyat demi kemewahan pribadi?


Oase itu ada. Tapi ia tidak ditemukan dengan mencarinya di luar—ia ditemukan saat kita akhirnya jujur tentang seberapa banyak yang sudah kita ambil, dan seberapa sedikit yang sudah kita kembalikan.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Rasa cukup adalah kekayaan yang tidak bisa dicuri inflasi. Ia adalah kedamaian seorang guru honorer yang tetap tersenyum meskipun dompetnya tipis—karena ia tahu ia sedang menanam benih yang tidak perlu ia panen sendiri untuk tahu nilainya.

Saya belum sampai ke sana. Tapi sore tadi, untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, saya mulai bisa melihat arahnya.

Selamat menemukan oase di tengah gurun batin Anda.

Rekomendasikan Wartakita.id
Tags: berbuka puasadiabetes mentalesai 10 malam terakhir puasaesai Ramadanlapar sebagai otokritikmakna niat puasamencari kejujuran nuraniniat puasa Ramadanoase di tengah gurunqana'ah rasa cukup ramadanRamadanRamadan 2026rasa cukup seorang guruspiritualitas puasavendor korporat puasa
Share17Tweet11Send

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Maulid, Karhutla, dan Kemarahan Publik: Ironi Moral Tanpa Amanah

25/08/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    918 shares
    Share 367 Tweet 230
  • Samsung Galaxy S26 FE Resmi Dirilis: Performa Chipset Exynos 2500 Jadi Sorotan Utama

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Vivo T5 5G Meluncur 2 September 2026 di India: Kombinasi Baterai Raksasa dan Desain Tipis

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Gempa Bumi 15 Agustus 2026: M7,7 Guncang NTT, Ratusan Aftershock & Gempa M6,4 di Simalungun

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Pencapaian Dwelling Time Pelindo IV 2,5 Hari

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Karhutla Kalimantan Makin Parah: Desakan Penindakan 72 Tersangka dan Puluhan Perusahaan, Presiden Tinjau Langsung

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • OJK Perluas Akses Pendanaan Produktif UMKM: Pindar Jadi Penopang Krusial di Tengah Lonjakan Pembiayaan

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Asus ROG Phone 10 Pro: Desain Cyberpunk Futuristik, Snapdragon 8 Gen 5, dan Layar 240Hz Siap Menggebrak Pasar Gamer!

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Sanksi Baru AS Terhadap Iran: China Menentang Keras, Ancaman Global Mengintai di Tengah Ketegangan Timur Tengah

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
parfum dengan kharisma sejati 1_cr
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.