Jumat, 17 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup

by A. Burhany
13/03/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
utama-24

Sudah dua puluh empat hari saya berpuasa, namun baru sore ini saya benar-benar merasa lapar.

Bukan lapar karena belum menyentuh air. Lapar karena melihat sesuatu yang membuat semua angka di spreadsheet saya tiba-tiba terasa sangat bising.


Saya adalah vendor program Makan Bergizi Gratis. Pekerjaan saya adalah tentang angka—berapa gram karbohidrat, berapa kalori protein, dan tentu saja, berapa margin keuntungan yang bisa diamankan dari setiap paket.

Saya adalah bagian dari mesin besar yang kita kritik di minggu kedua. Saya penumpang di PO Bus Politik yang ikut menikmati jalanan aspal yang dibangun dari pajak kalian. Saya tahu itu. Dan selama ini saya cukup pandai tidak memikirkannya terlalu dalam.

Sampai sore tadi.


Saat mengantar paket ke sebuah sekolah di pinggiran kota, saya melihat seorang guru honorer duduk di depan kelas, menunggu azan dengan wajah tenang yang dibalut kelelahan yang jujur.

Gaji guru itu mungkin tidak sampai sepertiga dari gaji tukang potong bawang di dapur katering saya. Pegawai saya punya BPJS dan THR yang pasti. Sementara sang guru—arsitek yang sedang membangun otak anak-anak ini—harus bertahan hidup dengan keajaiban setiap bulannya.

Saya berdiri di sana cukup lama. Pura-pura mengecek sesuatu di ponsel. Padahal saya hanya tidak tahu harus melakukan apa dengan rasa sesak yang tiba-tiba memenuhi dada.


Itulah gurun yang sesungguhnya. Bukan hamparan pasir di luar sana—tapi sistem yang kita bangun bersama: di mana makanan untuk perut dihargai lebih tinggi daripada makanan untuk pikiran. Di mana vendor seperti saya bisa tidur nyenyak di atas laba, sementara para penjaga peradaban berpuasa sepanjang tahun bukan karena iman, tapi karena keadaan.


Ramadan hari ke-24 ini menawarkan sebuah oase dengan nama yang terasa kuno namun mendesak: Qana’ah. Rasa cukup.

World Cup 2026

Banyak orang menyalahartikan Qana’ah sebagai pasrah atau malas. Tapi bagi saya—dan saya bicara sebagai seseorang yang rekening bisnisnya tumbuh di atas anggaran negara—Qana’ah adalah perlawanan yang paling radikal. Ia adalah kemampuan untuk berkata “sudah, ini cukup” di tengah godaan untuk terus menambah angka.

Tukang cuci piring saya mungkin lebih Qana’ah dari saya. Ia merasa cukup dengan upahnya karena setiap rupiahnya jelas asal-usulnya.

Sementara saya? Saya terus merasa haus meskipun sudah meminum miliaran rupiah dari anggaran negara. Kehausan saya adalah penyakit—diabetes mental yang membuat saya tidak pernah merasa kenyang.

Lapar saya hari ini adalah otokritik.


Makanan bergizi yang saya kirimkan ke sekolah-sekolah itu tidak akan pernah bisa menyehatkan bangsa jika jiwa kami, para penyedianya, masih busuk oleh ketamakan. Bangsa ini tidak hanya butuh perut yang kenyang. Ia butuh nurani yang tahu kapan harus berhenti mengambil.

Di minggu kedua kita menuntut birokrasi untuk berubah. Di malam-malam terakhir ini, tuntutan itu kembali ke meja makan kita sendiri.

Sudahkah kita merasa cukup? Atau kita masih menjadi Sinterklas palsu—membagikan makanan dengan satu tangan, sementara tangan lainnya merogoh kantong rakyat demi kemewahan pribadi?


Oase itu ada. Tapi ia tidak ditemukan dengan mencarinya di luar—ia ditemukan saat kita akhirnya jujur tentang seberapa banyak yang sudah kita ambil, dan seberapa sedikit yang sudah kita kembalikan.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Rasa cukup adalah kekayaan yang tidak bisa dicuri inflasi. Ia adalah kedamaian seorang guru honorer yang tetap tersenyum meskipun dompetnya tipis—karena ia tahu ia sedang menanam benih yang tidak perlu ia panen sendiri untuk tahu nilainya.

Saya belum sampai ke sana. Tapi sore tadi, untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, saya mulai bisa melihat arahnya.

Selamat menemukan oase di tengah gurun batin Anda.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

Tags: berbuka puasadiabetes mentalesai 10 malam terakhir puasaesai Ramadanlapar sebagai otokritikmakna niat puasamencari kejujuran nuraniniat puasa Ramadanoase di tengah gurunqana'ah rasa cukup ramadanRamadanRamadan 2026rasa cukup seorang guruspiritualitas puasavendor korporat puasa
Share17Tweet11Send

ARTIKEL TERKAIT

ekonom-1a

Bongkar Mesin “Ekonomi Zombie”: Cetak Biru Penyelamatan Kelas Menengah dari Meja Pengambil Kebijakan

11/06/2026
ekonomi-1-jpg

Mengapa Ekonomi Kita Belum Ambruk? Membedah “Ekonomi Zombie” dan Ilusi Ketahanan Kelas Menengah

11/06/2026
pesta-babi

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

12/05/2026
Prof-Dr-H-Umar-Shihab-BW

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
utama-30

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
utama-29

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
sisipan-28

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
utama-27

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • featured 1_tn1

    Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Pendidikan Anti-Korupsi di Sekolah: Membangun Generasi Jujur Sejak Usia Dini

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • APBN 2026: Mengurai Mitos Ketergantungan Pajak, Menelisik Jalan Kemakmuran Berkelanjutan

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Prediksi Argentina vs Swiss: Duel Juara Bertahan Melawan Kuda Hitam di Perempat Final Piala Dunia 2026

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Konflik Lahan Basah: Jerat Premanisme dan Ormas, Pakar Hukum Ingatkan Sanksi Pembubaran

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Mandarin Haircut vs Two Block vs French Crop: Pilih Gaya Rambut Pria Terbaik

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Ketika Anak Muda Menulis Ulang Wajah Pertanian Indonesia dengan Drone, Data, dan Determinasi

    478 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    685 shares
    Share 274 Tweet 171
  • 5 Rekomendasi Potongan Rambut Pria saat Melamar Kerja, Rapi, Simpel dan Stylish

    482 shares
    Share 193 Tweet 121
  • Agen Subsidi Desa Tetap Aman: Kopdes Merah Putih Jadi Penyalur Utama Barang Subsidi dan Bantuan Pemerintah

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

hidup sehat dan seimbang_cr_tn1
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
3 kompas batin wartakita_tn1
Gaya Hidup

Jeda di Tengah Badai: Tiga Kompas Batin untuk Mengarungi Gelombang Hidup

20/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Hacker-Gunakan-AI-Claude-Code-untuk-Serangan-Otonomus-–-Repiw.jpg
Gadget

Hacker Gunakan AI Claude Code untuk Serangan Otonomus

14/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
ilustrasi pria berketombe
Gaya Hidup

Rambut Rontok Parah? Kenali Penyebab dan Solusi Alami

24/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.