Senin, 3 Agustus 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Makassar & Sulsel

Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas

by Pewarta Warga
20/04/2026
in Makassar & Sulsel
Reading Time: 5 mins read
A A
img-1776667561-2edea99dc197af7f

Pembangunan Stadion Barombong di Makassar, Sulawesi Selatan, telah lama menjadi sorotan publik. Proyek prestisius yang digadang-gadang menjadi markas kebanggaan PSM Makassar ini kini menghadapi masalah pelik terkait status lahan yang belum jelas dan pembangunan yang mangkrak, menelan anggaran ratusan miliar rupiah.

  • Status lahan hibah Stadion Barombong dari PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) kepada Pemprov Sulsel belum tuntas sepenuhnya.
  • Pembangunan stadion telah berjalan sejak 2011 dengan dana APBN dan APBD, namun terhenti karena persoalan administrasi lahan.
  • DPRD Sulsel mendesak adanya pertemuan antara Pemprov, DPRD, dan pihak swasta untuk mencari solusi konkret.
  • Kualitas bangunan stadion yang terbengkalai dipertanyakan, dan diduga tidak layak untuk menampung penonton dalam jumlah besar.
  • Kemenpora mengingatkan pentingnya standar pembangunan dan business plan yang jelas untuk mencegah stadion terbengkalai di masa depan.

Stadion Barombong Makassar: Janji Miliar Rupiah yang Terkatung-katung

Proyek pembangunan Stadion Barombong di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, telah berlarut-larut dalam ketidakpastian. Sejak tahun 2011, pembangunan stadion ini telah menyedot anggaran ratusan miliar rupiah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Stadion yang digadang-gadang akan menjadi ikon kebanggaan masyarakat Makassar dan markas bagi klub legendaris PSM Makassar, kini justru berdiri tanpa kejelasan.

Masalah utama yang melilit mega proyek ini adalah ketidakjelasan status lahan hibah yang dijanjikan oleh pihak swasta, PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD), kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Hingga kini, proses hibah lahan tersebut masih terkatung-katung akibat berbagai persyaratan dan dokumen yang belum sepenuhnya dilengkapi. Fenomena pembangunan yang terus berjalan meski status kepemilikan lahan belum tuntas menjadi pertanyaan besar bagi banyak pihak.

DPRD Sulsel Mendesak Solusi Konkret atas Persoalan Lahan

Situasi ini mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan. Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Yeni Rahman, secara tegas menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada serah terima resmi lahan dari PT GMTD kepada Pemprov Sulsel. Informasi ini ia peroleh langsung dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemprov Sulsel, Suherman.

Yeni Rahman menekankan urgensi untuk segera menggelar pertemuan bersama antara pihak DPRD, Pemerintah Provinsi, dan PT GMTD. Tujuannya adalah untuk duduk bersama mencari solusi yang komprehensif dan berkelanjutan terkait permasalahan lahan ini. “Nanti kami akan panggil pihak GMTD, sebenarnya di mana persoalannya? Karena dari Pemprov atau Dispora belum ada penyerahan,” ujar Yeni Rahman, menunjukkan kekecewaannya terhadap lambatnya proses penyelesaian.

Selain itu, Komisi E DPRD Sulsel juga berencana memanggil Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk mendalami status kepemilikan Stadion Barombong. Yeni Rahman mengakui bahwa detail pengerjaan proyek yang sudah berdiri kokoh namun ‘kosong’ ini masih menjadi misteri baginya, terutama sejak ia terpilih menjadi anggota DPRD.

Kualitas Bangunan Stadion Dipertanyakan: Terbengkalai dan Tak Layak?

Tidak hanya persoalan lahan, kualitas bangunan Stadion Barombong yang telah lama terbengkalai juga menjadi perhatian utama Komisi E DPRD Sulsel. Pihak Komisi E berencana menggandeng para peneliti independen untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap kualitas fisik stadion. Hasil awal yang diperoleh menunjukkan bahwa bangunan tersebut kemungkinan besar tidak layak digunakan untuk acara besar.

Kekhawatiran ini muncul karena stadion diduga tidak mampu menampung jumlah penonton yang signifikan, yang merupakan salah satu fungsi utama sebuah stadion modern. “Tidak mampu untuk menampung beberapa ratus ribu orang,” ungkap Yeni Rahman, menggambarkan betapa jauhnya stadion ini dari standar yang diharapkan.

Yang cukup mengejutkan, Yeni Rahman juga mengaku tidak mengetahui secara rinci mengenai administrasi lahan yang belum selesai dan potensi sengketa lahan yang mungkin terjadi selama proses pembangunan stadion tersebut. Hal ini mengindikasikan adanya potensi kurangnya koordinasi dan pengawasan dalam proyek berskala besar ini.

Peran Kemenpora dan Standar Pembangunan Stadion di Indonesia

Menanggapi persoalan pembangunan stadion di daerah, Asisten Deputi Sarana dan Prasarana Olahraga Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Mulyani Sri Suhartuti, memberikan pandangannya. Ia menjelaskan bahwa Kemenpora umumnya tidak terlalu banyak dilibatkan dalam pembangunan stadion yang sepenuhnya didanai oleh APBD daerah. Namun, jika pembangunan bersumber dari APBN, Kemenpora akan berkoordinasi erat dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sejak tahap pengajuan hingga perencanaan.

Mulyani Sri Suhartuti menekankan pentingnya setiap pembangunan stadion mengikuti standar yang telah ditetapkan. Ia merujuk pada Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 7 Tahun 2021 dan regulasi FIFA sebagai acuan utama. Kemenpora secara konsisten mengingatkan pemerintah daerah untuk menyelaraskan rencana pembangunan stadion dengan Desain Olahraga Daerah (DOD). Ini mencakup pertimbangan potensi cabang olahraga unggulan di daerah, potensi klub profesional yang ada, serta kapasitas stadion yang harus sesuai dengan kepadatan penduduk dan tingkat animo masyarakat terhadap olahraga.

“Dalam pembangunan kami selalu mengingatkan agar membuat business plan yang jelas terkait pembangunan stadion, sehingga setelah dibangun tidak terbengkalai,” tegas Mulyani Sri Suhartuti. Ia menambahkan bahwa hal ini krusial untuk memastikan keberlanjutan dan manfaat jangka panjang dari setiap fasilitas olahraga yang dibangun.

Lebih lanjut, Mulyani Sri Suhartuti juga menyoroti adanya kebutuhan untuk merevisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penetapan Prasarana Olahraga. Menurutnya, Perpres tersebut dinilai kurang relevan dengan kondisi saat ini dan perlu diperbarui agar dapat menjadi acuan yang lebih terukur dan optimal bagi pemerintah daerah maupun pusat dalam merencanakan pembangunan sarana dan prasarana olahraga di masa mendatang.


Kontributor: H. Gunadi

Penyunting: Budi Saktia


Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas - image 1

Add wartakita.id as a preferred source on Google

BACA JUGA:

Pemuda Muhammadiyah Makassar Sepakati Pemilahan Sampah: Mendesak Regulasi Penguatan untuk Makassar Hijau

Pemprov Sulsel Tingkatkan Daya Saing UMKM Lewat Pendampingan Ekspor: Strategi Jitu Menembus Pasar Global

LPPM Unhas Dianugerahi Pengelola Riset Sawit Terbaik oleh BPDP di Perisai 2026

Beasiswa Perumda Pasar Makassar Raya: Bentuk Pemberdayaan Anak Pedagang

Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipangkas, Badan Gizi Nasional Fokus Perbaiki Tata Kelola dan Kualitas Program

Tags: APBDAPBNDPRD SulselKemenporaLahan HibahMakassarPembangunan MangkrakPSM MakassarStadion Barombong
Share10Tweet6Send

ARTIKEL TERKAIT

Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas - Featured

Profil Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang: Terseret Kasus Dugaan Korupsi Seragam Sekolah

03/08/2026
Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas - Featured

Bulog Makassar Tembus HET Serap Gabah Petani, Jaga Ketahanan Pangan & Jual Beras Premium di Atas Target

25/07/2026
Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas - Featured

Pemuda Muhammadiyah Makassar Sepakati Pemilahan Sampah: Mendesak Regulasi Penguatan untuk Makassar Hijau

25/07/2026
Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas - Featured

Pemprov Sulsel Tingkatkan Daya Saing UMKM Lewat Pendampingan Ekspor: Strategi Jitu Menembus Pasar Global

25/07/2026
Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas - Featured

Kalla Toyota Palopo Hadirkan KIDDO ART-venture: Dealer Berubah Jadi Taman Bermain & Belajar Anak

24/07/2026
Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas - Featured

Beasiswa Perumda Pasar Makassar Raya: Bentuk Pemberdayaan Anak Pedagang

23/07/2026
Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas - Featured

Polemik Perda Lembaga Adat Gowa: Keluarga Kerajaan Desak Pencabutan, DPRD Minta Kajian Hukum Mendalam

23/07/2026
Stadion Barombong Makassar: Miliar Rupiah Terbengkalai Akibat Lahan yang Tak Kunjung Tuntas - Featured

Perluas Pencarian 18 Korban KM Nurul Salsa: Basarnas dan TNI Kerahkan Alutsista Laut dan Udara di Perairan Selayar

22/07/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • wisata dan tradisi nyekar di pulau libukang palopo

    Wisata Dan Tradisi Nyekar Di Pulau Libukang Palopo

    278 shares
    Share 111 Tweet 70
  • Skenario Status Quo: Bayang-Bayang Utang Rp10.000 T dan Ancaman Permanen Middle-Income Trap

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Usai Dilantik, Mahyudin Pantau Langsung War Room Kota Makassar

    27 shares
    Share 11 Tweet 7
  • Selamatkan APBN 2026: Redefinisi Anggaran Pendidikan 20% dan Ketegasan BPI Danantara

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Kualitas Layanan Publik Stagnan: Mengurai Korupsi, Siklus Politis, dan Absennya Keadilan Pajak

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Trajektori 2026-2031: Menuju Indonesia Emas atau Terjebak Krisis Permanen?

    21 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Ratusan Dokter Gigi Anak Gelar Bakti Sosial ‘Sailing for Smiling’ di Pulau Kodingareng, Makassar: Aksi Nyata Pemerataan Akses Kesehatan Gigi

    41 shares
    Share 16 Tweet 10
  • “Pejabat Anti-Kritik” dalam Data: Membedah Garis Batas Antara Masukan, Hinaan, dan Ancaman Pidana

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • 10 Hak Dasar Warga Negara Indonesia yang Harus Kamu Tahu dan Contoh Nyata di Kehidupan Sehari-hari

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Hydra Treatment: Solusi Wajah Glowing Impianmu Ala Salwa Salon

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
telegram-bot
Gadget

Labirin Pilihan Smartphone Modern: Dari Fotografi Hingga Gaming

15/11/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
img-1764775654-b12300608d9039ae
Otomotif

Modifikasi Vespa Matic: 10 Aksesoris ‘Proper’ Budget Pelajar-Sultan

04/12/2025
crew-cut-fade_tn
Gaya Hidup

Aroma yang Tak Terlupakan: Rahasia Kepercayaan Diri Pria Modern

02/12/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
menari bersama misteri nara saluna
Gaya Hidup

Merasa Tertinggal dari Teman Seusiamu? Mari Berdamai dengan “Garis Waktu” Hidup yang Tak Terduga

29/11/2025
parfum di tempat kerja_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Dihormati di Kantor? Ini 4 “Power Scent” Pria & Wanita yang Bikin Aura Anda Seperti CEO

29/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
Jisoo+Dyson
Gadget

Jisoo BLACKPINK dan Dyson: Rahasia Rambut Sehat Berkilau

21/11/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.