Senin, 20 April 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup

by A. Burhany
13/03/2026
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Sudah dua puluh empat hari saya berpuasa, namun baru sore ini saya benar-benar merasa lapar.

Bukan lapar karena belum menyentuh air. Lapar karena melihat sesuatu yang membuat semua angka di spreadsheet saya tiba-tiba terasa sangat bising.


Saya adalah vendor program Makan Bergizi Gratis. Pekerjaan saya adalah tentang angka—berapa gram karbohidrat, berapa kalori protein, dan tentu saja, berapa margin keuntungan yang bisa diamankan dari setiap paket.

Saya adalah bagian dari mesin besar yang kita kritik di minggu kedua. Saya penumpang di PO Bus Politik yang ikut menikmati jalanan aspal yang dibangun dari pajak kalian. Saya tahu itu. Dan selama ini saya cukup pandai tidak memikirkannya terlalu dalam.

Sampai sore tadi.


Saat mengantar paket ke sebuah sekolah di pinggiran kota, saya melihat seorang guru honorer duduk di depan kelas, menunggu azan dengan wajah tenang yang dibalut kelelahan yang jujur.

Gaji guru itu mungkin tidak sampai sepertiga dari gaji tukang potong bawang di dapur katering saya. Pegawai saya punya BPJS dan THR yang pasti. Sementara sang guru—arsitek yang sedang membangun otak anak-anak ini—harus bertahan hidup dengan keajaiban setiap bulannya.

Saya berdiri di sana cukup lama. Pura-pura mengecek sesuatu di ponsel. Padahal saya hanya tidak tahu harus melakukan apa dengan rasa sesak yang tiba-tiba memenuhi dada.


Itulah gurun yang sesungguhnya. Bukan hamparan pasir di luar sana—tapi sistem yang kita bangun bersama: di mana makanan untuk perut dihargai lebih tinggi daripada makanan untuk pikiran. Di mana vendor seperti saya bisa tidur nyenyak di atas laba, sementara para penjaga peradaban berpuasa sepanjang tahun bukan karena iman, tapi karena keadaan.


Ramadan hari ke-24 ini menawarkan sebuah oase dengan nama yang terasa kuno namun mendesak: Qana’ah. Rasa cukup.

Banyak orang menyalahartikan Qana’ah sebagai pasrah atau malas. Tapi bagi saya—dan saya bicara sebagai seseorang yang rekening bisnisnya tumbuh di atas anggaran negara—Qana’ah adalah perlawanan yang paling radikal. Ia adalah kemampuan untuk berkata “sudah, ini cukup” di tengah godaan untuk terus menambah angka.

Tukang cuci piring saya mungkin lebih Qana’ah dari saya. Ia merasa cukup dengan upahnya karena setiap rupiahnya jelas asal-usulnya.

Sementara saya? Saya terus merasa haus meskipun sudah meminum miliaran rupiah dari anggaran negara. Kehausan saya adalah penyakit—diabetes mental yang membuat saya tidak pernah merasa kenyang.

Lapar saya hari ini adalah otokritik.


Makanan bergizi yang saya kirimkan ke sekolah-sekolah itu tidak akan pernah bisa menyehatkan bangsa jika jiwa kami, para penyedianya, masih busuk oleh ketamakan. Bangsa ini tidak hanya butuh perut yang kenyang. Ia butuh nurani yang tahu kapan harus berhenti mengambil.

Di minggu kedua kita menuntut birokrasi untuk berubah. Di malam-malam terakhir ini, tuntutan itu kembali ke meja makan kita sendiri.

Sudahkah kita merasa cukup? Atau kita masih menjadi Sinterklas palsu—membagikan makanan dengan satu tangan, sementara tangan lainnya merogoh kantong rakyat demi kemewahan pribadi?


Oase itu ada. Tapi ia tidak ditemukan dengan mencarinya di luar—ia ditemukan saat kita akhirnya jujur tentang seberapa banyak yang sudah kita ambil, dan seberapa sedikit yang sudah kita kembalikan.

BACA JUGA:

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

Kementerian ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Sulawesi Jelang Ramadan & Idul Fitri 1447 H

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

Ramadan 2026: Hari ini 17 Maret berapa Ramadan?

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

Rasa cukup adalah kekayaan yang tidak bisa dicuri inflasi. Ia adalah kedamaian seorang guru honorer yang tetap tersenyum meskipun dompetnya tipis—karena ia tahu ia sedang menanam benih yang tidak perlu ia panen sendiri untuk tahu nilainya.

Saya belum sampai ke sana. Tapi sore tadi, untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, saya mulai bisa melihat arahnya.

Selamat menemukan oase di tengah gurun batin Anda.

Tags: berbuka puasadiabetes mentalesai 10 malam terakhir puasaesai Ramadanlapar sebagai otokritikmakna niat puasamencari kejujuran nuraniniat puasa Ramadanoase di tengah gurunqana'ah rasa cukup ramadanRamadanRamadan 2026rasa cukup seorang guruspiritualitas puasavendor korporat puasa
Share12Tweet8Send
Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger Diskon Referral 20% Cloud Professional Hostinger

ARTIKEL TERKAIT

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Selamat Jalan, Pak Umar

23/03/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Penutup Esai Ramadan #30: Satu Hal Saja

19/03/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Esai Ramadan #29: Menuai Hujan dan Residu yang Tersisa

18/03/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Esai Ramadan #28: Azan dan Kepulangan yang Sejati

17/03/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Esai Ramadan #27: Jelang Perpisahan dengan Tamu yang Memuliakan

16/03/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Esai Ramadan #26: Zakat yang Melampaui Angka

14/03/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Esai Ramadan #25: Pulang ke Fitrah dan Laundry Pakaian Jiwa

14/03/2026
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Esai Ramadan #23: Ganjil yang Genap dan Arsitektur Keseimbangan

12/03/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

    Trik Makeup Tipis & Natural untuk Sekolah Anti Razia Guru

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Chat Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa Hukum UI: Analisis Mendalam dan Tindakan Fakultas

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Dispar Makassar Gandeng Astindo Perkenalkan Potensi Wisata di Jatim

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Sudah Dapat Video Anu? Jangan Sebarkan!

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Prediksi Bayern Munchen vs Atletico Madrid 4 Mei 2016

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Foto SBY dan Boediono masih terpasang di ruang kelas siswa

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Begini Cara Camatan Panakkukang Cegah Banjir

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Tes Keseimbangan Sederhana: Kunci Menjaga Kesehatan dan Memprediksi Umur Panjang

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Fashion & Kecantikan

Kenapa Parfum Anda Tidak Meninggalkan Kesan? (Dan Cara Mengatasinya)

16/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Gaya Hidup

Keseimbangan Hidup Optimal: Menjaga Kesehatan dari Dalam dan Luar

24/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Fashion & Kecantikan

Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

14/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
Esai Ramadan #24: Oase di Tengah Gurun dan Rahasia Rasa Cukup - Featured
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏠
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.