Usia 39 tahun bagi Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) adalah penanda kedewasaan institusional. Momen milad ini dimanfaatkan sebagai arena refleksi mendalam atas perjalanan panjang, ungkapan rasa syukur, sekaligus perancangan strategi yang lebih tajam untuk masa depan yang cerah dan berdampak signifikan, khususnya di kancah Makassar dan Indonesia.
Refleksi Perjalanan dan Transformasi Keilmuan FSIKP UMI
FSIKP UMI merayakan Milad ke-39-nya, sebuah tonggak bersejarah yang tidak hanya menandai pertambahan usia, tetapi juga refleksi mendalam atas perjalanan evolusi institusi. Awalnya, fakultas ini dikenal sebagai Fakultas Sastra UMI, yang memfokuskan diri pada tiga program studi unggulan: Sastra Inggris, Sastra Arab, dan Sastra Indonesia. Namun, seiring gelombang perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat yang kian kompleks, FSIKP UMI menunjukkan kemampuannya beradaptasi dan bertransformasi. Kini, fakultas ini telah berkembang pesat dengan enam program studi yang mencakup Sastra Inggris, Sastra Arab, Sastra Indonesia, Ilmu Komunikasi, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia. Transformasi ini bukan sekadar perluasan nomenklatur, melainkan cerminan dari perluasan mandat keilmuan yang adaptif terhadap tuntutan zaman, tanpa pernah mengorbankan identitasnya sebagai pusat keunggulan akademik.
Enam Pilar Pengembangan dan Arah Strategis FSIKP UMI
Dalam puncak perayaan Milad ke-39 FSIKP UMI yang diselenggarakan di auditorium Al Jibra UMi, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, pada Jumat, 19 Juni 2026, Dekan FSIKP UMI, Dr. Hj. Nurjannah Abna, SS, M.Pd., memaparkan visi strategis fakultas yang bertumpu pada enam pilar utama. Pilar pertama dan terpenting adalah fokus tak tergoyahkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan pembelajaran. Hal ini diwujudkan melalui implementasi sistem Outcome Based Education (OBE) yang memastikan lulusan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan, serta adopsi pembelajaran berbasis teknologi digital yang inovatif. Berbagai kegiatan akademik dan non-akademik telah terselenggara dalam rangkaian perayaan milad ini, menegaskan komitmen FSIKP UMI dalam menghadirkan ekosistem pembelajaran yang dinamis dan relevan.
Kontribusi Nyata dalam Publikasi Ilmiah Berkualitas
Sebagai institusi yang menjunjung tinggi etos riset, FSIKP UMI telah membuktikan komitmennya terhadap kemajuan ilmu pengetahuan melalui keberadaan enam jurnal ilmiah yang dikelolanya. Upaya serius dalam pengelolaan jurnal ini membuahkan hasil yang membanggakan; satu jurnal, yaitu Jurnal Didaktis, telah berhasil meraih akreditasi Sinta 2, sementara Jurnal Tamaddun terakreditasi Sinta 4. Empat jurnal lainnya saat ini sedang dalam proses pengajuan akreditasi, sebuah indikasi kuat dari dedikasi fakultas untuk terus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan berkontribusi pada khazanah keilmuan nasional maupun internasional.
Peran Strategis FSIKP dalam Membangun Sumber Daya Manusia Unggul untuk Bangsa
Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH, MH., dalam kesempatan tersebut, menegaskan bahwa usia 39 tahun mencerminkan kematangan institusi yang telah teruji melalui berbagai fase perkembangan dan dinamika tantangan. FSIKP UMI, dengan rekam jejaknya yang panjang, telah memberikan kontribusi tak ternilai dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya berintegritas, tetapi juga memiliki kepedulian mendalam terhadap kemajuan masyarakat dan bangsa. Di tengah derasnya arus transformasi digital dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, peran FSIKP menjadi kian strategis. Fakultas ini memiliki tanggung jawab besar untuk menghasilkan insan-insan yang dibekali kemampuan berpikir kritis yang tajam, keterampilan komunikasi yang efektif, literasi digital yang mumpuni, serta karakter kuat yang berlandaskan nilai-nilai luhur.
Dukungan Penuh Yayasan Wakaf UMI untuk Pengembangan Kualitas Akademik
Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik FSIKP UMI mendapatkan jaminan penuh dari pimpinan Yayasan Wakaf UMI. Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA., secara tegas menyatakan bahwa Yayasan Wakaf UMI akan senantiasa memberikan dukungan maksimal. Dukungan ini krusial demi memastikan FSIKP UMI mampu terus menghasilkan lulusan-lulusan berkualitas yang kelak menjadi tulang punggung pembangunan masyarakat dan bangsa. Penegasan ini menggarisbawahi sinergi yang kuat antara manajemen universitas dan badan pengayomnya.
Tausiah: Menghargai Keragaman sebagai Kekuatan FSIKP UMI
Perayaan Milad ke-39 FSIKP UMI juga diwarnai dengan tausiah yang disampaikan oleh Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, SE, M.Si. Dalam ceramahnya yang penuh makna, Prof. Mansyur menyoroti keragaman yang melekat pada FSIKP UMI sebagai sebuah fakultas. Beliau menekankan bahwa keberagaman program studi dan latar belakang mahasiswa serta dosen merupakan aset berharga yang perlu dijaga dan dikembangkan, karena justru dari sinilah inovasi dan kekayaan perspektif dapat tumbuh subur.
Kontributor: Budi S.
Penyunting: M. Ridham
Add wartakita.id as a preferred source on Google























