Rabu, 21 Oktober 2026
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI
No Result
View All Result
WartakitaID
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Reformasi Komando Operasi Papua: Menhan Sjafrie Incar Stabilitas Jangka Panjang

Pakar ISESS Ingatkan Risiko Tumpang Tindih Kewenangan

by Redaktur
08/01/2026
in Berita Terkini, Nasional
Reading Time: 5 mins read
A A
puspen-tni-2

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berencana menyempurnakan komando operasi di Papua. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis negara untuk meningkatkan efektivitas penanganan keamanan, dengan fokus pada presisi, integrasi, dan stabilitas jangka panjang, namun pakar keamanan mengingatkan potensi tantangan dalam implementasinya.

Wartakita.id – Upaya Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin untuk menyempurnakan komando operasi di Papua merupakan langkah krusial yang mencerminkan pergeseran paradigma dalam arsitektur kendali keamanan nasional.

Rencana ini tidak sekadar bertujuan untuk meningkatkan efektivitas taktis semata, melainkan juga mengarah pada pembangunan stabilitas yang berakar kuat dan berkelanjutan di wilayah yang kompleks tersebut.

  • Penyempurnaan komando operasi di Papua ditujukan untuk meningkatkan presisi, integrasi, dan orientasi pada stabilitas jangka panjang.
  • Upaya ini merupakan penguatan pada aspek teritorial dan intelijen, melampaui fungsi pengendali tempur semata.
  • Negara berupaya beralih dari pola reaktif menuju pendekatan yang lebih terencana dan memahami dinamika sosial secara utuh.
  • Penguatan intelijen harus mencakup pemahaman akar persoalan, deteksi dini konflik, dan pemetaan dinamika lokal.
  • Integrasi intelijen dan pendekatan teritorial menggeser orientasi keamanan dari menghadapi musuh menjadi melindungi masyarakat.
  • Pakar ISESS, Khairul Fahmi, mengingatkan perlunya antisipasi risiko tumpang tindih kewenangan dalam implementasi reformasi ini.

Penguatan Arsitektur Keamanan: Dari Reaktif Menuju Proaktif

Menurut pemerhati isu-isu militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, penyempurnaan komando operasi di Papua dapat diartikan sebagai sebuah penguatan yang signifikan. Penguatan ini secara khusus menyentuh dua aspek vital: teritorial dan intelijen, sejalan dengan visi yang disampaikan oleh Menhan Sjafrie. Perubahan fundamental ini diharapkan akan mengubah fungsi komando operasi dari sekadar menjadi alat pengendali tempur, menjadi sebuah pusat pengelolaan stabilitas wilayah yang holistik.

Fahmi menjelaskan lebih lanjut, “Negara ingin keluar dari pola reaktif dan bergerak ke pendekatan yang lebih terencana, berbasis pemahaman situasi lapangan, serta mampu membaca dinamika sosial secara lebih utuh.” Pernyataan ini menyoroti ambisi besar di balik reformasi ini. Ini bukan sekadar tentang merespons ancaman yang sudah ada, tetapi lebih kepada upaya pencegahan dan pembangunan ketahanan sosial yang kuat, yang pada akhirnya akan meminimalkan potensi konflik di masa depan.

Intelijen Strategis: Membaca Akar Masalah, Bukan Sekadar Melacak Musuh

Dalam konteks penguatan komando operasi di Papua, peran intelijen menjadi sangat sentral. Namun, Fahmi menekankan bahwa penguatan intelijen tidak boleh dimaknai secara sempit hanya sebagai kemampuan untuk melacak kelompok bersenjata. Sebaliknya, yang dibutuhkan adalah kemampuan untuk menggali lebih dalam, memahami akar persoalan yang melatarbelakangi ketidakstabilan di Papua.

Beliau merinci, “Yang dibutuhkan adalah kemampuan membaca akar persoalan, mendeteksi dini potensi konflik, serta memetakan dinamika lokal agar langkah keamanan tidak memunculkan masalah baru.” Pendekatan ini menunjukkan bahwa strategi keamanan yang efektif di Papua haruslah berbasis pada pemahaman mendalam terhadap konteks sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat setempat. Tanpa pemahaman ini, tindakan keamanan, betapapun niatnya baik, berisiko menimbulkan resistensi dan memperburuk situasi.

Pergeseran Orientasi: Dari Musuh Menjadi Perlindungan Masyarakat

Ketika fungsi intelijen terintegrasi secara optimal dengan pendekatan teritorial yang kuat, orientasi keamanan akan mengalami pergeseran yang fundamental. “Ketika fungsi intelijen terintegrasi dengan pendekatan teritorial, orientasi keamanan bergeser dari sekadar menghadapi musuh menjadi melindungi masyarakat,” jelas Fahmi.

Pergeseran ini krusial. Ini berarti bahwa setiap langkah dan kebijakan keamanan haruslah diprioritaskan pada kesejahteraan dan keamanan warga sipil. Pendekatan yang berpusat pada masyarakat ini tidak hanya lebih manusiawi, tetapi juga lebih berkelanjutan dalam membangun kepercayaan dan dukungan publik, yang merupakan elemen kunci dalam menjaga stabilitas jangka panjang.

Antisipasi Risiko Tumpang Tindih Kewenangan: Tantangan Implementasi

Meskipun rencana penyempurnaan komando operasi di Papua membawa angin segar dalam upaya penataan keamanan, pakar seperti Khairul Fahmi tidak luput dari pandangan terhadap potensi tantangan yang mungkin timbul. Salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian serius adalah potensi tumpang tindih kewenangan antarlembaga atau unit yang terlibat dalam komando operasi tersebut.

Menurut Khairul Fahmi, “Perlu antisipasi risiko tumpang tindih kewenangan.”

Dalam sebuah sistem komando yang terintegrasi dan memiliki cakupan fungsi yang lebih luas, seperti yang diimpikan oleh Menhan Sjafrie, batasan-batasan kewenangan dan koordinasi antarpihak menjadi sangat penting. Jika tidak dikelola dengan baik, tumpang tindih kewenangan dapat menimbulkan kebingungan, inefisiensi, bahkan konflik internal yang justru kontraproduktif terhadap tujuan utama stabilitas.

Oleh karena itu, dalam merumuskan dan mengimplementasikan penyempurnaan komando operasi ini, kementerian pertahanan dan instansi terkait lainnya perlu merancang mekanisme koordinasi yang jelas, pembagian tugas yang tegas, serta jalur pelaporan yang efisien. Pemetaan peran dan tanggung jawab yang presisi akan menjadi kunci untuk memastikan bahwa setiap elemen bekerja secara harmonis dan efektif, tanpa saling menghambat.

Menuju Stabilitas Jangka Panjang: Visi untuk Papua yang Lebih Baik

Rencana penyempurnaan komando operasi di Papua oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin merupakan wujud komitmen negara untuk tidak hanya meredam konflik, tetapi juga membangun fondasi stabilitas yang kokoh di wilayah tersebut. Dengan fokus pada penguatan intelijen strategis, integrasi pendekatan teritorial, dan pergeseran orientasi keamanan yang berpusat pada perlindungan masyarakat, diharapkan Papua dapat bergerak menuju masa depan yang lebih damai dan sejahtera.

Namun, kesuksesan dari inisiatif ini akan sangat bergantung pada bagaimana tantangan-tantangan implementasi, seperti potensi tumpang tindih kewenangan, dapat diatasi secara proaktif dan solutif. Kolaborasi yang erat antarlembaga, transparansi dalam pengambilan keputusan, dan keterlibatan aktif masyarakat akan menjadi pilar penting dalam mewujudkan visi stabilitas jangka panjang di Tanah Papua.

Rekomendasikan Wartakita.id

BACA JUGA:

Gemparkan Festival Budaya Lembah Baliem, Insiden Penembakan Picu Kepanikan Massal

Tukin TNI-Kemhan Naik: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes? Istana Beri Penjelasan, Ini Poin Pentingnya

Tragedi Papua: Pilot Smart Air Tewas Ditembak, Isu Tambang Ilegal dan Ancaman TPNPB Mengemuka

Bandara Khusus PT IMIP Morowali Tanpa Aparat Negara: Ancaman Kedaulatan?

Pertemuan Prabowo Subianto dan Putin: Fokus pada Kerjasama Pertahanan dan Ekonomi

Tags: ISESSKeamanan PapuaKemenhanKomando Operasi PapuaMenhan Sjafrie SjamsoeddinStabilitas Jangka Panjang
Share12Tweet8Send

ARTIKEL TERKAIT

Lanskap luar Gedung Polda Sulsel yang modern dengan fasad kaca dan emblema polisi di depan pintu masuk utama. Lingkungan sekitarnya penuh dengan jalan raya yang sibuk, pejalan kaki, dan kendaraan, men

Aktivis Anti Korupsi Demo di Polda Sulsel, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dinkes Parepare

21/10/2026
The image shows the grand entrance of Istana Negara, the official residence of the President of Indonesia. The traditional Indonesian architecture is highlighted with intricate wood carvings and a lar

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Hadapi MSCI

21/10/2026
The image depicts the KPK building in Jakarta with its modern glass and steel facade, surrounded by greenery and a clear blue sky, symbolizing transparency and integrity in the fight against corruptio

KPK Tegaskan Pentingnya Kerugian Negara dalam Definisi Korupsi

21/10/2026
The image shows the entrance of the Ministry of Environment and Forestry, a modern building with a large logo, tall windows, and a lush garden, symbolizing environmental protection and a determined ap

32 Perusahaan Disanksi, Penegakan Pidana Sasar 125 Subjek Hukum di Karhutla 2026

21/10/2026
The interior of the DPR Commission X meeting hall in Jakarta, with a grand ceiling, dark wood panels, and a formal atmosphere where commissioners are discussing the policy of not increasing student cl

Komisi X DPR Mendukung Kebijakan Tidak Naik Kelas Mulai 2027

21/10/2026
Sebuah taman kota yang ramai dengan orang-orang menonton dan berpartisipasi dalam penari joget yang menari. Bangunan pemerintah modern dengan detail arsitektur yang indah menjadi latar belakang, menan

Joget dan Lelucon Presiden Jadi Sorotan Publik

21/10/2026
The image shows the entrance of the Makassar Fisheries Office with a signboard reading 'Dinas Perikanan Makassar'. Inside, fisherman and their families are seen discussing the recent increase in fuel

Kenaikan Harga Solar Berdampak pada Nelayan Paotere Makassar

21/10/2026
A view of the KPK headquarters with its modern architecture and large KPK logo at the entrance. The interior is designed with a minimalist aesthetic, reflecting the professionalism and seriousness of

Bahlil Angkat Suara soal Nusron Wahid 2 Kali Absen Pemeriksaan KPK

21/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

TERPOPULER-SEPEKAN

  • Sebuah ponsel pintar modern dengan desain ramping dan ringan. Layar ponsel berwarna cerah dan diletakkan di latar putih minimalis. Di depan, ada kapsul transparan kecil yang berisi partikel partikel s

    Baterai Silicon Carbon: Solusi Inovatif untuk Kapasitas HP Tanpa Bodi Tebal

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Kelangkaan BBM Berulang: Antrean Mengular, Warga Bermalam di SPBU, Stok Nasional Diklaim Aman

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kode CMD Untuk Mempercepat Kinerja Laptop

    866 shares
    Share 346 Tweet 217
  • OJK Periksa Underwriter dan Direksi Sekuritas Terkait Dugaan Pidana Pasar Modal

    31 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Ramalan Shio 19-25 Oktober 2026: Siapa yang Beruntung?

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Siap-Siap Jatuh Cinta: Deretan Film Romantis Paling Dinanti di Tahun 2026

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • OJK Denda Tiga Emiten Konglomerat Rp 2,1 Triliun

    24 shares
    Share 10 Tweet 6
  • Ratusan Warga Kaltim Tebar Benih di Lahan Sisa Karhutla untuk Cegah Perkebunan Sawit

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Irjen Pol (Purn) Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Banjir Bandang Koto Tangah Padang: 498 Jiwa Terdampak, Tak Ada Korban Jiwa

    23 shares
    Share 9 Tweet 6
wartakita-id-buku-saku-bencana-bnpb_cr

Unduh Buku Saku “SIAGA BENCANA” dari BNPB

02/11/2023

Buku saku siaga bencana ini tidak menjamin keselamatan Anda. Namun, memberikan pedoman secara umum untuk kesiapsiagaan.

Read moreDetails

WARTAKITA

Mug CIVAGO dengan lapisan keramik & insulasi vakum tahan 12 jam 1-salwasalon
Gaya Hidup

Aroma Kopi Pagi Anda, Tetap Hangat Sempurna Hingga Siang

06/12/2025
skincare kulit kering 2 e1766181785188.jpg
Fashion & Kecantikan

7 Jurus Pilih Pelembap Bikin Glowing Sehat

20/12/2025
Ini 4 Serum Ajaib Wajib Punya untuk Melindungi Rambut dari Panas_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Rahasia Kilau Rambut Jisoo Bukan Cuma Alat Mahal! 4 “Serum Ajaib” Wajib Punya untuk Lindungi Rambut dari Panas

29/11/2025
vespa gts supertech
Otomotif

Update Harga OTR & Simulasi Kredit Vespa Matic 2025: Dari LX 125 hingga GTS 300 Super Tech

29/11/2025
img-1764777491-e442ac7fe1f792b9
Gaya Hidup

Parfum Lokal Wangi Sultan: Mirip Niche Eropa, Harga Murah!

04/12/2025
Seni Merawat Vespa Matic_wartakita.id
Otomotif

Seni Merawat Vespa Matic: Bebaskan Gredek, Nikmati Perjalanan Halus

06/12/2025
Cara Hidup Anak Kost agar Lebih Tenang di Dapur dan Rumah_cr_tn1
Gaya Hidup

Cara agar Hidup Anak Kost Lebih Tenang di Dapur dan Rumah

22/11/2025
parfum untuk jomblo_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Bosan Jomblo atau Hubungan Terasa Hambar? Pikat dengan 4 Parfum “Date Night” Menggoda Ini

29/11/2025
1766621435-7-gadget-traveling-wajib-bawa-buat-liburan-nataru-anti-lowbat.jpg
Gadget

7 Gadget Traveling Wajib Bawa Buat Liburan Nataru (Anti Lowbat)

25/12/2025
Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Ingin Rambut ‘Badai’ ala Jisoo Tapi Budget Terbatas? Ini 3 Alternatif Hair Styler Canggih Mulai 300 Ribuan!

29/11/2025
4 rekomendasi parfum anti gerah dan tahan lama di cuaca indonesia_wartakita.id
Fashion & Kecantikan

Parfum Mahal Tapi Cepat Hilang Kena Keringat? 4 Rekomendasi Parfum “Anti-Gerah” Tahan Lama di Cuaca Indonesia

30/11/2025
1763287827_Smoothing-vs-Rebonding-vs-Keratin-Mana-yang-Terbaik-untuk-Rambutmu.jpg
Fashion & Kecantikan

Smoothing vs Rebonding vs Keratin: Mana yang Terbaik untuk Rambutmu?

16/11/2025
tips-keselamatan
Alam dan Lingkungan Hidup

Tips Keselamatan Saat Gempa Bumi

23/12/2023

Gempa bumi tidak seperti kejadian alam lainnya yang masih bisa diprediksi jauh-jauh hari dengan lebih akurat.

Read moreDetails
  • beranda
  • kontak
  • layanan
  • beriklan
  • privasi
  • perihal

©2021 wartakita media

  • Login
No Result
View All Result
  • 🏚️
  • ALAM
  • WARTA
    • PEMBELAJARAN
    • HUKUM
    • NUSANTARA
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SEPAK BOLA
    • #CEKFAKTA
  • GAYA
  • MAKASSAR
  • TEKNOLOGI
  • KONTAK
    • Mari Bermitra
    • Tentang Wartakita
    • Tim Redaksi
    • Kebijakan Privasi
    • TRAKTIR KOPI

©2021 wartakita media

wartakita.id menggunakan cookies tanpa mengorbankan privasi pengunjung.