Selasa, 28 Juli 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Opini

TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata

by A. Burhany
26/12/2025
in Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
kampung global yang rumpi

Sebuah kabar menyeruak dari Washington D.C., membawa serta wacana yang menggelitik rasa kebangsaan sekaligus nalar kemanusiaan kita. Yehuda Kaploun, sosok yang baru dikonfirmasi sebagai Utusan Khusus AS untuk Memantau dan Memerangi Antisemitisme, menyuarakan keinginannya untuk “mengubah” buku ajar di Indonesia. Alasannya klasik: menekan bibit kebencian.

Redaksi mencatat, wacana ini muncul dengan premis data yang goyah—menyebut Indonesia memiliki 350 juta Muslim, sebuah angka yang secara statistik meleset jauh dari fakta demografi kita. Namun, marilah kita kesampingkan sejenak kekeliruan data tersebut. Ada persoalan yang jauh lebih mendasar, lebih filosofis, dan lebih krusial untuk didiskusikan daripada sekadar angka: yakni tentang ilusi social engineering (rekayasa sosial) di era keterbukaan dan makna sejati dari memanusiakan manusia.

Kampung Global yang “Rumpi”

Dunia hari ini bukan lagi dunia tahun 1940-an di mana propaganda bisa disuntikkan secara tunggal melalui corong radio atau dikte buku sekolah. Kita hidup di tengah 8 miliar manusia yang terkoneksi dalam sebuah “kampung global yang rumpi”.

Gagasan bahwa mengubah satu paragraf dalam buku teks di sekolah dasar di pelosok Jawa akan serta-merta mengubah cara pandang generasi muda terhadap geopolitik global adalah sebuah kenaifan di era digital. Anak-anak hari ini belajar dari realitas yang mereka lihat, bukan hanya dari teks yang mereka baca.

Dinding-dinding kelas telah runtuh digantikan oleh layar gawai. Ketika sebuah narasi dipaksakan—namun bertabrakan dengan fakta visual yang viral di media sosial secara real-time—maka narasi itu akan “mati angin”. Propaganda, sehalus apa pun, akan luruh ketika dihadapkan pada kenyataan telanjang tentang ketidakadilan yang terekam kamera netizen. Upaya membersihkan nama baik atau menanamkan simpati tidak bisa lagi dilakukan lewat revisi kurikulum, melainkan lewat konsistensi perilaku di panggung dunia.

Monopoli Trauma dan Standar Ganda

Poin kedua yang menjadi catatan kritis Redaksi adalah tentang cara kita memandang tragedi. Istilah “antisemitisme” dan trauma sejarah yang melekat padanya, seringkali didengungkan sedemikian rupa seolah menjadi satu-satunya standar penderitaan yang harus diakui dunia.

Di sini letak kerancuan logikanya. Menolak kebencian adalah kewajiban moral setiap manusia beradab. Namun, menjadikan satu jenis tragedi sebagai “kiblat” penderitaan, sembari menutup mata pada tragedi kemanusiaan (holokaus dalam bentuk lain) yang terjadi hari ini di belahan bumi lain, adalah bentuk standar ganda yang mencederai rasa keadilan.

Holokaus adalah tragedi kemanusiaan, titik. Genosida di Gaza adalah tragedi kemanusiaan, titik. Pembantaian etnis di manapun adalah tragedi kemanusiaan. Tidak boleh ada hierarki dalam penderitaan. Masalah sesungguhnya bukanlah pada label etnisnya—Yahudi, Arab, Asia, atau Eropa—melainkan pada ketidakmampuan mendasar manusia untuk saling memanusiakan. Kebencian tidak lahir dari buku ajar; ia lahir dari hilangnya empati dan pengingkaran terhadap hak hidup orang lain yang berbeda.

Jalan Keluar: Keteladanan, Bukan Intervensi

Maka, jika tujuannya adalah menghapus kebencian dan menumbuhkan penerimaan, intervensi kurikulum asing bukanlah jawabannya. Itu adalah langkah top-down yang justru berpotensi memicu resistensi dan sentimen anti-asing yang kontraproduktif.

Cara paling efektif—dan mungkin satu-satunya cara yang tersisa di abad ini—adalah dengan memberi contoh (lead by example).

Jika dunia ingin melihat wajah yang ramah, tunjukkanlah wajah yang ramah itu dalam kebijakan, dalam perlakuan terhadap warga sipil, dan dalam penghormatan terhadap nyawa manusia tanpa pandang bulu. Buktikan bahwa etnis Yahudi, sebagaimana etnis lainnya di muka bumi ini, berdiri setara dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan universal.

Ketika laku lampah memanusiakan sesama itu terwujud nyata, buku ajar tak perlu diubah paksa. Rasa hormat dan simpati akan tumbuh secara organik di hati para siswa, melampaui apa yang tertulis dalam tinta kurikulum manapun.

Dunia sedang menonton, dan dunia tidak butuh editor buku. Dunia butuh teladan kemanusiaan.

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Bagaimana Norwegia ‘Menampar’ FIFA dengan Diplomasi Keberanian di Panggung Global

Milad ke-39 FSIKP UMI: Refleksi Perjalanan, Transformasi Keilmuan, dan Komitmen untuk Masa Depan Makassar yang Gemilang

Menko Yusril sebut tak ada larangan nobar Film Pesta Babi

Kontroversi Film “Pesta Babi”: Narasi Pembangunan, Hak Adat Papua, dan Lingkaran Kekuasaan

AS Tebar Ranjau Darat Anti-Tank di Selatan Iran: Eskalasi Baru Perang Tak Terlihat?

Tags: esaiIsu GlobalKemanusiaanOpini RedaksiPendidikanRedaksianaYehuda Kaploun
Share20Tweet13Send

ARTIKEL TERKAIT

TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata - Featured

Skenario Reformasi: Senjata Coretax 2026 dan Jalan Terang Menuju Pertumbuhan 6%

28/07/2026
TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata - Featured

Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

28/07/2026
TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata - Featured

Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

28/07/2026
TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata - Featured

Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

28/07/2026
TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata - Featured

Paradoks Desentralisasi 2026: Mengapa Anggaran Daerah Dipangkas demi Program Populis Pusat?

28/07/2026
TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata - Featured

Siklus Anggaran Politis dan Korupsi Rp279 Triliun: Saat Uang Rakyat Jadi Ongkos ‘Elit’ yang Hidup dalam Siklus 5 Tahunan

28/07/2026
TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata - Featured

Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

28/07/2026
TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata - Featured

Pendarahan Cukai Rp60 Triliun: Siapa yang Diuntungkan dari Sindikat Rokok Ilegal?

27/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • TAJUK RENCANA: Melampaui Teks Buku, Menjawab Dunia dengan Contoh Nyata - Featured

    Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Beban Pajak Kelas Menengah 2026: Saat Korporasi Dapat Karpet Merah

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • PTUN Bandung Perintahkan Gubernur Jabar Pecat Bupati Bogor, Ada Apa?

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Tren Hijab 2025-2026: 25+ Gaya Fashion Muslim Kekinian

    267 shares
    Share 107 Tweet 67
  • Hore! Markas PSM Makassar Stadion BJ Habibie Parepare Akan Direnovasi

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • DJP Bisa Intip Rekening Keluarga Wajib Pajak: Analisis Mendalam Kewenangan Baru, Tujuannya, dan Perlindungan Data

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Panggung K-Pop dengan Estetika Imut Idol Jepang yang Bikin Gemas!

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
img 1764471350 26f1c112a772ad44.jpg
Fashion & Kecantikan

Azzaro The Most Wanted: Parfum Pria yang Memikat dengan Aroma Melenakan

14/12/2025
insta360-go-3s-780x470.jpg
Gadget

Insta360 GO 3S Hadir dengan Video 4K dan Dukungan Apple Find My

25/07/2024
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
1763889026-rahasia-kulit-glowing-di-rumah-spa-mandiri-perawatan-diri.jpg
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kulit Glowing di Rumah: Spa Mandiri & Perawatan Diri untuk Beauty Besties

23/11/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
vespa sprint atau primavera_wartakita.id
Otomotif

Vespa Primavera vs. Sprint 2025: Dua Jiwa, Satu Mesin, Pilihan Anda?

30/11/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
vespa 2026_cr_tn1
Otomotif

Bukan Sekadar Skuter: Panduan Memilih Vespa Impian Anda di Tahun 2026

23/11/2025
merawat-aki-mobil-dimusim-hujan-2_cr
Otomotif

Ancaman Mogok Akibat Aki Lemah di Musim Hujan: Kenapa Perawatan Mandiri Mobil LCGC Jadi Krusial?

16/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.